Kumpulan Jurnal Universitas Madako
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
DILEMATISM: PRINCIPAL’S MANAGERIAL STRATEGIES IN REALIZING THE COVID-19 VACCINATION PROGRAM IN ELEMENTARY SCHOOL
The factor of guaranteeing safety from the dangers of Covid-19 will affect the accessibility of children\u27s education services in elementary schools. This study aims to reveal the facts behind the role of school principals in an effort to realize government policies related to the Covid-19 vaccination program in elementary schools which are still reaping controversy among parents/guardians of students. The research approach used is a qualitative descriptive expost facto analysis with research respondents including principals at the elementary school level/equivalent throughout the district. Tolitoli and parents/guardians of students. The focus of the research specifically covers all private schools at the elementary/equivalent level in Kab. Tolitoli, totaling 26 schools. The results showed: (a) There were 12 schools that had socialized the vaccination policy in their education units (46.15%); (b) There are 8 schools that are still in doubt (30.77%); and (c) There are 6 schools that have not socialized (23.08%). The strategies implemented by the school principal include: (1) a strategy for socializing the safe Covid-19 vaccination program by presenting the principal and his staff, medical personnel, and parents/guardians of students; (2) Situation analysis and evaluation of safe vaccination programs for children; (3) The principal as a motivator. The dilemma of the level of distrust of parents/guardians of the safety guarantee for the effectiveness of their child\u27s vaccination is 88.73% taking into account the character of the child being underage and 11.27% responding favorably to the implementation of the polic
DETERMINAN KEMISKINAN KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI SULAWESI TENGAH (PERIODE 2011-2020)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial pertumbuhan ekonomi, pengangguran dan indeks pembangunan manusia terhadap kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik, yaitu analisis hubungan antar variabel. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan alat analisis data panel, terdiri dari data deret waktu selama periode 2011-2020 dan data cross section 12 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Sulawesi Tengah. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini unntuk mengestimasi model regresi data panel adalah menggunakan model efek tetap. Hasil penelitian dengan tingkat signifikansi 5 persen menunjukkan bahwa (1) pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan; (2) pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan; (3) indeks pemembangunan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan.Kata Kunci: Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia, Model Efek Teta
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BUNTUNA KECAMATAN BAOLAN KABUPATEN TOLITOLI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan BUMDes di Desa Buntuna. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. teori yang digunakan dalam penelitian ini teori Richard M. Steers yang menggungkapkan ada 3 indikator dalam efektivitas. (1) Pencapaian tujuan Pada aspek pencapaian tujuan BUMDesa ini sendiri tidak menyentuh langsung kepada masyarakat-masyarakat di desa buntuna terbukti dari beberapa unit usaha yang dijalankan tidak melihat kondisi dan potensi desa yang sebagian besar masyarakatnya mempuyai pekerjaan sebagai petani padahal salah satu tujuan pendirian BUMDesa yakni meningkatkan pendapatan asli desa dan juga belum mampu memberdayakan masyarakat pada proses pembentukan unit-unit usaha Desa. (2) Integrasi Pada tahap pemebentukan unit-unit usaha desa telah dilakukan sosialisasi pada sebagian masyarakat dengan perwakilan ditiap dusun yang berada di desa buntuna, namum sosialisasi tersebut tidak maksimal karena sosialisasi tersebut tidak menyeluruh dan sebagian besar masyarakat tidak mengetahui adanya BUMDes, yang telah berjalan 3 tahun. (3) Adaptasi Pemanfaatan potensi-potensi desa untuk untuk melaksanakan sesuai dengan potensi yang ada di desa tersebut, namun pada kenyataannya di desa buntuna unit-unit usaha yang dijalakan belum memenuhi potensi desa yang ada, unit usaha belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat desa buntuna, sebagai salah satu badan usaha yang dimiliki oleh desa maka BUMDes harus sesuai dengan tujuan awal pendirian BUMDes yang terdapat dalam AD/ART. Unit-unit usaha BUMDes yang dijalankan haruslah optimal dengan melihat kon disi dan potensi desa yang ada.Kata kunci : Efektivitas Pengelolaan BUMDe
