Kumpulan Jurnal Universitas Madako
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
STUDENTS’ PROBLEMS IN SPEAKING OF THE SECOND YEAR STUDENTS OF ENGLISH EDUCATION STUDY PROGRAM AT MADAKO UNIVERSITY
This research aimed to find out the students’ problems in speaking at second semester of English Department at Madako University. The data was collected from 16 students at Second Semester of English Department at Madako University by using purposive sampling technique. This research design used qualitative design mixed with quantitative approach. The instrument used to collect the data was questionnaire and documentation. From the result, the researcher found some conclusion of students’ problems in speaking. The first problem of the students in psychological, most students revealed that they have problem with their self confidence. The students feel shyness while speaking English. They also feel anxious when they would speak English. And next most of students fear of mistakes when speaking. There were some students feel lack of motivation. The second problem of the students in the language, there were three problems that make most students inactive in speaking English. Most students had problems in grammar; they did not understand the grammar rules. And then some students have problems in pronunciation; they did not know the correct pronunciation of words. And lack vocabulary became their third problem in speaking; they lacked vocabulary, so they always translated from Indonesia to English
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM MASYARAKAT MULTILINGUAL DI KABUPATEN PANGKAJENE KEPULAUAN (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
Masyarakat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan sebagai masyarakat multilingual. Mereka umumnya menguasai tiga bahasa, yaitu Bugis, Makassar, dan Indonesia. Hal ini memungkinkan terjadinya peristiwa alih kode dan campur kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi alih kode dan campur kode pada tuturan masyarakat di Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi-Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian ini berupa penggalan tuturan masyarakat multilingual di Kabupaten Pangkep yang diduga mengandung unsur alih kode dan campur kode. Untuk mengumpulkan data digunakan metode observasi, dan metode simak dengan teknik rekam dan teknik pencatatan. Setelah pengumpulan data, dilanjutkan dengan menganalisis variasi alih kode dan campur kode. Berdasarkan data penelitian ini ditemukan variasi alih kode yaitu (1) kode dasar bahasa Indonesia, ditemukan variasi alih kode bahasa Indonesia ke bahasa Makassar dan bahasa Indonesia ke bahasa Bugis, (2) kode dasar bahasa Bugis, ditemukan variasi alih kode bahasa Bugis ke bahasa Indonesia, dan (3) kode dasar bahasa Makassar, ditemukan variasi alih kode bahasa Makassar ke bahasa Indonesia. Variasi campur kode yang ditemukan yaitu campur kode dengan kode dasar bahasa Indonesia, bahasa Bugis, dan bahasa Makassar. Berkenaan dengan hasil penelitian, penulis menyarankan agar penelitian mengenai alih kode dan campur kode perlu dilakukan dengan ruang lingkup yang lebih spesifik pada satu ranah agar analisis yang dilakukan dapat mencapai hal yang lebih mendasar.Kata Kunci: Alih Kode, Campur kode, Masyarakat Multilingua
ANALISIS MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DI MASA PANDEMI COVID-19 SDN 2 BAJUGAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajerial kepala sekolah terhadap kedisiplinan guru selama masa pandemi COVID-19 di SDN 2 Bajugan. Fokus penelitian adalah bagaimana kepala sekolah menjalankan tugas manajerialnya dalam mengorganisasikan kedisiplinan guru di tengah situasi pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melaksanakan fungsi manajerial dengan cukup baik, terutama dalam mengatur seragam kerja, jam kerja, pengisian absensi, jadwal pembelajaran, hingga evaluasi siswa. Guru dinilai disiplin dalam mengikuti peraturan sekolah meskipun dalam kondisi pandemi. Penelitian ini menegaskan bahwa kemampuan manajerial kepala sekolah sangat berpengaruh dalam menjaga kedisiplinan guru dan keberlangsungan pembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajerial kepala sekolah terhadap kedisiplinan guru selama masa pandemi COVID-19 di SDN 2 Bajugan. Fokus penelitian adalah bagaimana kepala sekolah menjalankan tugas manajerialnya dalam mengorganisasikan kedisiplinan guru di tengah situasi pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melaksanakan fungsi manajerial dengan cukup baik, terutama dalam mengatur seragam kerja, jam kerja, pengisian absensi, jadwal pembelajaran, hingga evaluasi siswa. Guru dinilai disiplin dalam mengikuti peraturan sekolah meskipun dalam kondisi pandemi. Penelitian ini menegaskan bahwa kemampuan manajerial kepala sekolah sangat berpengaruh dalam menjaga kedisiplinan guru dan keberlangsungan pembelajara
