Kumpulan Jurnal Universitas Madako
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
Praktik Penyidikan oleh Polisi dalam Perkara Tindak Pidana Penipuan (Studi Kasus Polres Palu, No: BP-130/2010/RESKRIM)
This study aims to identify the obstacles faced by investigators from legal, technical, and administrative aspects, and to assess the extent to which the procedures implemented are in accordance with the provisions of the applicable criminal procedure law. In practice, fraud is often difficult to uncover because the perpetrators often use modes such as promising large profits in a short time, exploiting the psychological weaknesses of the victim, or impersonating authorities to gain trust. This analysis includes an evaluation of the stages of the investigation, starting from reporting the incident, collecting evidence, examining witnesses, to determining the suspect. The results of the study indicate that the effectiveness of the investigation in the case of fraud at the Palu Police, especially in case BP-130/2010/RESKRIM, is influenced by several main factors, namely the completeness of the evidence, the competence of the investigator, and the support of investigation facilities and infrastructure. This study found obstacles in collecting digital evidence used by the perpetrators to deceive the victim. In addition, coordination with related parties, such as forensic experts and banks, succeeded in helping investigators resolve this case to the prosecution stage. These findings indicate that the investigation of fraud cases requires a more adaptive approach and is supported by strengthening the capacity of the police institution.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi penyidik baik dari aspek hukum, teknis, maupun administratif, serta untuk menilai sejauh mana prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana yang berlaku. Dalam praktiknya, tindak pidana penipuan sering kali sulit terungkap karena pelaku menggunakan modus yang sering digunakan adalah menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, memanfaatkan kelemahan psikologis korban, atau menyamar sebagai pihak berwenang untuk mendapatkan kepercayaan. Analisis ini mencakup evaluasi terhadap tahapan-tahapan penyidikan, mulai dari pelaporan kejadian, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi, hingga penetapan tersangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penyidikan dalam kasus tindak pidana penipuan di Polres Palu, khususnya pada perkara BP-130/2010/RESKRIM, dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu kelengkapan alat bukti, kompetensi penyidik, dan dukungan sarana serta prasarana penyidikan. Penelitian ini menemukan adanya kendala dalam pengumpulan bukti digital yang digunakan oleh pelaku untuk memperdaya korban. Selain itu, koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti ahli forensik dan bank, berhasil membantu penyidik menyelesaikan kasus ini hingga ke tahap penuntutan. Temuan ini memberikan indikasi bahwa penyidikan kasus penipuan membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan didukung oleh penguatan kapasitas institusi kepolisian
KESANTUNAN BERBAHASA BALI DI DESA SIBEA KECAMATAN LAMPASIO KABUPATEN TOLITOLI
This research is based on the background of language compliance that occurs in Sibea Village which occurs in the process of speaking among Balinese people. The purpose of this study is to describe the form of politeness in Balinese language in Sibea Village, Lampasio District, Tolitoli Regency. This type of research is qualitative research. The subjects of the study were Balinese people living in Hamlet 3 Raharjo, Sibea Village, Lampasio District, Tolitoli Regency.The results of this study show that the principle of politeness in Balinese language in Hamlet 3 Raharjo, Sibea Village, Lampasio District, Tolitoli Regency showed the number of utterances found as many as 31 data. Consists of a maximum of 6 data of wisdom, a maximum of 3 data of generosity, a maximum of appreciation or praise of 6 data, a maximum of simplicity of 3 data, a maximum of agreement of 7 data and a maximum of sympathy of 6 data. These 31 data show compliance with the politeness maxims of the Balinese language. The data was taken from the speech of the Balinese people consisting of teenagers and parents with