Kumpulan Jurnal Universitas Madako
Not a member yet
    744 research outputs found

    Improving the Aesthetic Function of Parks at Mokopido Regional Hospital: A Study on the Role of Landscape in Improving Visitor Comfort

    Get PDF
    The phenomenon at Mokopido Hospital shows that the park in the hospital environment is less attractive, causing visitors to tend to ignore the park. This can reduce comfort and relaxation functions for patients and visitors who use the park as a green open space. This study aims to improve the aesthetic function of the park at Mokopido Hospital by assessing and optimizing existing landscape elements so that visitor comfort can improve. This study uses qualitative analysis with a direct observation approach and literature studies on park design in the hospital area. Data processing techniques involve identifying important elements in the landscape and linking them to park design theories that support the comfort and beauty of open spaces. The results of the study indicate that park elements such as lighting, vegetation, and walkway design can be improved to create a more attractive and comfortable atmosphere for visitors, as well as support patient healing by creating a space that is more in tune with nature.The phenomenon at Mokopido Hospital shows that the park in the hospital environment is less attractive, causing visitors to tend to ignore the park. This can reduce comfort and relaxation functions for patients and visitors who use the park as a green open space. This study aims to improve the aesthetic function of the park at Mokopido Hospital by assessing and optimizing existing landscape elements so that visitor comfort can improve. This study uses qualitative analysis with a direct observation approach and literature studies on park design in the hospital area. Data processing techniques involve identifying important elements in the landscape and linking them to park design theories that support the comfort and beauty of open spaces. The results of the study indicate that park elements such as lighting, vegetation, and walkway design can be improved to create a more attractive and comfortable atmosphere for visitors, as well as support patient healing by creating a space that is more in tune with nature

    Estimasi Simpanan Karbon pada Tegakan Pohon di Taman Diponegoro, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang

    Get PDF
    Pengelolaan ruang terbuka hijau di perkotaan, seperti Taman Diponegoro, memiliki peran penting dalam menurunkan emisi karbon dan mendukung mitigasi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi simpanan karbon pada tegakan pohon di Taman Diponegoro, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Metode penelitian pengukuran karbon menggunakan metode tidak langsung atau non destruktif, meliputi pengukuran diameter batang (DBH), tinggi pohon, dan massa jenis kayu. Analisis data menggunakan rumus alometrik untuk menghitung biomassa dan simpanan karbon. Hasil penelitian menunjukkan total simpanan karbon di taman ini adalah 110,25 ton/ha, dengan kontribusi tertinggi berasal dari Peltophorum pterocarpum (Soga) sebesar 53,884 ton/ha dan terendah dari Tabebuia pallida (Tabebuya) sebesar 0,060 ton/ha. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa ukuran diameter dan tinggi pohon sangat mempengaruhi kapasitas penyimpanan karbon. Faktor lingkungan yang diukur meliputi intensitas cahaya sebesar 1501 Lux, kelembaban tanah 83 % , suhu 28,8 °C, dan pH tanah sebesar 7,8, yang tergolong normal sehingga pertumbuhan vegetasi termasuk normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Diponegoro memiliki potensi ekologis yang signifikan sebagai ruang terbuka hijau di perkotaan untuk mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon. Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk pengelolaan taman kota yang berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kapasitas simpanan karbon melalui penanaman spesies dengan biomassa tinggi.   Pengelolaan ruang terbuka hijau di perkotaan, seperti Taman Diponegoro, memiliki peran penting dalam menurunkan emisi karbon dan mendukung mitigasi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi simpanan karbon pada tegakan pohon di Taman Diponegoro, Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Metode penelitian pengukuran karbon menggunakan metode tidak langsung atau non destruktif, meliputi pengukuran diameter batang (DBH), tinggi pohon, dan massa jenis kayu. Analisis data menggunakan rumus alometrik untuk menghitung biomassa dan simpanan karbon. Hasil penelitian menunjukkan total simpanan karbon di taman ini adalah 110,25 ton/ha, dengan kontribusi tertinggi berasal dari Peltophorum pterocarpum (Soga) sebesar 53,884 ton/ha dan terendah dari Tabebuia pallida (Tabebuya) sebesar 0,060 ton/ha. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa ukuran diameter dan tinggi pohon sangat mempengaruhi kapasitas penyimpanan karbon. Faktor lingkungan yang diukur meliputi intensitas cahaya sebesar 1501 Lux, kelembaban tanah 83 % , suhu 28,8 °C, dan pH tanah sebesar 7,8, yang tergolong normal sehingga pertumbuhan vegetasi termasuk normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Diponegoro memiliki potensi ekologis yang signifikan sebagai ruang terbuka hijau di perkotaan untuk mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon. Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk pengelolaan taman kota yang berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kapasitas simpanan karbon melalui penanaman spesies dengan biomassa tinggi.  &nbsp

