Directory of Scientific Journals Indonesian Society of Applied Science (ISAS)
Not a member yet
439 research outputs found
Sort by
Aplikasi Pembelajaran Edukatif Bahasa Isyarat pada Sekolah Luar Biasa (SLB ) "Tunas Bangsa", Kota Balikpapan
One of the problems faced by Special Schools (SLB) in the city of Balikpapan is the very small number of special schools that handle deaf students and the very limited number of special teachers to train communication for students with special needs for the deaf. With the imbalance in the ratio of teachers and students, where the number of teachers is very small compared to the number of students with special needs for hearing impairment, many students cannot be handled regularly and sustainably in learning and practicing communicating using the Indonesian language. In addition to this, communication training activities take a long time and are continuous, so many teachers and students are bored and bored in these activities. Higher Education (PT) is one of the institutions that is expected to play an active role in the process of implementing knowledge transfer or knowledge transfer to the wider community in the form of dissemination of research results that have been carried out. Independent learning communication training for deaf students using the speech-impaired application system, aims to overcome the problem of the limited number of special schools and teachers who handle deaf students, overcome boredom and boredom in the teaching and learning process and accelerate communication skills for these students. Applications as a communication tool and there are educational games. Students can learn to communicate by imitating mouth movements (lips, teeth and tongue) to practice speaking according to the inputted text. This activity was held on July 15-16, 2022 at SLB Tunas Bangsa Balikpapan.Salah satu permasalahan yang dihadapi Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunas Bangsa adalah terbatasnya jumlah guru khusus untuk melatih berkomunikas bagi siswa berkebutuhan khusus tuna rungu. Selain hal tersebut, kegiatan melatih berkomunikasi membutuhkan waktu yang lama dan berkelanjutan, sehingga banyak guru dan siswa yang jenuh dan bosan dalam kegiatan tersebut. Pelatihan pembelajaran mandiri berkomunikasi untuk siswa tuna rungu menggunakan sistem aplikasi tuna rungu wicara, bertujuan untuk mengatasi permasalahan terbatasnya jumlah SLB dan guru yang menangani siswa tuna rungu, mengatasi kejenuhan dan kebosanan dalam proses belajar mengajar serta mempercepat kemampuan berkomunikasi bagi siswa tersebut. Metode pelaksanaan pada pengembangan bahan ajar secara mandiri ini melalui pengembangan perangkat lunak berbasis android, dimana materi yang disajikan pada aplikasi ini diambil langsung dari sumber acuan yaitu sekolah Tunas Bangsa sebagai salah satu SLB yang menangani siswa tuna rungu dan wicara di kota Balikpapan. Siswa dapat belajar berkomunikasi dengan cara menirukan gerakan mulut (bibir, gigi dan lidah) untuk berlatih bicara sesuai text yang diinputkan. Implementasi aplikasi ini disosialisasikan kepada guru dan siswa tahap pemula untuk memudahakn dalam pemahaman Bahasa isyarat dasar. Pengembangan materi yang lebih lengkap menjadi salah satu pengembangan yang perlu dilakukan selanjutnya untuk aplikasi ini
Pemanfaantan Bubuk Arang Kayu Terhadap Stabilitas Tanah Lempung di Dusun Jatiluhur, Banyuwangi
The type of soil in Glagah Agung Village, Purwoharjo District, Banyuwangi Regency, is a type of clay soil with a plasticity index value of 42.99. Based on Expansive Land Management for Road Construction by Departemen Pekerjaan Umum Pd T-10-2005-B, it is classified as soil with a high swelling level. So that it can be categorized into soils with high Swelling and shrinkage. The soil improvement method using wood charcoal powder stabilizer was chosen because it can improve water and air circulation in the soil. This study used the addition of wood charcoal powder percentage of 0%, 6%, 8%, 10%, 12%, 14%. The research was conducted on the original soil and stabilized soil specimens, to test their physical properties. The soil physical properties test included water content, specific gravity, atterberg limit, proctor, submerged and unsubmerged CBR. Based on the results of the non-submerged CBR test, the CBR value increased along with the addition of the percentage of wood charcoal powder as a stabilizer. Where the highest CBR value is at the percentage of 14% stabilizers, which is 16.956%. Based on the results of the submerged CBR test, the CBR value decreased at 10% satbilisator percentage and then increased to 14% satbilisator percentage. The highest swelling rate occurred in soil stabilized with 10% wood charcoal powder, which was 0.306.