an age range of 6- 65 years. The types of spceeh Madya Balinese and smooth or Singgih Balinese.Penelitian ini berlatar belakang dari kepatuhan dalam berbahasa yang terjadi di Desa Sibea yang terjadi dalam proses bertutur pada kalangan masyarakat Bali. Rumusan masalah penelitian ini bagaimana wujud kesantunan berbahasa Bali di Desa Sibea Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli. Tujuan penelitian ini untuk menderkripsikan wujud kesantunan berbahasa Bali di Desa Sibea Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan di yang menunjukan wujud kesantunan berbahasa dalam tuturan masyarakat Bali. Subjek penelitian merupakan masyarakat Bali yang tinggal di Dusun 3 Raharjo Desa Sibea Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik catat, teknik rekam. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah penggumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini meunjukan bahwa prinsip kesantunan berbahasa Bali di Dusun 3 Raharjo Desa Sibea Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli menunjukan jumlah tuturan yang ditemukan sebanyak 31 data. Terdiri dari 6 maksim yaitu : maksim kebijaksanaan sebanyak 6 data, maksim kedermawanaan sebanyak 3 data, maksim penghargaan atau pujian sebanyak 6 data, maksim kesederhanaan sebanyak 3 data, maksim kesetujuan sebanyak 7 data dan maksim kesimpatisan sebanyak 6 data. 31 data tersebut menunjukan kepatuhan terhadap maksim kesantunan berbahasa Bali. Data diambil dari tuturan masyarakat Bali yang terdiri dari anak –anak, remaja dan orang tua rentang usia 6 – 65 tahun jenis tuturan tersebut berupa bahasa Bali Madya atau menengah dan bahasa Bali Halus Atau Singgih
Persegeseran Persepsi: Pameran Arsitektur sebagai Alat Pedagogis Imersif Melalui Educational Experience untuk Calon Mahasiswa
Menjadi siswa tingkat akhir di sekolah menengah atas merupakan tahap yang mengharuskan siswa untuk menentukan bidang studi setelah lulus. Kebingungan terjadi dalam memilih bidang studi, karena banyak sekali persepsi dan informasi yang salah terkait bidang studi, salah satunya adalah ilmu Arsitektur. Kesalahpahaman tentang pendidikan Arsitektur terus terjadi, terutama hubungannya dengan keterampilan menggambar dan kompleksitas teknis, yang membuat siswa enggan untuk memilih Arsitektur sebagai bidang studi. Penelitian ini menyelidiki bagaimana pameran yang dipimpin oleh mahasiswa dapat berfungsi sebagai alat pedagogis untuk membentuk kembali persepsi calon mahasiswa. Diselenggarakan di Universitas Madako selama dua hari, pameran ini memamerkan tugas desain studio dan memfasilitasi diskusi interaktif dengan para siswa sekolah menengah atas sebagai pengunjung. Penelitian ini menggunakan survei sebelum dan sesudah kegiatan, dengan tujuan mengeksplorasi pergeseran dalam pemahaman siswa tentang Arsitektur sebagai disiplin ilmu yang multidisiplin, mengenalkan kegiatan akademis dan non-akademis, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi minimnya minat terhadap Arsitektur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pameran tugas desain tidak hanya memperjelas proses pembelajaran di balik pendidikan Arsitektur, tetapi juga mengungkapkan hubungannya dengan pemikiran kreatif, pemecahan masalah, kesadaran lingkungan, dan relevansi karir. Penelitian ini mengusulkan metode efektif untuk menggunakan pedagogi performatif dalam penjangkauan desain, yang berkontribusi pada diskusi yang lebih luas tentang pedagogi Arsitektur dan keterlibatan siswa
Pengaruh Konflik Kerja Dan Implikasinya Terhadap Motivasi Kerja Pegawai : Studi Pada Badan Inspektorat Kabupaten Tolitoli
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik kerja terhadap motivasi kerja pegawai. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konflik kerja terhadap motivasi kerja. Hasil menunjukkan bahwa konflik kerja berpengaruh positif terhadap motivasi, jika dikelola dengan baik. Konflik yang terkelola secara bijak dapat meningkatkan semangat dan produktivitas kerja. Manajemen disarankan menerapkan strategi seperti pemberian penghargaan, pengembangan karier, komunikasi terbuka, serta penciptaan lingkungan kerja yang positif untuk meningkatkan motivasi pegawai secara berkelanjutan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik kerja terhadap motivasi kerja pegawai. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konflik kerja terhadap motivasi kerja. Hasil menunjukkan bahwa konflik kerja berpengaruh positif terhadap motivasi, jika dikelola dengan baik. Konflik yang terkelola secara bijak dapat meningkatkan semangat dan produktivitas kerja. Manajemen disarankan menerapkan strategi seperti pemberian penghargaan, pengembangan karier, komunikasi terbuka, serta penciptaan lingkungan kerja yang positif untuk meningkatkan motivasi pegawai secara berkelanjutan
