Kumpulan Jurnal Universitas Madako
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI NILAI KEBANGSAAN DALAM PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA OGOTUA MELALUI KEGIATAN LOMBA 17 AGUSTUS HUT RI KE-80
The community service activity through the implementation of the Independence Day competitions in Ogotua Village was carried out as an effort to foster nationalism while strengthening social cohesion in commemorating the 80th Anniversary of Indonesia’s Independence. The background of this initiative lies in the concern over the declining patriotic spirit among the younger generation, influenced by globalization and the lack of awareness of national values. Therefore, the Independence Day competitions serve as a strategic medium to revive unity, sportsmanship, and solidarity. The program consisted of several stages, including committee formation, technical meetings, equipment preparation, competition implementation, and a closing ceremony with prize distribution. The results showed a high level of enthusiasm from the community as well as full support from village officials. The competitions—such as mini soccer, women’s volleyball, fun walks, gymnastics, and marching—successfully created an atmosphere of togetherness and joy while strengthening patriotic values. Thus, this activity not only served as annual entertainment but also as a character-building medium and reinforcement of nationalism that should be preserved in the future.Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelaksanaan lomba 17 Agustus di Desa Ogotua merupakan upaya untuk menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga dalam memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Latar belakang kegiatan ini dilandasi oleh kekhawatiran akan menurunnya semangat cinta tanah air di kalangan generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan minimnya kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, lomba 17-an menjadi sarana strategis untuk menanamkan kembali nilai persatuan, sportivitas, dan solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari pembentukan panitia, technical meeting, persiapan perlengkapan, pelaksanaan lomba, hingga penutupan dengan penyerahan hadiah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari masyarakat serta dukungan penuh dari perangkat desa. Lomba-lomba yang diselenggarakan, seperti sepak bola mini, voli putri, jalan santai, senam, dan gerak jalan, berhasil menciptakan suasana kebersamaan, kegembiraan, serta memperkuat nilai cinta tanah air. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan tahunan, tetapi juga berfungsi sebagai media pendidikan karakter dan penguatan nilai nasionalisme yang perlu dipertahankan di masa mendatang
PELATIHAN IMPLEMENTASI PLATFORM DIGITAL DRAIVFOOD SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM DAN PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA DI DESA MALALA
This community service activity aims to accelerate economic transformation in Malala Village through collaboration with the digital platform Draiv Food. The primary focus of this activity is empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) and creating job opportunities for villagers. During its implementation, local business actors received entrepreneurship training, mentoring in the business digitalization process, and support for wider market access through the Draiv Food application. The results of the DRAIV application socialization have positively impacted the community. Through this activity, the community now realizes and understands the function and benefits of the DRAIV application as a local digital service. In addition, this activity also creates new job opportunities, especially for the younger generation interested in becoming delivery partners or digital entrepreneurs. With support from the village government and relevant officials, the use of DRAIV is further strengthened as an effort to move towards an independent and technology-based village.Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mempercepat transformasi ekonomi di Desa Malala melalui kerja sama dengan platform digital Draiv Food. Fokus utama kegiatan ini adalah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penciptaan peluang kerja bagi warga desa. Dalam pelaksanaannya, para pelaku usaha lokal mendapatkan pelatihan kewirausahaan, pendampingan dalam proses digitalisasi usaha, serta dukungan akses pasar yang lebih luas melalui aplikasi Draiv Food. hasil Sosialisasi aplikasi DRAIV memberikan efek baik bagi masyarakat. Lewat kegiatan ini, masyarakat sekarang menyadari dan memahami fungsi serta keuntungan dari aplikasi DRAIV sebagai layanan digital yang bersifat lokal. Di samping itu, aktivitas ini juga menciptakan kesempatan kerja baru, khususnya bagi generasi muda yang berminat menjadi mitra pengantar atau pelaku usaha digital. Dengan adanya dukungan dari pemerintah desa dan perangkat yang relevan, pemanfaatan DRAIV semakin diperkuat sebagai upaya menuju desa yang mandiri dan berbasis teknologi