Jenis tanah pada Desa Glagah Agung, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, merupakan jenis tanah lempung dengan nilai indeks plastisitas sebesar 42,99. Berdasarkan Penanganan Tanah Ekspansif untuk Konstruksi Jalan oleh Departemen Pekerjaan Umum Pd T-10-2005-B, digolongkan tanah dengan tingkat pengembangan tinggi. Sehingga dapat dikategorikan kedalam tanah dengan potensi kembang susut tinggi. Metode perbaikan tanah dengan menggunakan bahan stabilisator bubuk arang kayu dipilih karena dapat memperbaiki sirkulasi air dan udara dalam tanah. Penelitian ini menggunakan penambahan persentase bubuk arang kayu sebesar 0%, 6%, 8%, 10%, 12%, 14%. Penelitian dilakukan terhadap benda uji tanah asli dan tanah yang telah distabilisasi, untuk di uji sifat fisiknya. Uji sifat fisik tanah yang dilakukan meliputi kadar air, berat jenis, batas atterberg, proctor, CBR terendam dan tak terendam. Berdasarkan hasil pengujian CBR tak terendam, nilai CBR mengalami kenaikan seiring dengan penambahan presentase bubuk arang kayu sebagai satblisator. Dimana nilai CBR tertinggi pada presentase stabilisator 14%, yaitu sebesar 16.956%. Berdasarkan hasil pengujian CBR terendam, nilai CBR mengalami penurunan pada presentase satbilisator 10% kemudian naik pada presentase satbilisator 14%. Tingkat pengembangan (Swelling) tertinggi terjadi pada tanah yang distabilisator dengan 10% bubuk arang kayu, yaitu sebesar 0.306.
 
EKSPERIMEN PEMBUATAN KOMPOSIT BERBAHAN DASAR TANAMAN MENDONG MENGGUNAKAN METODE VACUUM BAGGING
Kompoait merupakan sebuah teknologi matrial yang saat ini sedang berkembang, komposit sendiri merupakan gabungan dari dua atau lebih matrial yang tersusun dari penguat dan matriks. Komposit memiliki beberapa cara pembuatan salah satunya adalah vacuum bagging dimana car aini adalah salah satu cara termudah dalam pembuatan komposit, vacuum bagging menggunakan mesin vacuum untuk menciptakan daya hisap dan tekan yang nantinya berguna untuk menghilangkan gelembung gelembung udara yang ada pada proses pembuatan komposit. Dalam pembuatan komposit bahan yang digunakan biasanya matriks yang berupa resin dan katalis, dan bahan penguat yang biasanya menggunakan serat, serat sendiri terdiri dari serat buatan dan serat alam, serat yang sering digunakan dalam dunia industry adalah serat buatan seperti nylon atau fiber, dimana serat nylon atau fiber ini memiliki kekuatan dan ketahanan yang bagus, sedangkan serat alam sendiri masih dikembangkan guna untuk mengganti bahan bahan sintetis yang mempunyai dampak buruk bagi lingkungan. Mendong merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh dan dibudidayakan di Indonesia, tanaman ini memiliki nama ilmiah (Fimbrystylis Globulosa), tanaman ini biasa hidup di lahan basah atau rawa rawa, tanaman ini biasanya dimanfaatkan batangnya yang nantinya dijadikan sebuah kerajinan tangan berupa topi, tas, tikar dan lain sebagainya.pada penelitian ini dilakukan eksperimen pembuatan komposit berbahan dasar tanaman mendong dan untuk mengetahui kekuatan tarik dari komposit tersebut. Hasilnya Anyaman tanaman mendong yang sudah direndam dengan NaOH ternyta mempengaruhi struktur dari tanaman dimana warna tanaman berubah menjadi lebih gelap dan memiliki tekstur yang kaku. Setelah di jadikan komposit spesimen terlihat kuat, kaku dan tidak elastis, terdapat juga beberapa lubang yang dihasilkan oleh gelembung resin yang tidak merata pada permukaan.anyaman. pada pengujian tarik dari semua sampel yang diuji memiliki kekuatan yang terbilang baik dimana rata rata kekuatan tariknya sebesar 1,44 KgF/mm2
Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Kios Ikan Laut berbasis Web dan Mobile
