Kumpulan Jurnal Universitas Madako
Not a member yet
    744 research outputs found

    Efektifitas Pengamanan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kebijakan pengamanan narapidana di dalam Lapas Kelas IIB Tolitoli. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan teknik purposive untuk memilih 7 informan, serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan dari Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Berdasarkan teori efektivitas menurut Duncan (Luh Gede Yuli Martinina et al., 2018). Kesimpulan penelitian pengamanan narapidana yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli belum dapat mewujudkan rasa aman dalam lapas. Dari 3 ukuran efektfitas yang diteliti, semua indikator belum dapat terpenuhi. Pencapaian tujuan, yaitu ketidakakuratan dalam penghitungan warga binaan, terbatasnya CCTV, dan kurangnya alat deteksi X-ray mengurangi efektivitas pengamanan. Integrasi, yaitu: masih ada pelanggaran membawa barang berbahaya, dan perkelahian antar narapidana masih saja terjadi padahal sosialisasi rutin dilakukan; Adaptasi, jumlah personal pengamanan masih minim dengan rasio jaga yang tidak ideal yaitu 1:11. Kondisi ini juga semakin parah ditambah dengan fasilitas pengamanan yang belum memadai untuk membantu pengamanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kebijakan pengamanan narapidana di dalam Lapas Kelas IIB Tolitoli. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti gunakan teknik purposive sampling untuk memilih 7 informan, serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan dari Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Berdasarkan teori efektivitas menurut Duncan (Luh Gede Yuli Martinina et al., 2018), penelitian ini berkesimpulan bahwa pengamanan narapidana yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli belum dapat mewujudkan rasa aman di dalam lapas. Dari 3 ukuran efektfitas yang diteliti, semua indikator belum dapat terpenuhi. Pencapaian tujuan, yaitu ketidakakuratan dalam penghitungan warga binaan, terbatasnya CCTV, dan kurangnya alat deteksi X-ray mengurangi efektivitas pengamanan. Integrasi, yaitu: masih ada pelanggaran membawa barang berbahaya, dan perkelahian antar narapidana masih saja terjadi padahal sosialisasi rutin dilakukan; Adaptasi, yaitu: jumlah personal pengamanan masih minim dengan rasio jaga yang tidak ideal, yaitu 1: 11. Kondisi ini juga ditambah dengan masih ada fasilitas pengamanan yang belum memadai untuk membantu pengamanan

    Respon Pertumbuhan dan Hasil Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) terhadap Pemberian Dosis Pupuk NPK Mutiara dan Teknik Pemangkasan Cabang

    Full text link
    This study aimed to evaluate the effect of the interaction between NPK Mutiara fertiliser dosage and branch pruning on the growth and yield of tomato plants (Lycopersicum esculentum Mill.). The experiment was carried out from March to May 2024 at the experimental field of the Faculty of Agriculture, Madako University, Tolitoli, Tambun Village, Baolan District, Tolitoli Regency. A factorial Randomised Block Design (RBD) was used with two factors: NPK Mutiara fertiliser dosage (0 g/plant, 15 g/plant, and 25 g/plant) and branch pruning (no pruning, leaving three main branches, and leaving four main branches). Each treatment combination was replicated three times, resulting in 27 experimental units. The results revealed a significant interaction between NPK Mutiara fertiliser and branch pruning on plant height (51.92 cm) and fruit weight per sample (391.50 g). The single factor of branch pruning had a highly significant effect on fruit diameter at 67 days after planting (48.47 mm) and 74 days after planting (57.86 mm), with the best performance observed in treatments leaving 3–4 main branches. Overall, applying NPK Mutiara fertiliser at 25 g/plant combined with pruning to 3–4 main branches enhanced the growth and yield of tomato plants.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian dosis pupuk NPK Mutiara dan pemangkasan cabang terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Madako Tolitoli, Kelurahan Tambun, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, pada bulan Maret hingga Mei 2024. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk NPK Mutiara (0 g/tanaman, 15 g/tanaman, dan 25 g/tanaman) serta pemangkasan cabang (tanpa pemangkasan, menyisakan 3 cabang utama, dan menyisakan 4 cabang utama). Setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara pemberian pupuk NPK Mutiara dan pemangkasan cabang terhadap tinggi tanaman (51,92 cm) dan berat buah per sampel (391,50 g). Faktor tunggal pemangkasan cabang berpengaruh sangat nyata terhadap diameter buah pada umur 67 HST (48,47 mm) dan 74 HST (57,86 mm), dengan hasil terbaik pada perlakuan pemangkasan 3–4 cabang. Dengan demikian, pemberian pupuk NPK Mutiara dosis 25 g/tanaman dan pemangkasan cabang dengan menyisakan 3–4 cabang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat

    Strategi Peningkatan Pertumbuhan dan Produktivitas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) melalui Kombinasi Mulsa dan Pupuk Kandang Ayam

    Full text link
    Shallots (Allium ascalonicum L.) are one of the important horticultural commodities in Indonesia whose productivity is greatly influenced by cultivation techniques, especially mulch and organic fertilizer. This study was conducted to increase the growth and yield of shallots through various types of mulch and doses of chicken manure. The study was conducted in the Faculty of Agriculture practice field, Madako University, Tolitoli, Tolitoli Regency, Central Sulawesi, for three months, from February to April 2024. The design used was a two-factor Randomized Block Design (RBD), namely the type of mulch (M0: without mulch, M1: rice husk charcoal, M2: plastic mulch) and the dose of chicken manure (K0: without fertilizer, K1: 10 tons/ha, K2: 20 tons/ha), each with three replications. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), followed by the Least Significant Difference (LSD) test at the 5% level. The results showed that the plastic mulch treatment (M2) significantly affected the fresh weight of tubers with leaves, the fresh weight of tubers without leaves, and the number of tubers. Meanwhile, a dose of 20 tons/ha of chicken manure (K2) significantly affected the fresh weight of tubers both with and without leaves. The interaction between the two factors was insignificant, so their effects were independent. Thus, increasing the dose of chicken manure (K2) still produced the highest yield regardless of the type of mulch used.Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia yang produktivitasnya sangat dipengaruhi oleh teknik budidaya, khususnya penggunaan mulsa dan pupuk organik. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan serta hasil tanaman bawang merah melalui kombinasi berbagai jenis mulsa dan dosis pupuk kandang ayam. Penelitian dilaksanakan di lahan praktik Fakultas Pertanian, Universitas Madako Tolitoli, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, selama tiga bulan, yakni Februari hingga April 2024. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu jenis mulsa (M0: tanpa mulsa, M1: arang sekam, M2: mulsa plastik) dan dosis pupuk kandang ayam (K0: tanpa pupuk, K1: 10 ton/ha, K2: 20 ton/ha), masing-masing dengan tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan mulsa plastik (M2) memberikan pengaruh nyata terhadap berat segar umbi dengan daun, berat segar umbi tanpa daun, serta jumlah umbi. Sementara itu, dosis pupuk kandang ayam 20 ton/ha (K2) berpengaruh nyata terhadap berat segar umbi baik dengan maupun tanpa daun. Interaksi antara kedua faktor tidak signifikan, sehingga pengaruhnya bersifat mandiri. Dengan demikian, peningkatan dosis pupuk kandang ayam (K2) tetap menghasilkan hasil tertinggi tanpa dipengaruhi oleh jenis mulsa yang digunakan

    Efektivitas Kombinasi Media Tanam dan Pupuk NPK dalam Mendukung Pertumbuhan dan Hasil Terong Ungu (Solanum melongena L.)

    Full text link
    This study aims to determine the effect of the interaction between the composition of planting media and the dose of NPK Mutiara 16-16-16 fertilizer on the growth and yield of purple eggplant (Solanum melongena L.). The study used a factorial randomized block design (RBD) with a combination of several planting media (soil, coffee husks, and chicken manure) and different doses of NPK fertilizer. The parameters observed included plant height, number of leaves, stem diameter, root volume, number of fruits, and fruit weight. The results showed a significant interaction between planting media and NPK fertilizer doses on all growth and yield parameters. The best treatment was obtained in the M3 planting media (1 kg soil: 1 kg coffee husks: 2 kg chicken manure = 1:1:2) with a dose of P2 fertilizer (10 g/polybag or equivalent to 350 kg/ha) which resulted in a plant height of 66.73 cm, more leaves, larger stem diameter, the highest root volume (86.67 ml), optimal number of fruits (2.00 fruits), and the most significant fruit weight (0.40 kg). In contrast, the control treatment (without fertilizer) resulted in lower growth and yield. It can be concluded that the combination of chicken manure and NPK Mutiara 16-16-16 fertilizer at a dose of 10 g per polybag can increase the vegetative and generative growth of purple eggplant plants.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK Mutiara 16-16-16 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong ungu (Solanum melongena L.). Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan kombinasi beberapa media tanam (tanah, kulit kopi, dan pupuk kandang ayam) serta dosis pupuk NPK berbeda. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, volume akar, jumlah buah, dan berat buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara media tanam dan dosis pupuk NPK terhadap semua parameter pertumbuhan dan hasil. Perlakuan terbaik diperoleh pada media tanam M3 (tanah 1 kg: kulit kopi 1 kg: pupuk kandang ayam 2 kg = 1:1:2) dengan dosis pupuk P2 (10 g/polybag atau setara 350 kg/ha) yang menghasilkan tinggi tanaman 66,73 cm, jumlah daun lebih banyak, diameter batang lebih besar, volume akar tertinggi (86,67 ml), jumlah buah optimal (2,00 buah), serta berat buah terbesar (0,40 kg). Sebaliknya, perlakuan tanpa pupuk (kontrol) menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang lebih rendah. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi media tanam dengan pupuk kandang ayam dan pemberian pupuk NPK Mutiara 16-16-16 dosis 10 g/polybag mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman terong ungu