    Perbanyakan Tanaman Vanili (Vanilla planifolia) secara Konvensional dengan Variasi Waktu Perendaman Auksin (Rootone-F)

    Get PDF
    Tanaman Vanilli (Vanilla planifolia) merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi sebagai peluang ekspor. Manfaat tanaman vanili yang cukup beragam dalam bidang industri, pangan, dan aroma terapi dapat menjadi suatu keuntungan apabila tanaman ini dibudidayakan. Perbanyakan tanaman vanili menggunakan biji ataupun bunga memiliki tingkat keberhasilan rendah. Perbanyakan tanaman vanili lebih efektif dilakukan secara konvensional melalui stek batang, namun masih mengalami permasalahan seperti pada tingkat pertumbuhan yang rendah. Pertumbuhan yang rendah dalam budidaya tanaman vanili dikarenakan minimnya pengetahuan petani mengenai metode perbanyakan tanaman vanili dengan pemberian dan waktu perendaman yang sesuai. Penelitian ini bertujuan mengkaji metode perbanyakan tanaman vanili dengan perlakuan variasi waktu perendaman auksin (rootone-f) di Balai Benih Tanaman Perkebunan Jawa Tengah. Metode yang dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu wawancara, observasi, dan praktik langsung, analisis data dilakukan dengan ANOVA, serta uji lanjutan BNT 5%. Kesimpulan yang didapatkan bahwa metode perbanyakan tanaman vanili secara konvensional variasi perendaman memiliki pengaruh nyata, serta mendapatkan hasil terbaik pada perendaman 45 menit.Tanaman Vanilli (Vanilla planifolia) merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi sebagai peluang ekspor. Manfaat tanaman vanili yang cukup beragam dalam bidang industri, pangan, dan aroma terapi dapat menjadi suatu keuntungan apabila tanaman ini dibudidayakan. Perbanyakan tanaman vanili menggunakan biji ataupun bunga memiliki tingkat keberhasilan rendah. Perbanyakan tanaman vanili lebih efektif dilakukan secara konvensional melalui stek batang, namun masih mengalami permasalahan seperti pada tingkat pertumbuhan yang rendah. Pertumbuhan yang rendah dalam budidaya tanaman vanili dikarenakan minimnya pengetahuan petani mengenai metode perbanyakan tanaman vanili dengan pemberian dan waktu perendaman yang sesuai. Penelitian ini bertujuan mengkaji metode perbanyakan tanaman vanili dengan perlakuan variasi waktu perendaman auksin (rootone-f) di Balai Benih Tanaman Perkebunan Jawa Tengah. Metode yang dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu wawancara, observasi, dan praktik langsung, analisis data dilakukan dengan ANOVA, serta uji lanjutan BNT 5%. Kesimpulan yang didapatkan bahwa metode perbanyakan tanaman vanili secara konvensional variasi perendaman memiliki pengaruh nyata, serta mendapatkan hasil terbaik pada perendaman 45 menit

    Penggunaan Cacing Tanah ANC Sebagai Pakan Larva Gurami (Osphronemus goramy) Pada Masa Pendederan