Revitalisasi dan Transformasi Penanganan Kawasan Kumuh di Kabupaten Tolitoli melalui Implementasi GIS dan Rekayasa Teknologi Informasi Hijau berbasis Ekologi
The problem of slum areas in Tolitoli Regency remains a strategic issue affecting the quality of life of the community. This condition is triggered by high population density, limited basic infrastructure, and inadequate sanitation systems. The central government, through Presidential Regulation No. 2 of 2015 in the 2015–2019 National Medium-Term Development Plan (RPJMN), has targeted the eradication of urban slum areas, in line with the Tolitoli Regency Government\u27s commitment in the 2021–2026 RPJMD to reduce slum area by 30–60%. This requires innovative strategies oriented towards sustainability. This study was designed to formulate an ecology-based slum revitalization strategy with the support of GIS technology and green information systems. GIS spatial mapping was used to analyze existing conditions, identify risks, and map potential environmental improvements. The green technology approach is aimed at designing environmentally friendly and efficient solutions. Data were obtained through field surveys, satellite imagery interpretation, and interviews with government, community, and relevant institutions. The research\u27s main outputs include a GIS-based digital slum map, an ecological revitalization strategy model, and policy recommendations for utilizing green technology. The findings are expected to strengthen the role of local governments in formulating data-driven policies and encourage multi-stakeholder collaboration to create healthy, livable, and sustainable residential areas in Tolitoli.Permasalahan kawasan kumuh di Kabupaten Tolitoli masih menjadi isu strategis yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat. Kondisi ini dipicu oleh tingginya kepadatan penduduk, keterbatasan infrastruktur dasar, dan sistem sanitasi yang tidak memadai. Pemerintah pusat melalui Perpres No. 2 Tahun 2015 dalam RPJMN 2015–2019 telah menargetkan pengentasan kawasan kumuh perkotaan, sejsalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tolitoli dalam RPJMD 2021–2026 untuk menurunkan luasan kawasan kumuh sebesar 30–60%. Hal ini menuntut adanya strategi inovatif yang berorientasi pada keberlanjutan. Penelitian ini dirancang untuk merumuskan strategi revitalisasi kawasan kumuh berbasis ekologi dengan dukungan teknologi GIS dan sistem informasi hijau. Pemetaan spasial GIS digunakan untuk menganalisis kondisi eksisting, mengidentifikasi risiko, serta memetakan potensi perbaikan lingkungan. Pendekatan teknologi hijau diarahkan pada perancangan solusi ramah lingkungan dan efisien. Data diperoleh melalui survei lapangan, interpretasi citra satelit, serta wawancara dengan pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait. Luaran utama penelitian mencakup peta digital kumuh berbasis GIS, model strategi revitalisasi ekologis, serta rekomendasi kebijakan pemanfaatan teknologi hijau. Hasil penelitian diharapkan memperkuat peran pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan berbasis data, sekaligus mendorong kolaborasi multipihak untuk mewujudkan kawasan permukiman yang sehat, layak huni, dan berkelanjutan di Tolitoli
Pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Purchase Intention melalui Mediasi Brand Image pada Konsumen Generasi Z Produk Skincare di Jayapura