    SOSIALISASI HUKUM TENTANG BULLYING DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 DESA DONGKO: UPAYA PENCEGAHAN MELALUI EDUKASI DINI BERBASIS KESADARAN HUKUM

    Full text link
    Bullying can have serious consequences for a child\u27s mental and social development and can even lead to legal violations. Unfortunately, elementary school students\u27 understanding of the legal aspects of bullying is still minimal. This activity aims to promote an early understanding of the legal aspects of bullying among students, teachers, and parents at SD Negeri 1 Dongko Village. The activity methods include interactive legal counseling, case simulations, and group discussions designed to provide a practical understanding of the legal consequences of bullying. The activity results indicate an increase in students\u27 legal awareness of bullying, teachers\u27 and parents\u27 concern for creating a safe learning environment, and an emerging school commitment to preventing and handling bullying based on justice and child protection principles. Thus, this community service activity contributes to building a more child-friendly school culture, oriented towards preventing violence, and supporting students\u27 healthy and dignified growth and development.Bullying merupakan tindakan yang dapat berdampak serius terhadap perkembangan mental dan sosial anak, bahkan berpotensi menjadi pelanggaran hukum. Sayangnya, pemahaman siswa sekolah dasar terhadap aspek hukum bullying masih sangat minim. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemahaman hukum bullying secara dini kepada siswa, guru, dan orang tua di SD Negeri 1 Desa Dongko. Metode kegiatan meliputi penyuluhan hukum interaktif, simulasi kasus, dan diskusi kelompok yang dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai konsekuensi hukum dari tindakan perundungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran hukum siswa terhadap tindakan bullying, peningkatan kepedulian guru dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, serta munculnya komitmen sekolah untuk mencegah dan menangani perundungan berdasarkan prinsip keadilan dan perlindungan anak. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam membangun budaya sekolah yang lebih ramah anak, berorientasi pada pencegahan kekerasan, serta mendukung tumbuh kembang siswa secara sehat dan bermartabat

    PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI INOVASI PRODUK OLAHAN KERIPIK PEPAYA DI DESA STADONG KECAMATAN DAMPAL UTARA

    Full text link
    Stadong Village, North Dampal District, has abundant papaya potential, but its utilisation is still limited to fresh fruit, resulting in relatively low sales value. This condition causes the community not to obtain optimal profits from the papaya harvest. This community service activity aims to improve the community\u27s economy by innovating papaya chip products with a longer shelf life and higher sales value. The implementation methods include: (1) socialisation of business potential and opportunities, (2) technical training in making papaya chips, (3) business management assistance, and (4) digital-based marketing. The results show increased production skills, increased marketing knowledge, and the formation of small business groups that have begun to market products locally and online. Papaya chip products have been marketed in stalls around the village, received a positive consumer response, and have the potential to become a superior village product. This program has proven effective in increasing the added value of papaya, encouraging community economic independence, and opening opportunities for sustainable business development based on local potential.Desa Stadong, Kecamatan Dampal Utara, memiliki potensi pepaya yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas hanya sebagai buah segar sehingga nilai jual relatif rendah. Kondisi ini menyebabkan masyarakat belum memperoleh keuntungan optimal dari hasil panen pepaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui inovasi produk keripik pepaya yang memiliki daya simpan lebih lama dan nilai jual lebih tinggi. Metode pelaksanaan meliputi: (1) sosialisasi potensi dan peluang usaha, (2) pelatihan teknis pembuatan keripik pepaya, (3) pendampingan manajemen usaha, serta (4) pemasaran berbasis digital. Hasil menunjukkan adanya peningkatan keterampilan produksi, peningkatan pengetahuan pemasaran, serta terbentuknya kelompok usaha kecil yang mulai memasarkan produk secara lokal maupun online. Produk keripik pepaya telah dipasarkan di warung sekitar desa, mendapat respon positif konsumen, dan berpotensi menjadi produk unggulan desa. Program ini terbukti efektif meningkatkan nilai tambah pepaya, mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, serta membuka peluang pengembangan usaha berkelanjutan berbasis potensi lokal