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pemberian cacing tanah pada ikan gurami pada masa pendederan. Penelitian dilakukan menggunakan materi larva gurami soang sebanyak 16.000 ekor, cacing tanah ANC (africa night crawler), dan cacing sutera. Empat kolam beton dengan lapisan plastik ukuran 5,5x2,5x0,5m. Dua kolam didesain resirkulasi yang dilengkapi chamber fisik dan kimia. Larva gurami soang ditempatkan pada 4 kolam yang diisi masing-masing 4.000 ekor yang terdapat lubang masuk dan keluar air (kolam gantung dalam istilah lokal) yang diisi air dengan ketinggian 15cm. Dua kolam didesain resirkulasi yang dilengkapi chamber fisik dan kimia. Penelitian menggunakan 4 perlakuan sebagai berikut: P0= non sirkulasi dengan pakan cacing sutera, P1= pakan cacing sutera dengan kolam resirkulasi, P2= non sirkulasi dengan substitusi pakan cacing tanah, P3= substitusi pakan cacing tanah dengan kolam resirkulasi. Hasil penggunaan cacing tanah hasil vermikompos kotoran kambing sebagai substitusi cacing sutera pada masa pendederan gurami tidak menggangu pertumbuhan dan cenderung optimal jika dengan kolam sirkulasi yang memperoleh daya hidup sebesar 78,95%. Kesimpulan Penggunaan cacing tanah hasil vermikompos kotoran kambing sebagai substitusi cacing sutera pada masa pendederan gurami memperoleh daya hidup tertinggi.Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pemberian cacing tanah pada ikan gurami pada masa pendederan. Penelitian dilakukan menggunakan materi larva gurami soang sebanyak 16.000 ekor, cacing tanah ANC (africa night crawler), dan cacing sutera. Empat kolam beton dengan lapisan plastik ukuran 5,5x2,5x0,5m. Dua kolam didesain resirkulasi yang dilengkapi chamber fisik dan kimia. Larva gurami soang ditempatkan pada 4 kolam yang diisi masing-masing 4.000 ekor yang terdapat lubang masuk dan keluar air (kolam gantung dalam istilah lokal) yang diisi air dengan ketinggian 15cm. Dua kolam didesain resirkulasi yang dilengkapi chamber fisik dan kimia. Penelitian menggunakan 4 perlakuan sebagai berikut: P0= non sirkulasi dengan pakan cacing sutera, P1= pakan cacing sutera dengan kolam resirkulasi, P2= non sirkulasi dengan substitusi pakan cacing tanah, P3= substitusi pakan cacing tanah dengan kolam resirkulasi. Hasil penggunaan cacing tanah hasil vermikompos kotoran kambing sebagai substitusi cacing sutera pada masa pendederan gurami tidak menggangu pertumbuhan dan cenderung optimal jika dengan kolam sirkulasi yang memperoleh daya hidup sebesar 78,95%. Kesimpulan Penggunaan cacing tanah hasil vermikompos kotoran kambing sebagai substitusi cacing sutera pada masa pendederan gurami memperoleh daya hidup tertinggi

    Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat) Sebagai Pencegahan dan Penanggulangan PHBS di SD Negeri 5 Moramo Utara Desa Sanggula

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SDN 5 Moramo Utara tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan menggunakan program edukasi berupa presentasi PowerPoint dan permainan edukatif. Metode penyuluhan yang interaktif dipilih untuk menarik minat siswa dan memudahkan pemahaman materi. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif siswa dalam berbagai permainan yang dirancang untuk menguatkan pemahaman tentang pentingnya PHBS, seperti mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan lingkungan, dan pola makan sehat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan perilaku PHBS di kalangan siswa. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan edukatif yang kreatif dan interaktif dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada anak-anak.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SDN 5 Moramo Utara tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan menggunakan program edukasi berupa presentasi PowerPoint dan permainan edukatif. Metode penyuluhan yang interaktif dipilih untuk menarik minat siswa dan memudahkan pemahaman materi. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif siswa dalam berbagai permainan yang dirancang untuk menguatkan pemahaman tentang pentingnya PHBS, seperti mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan lingkungan, dan pola makan sehat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan perilaku PHBS di kalangan siswa. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan edukatif yang kreatif dan interaktif dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada anak-anak