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara electronic word of mouth, brand image, dan purchase intention konsumen generasi Z produk skincare di Jayapura. Responden pada penelitian ini sebanyak 152 orang dan dinyatakan valid dengan menggunakan uji validitas pearson produk moment sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan cronbach alpha. Responden yang diperoleh tersebut dianalisa menggunakan path analysis dalam uji hipotesis. Penelitian ini juga menggunakan SPSS 20 untuk mengolah data yang diperoleh. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan electronic word of mouth dan brand image dapat memiliki pengaruh langsung terhadap purchase intention. Tetapi electronic oerd of mouth memiliki pengaruh yang kecil terhadap purchase intention ketika brand image menjadi variabel perantara. Dari penelitian ini ditarik kesimpulan bahwa ulasan, komentar, serta rekomendasi positif dari konsumen di media online mampu membangun citra merek sekaligus mendorong niat beli terhadap produk tersebut tanpa harus melalui persepsi merek terlebih dahulu.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara electronic word of mouth, brand image, dan purchase intention konsumen generasi Z produk skincare di Jayapura. Responden pada penelitian ini sebanyak 152 orang dan dinyatakan valid dengan menggunakan uji validitas pearson produk moment sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan cronbach alpha. Responden yang diperoleh tersebut dianalisa menggunakan path analysis dalam uji hipotesis. Penelitian ini juga menggunakan SPSS 20 untuk mengolah data yang diperoleh. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan electronic word of mouth dan brand image dapat memiliki pengaruh langsung terhadap purchase intention. Tetapi electronic oerd of mouth memiliki pengaruh yang kecil terhadap purchase intention ketika brand image menjadi variabel perantara. Dari penelitian ini ditarik kesimpulan bahwa ulasan, komentar, serta rekomendasi positif dari konsumen di media online mampu membangun citra merek sekaligus mendorong niat beli terhadap produk tersebut tanpa harus melalui persepsi merek terlebih dahulu
Kedudukan Akta Notaris sebagai Alat Bukti Tertulis dalam Pembuktian Peralihan Hak atas Tanah Berdasarkan Sistem Publikasi Negatif Bersertifikat
Legal certainty in land rights transfer under the certificated negative publication system faces problems regarding the position of notarial deeds as evidence, especially after the enactment of Government Regulation 18 of 2021 which has not fully accommodated the dynamics of proving land rights transfer. This research aims to analyze the position of notarial deeds as written evidence in proving land rights transfer and its legal implications for the legal protection of rights holders under the certificated negative publication system. The research method uses normative juridical approach with statutory and conceptual approaches, analyzing Law Number 2 of 2014 and Government Regulation Number 18 of 2021 along with scientific literature from 2020-2025. The research findings indicate that notarial deeds possess conditional perfect evidentiary power and play a complementary role with land certificates, providing preventive protection through structured documentation and repressive protection in litigation. The research concludes that optimization of legal protection requires comprehensive synchronization of notarial and land regulations at normative, institutional, technological, and professionalism levels, as well as gradual transition towards a positive publication system through Complete Systematic Land Registration.Kepastian hukum peralihan hak atas tanah dalam sistem publikasi negatif bersertifikat menghadapi problematika terkait kedudukan akta notaris sebagai alat bukti, terutama pasca berlakunya PP 18 Tahun 2021 yang belum sepenuhnya mengakomodasi dinamika pembuktian peralihan hak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan akta notaris sebagai alat bukti tertulis dalam pembuktian peralihan hak atas tanah dan implikasi hukumnya terhadap perlindungan hukum pemegang hak dalam sistem publikasi negatif bersertifikat. Metode penelitian menggunakan yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menganalisis UU Nomor 2 Tahun 2014 dan PP Nomor 18 Tahun 2021 serta literatur ilmiah tahun 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan akta notaris memiliki kekuatan pembuktian sempurna yang bersifat kondisional dan berperan komplementer dengan sertifikat tanah, memberikan perlindungan preventif melalui dokumentasi terstruktur dan perlindungan represif dalam litigasi. Penelitian menyimpulkan optimalisasi perlindungan hukum mensyaratkan sinkronisasi komprehensif regulasi kenotariatan dan pertanahan pada tataran normatif, institusional, teknologi, dan profesionalisme, serta transisi bertahap menuju sistem publikasi positif melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap
Transformasi digital tata usaha sekolah: strategi pengelolaan administrasi berbasis teknologi informasi
This journal discusses the development of computer-based school administration by utilising advances in information technology to modernise educational governance. School administration plays a crucial role as the spearhead of services within an academic foundation, both internally and externally. Although administration is an essential unit for supporting institutional activities, the performance of administrative staff is still less than optimal in providing services effectively and efficiently. This condition indicates the need for an information technology-based administration system to improve productivity, data accuracy, and the quality of educational services. The purpose of this study is to review the implementation and effectiveness of an information technology-based administration system in improving school administrative performance. The research method used is descriptive qualitative through direct observation of real conditions in the field. The results show that the application of information technology in school administration can accelerate the service process, improve the accuracy of data management, and support transparency and accountability in educational management.Jurnal ini membahas pengembangan administrasi sekolah berbasis komputer dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi sebagai upaya modernisasi tata kelola pendidikan. Administrasi sekolah memiliki peran krusial sebagai ujung tombak pelayanan dalam suatu yayasan pendidikan, baik dalam aspek internal maupun eksternal. Meskipun administrasi merupakan unit yang sangat penting dalam mendukung aktivitas kelembagaan, kenyataannya kinerja tenaga tata usaha masih kurang optimal dalam memberikan layanan secara efektif dan efisien. Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan akan sistem administrasi berbasis teknologi informasi yang mampu meningkatkan produktivitas, akurasi data, serta kualitas layanan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengulas implementasi dan efektivitas sistem administrasi berbasis teknologi informasi dalam meningkatkan kinerja tata usaha sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung terhadap kondisi nyata di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi dalam administrasi sekolah dapat mempercepat proses pelayanan, meningkatkan akurasi pengelolaan data, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen pendidikan
Perkembangan aplikasi spreadsheet dan pengaruhnya terhadap inovasi pembelajaran berbasis teknologi di dunia pendidikan
This article discusses the evolution of spreadsheet applications over time and their relevance to digital transformation in education. Initially used only for basic numerical calculations, spreadsheets have evolved into multifunctional tools that support data analysis, learning evaluation, educational administration management, and technology-based collaborative activities. Applications such as Microsoft Excel and Google Sheets are not only tools for data processing but also play a crucial role in improving the digital competence of teachers and students. Through cloud-based features and real-time collaboration, modern spreadsheets can accelerate the process of inputting grades, developing curricula, analysing learning outcomes, and making data-driven decisions in educational institutions. This study uses a library research approach to analyse the transformation of spreadsheet technology and its impact on the effectiveness of educational management. The results show that the development of spreadsheet applications has made a significant contribution to creating a more efficient, adaptive education system, and one that is oriented towards mastering 21st-century digital literacy.Artikel ini membahas evolusi aplikasi spreadsheet dari masa ke masa dan relevansinya terhadap transformasi digital dalam bidang pendidikan. Perkembangan spreadsheet, yang awalnya hanya digunakan untuk perhitungan numerik dasar, kini telah berevolusi menjadi alat multifungsi yang mendukung analisis data, evaluasi