    Persepsi Masyarakat dan Tantangan Konservasi Ikan Mola-Mola: Kajian Literatur dan Media Sosial

    Full text link
    The mola-mola fish (Mola spp.), or ocean sunfish, is the largest bony fish species in the world, playing a crucial role in marine ecosystems and holding high economic value as an underwater tourism attraction. However, this species faces various threats, such as bycatch, marine pollution, and climate change, which affect its distribution and reproduction. This study aims to analyze public perceptions of mola-mola conservation through a review of literature and social media data. The study involved an analysis of scientific literature using VOSviewer and the collection of social media data, particularly on TikTok, using a web scraper. Sentiment analysis was performed using a machine learning method based on Support Vector Machine (SVM). The results indicate that public perception is dominated by positive sentiment (45%) regarding the unique appeal of mola-mola, although negative sentiment (30%) persists due to a lack of public knowledge about the importance of conservation. This study highlights the need for sustainable habitat management and community-based collaboration to increase conservation awareness. The findings emphasize that public education and collaboration between the government, scientists, and local communities are essential to reduce threats to mola-mola, including the impacts of climate change and illegal fishing. This research underscores that community-based strategies and multidisciplinary approaches can enhance the effectiveness of mola-mola conservation and ensure the sustainability of marine ecosystems in Indonesia.Ikan mola-mola (Mola spp.), atau ocean sunfish, merupakan spesies bertulang terbesar di dunia yang berperan penting dalam ekosistem laut dan memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai daya tarik wisata bawah laut. Namun, spesies ini menghadapi berbagaia ancaman seperti perburuan tidak sengaja, pencemaran laut, dan perubahan iklim yang memengaruhi distribusi serta reproduksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap konservasi mola-mola melalui kajian literatur dan data media sosial. Kajian dilakukan dengan analisis literatur ilmiah dengan VOSviewer serta mengumpulkan data media sosial khususnya di Tiktok menggunakan web scraper dan menggunakan metode machine learning berbasis Support Vector Machine (SVM) untuk analisis sentimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat didominasi oleh sentimen positif (45%) terkait daya tarik unik mola-mola, meski masih terdapat sentimen negatif (30%) akibat kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya konservasi. Studi ini mengungkapkan perlunya pengelolaan habitat berkelanjutan dan kolaborasi berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran konservasi. Temuan menunjukkan bahwa edukasi masyarakat dan kolaborasi antara pemerintah, ilmuwan, serta komunitas lokal sangat penting untuk mengurangi ancaman terhadap mola-mola, termasuk dampak perubahan iklim dan perburuan ilegal. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi berbasis komunitas dan pendekatan multidisiplin mampu meningkatkan efektivitas konservasi mola-mola serta memastikan keberlanjutan ekosistem laut di Indonesia

    Strategi Pengembangan Bisnis Mebel Jepara Barokah Di Kabupaten Tolitoli

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi peengembangan bisnis pada mebel Jepara Barokah dan bagaimana analisis SWOT terhadap strategi penegembangan bisnis pada mebel Jepara Barokah di Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa bahwa strategi faktor internal yang dapat mempengaruhi pengembangan bisnis mebel yaitu, tidak memiliki sistem laporan keuangan secara sistematis dalam bentuk pembukuan, minimnya pemanfaatan teknologi internet dalam mempeluas daerah pemasaran. Dan strategi faktor eksternal yang menjadi ancaman dapat mempengaruhi pengembangan bisnis mebel seperti, banyaaknya pesaing yang menjual barang sejenis. Matriks SWOT menggambarkan secara jelas peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi mebel Jepara Barokah, dengan disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Kata Kunci : Strategi Pengembangan Bisnis, Analisis SWOT, Bisnis Mebel Jepara BarokahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi peengembangan bisnis pada mebel Jepara Barokah dan bagaimana analisis SWOT terhadap strategi penegembangan bisnis pada mebel Jepara Barokah di Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa bahwa strategi faktor internal yang dapat mempengaruhi pengembangan bisnis mebel yaitu, tidak memiliki sistem laporan keuangan secara sistematis dalam bentuk pembukuan, minimnya pemanfaatan teknologi internet dalam mempeluas daerah pemasaran. Dan strategi faktor eksternal yang menjadi ancaman dapat mempengaruhi pengembangan bisnis mebel seperti, banyaaknya pesaing yang menjual barang sejenis. Matriks SWOT menggambarkan secara jelas peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi mebel Jepara Barokah, dengan disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Kata Kunci : Strategi Pengembangan Bisnis, Analisis SWOT, Bisnis Mebel Jepara Baroka