Buyung Fitri\u27s sea fish stand is a trading business that provides fresh sea fish which it operates in the Senapelan, Pekanbaru. This stand is capable of handling wholesale and retail sales. The absence of financial records that should be required in the trading business is a problem for the stand’s owner. Therefore, a recommendation solution is given to the owner to build a website system. This system can manage transactions that occur in the sea fish business to become financial reports. This system is build based on a website using the PHP CodeIgniter framework and MySQL. In addition, this study also built a mobile app that is used to view financial reports needed by users later. Based on black box testing, it can be concluded that both systems can run well. Then based on performance testing, it can be concluded that the website system built can be accessed quickly. While the android system has low memory usage so it can run well
Penerapan Platform Fishtech Alat Monitoring dan Kontrol Otomatis Berbasis IoT untuk Budidaya Udang di Lamongan: Application Fishtech Platform, IoT-Based Automatic Monitoring and Control Tool for Shrimp Cultivation in Lamongan
Indonesia is an archipelagic country which has enormous potential in terms of fishery productivity. One type of fishery productivity in Indonesia is shrimp farming productivity. However, despite having high potential, not a few cultivators experience crop failure. This is due to several factors, including the lack of understanding of the cultivators who do not observe the important parameters of the pond, cultivation methods based on hereditary techniques that do not see the real condition of the pond, and so on. Therefore, to overcome these problems, this community service program aims to implement a technology utilization for monitoring, management and automatic control so that aquaculture ponds are always in optimal condition. This system is called the fishtech platform which implements Internet of Things technology. With Internet of Things (IoT) technology, it is possible for users (cultivators) to know in real time the condition and quality of aquaculture ponds.Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki potensi sangat besar dari sisi produktifitas perikanan. Salah satu jenis produktifitas perikanan di Indonesia yaitu produktifitas budidaya udang. Namun meskipun memiliki potensi yang tinggi, tidak sedikit para pembudidaya mengalami gagal panen. Hal tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya ketidakpahaman para pembudidaya kurang mengamati akan parameter penting tambak, cara budidaya berdasarkan teknik turun menurun yang kurang melihat kondisi nyata kolam, dan lain sebagainya. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan tersebut, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan suatu pemanfaatan teknologi untuk melakukan pemantauan, manajamen serta kontrol otomatis agar kolam budidaya selalu dalam kondisi yang optimal. Sistem ini bernamakan platform fishtech yang didalamnya mengimplementasikan teknologi Internet of Things. Dengan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan pengguna (pembudidaya) dapat mengetahui secara realtime kondisi serta mutu dari kolam budidaya
Penggunaan Katalis Kalsium Karbonat Pada Karburasi Padat Baja ST 37
Era yang serba modern saat ini, sangat banyak kita jumpai peralatan yang menggunakan logam sebagai bahan utama pembuatannya. Penggunaan logam yang memiliki kekerasan baik, sangat diperlukan terutama pada bagian mesin yang harus selalu bersinggungan dengan bagian mesin lainnya. Salah satu cara untuk menaikan kekekerasan logam adalah dengan melakukan penambahan karbon pada logam tersebut. Proses penambahan karbon adalah dengan cara karburasi padat. Penggunaan katalis kalsium karbonat juga dapat digunakan untuk mempercepat terjadinya reaksi pada karburasi padat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses karburasi pada baja ST 37 baik itu dengan menggunakan katalis maupun tanpa katalis terhadap uji kekerasan. Dari hasil pengamatan dan pengumpulan data yang telah dilakukan maka didapatlah nilai kekerasan rata - rata raw material adalah sebesar 47,9 HRB. Untuk baja ST 37 yang dilakukan proses heat treatment dengan temperature 900ºC dilakukan proses normalizing