Analisis Nilai Tambah Dan Efisiensi Pemasaran Produk Gula Merah Pada Usaha Kecil Menengah Malangga Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli
Kajian Penerapan Analisis Nilai Tambah Dan Efisiensi Pemasaran Produk Gula Merah Pada Usaha Kecil Menengah Malangga Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli, Pembimbing I Bapak Bustam dan Pembimbing II Ibu Nur Alam.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui nilai tambah yang dihasilkan petani pada produk pengolahan gula merah di Desa Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, 2) Untuk mengetahui tingkat efisiensi pemasaran terkait dengan margin pemasaran, farmer’s share dan rasio keuntungan dan biaya produk pengolahan gula merah di Desa Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli.Penelitian ini menggunakan tipe penelitian kualitatif dalam menjelaskan variable yang diteliti dengan melibatkan 11 orang informan kunci yang terlibat secara langsung mulai dari proses pengolahan gula merah hingga distribusinya ke tangan konsumen yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Mengolah air nira menjadi gula merah menyebabkan adanya nilai tambah pada komoditi Aren. Nilai tambah dapat berupa nilai tambah pada produk, dimana bahan baku yang semula merupakan bahan mentah dari proses pengolahan dapat dimanfaatkan sehingga lebih bernilai ekonomi; 2) Keempat saluran pemasaran gula merah tergolong sangat efisien, setiap saluran pemasaran mendapatkan keuntungan yang lebih besar daripada biayanya
Edukasi Pencegahan Penularan Penyakit Zoonosis Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Siswa SD Inpres Negeri Latu
Penyakit zoonosis merupakan penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia, dan menjadi salah satu masalah kesehatan global. Di Indonesia, terutama di daerah pedesaan, pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit zoonosis masih terbatas. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan penularan penyakit zoonosis kepada siswa SD Inpres Negeri Latu guna meningkatkan kesadaran kesehatan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2024. Siswa yang hadir dalam kegiatan ini adalah siswa kelas 4,5 dan 6 berjumlah 57 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukasi melalui penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan siswa SD Inpres Negeri Latu semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan diri untuk mencegah penularan penyakit zoonosis. Mereka menjadi tahu cara pencegahan penyakit zoonosis, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan setelah berinteraksi dengan hewan, serta menghindari kontak langsung dengan hewan yang berpotensi membawa penyakit. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif yang efektif dalam mengurangi risiko penularan penyakit zoonosis di kalangan anak-anak dan masyarakat sekitar.Penyakit zoonosis merupakan penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia, dan menjadi salah satu masalah kesehatan global. Di Indonesia, terutama di daerah pedesaan, pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit zoonosis masih terbatas. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan penularan penyakit zoonosis kepada siswa SD Inpres Negeri Latu guna meningkatkan kesadaran kesehatan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2024. Siswa yang hadir dalam kegiatan ini adalah siswa kelas 4,5 dan 6 berjumlah 57 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukasi melalui penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan siswa SD Inpres Negeri Latu semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan diri untuk mencegah penularan penyakit zoonosis. Mereka menjadi tahu cara pencegahan penyakit zoonosis, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan setelah berinteraksi dengan hewan, serta menghindari kontak langsung dengan hewan yang berpotensi membawa penyakit. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif yang efektif dalam mengurangi risiko penularan penyakit zoonosis di kalangan anak-anak dan masyarakat sekitar
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Pada Generasi Muda Desa Ogomoli, Kabupaten Tolitoli
Desa Ogomoli adalah salah desa yang ada di Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah yang memiliki luas lahan perkebunan dan persawahan yang cukup luas yang sangat membutuhkan pupuk untuk para petani. Untuk memanfaatkan limbah yang ada perlu dilakukan pemanfaatan limbah lingkungan menjadi pupuk kompos yaitu pupuk organic yang dihasilkan dari proses penguraian bahan organic seperti tanaman, hewan dan limbah organic. Kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2024. Bertempat di Desa Ogomoli Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah. Prosedur pelaksanaan kegiatan ini yaitu pertemuan langsung untuk menyampaikan materi dari nara sumber sekaligus latihan praktek pembuatan pupuk kompos dengan generasi muda, petani dan aparat