    Kedudukan Hukum Para Pihak Dalam Pewarisan Menurut Sistem Hukum Perdata Indonesia

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji kedudukan hukum para pihak dalam pewarisan menurut sistem hukum perdata Indonesia, dengan fokus pada kompleksitas yang timbul dari pluralisme hukum dan perkembangan modern. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai aspek sistem pewarisan, termasuk harmonisasi antar sistem hukum, transformasi kedudukan pewaris dan ahli waris dalam konteks kontemporer, serta tantangan dalam penentuan dan pembagian harta warisan di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pewarisan di Indonesia menghadapi berbagai tantangan signifikan, termasuk kebutuhan harmonisasi antar sistem hukum, perlunya adaptasi terhadap bentuk-bentuk aset modern, dan pentingnya penguatan aspek kesetaraan gender. Penelitian ini merekomendasikan pembaruan komprehensif sistem hukum waris yang mempertimbangkan perkembangan teknologi dan transformasi sosial, sambil tetap mempertahankan prinsip-prinsip keadilan dan kepastian hukum.Penelitian ini mengkaji kedudukan hukum para pihak dalam pewarisan menurut sistem hukum perdata Indonesia, dengan fokus pada kompleksitas yang timbul dari pluralisme hukum dan perkembangan modern. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis berbagai aspek sistem pewarisan, termasuk harmonisasi antar sistem hukum, transformasi kedudukan pewaris dan ahli waris dalam konteks kontemporer, serta tantangan dalam penentuan dan pembagian harta warisan di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pewarisan di Indonesia menghadapi berbagai tantangan signifikan, termasuk kebutuhan harmonisasi antar sistem hukum, perlunya adaptasi terhadap bentuk-bentuk aset modern, dan pentingnya penguatan aspek kesetaraan gender. Penelitian ini merekomendasikan pembaruan komprehensif sistem hukum waris yang mempertimbangkan perkembangan teknologi dan transformasi sosial, sambil tetap mempertahankan prinsip-prinsip keadilan dan kepastian hukum

    Inovasi Pakan Ikan Mas (Cyprinus carpio) Berbasis Tepung Jahe untuk Pertumbuhan Optimal

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pemberian tepung jahe pada pakan terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan mas (Cyprinus carpio). Penelitian eksperimental ini dilakukan selama 40 hari di Laboratorium Basah, Universitas Madako Tolitoli, Sulawesi Tengah, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Empat perlakuan dengan tiga ulangan diterapkan, dengan perbedaan dosis tepung jahe sebagai faktor utama. Perlakuan tersebut meliputi: tanpa tepung jahe (kontrol/P0), penambahan 3,75g (P1), 5,5g (P2), dan 7,5g (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung jahe berpengaruh terhadap peningkatan bobot mutlak dan kelangsungan hidup ikan mas. Perlakuan P3 (penambahan 7,5g tepung jahe) memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pemberian tepung jahe pada pakan terhadap pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan mas (Cyprinus carpio). Penelitian eksperimental ini dilakukan selama 40 hari di Laboratorium Basah, Universitas Madako Tolitoli, Sulawesi Tengah, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Empat perlakuan dengan tiga ulangan diterapkan, dengan perbedaan dosis tepung jahe sebagai faktor utama. Perlakuan tersebut meliputi: tanpa tepung jahe (kontrol/P0), penambahan 3,75g (P1), 5,5g (P2), dan 7,5g (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung jahe berpengaruh terhadap peningkatan bobot mutlak dan kelangsungan hidup ikan mas. Perlakuan P3 (penambahan 7,5g tepung jahe) memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas.

    696

    full texts

    744

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Kumpulan Jurnal Universitas Madako
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