THE STUDENTS’ PERCEPTION TOWARD THE IMPLEMENTATION GOOGLE MEET AS E-LEARNING PLATFORM AT THE SECOND-SEMESTER OF MADAKO UNIVERSITY
The aimed of this research was to investigate the students’ perception toward the implementation Google meet as e-learning platform at the second-semester of Madako University. The design of this research was a qualitative research. The research samples were consisted of 16 students at B Class of 2th semester, which used purposive sampling. The data obtained from questionnaires and interviews. The technique used to analyze were percentage and Males and huberman. the data were analyzed through some steps among data reduction, data display and conclusion drawing. from the data analysis, the researcher found some conclusion of students’ perception was perceived of usefulness (14%), actual use (19%), perceived ease to use (36%), attitude aspect (6%), behavior intention (12.5%) and computer self-efficacy (50%). in the result of interview included perceived of usefulness, actual use, perceived ease to use, attitude aspect, behavior intention and computer self-efficacy.Key words: Students’ Perceptions, Google Meet, Implementation, LM
TINGKAT KELAHIRAN DAN KEMATIAN SAPI LOKAL TIPE KERJA DI KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kelahiran hidup dan kematian pedet pra-sapih pada pada sapi Lokal tipe pekerja di Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Penelitian dilaksanakan di kecamatan Banawa. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data terhadap variabel penelitian baik data primer maupun data sekunder dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan informasi dari instansi terkait. Hasil penilitian terhadap angka kelahiran hidup pada sapi Lokal dan atau sapi Donggala yng dipekerjakan sebagai penarik gerobak dan pembajak sawah dan ladang di Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala adalah 39, 05%. Angka kematian pedet pra-sapih adalah 3,74% dari 107 ekor kelahiran hidup. Penyuluhan atau pembinaan secara terprogram dan kontinyu pada peternak sapi Lokal tipe pekerja di Kecamatan Sindue khususnya dan Kabupaten Donggala umumnya, adalah suatu usaha untuk memperbaiki kinerja reproduksinya, inovasi mengenai kebutuhan nutrisi untuk pakan sapi Lokal tipe pekerja, berdasarkan sumber daya lokal.Kata kunci: Sapi Lokal, Angka kelahiran, dan Angka kematianÂ
ANALISIS MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN GURU MASA PANDEMI COVID-19 SDN 2 BAJUGAN
Penelitian ini berlatar belakang adanya penyakit virus COVID – 19 serta tugas kepala sekolah dalam mengoganisasikan kedisiplinan guru pada kegiatan sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian kepala sekolah dan wali kelas 1 sampai 6 di SDN 2 Bajugan. Tehnik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi, wawancara, dokumentasi dan tehnik analisis data mereduksi data,penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kepala sekolah SDN 2 Bajugan sebagai seorang manajerial melakukan tugasnya dengan mengorganisasisan kedisiplinan guru telah terlaksanah dengan baik, di antaranya : 1. Barpakaian seragam senin-selasa dinas/keki, rabu hitam putih, kamis-sabtu batik, jum’at pakaian olahraga. 2. Datang tepat waktu jam 08.00 wita dan pulang jam 12.00 wita, absen guru menunjukkan 11 guru kehadiran baik, 3 guru kehadiran guru kurang baik. 3. Mengisi daftar hadir siswa melihat absen siswa kelas 6 menunjukkan 11 siswa kehadiran baik, 13 siswa kehadiran kurang baik. 4. Mengajar sesuai jadwal masih di lakukan di lihat dari pembagian tugas kerja 8 guru wali kelas, 2 guru tenaga admin. 1 guru pai, 1 guru penjas, dan 1 guru penjaga sekolah. 5. Memberikan evaluasi dengan mengumpulkan hasil kegiatan pembelajaran pada lembar tugas siswa dan dokumentasi kegiatan pembelajaran.Kata Kunci: Kedisiplinan Guru, Manajerial Kepala Sekolah, COVID-1
VARIASI GAYA MENGAJAR GURU PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI TOLITOLI