desa Ogomoli. Dari hasil penyuluhan TIM PKM STIE Mujahidin Tolitoli menunjukkan secara keseluruhan peserta pelatihan antusias dan memahami pemanfaatan limbah menjadi pupuk kompos. Diharapkan setelah kegiatan ini dapat menumbuhkan minat dan melanjutkan kegiatan ini untuk diproduksi agar generasi muda dapat menciptakan lapangan kerja.Desa Ogomoli adalah salah desa yang ada di Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah yang memiliki luas lahan perkebunan dan persawahan yang cukup luas yang sangat membutuhkan pupuk untuk para petani. Untuk memanfaatkan limbah yang ada perlu dilakukan pemanfaatan limbah lingkungan menjadi pupuk kompos yaitu pupuk organic yang dihasilkan dari proses penguraian bahan organic seperti tanaman, hewan dan limbah organic. Kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2024. Bertempat di Desa Ogomoli Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah. Prosedur pelaksanaan kegiatan ini yaitu pertemuan langsung untuk menyampaikan materi dari nara sumber sekaligus latihan praktek pembuatan pupuk kompos dengan generasi muda, petani dan aparat desa Ogomoli. Dari hasil penyuluhan TIM PKM STIE Mujahidin Tolitoli menunjukkan secara keseluruhan peserta pelatihan antusias dan memahami pemanfaatan limbah menjadi pupuk kompos. Diharapkan setelah kegiatan ini dapat menumbuhkan minat dan melanjutkan kegiatan ini untuk diproduksi agar generasi muda dapat menciptakan lapangan kerja
Edukasi Pemilahan Dan Pemanfaatan Sampah Plastik
Untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan, sangat penting untuk memberikan pendidikan tentang pemilahan dan pemanfaatan sampah plastik. Pelaksanaan pengabdian ini penting untuk dilakukan mengingat dampak sampah plastik yang ditimbulkan cukup banyak sehingga dibutuhkan solusi dalam mengurangi sampah plastik. Langkah awal pengabdian di lakukan sosialisasi terkait Edukasi tentang Klasifikasi Sampah Plastik, edukasi pemilahan sampah plastik ini guna memudahkan pengelolaan, dan praktik pemilahan langsung, demonstrasi pembuatan produk berguna dari sampah plastik Kegiatan ini dilaksanakan pada tangal 25 agustus 2024 di Desa Mulyasari Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli. Peserta yang terlibat yaitu ibu rumah tangga berjumlah 18 orang. Keterlibatan anak-anak usia sekolah untuk mengumpulkan sampah, total sampah plastik yang terkumpul sekitar 7 KG sampah platik terdiri dari gelas minuman plastik, dan botol minuman plastik dan sendok plastik bekas. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak secara langsung bagi kemampuan dan kesadaran masyarakat terkait limbah plastik yang tadinya dianggap menggangu dan tidak memiliki manfaat, hingga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus menguragi jumlah sampah plastik yang terbuang.Untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan, sangat penting untuk memberikan pendidikan tentang pemilahan dan pemanfaatan sampah plastik. Pelaksanaan pengabdian ini penting untuk dilakukan mengingat dampak sampah plastik yang ditimbulkan cukup banyak sehingga dibutuhkan solusi dalam mengurangi sampah plastik. Langkah awal pengabdian di lakukan sosialisasi terkait Edukasi tentang Klasifikasi Sampah Plastik, edukasi pemilahan sampah plastik ini guna memudahkan pengelolaan, dan praktik pemilahan langsung, demonstrasi pembuatan produk berguna dari sampah plastik Kegiatan ini dilaksanakan pada tangal 25 agustus 2024 di Desa Mulyasari Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli. Peserta yang terlibat yaitu ibu rumah tangga berjumlah 18 orang. Keterlibatan anak-anak usia sekolah untuk mengumpulkan sampah, total sampah plastik yang terkumpul sekitar 7 KG sampah platik terdiri dari gelas minuman plastik, dan botol minuman plastik dan sendok plastik bekas. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak secara langsung bagi kemampuan dan kesadaran masyarakat terkait limbah plastik yang tadinya dianggap menggangu dan tidak memiliki manfaat, hingga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus menguragi jumlah sampah plastik yang terbuang
Analisis Asas Dan Landasan Koperasi Dalam Mensejahterakan Anggota (Studi Kasus Koperasi KP-RI Kamal)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan asas dan landasan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) dalam usaha meningkatkan kesejahteraan anggotanya, dengan studi kasus yang difokuskan pada KPRI Kamal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta pengumpulan dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asas kekeluargaan dan gotong royong yang dianut KPRI menciptakan partisipasi aktif dari anggotanya. Dasar hukum yang kuat, berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Koperasi Nomor 25 Tahun 1992, memberikan kepercayaan bagi operasional KPRI. Prinsip utama koperasi “dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota” menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama. Meskipun KPRI menghadapi tantangan seperti penurunan jumlah anggota dan