    Mencegah Bullying, Menjaga Kesehatan Mental: Sosialisasi Dampak Bullying Pada Siswa SMA Negeri 15 Seram Bagian Barat

    Get PDF
    Bullying merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental siswa, khususnya di lingkungan sekolah. Besarnya dampak yang dapat terjadi membuat perilaku bullying harus dicegah sedini mungkin dengan memberikan sosialisasi kepada siswa/siswi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai dampak bullying dan pentingnya menjaga kesehatan mental pada siswa SMA Negeri 15 Seram Bagian Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 06 Agustus 2024 dan diikuti oleh 128 siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap persiapan awal, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan memberikan hasil yang positif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai dampak bullying terhadap kesehatan mental. Keberhasilan ini menjadi tanda bahwa metode ceramah yang digunakan cukup efektif, dengan siswa yang mampu menyerap informasi yang disampaikan dengan baik. Secara umum, pencegahan bullying dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman yang jelas kepada siswa agar mereka dapat menghindari baik menjadi korban maupun pelaku bullying.Bullying merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental siswa, khususnya di lingkungan sekolah. Besarnya dampak yang dapat terjadi membuat perilaku bullying harus dicegah sedini mungkin dengan memberikan sosialisasi kepada siswa/siswi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai dampak bullying dan pentingnya menjaga kesehatan mental pada siswa SMA Negeri 15 Seram Bagian Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 06 Agustus 2024 dan diikuti oleh 128 siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap persiapan awal, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan memberikan hasil yang positif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa mengenai dampak bullying terhadap kesehatan mental. Keberhasilan ini menjadi tanda bahwa metode ceramah yang digunakan cukup efektif, dengan siswa yang mampu menyerap informasi yang disampaikan dengan baik. Secara umum, pencegahan bullying dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman yang jelas kepada siswa agar mereka dapat menghindari baik menjadi korban maupun pelaku bullying

    Penyuluhan Pijat Bayi untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Bayi di Desa Bero Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten

    Get PDF
    Tumbuh kembang optimal bayi merupakan dambaan setiap orang tua. Pijat bayi dapat menjadi salah satu metode untuk mengoptimalkan tumbuh kembang tersebut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melakukan pijat bayi, sehingga dapat menstimulasi tumbuh kembang bayi secara optimal. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa ceramah dan demonstrasi langsung teknik pijat bayi neuro structure (NS) pada ekstremitas superior dan inferior. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten pada hari Kamis, 21 November 2024, pukul 08.00-12.00 WIB. Peserta terdiri dari 15 orang tua dengan bayi usia 0-36 bulan, dengan rentang usia orang tua 30-40 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan (86,7%) dan keterampilan (100%) orang tua mengenai teknik pijat bayi. Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan ini efektif dan layak untuk dilanjutkan sebagai program peningkatan tumbuh kembang bayi atau kesehatan masyarakat secara umum.Tumbuh kembang optimal bayi merupakan dambaan setiap orang tua. Pijat bayi dapat menjadi salah satu metode untuk mengoptimalkan tumbuh kembang tersebut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melakukan pijat bayi, sehingga dapat menstimulasi tumbuh kembang bayi secara optimal. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa ceramah dan demonstrasi langsung teknik pijat bayi neuro structure (NS) pada ekstremitas superior dan inferior. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten pada hari Kamis, 21 November 2024, pukul 08.00-12.00 WIB. Peserta terdiri dari 15 orang tua dengan bayi usia 0-36 bulan, dengan rentang usia orang tua 30-40 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan (86,7%) dan keterampilan (100%) orang tua mengenai teknik pijat bayi. Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan ini efektif dan layak untuk dilanjutkan sebagai program peningkatan tumbuh kembang bayi atau kesehatan masyarakat secara umum

    Transformasi Kapasitas Masyarakat Melalui Program Kampung Siaga Bencana: Peran CSR PT. Kilang Pertamina Intenasional Unit Balikpapan Dalam Mitigasi Bencana