This study aims to describe and analyze the variations in teaching styles applied by teachers in educating children with special needs, particularly students with moderate intellectual disabilities (tunagrahita) in grade IV at SLB Negeri Tolitoli. Using a qualitative descriptive approach, data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. The results show that teachers effectively applied six types of teaching variations: voice modulation, focusing attention, purposeful silence, eye contact and movement, body and facial gestures, and changing teaching positions. Supporting factors include the teacher’s pedagogical competence and the availability of teaching media, while inhibiting factors include environmental noise and lack of parental support. This research underscores the importance of diverse teaching styles in fostering active participation and learning comfort for children with special needs. It is expected that these findings serve as a reference for teachers and educational institutions to improve the quality of inclusive educationPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis variasi gaya mengajar guru dalam pembelajaran anak berkebutuhan khusus, khususnya tunagrahita tingkat sedang di kelas IV SLB Negeri Tolitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SLB Negeri Tolitoli telah menerapkan enam variasi gaya mengajar secara efektif, yaitu variasi suara, pemusatan perhatian, kesenyapan, kontak pandang dan gerak, gerakan badan dan mimik, serta pergantian posisi. Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran antara lain kompetensi guru dan ketersediaan media ajar, sementara faktor penghambat meliputi gangguan lingkungan eksternal dan kurangnya motivasi dari pihak orang tua. Penelitian ini menegaskan pentingnya adaptasi gaya mengajar yang beragam untuk meningkatkan partisipasi aktif dan kenyamanan belajar siswa berkebutuhan khusus. Diharapkan hasil ini dapat menjadi acuan bagi guru dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran inklusi
Inventarisasi Plankton Di Pantai Sabang Tende, Kabupaten Tolitoli
Informasi jenis-jenis plankton dan sruktur komunitas diperairan Sulawesi Tengah khususnya di pantai Sabang Tende masih terbatas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis plankton di pantai Sabang Tende Kabupaten. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling. penyaringan air menggunakan ember dengan mengambil 100 liter air yang dituangkan ke dalam planktonet. Sampel yang diperoleh dimasukkan kedalam botol sampel dan diberi label sesuai stasiun dan titik pengambilan sampel. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali ulangan. Dalam penelitian ini ditetapkan 4 stasiun pengukuran. Pengawetan plankton menggunakan larutan formalin 4% sebanyak 1 tetes untuk setiap botol sampel. Hasil penelitian menunjukkan pantai Sabang Tende terdapat fitoplankton 19 jenis dan zooplankton 2 jenis.Â
APLIKASI MICROORGANISME LOKAL AKAR BAMBU TERHADAP KUALITAS TANAMAN JAGUNG TONGKOL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mol akar bambu dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil Tanaman Jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percontohan Universitas Madako Tolitoli, di desa Tambun, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu Ro= Tanpa Perlakuan (kontrol) R1= Dosis Mol akar bambu 10ml/liter, R2= Dosis Mol akar bambu 20ml/liter, R3= Dosis Mol akar bambu 30ml/liter, Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga jumlah keseluruhan terdapat 12 bedengan, yang setiap bedengan terdapat 8 tanaman, sehingga jumlah keseluruhan tanaman adalah 96 tanaman. Yang diamati yaitu : Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Daun (helay), Panjang Buah (cm), Berat Buah (gr) dan Diameter Buah (cm). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, pemberian dosis mol akar bambu R1 (10 ml) dapat menghasilkan tinggi tanaman rata-rata sebesar 110,67 cm, Jumlah daun dengan pemberian dosis MOL dengan dosis R1 (10 ml) dapat menghasilkan rata-rata sebanyak 9,25 helay, panjang buah dengan pemberian MOL dengan dosis R3 (30 ml) dapat menghasilkan rata-rata sebanyak 11,67 cm, Berat buah dengan pemberian dosis pupuk organik cair R3 (30 ml) dapat menhasilkan rat-rata sebanyak 109 gr dan diameter buah dengan pemberian MOL dengan dosis R3 (30 ml) dapat menghasilkan rata-rata sebanyak 3,3 cm