persaingan dari lembaga keuangan lain, koperasi ini terus berinovasi dan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui berbagai program dan layanan. koperasi harus berfokus pada kesejahteraan anggota untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan koperasi. Kesimpulannya, implementasi asas dan landasan koperasi yang baik serta partisipasi aktif anggota merupakan kunci keberhasilan KPRI dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan asas dan landasan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) dalam usaha meningkatkan kesejahteraan anggotanya, dengan studi kasus yang difokuskan pada KPRI Kamal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta pengumpulan dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asas kekeluargaan dan gotong royong yang dianut KPRI menciptakan partisipasi aktif dari anggotanya. Dasar hukum yang kuat, berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Koperasi Nomor 25 Tahun 1992, memberikan kepercayaan bagi operasional KPRI. Prinsip utama koperasi “dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota” menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab bersama. Meskipun KPRI menghadapi tantangan seperti penurunan jumlah anggota dan persaingan dari lembaga keuangan lain, koperasi ini terus berinovasi dan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui berbagai program dan layanan. koperasi harus berfokus pada kesejahteraan anggota untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan koperasi. Kesimpulannya, implementasi asas dan landasan koperasi yang baik serta partisipasi aktif anggota merupakan kunci keberhasilan KPRI dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya
Peran UMKM Dalam Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat di Kota Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap perkembangan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Surabaya. Metode yang diterapkan adalah analisis literatur dengan pendekatan kualitatif, merujuk pada berbagai sumber sekunder seperti artikel ilmiah, buku, dan laporan kebijakan. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa UMKM memiliki peranan penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi angka kemiskinan, dan meningkatkan pendapatan warga. Pemerintah Kota Surabaya telah meluncurkan berbagai inisiatif untuk memberdayakan UMKM melalui pelatihan, penyediaan sarana dan prasarana, serta dukungan dari komunitas. Namun, UMKM masih mengalami berbagai tantangan, termasuk keterbatasan modal, kurangnya akses informasi, serta rendahnya sistem pemasaran dan teknologiPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap perkembangan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Surabaya. Metode yang diterapkan adalah analisis literatur dengan pendekatan kualitatif, merujuk pada berbagai sumber sekunder seperti artikel ilmiah, buku, dan laporan kebijakan. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa UMKM memiliki peranan penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi angka kemiskinan, dan meningkatkan pendapatan warga. Pemerintah Kota Surabaya telah meluncurkan berbagai inisiatif untuk memberdayakan UMKM melalui pelatihan, penyediaan sarana dan prasarana, serta dukungan dari komunitas. Namun, UMKM masih mengalami berbagai tantangan, termasuk keterbatasan modal, kurangnya akses informasi, serta rendahnya sistem pemasaran dan teknolog
Pelayanan Prima Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit IKK Tinabogan Kecamatan Dondo KabupatenTolitoli
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pelayanan prima pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit IKK Tinabogan Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data pada penelitian ini melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan penelitian ditentukan secara purposive, sehingga terpilih 8 orang informan yang terdiri dari pegawai PDAM Unit IKK Tinabogan dan masyarakat lokal sebagai pelanggan. Masalah penelitian ini dianalisis menggunakan taori pelayanan prima menurut Atep Adya Barata (2003:31), adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Sikap (attitude), sikap karyawan PDAM Unit IKK Tinabogan sudah sesuai dengan kode etik perilaku pelayanan yang seharusnya ditampilkan oleh karyawan. Penampilan (appearance), karyawan sudah memperlihatkan cara berpakaikan yang baik yang sesuai dengan penampilan karyawan pada umumnya. Perhatian (attention), masyarakat merasa tidak diperhatikan oleh karyawan karena kebutuhan yang pelanggan inginkan tidak diwujudkan atau tersalurkan. Tindakan (action), yaitu tidak ada tindakan yang nyata yang dilakukan oleh karyawan seperti melaksanakan aturan atau kebijakan yang diberikan oleh perusahaan kapada karyawan. Kemampuan (ability), yaitu karyawan belum mampu menangani keluhan yang di akibatkan oleh kurangnya karyawan pada perusahaan. Tanggung Jawab (accountability), belum ada keberpihakan karyawan pada pelanggan seperti karyawan yang belum mempertanggung jawabkan tugas pokok dan fungsi sebagai karyawan atau pemberi layanan.Maka dari 6 indikator yang ada, hanya 2 indikator yang sudah terpenuhi diantanya itu sikap dan penampilan sedangkan yang tidak terpenuhi ada 4 yaitu perhatian, kemampuan, tindakan dan tanggung jawab.