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana transformasi kapasitas masyarakat pada Program CSR PT KPI Unit Balikpapan dalam mitigasi kebencanaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk mengkaji proses transformasi kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana kebakaran melalui program Kampung Siaga Bencana. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen yang melibatkan fasilitator program, penanggung jawab program, dan masyarakat. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dikaji melalui dua tahapan utama, yaitu penyadaran dan transformasi pengetahuan serta keterampilan. Penyadaran dimulai dengan pemetaan sosial dan diskusi bersama masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mereka akan risiko kebakaran dan pentingnya kesiapsiagaan. Selanjutnya, pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menangani kebakaran dilaksanakan, yang berkontribusi pada peningkatan mandiri masyarakat dalam mengurangi dampak kebakaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana transformasi kapasitas masyarakat pada Program CSR PT KPI Unit Balikpapan dalam mitigasi kebencanaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk mengkaji proses transformasi kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana kebakaran melalui program Kampung Siaga Bencana. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen yang melibatkan fasilitator program, penanggung jawab program, dan masyarakat. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dikaji melalui dua tahapan utama, yaitu penyadaran dan transformasi pengetahuan serta keterampilan. Penyadaran dimulai dengan pemetaan sosial dan diskusi bersama masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mereka akan risiko kebakaran dan pentingnya kesiapsiagaan. Selanjutnya, pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menangani kebakaran dilaksanakan, yang berkontribusi pada peningkatan mandiri masyarakat dalam mengurangi dampak kebakaran

    Penambahan Kunyit dalam Pakan Sebagai Solusi Alami dalam meningkatkan pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus)

    Get PDF
    Ikan nila ( Oreochromis niloticus) merupakan komoditas perikanan populer dan potensial untuk dibudidayakan karena dagingnya tebal, rasanya enak, dan mampu beradaptasi pada berbagai salinitas. Mahalnya pakan komersil menjadi kendala umum bagi pembudidaya. Penelitian eksperimental yang dilaksanakan selama 40 hari (Juni-Juli 2024) di Kelurahan Tambun, Tolitoli ini bertujuan menguji pengaruh penambahan tepung kunyit pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan (total 12 unit percobaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung kunyit berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap bobot mutlak ikan nila. Perlakuan dengan penambahan tepung kunyit 20 gram per kilogram pakan (P3) memberikan hasil terbaik dengan bobot 4,58 g.  Ikan nila ( Oreochromis niloticus) merupakan komoditas perikanan populer dan potensial untuk dibudidayakan karena dagingnya tebal, rasanya enak, dan mampu beradaptasi pada berbagai salinitas. Mahalnya pakan komersil menjadi kendala umum bagi pembudidaya. Penelitian eksperimental yang dilaksanakan selama 40 hari (Juni-Juli 2024) di Kelurahan Tambun, Tolitoli ini bertujuan menguji pengaruh penambahan tepung kunyit pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan (total 12 unit percobaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung kunyit berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap bobot mutlak ikan nila. Perlakuan dengan penambahan tepung kunyit 20 gram per kilogram pakan (P3) memberikan hasil terbaik dengan bobot 4,58 g. &nbsp

    TRANSFORMASI PENDIDIKAN DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)

    Get PDF
    Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa dampak signifikan terhadap transformasi pendidikan di seluruh dunia. Pendidikan yang sebelumnya bersifat konvensional, kini mulai beralih ke sistem pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan paradigma pendidikan akibat hadirnya AI, khususnya dalam konteks sistem pembelajaran, peran pendidik, dan pengembangan kurikulum. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah, laporan riset, serta praktik terbaik global yang berkaitan dengan penerapan AI dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran melalui sistem pembelajaran cerdas, asisten virtual, dan analisis data pembelajaran siswa. Namun, tantangan etika, keamanan data, dan kesenjangan digital masih menjadi isu yang perlu diatasi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara teknologi dan kebijakan pendidikan untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital

    696

    full texts

    744

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kumpulan Jurnal Universitas Madako
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