pembelajaran, manajemen administrasi pendidikan, serta kegiatan kolaboratif berbasis teknologi. Aplikasi seperti Microsoft Excel dan Google Sheets tidak hanya menjadi sarana pengolahan data, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kompetensi digital guru dan peserta didik. Melalui fitur-fitur berbasis cloud dan kolaborasi real-time, spreadsheet modern mampu mempercepat proses penginputan nilai, penyusunan kurikulum, analisis hasil belajar, serta pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making) di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) untuk menganalisis transformasi teknologi spreadsheet dan dampaknya terhadap efektivitas pengelolaan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan aplikasi spreadsheet memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih efisien, adaptif, dan berorientasi pada penguasaan literasi digital abad ke-21
Pengaruh Pemangkasan Tunas Air Dan Dosis Vermikompos Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat Ceri (Solanum lycopersicum var. Cerasiforme)
Budidaya tanaman tomat ceri (Solanum lycopersicum var. Cerasiforme) pada umumnya dilakukan di dataran tinggi namun dengan teknik yang tepat dan pemberian nutrisi yang tercukupi tanaman tomat ceri dapat tumbuh di dataran rendah. Teknik budidaya yang dapat dilakukan yaitu dengan pemangkasan tunas air dan pemberian nutrisi yaitu dengan pemberian pupuk organik vermikompos. Waktu penelitian pada bulan Januari-April 2025 di Sukoharjo, Jawa Tengah dengan ketinggian 104 m dpl. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terhadap perlakuan pemangkasan tunas air dan dosis vermikompos pada pertumbuhan dan hasil tanaman tomat ceri. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan, yaitu pemangkasan tunas air dan dosis vermikompos. Faktor pertama adalah pemangkasan tunas air antara lain P0: tanpa pemangkasan tunas air dan P1: pemangkasan tunas air. Faktor kedua adalah dosis vermikompos antara lain V0: kontrol; V1: 400 gram; V2: 600 gram; dan V3: 800 gram. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah perlakuan pemangkasan tunas air berpengaruh terhadap semua parameter yang diobservasi. Sedangkan perlakuan dosis vermikompos berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan berat brangkasan kering. Kombinasi terbaik yaitu perlakuan dengan pemangkasan tunas air (P1) dan dengan vermikompos 800 gram (V3) berpengaruh nyata terhadap jumlah dan berat buah per tanaman. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mengintegrasikan praktik pemangkasan tunas air dan aplikasi vermikompos merupakan strategi budidaya yang sangat efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas tomat ceri.Budidaya tanaman tomat ceri (Solanum lycopersicum var. Cerasiforme) pada umumnya dilakukan di dataran tinggi namun dengan teknik yang tepat dan pemberian nutrisi yang tercukupi tanaman tomat ceri dapat tumbuh di dataran rendah. Teknik budidaya yang dapat dilakukan yaitu dengan pemangkasan tunas air dan pemberian nutrisi yaitu dengan pemberian pupuk organik vermikompos. Waktu penelitian pada bulan Januari-April 2025 di Sukoharjo, Jawa Tengah dengan ketinggian 104 m dpl. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terhadap perlakuan pemangkasan tunas air dan dosis vermikompos pada pertumbuhan dan hasil tanaman tomat ceri. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan, yaitu pemangkasan tunas air dan dosis vermikompos. Faktor pertama adalah pemangkasan tunas air antara lain P0: tanpa pemangkasan tunas air dan P1: pemangkasan tunas air. Faktor kedua adalah dosis vermikompos antara lain V0: kontrol; V1: 400 gram; V2: 600 gram; dan V3: 800 gram. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah perlakuan pemangkasan tunas air berpengaruh terhadap semua parameter yang diobservasi. Sedangkan perlakuan dosis vermikompos berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan berat brangkasan kering. Kombinasi terbaik yaitu perlakuan dengan pemangkasan tunas air (P1) dan dengan vermikompos 800 gram (V3) berpengaruh nyata terhadap jumlah dan berat buah per tanaman. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mengintegrasikan praktik pemangkasan tunas air dan aplikasi vermikompos merupakan strategi budidaya yang sangat efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas tomat ceri