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pelayanan prima pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit IKK Tinabogan Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data pada penelitian ini melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan penelitian ditentukan secara purposive, sehingga terpilih 8 orang informan yang terdiri dari pegawai PDAM Unit IKK Tinabogan dan masyarakat lokal sebagai pelanggan. Masalah penelitian ini dianalisis menggunakan taori pelayanan prima menurut Atep Adya Barata (2003:31), adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Sikap (attitude), sikap karyawan PDAM Unit IKK Tinabogan sudah sesuai dengan kode etik perilaku pelayanan yang seharusnya ditampilkan oleh karyawan. Penampilan (appearance), karyawan sudah memperlihatkan cara berpakaikan yang baik yang sesuai dengan penampilan karyawan pada umumnya. Perhatian (attention), masyarakat merasa tidak diperhatikan oleh karyawan karena kebutuhan yang pelanggan inginkan tidak diwujudkan atau tersalurkan. Tindakan (action), yaitu tidak ada tindakan yang nyata yang dilakukan oleh karyawan seperti melaksanakan aturan atau kebijakan yang diberikan oleh perusahaan kapada karyawan. Kemampuan (ability), yaitu karyawan belum mampu menangani keluhan yang di akibatkan oleh kurangnya karyawan pada perusahaan. Tanggung Jawab (accountability), belum ada keberpihakan karyawan pada pelanggan seperti karyawan yang belum mempertanggung jawabkan tugas pokok dan fungsi sebagai karyawan atau pemberi layanan.Maka dari 6 indikator yang ada, hanya 2 indikator yang sudah terpenuhi diantanya itu sikap dan penampilan sedangkan yang tidak terpenuhi ada 4 yaitu perhatian, kemampuan, tindakan dan tanggung jawab
Implementasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Di UPT Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli
Tujuan penelitian untuk menelaah lebih dalam bagaimana implementasi pelayanan administrasi kependudukan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Penelitian ini mengadopsi teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Edward III (Subarsono, 2011) dengan empat indikator yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan keempat indikator tersebut semuanya belum terpenuhi. 1) Indikator komunikasi khususnya aspek transmisi (Sosialisasi) dan aspek kejelasan informasi tidak terpenuhi, hal ini terlihat masih minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh UPT terkait pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat dan masih terjadi miskomunikasi antara pihak UPT dengan masyarakat sebagai tager group kebijakan. 2) Indikator sumber daya tidak terpenuhi hal ini dikarenakan kurangnya jumlah sumber daya manusia yang ditempatkan di UPT dan fasilitas yang belum memadai dalam menunjang pelayanan administasi kependudukan. 3) Indikator disposisi tidak terpenuhi, sikap pegawai UPT sebagai implementor kebijakan belum menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengimplementasikan pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Dondo. 4) Indikator struktur birokrasi juga tidak terpenuhi, kondisi ini terlihat kurangnya sikap profesionalitas para pegawai UPT dan adanya kekosongan jabatan yang sudah berlangsung cukup lama, serta SOP yang belum dilaksanakan secara optimal.Tujuan penelitian untuk menelaah lebih dalam bagaimana implementasi pelayanan administrasi kependudukan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Penelitian ini mengadopsi teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Edward III (Subarsono, 2011) dengan empat indikator yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan keempat indikator tersebut semuanya belum terpenuhi. 1) Indikator komunikasi khususnya aspek transmisi (Sosialisasi) dan aspek kejelasan informasi tidak terpenuhi, hal ini terlihat masih minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh UPT terkait pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat dan masih terjadi miskomunikasi antara pihak UPT dengan masyarakat sebagai tager group kebijakan. 2) Indikator sumber daya tidak terpenuhi hal ini dikarenakan kurangnya jumlah sumber daya manusia yang ditempatkan di UPT dan fasilitas yang belum memadai dalam menunjang pelayanan administasi kependudukan. 3) Indikator disposisi tidak terpenuhi, sikap pegawai UPT sebagai implementor kebijakan belum menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengimplementasikan pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Dondo. 4) Indikator struktur birokrasi juga tidak terpenuhi, kondisi ini terlihat kurangnya sikap profesionalitas para pegawai UPT dan adanya kekosongan jabatan yang sudah berlangsung cukup lama, serta SOP yang belum dilaksanakan secara optimal