KREATIVITAS GURU DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SDN 2 BAMBAPUN
This study aims to determine the extent of teacher creativity in developing instructional media at SD Negeri 2 Bambapun. The research employed a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The subjects were the principal, the fifth-grade teacher, and students. The results show that teachers demonstrate creativity in three main indicators: person, process, and product. Creativity is evident in teachers\u27 use of simple materials from their surroundings and the integration of technological media like Chromebooks. Key supporting factors include the principal\u27s encouragement and the availability of electronic media. In contrast, limiting factors involve the lack of human resources in the form of facilitators or training, as well as inadequate IT devices. This research emphasizes the importance of institutional support and continuous professional development to enhance teachers\u27 creativity in educationPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran di SD Negeri 2 Bambapun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas V, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menunjukkan kreativitas dalam tiga indikator utama: person, proses, dan produk. Kreativitas tampak dalam usaha guru memanfaatkan bahan sederhana dari lingkungan sekitar serta penggunaan media teknologi seperti Chromebook. Faktor pendukung utama adalah dukungan kepala sekolah dan tersedianya media elektronik. Sedangkan faktor penghambat adalah terbatasnya sumber daya manusia dalam bentuk fasilitator atau pelatihan serta kurangnya perangkat IT. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan institusional dan pelatihan berkelanjutan untuk mendukung kreativitas guru dalam pembelajara
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMA NEGERI 1 DAMPAL UTARA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran matematika di sma negeri 1 dampal utara selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan prosedur pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini satu kepala sekolah, satu orang guru mata pelajaran, dan dua orang siswa di SMA Negeri 1 Dampal Utara. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa pelaksanaan pembelajaran matematiika di SMA Negeri 1 Dampal Utara telah dilakukan sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, yang dilakukan secara online atau daring. Siswa dan guru sudah memiliki fasilitas atau media elektronik yang dibutuhkan dalam pembelajaran, ini menggambarkan bahwa mereka sudah siap untuk melaksanakan pembelajaran daring. Dalam pelaksanaan pembelajaran daring tenaga pendidik sudah melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, dengan memanfaatkan media pembelajaran, teknik dan pendekatan pembelajaran yang dibuat khusus untuk siswa. Pembelajaran daring memberikan guru inovasi dan mendorong guru untuk lebih kreatif dalam mengajar, selain itu siswa dituntut untuk lebih mandiri dan aktif dalam pembelajaran. Namun pembelajaran daring juga memiliki kendala dalam pelaksanaannya, seperti kondisi jaringan yang tidak stabil dan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran yang dijelaskan secara daring.Kata Kunci     Pembelajaran Matematika, Pembelajaran Daring, Pandemi Covid-19
ANALISIS POTENSI INDIVIDU PETERNAK KERBAU MOA DI PULAU MOA PROVINSI MALUKU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi peternak individu peternak Kerbau Moa di Pulau Moa Provinsi Maluku.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Sampel wilayah diambil sebanyak 3 Desa yaitu Desa Tounwawan (Moa timur), Desa Klis (Moa tengah), Dan Desa Werwaru (Moa barat). Responden dalam penelitian ini adalah peternak kerbau Moa yang diambil secara Purposive Random Sampling sebanyak 20 peternak per desa sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar (73,3%) potensi dasar peternak di Pulau Moa berada pada kategori sedang. Potensi penguasaan teknologi peternak kerbau di Pulau Mao berada pada kategori rendah (100%).Kata Kunci: Potensi Individu, Peternak, Kerbau Mo
PENGARUH BERBAGAI JENIS MULSA DAN DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING TERHADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara mulsa dan pupuk kandang kambing  terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah, mengetahui pengaruh mulsa terhadap pertunbuhan hasil bawang merah dan mengetahui pengaruh pupuk kandang kambing terhadap hasil bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Madako Tolitoli Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah dengan ketinggian tempat 43 mdpl dengan suhu rata-rata 33ºC, dilaksanakan dari bulan januari sampai maret 2020. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang mencobakan berbagai jenis mulsa dan dosis pupuk kandang kambing. Tanaman bawang merah sebagai tanaman indikator berdasarkan rancanagan percobaan, perlakuan merupakan kombinasi dua faktor disusun dengan mengunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktor pertama adalah jenis mulsa (M) terdiri dari tiga jenis perlakuan yaitu : M0 = kontrol, M1= mulsa plastik perak, M2= mulsa sekam padi, Sedangkan faktor kedua pengunaan dosis pupuk kandang kambing (K) terdiri 3 taraf yaitu: K0= kontrol, K1= 10 t.ha-1, K2= 20 t.ha-1, Berdasarkan dua faktor diatas, 3x3 = 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali 9x3 = 27 petak percobaan. Hasil sidik ragam menunjukan bahwa interaksi perlakuan jenis mulsa dan dosis pupuk kandang kambing serta faktor tunggal jenis mulsa tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 10, 20, dan 30 HST. Namun faktor tunggal perlakuan dosis pupuk kandang kambing berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 40 dan 50 hari setelah tanam. Hasil sidik ragam menunjukan bahwa interaksi perlakuan jenis mulsa dan dosis pupuk kandang kambing serta faktor tunggal jenis pupuk kandang kambing tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun. Namun, faktor tunggal perlakuan mulsa berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi
RESPON PERTUMBUHAN KAMBING JANTAN DENGAN PERLAKUAN RANSUM TANPA FERMENTASI DAN RANSUM FERMENTASI (Phanerochaete Chrysosporium)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan kambing jantan yang diberikan ransum tanpa fermentasi dan ransum fermentasi dengan jamur P. chrysosporium. Penelitian telah dilaksanakan dikadang penelitian selama 2 bulan, sedangkan ternak yang digunakan yaitu ternak kambing sebanyak 12 ekor dengan bobot berkisar 10-16 kg dan umur 8-12 bulan. Penelitian di rancang dengan dua perlakuan dan enam ulang dimana peneliti berupaya membandingkan antara perlakuan penggunaan isi rumen sapi tanpa fermentasi dan perlakuan isi rumen sapi fermentasi (P. chrysosporium). Setiap kandang penelitian dilengkapi tempat pakan dan air minum. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan uji homogenititas serta uji lanjutnya adalah Uji-t untuk membandingkan antara perlakuan dengan kontrol, mana yang paling baik. Fermentasi isi rumen sapi dengan jamur P. chrysosporium dapat memperbaiki kandungan nutrisi isi rumen sapi dibandingkan dengan isi rumen yang tidak difermentasi, sehingga ransum fermentasi memberikan hasil lebih baik terhadap pertumbuhan ternak kambing jantan..Kata kunci: Kambing Jantan, Phanerochaete chrysosporium, Pertumbuha
INCREASING STUDENTS’ VOCABULARY BY USING SONG LYRIC AT THE SECOND GRADE OF SMP NEGERI 3 TOLITOLI
This research design belongs to a pre-experimental research. This research aims to find out whether the use of song lyric can increasing students’ vocabulary at VIII grade students of SMP Negeri 3 Tolitoli. The instrument of collecting data are pretest and posttest. The test was used obtain data in order to find out the effect of using song lyric. The result of the research shows that: 1. By using song lyric can increasing students vocabulary in listening music, 2. There is significant difference between the result of pretest and posttest , the mean score of posttest was 82.42 it was higher than the mean score of pretest 77.09. 3. The testing hypothesis shows that T-count 9.609 was higher than T table 2.036 it indicates that the null hypothesis (Ho) rejected and (Ha) accepted. That ability was increase after they were taught using song lyric. They was better in their listening music.Key word: Vocabulary, Verb, Lyric, Song, Increase
IMPROVING STUDENTS WRITING DESCRIPTIVE TEXT OF GRADE VII AT SMP N 2 TOLITOLI BY USING PICTURES
This research objective was to prove that whether of the use of pictures can improve students writing descriptive test or not. The design of this research was pre-experimental research. The sample of the research was the seventh grade students that consisted of 27 students. They were grade VIIA of SMP Negeri 2 Tolitoli. The data obtained from pre-test, treatment and post-test. The researcher gave pre-test and post-test to know students previous ability in writing descriptive text. The result of the data analysis showed that pictures contributed greatly to the students writing descriptive text. It can be seen by the difference of the mean score between pre-test and post-test. The mean score of pre-test was 36.41 while in the post-test improved up to 68.52. The data of this research were analyzed by using SPSS program version 16.0. The Minimum Mastery Criterion of English lesson was 75 (seventy-five). Then the data of both tests were analyzed by using T-test, and result showed that the T-test value 18.43 was high than T-table value 2.056 . The result indicates that there was an improvement in writing descriptive text by using pictures. It can concluded that teaching writing descriptive text by using pictures is effective to improve students writing descriptive text.Keywords : Writing, Descriptive text, Pictures.Â