dan proses quenching masing – masing memiliki nilai kekerasan rata – rata sebesar 47,5 HRB dan 49,05 HRB. Serta baja ST 37 yang dilakukan proses karburasi padat dengan menggunakan katalis dan tanpa katalis masing – masing memiliki angka kekerasan sebesar 48,6 HRB dan 48,2 HRB. Dari hasil tersebut diatas maka diketahui bahwasannya lama waktu pendinginan berpengaruh terhadap kekerasan baja ST 37. Proses karburasi dapat meningkatkan kekerasan dikarenakan terjadinya penambahan karbon pada baja. Katalis berperan dalam peningkatan kekerasan baja, hal ini karena katalis dapat mempercepat laju reaksi pada karburasiIn modern era, we find many equipment that uses metal as the main ingredient in its manufacture. The use of metals that have good hardness is very necessary, especially in the engine parts which must always be in contact with other engine parts. One way to increase metal hardness is to add carbon to the metal. The process of adding carbon is by solid carburizing. The use of calcium carbonate catalyst can also be used to accelerate the reaction of the solid carburizing. This study aims to determine the effect of the carburizing process on ST 37 steel either by using a catalyst or without a catalyst to the hardness test. From the results of observations and data collection that has been done, the average hardness value of raw material is 47.9 HRB. For ST 37 steels which are heat treated at 900ºC, normalizing process and quenching process have an average hardness value of 47.5 HRB and 49.05 HRB. As well as ST 37 steel which is carried out by a solid carburizing process using catalysts and without catalyst, each has a hardness rate of 48.6 HRB and 48.2 HRB. From the results above it is known that the cooling time affects the hardness of steel ST 37. The carburizing process can increase the hardness due to the addition of carbon to the steel. Catalysts play a role in increasing the hardness of steel, this is because the catalyst can accelerate the rate of reaction in carburizin
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Bisnis Berbasis Visual Era Digital Untuk Usaha Kecil Kerajinan Di Kota Malang : The Improvement of Visual-Based Business Communication Skills in the Digital Era for Small Handicraft Businesses in Malang City in 2021
The use of video editing applications for business products that are used as business communication in the use of social media such as Facebook, Instagram, and marketplaces has been widely used by the public. Community Service activity seeks to provide deeper knowledge about the use of simple video making applications that have more positive meaning for all elements of society. The target members of this activity are small craft businesses and the members of a small business group in Malang City. Based on identification of the problem, found that small entrepreneurs have difficulty competing in visual marketing with medium and large entrepreneurs who have strong resources in funding. This activity is carried out starting from problem identification, visualization-based digital marketing socialization, as well as training and assistance in making simple product videos, implementing effective activities starting from August to November 2021. The result of this activity is the acceptance of knowledge transfer from academics to the community, especially small businesses. Implementing activities are lecturers assisted by students and practitioners in the field of visual communication.Pemanfaatan aplikasi editing video untuk produk usaha yang digunakan sebagai komunikasi bisnis dalam penggunaan media sosial seperti Facebook, Instagram, maupuan marketplace telah banyak digunakan oleh masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berupaya untuk memberikan pengetahuan lebih dalam mengenai pemanfaatan aplikasi pembuatan video sederhana yang memiliki arti lebih banyak secara positif bagi seluruh elemen masyarakat. Sasaran peserta pada kegiatan ini adalah usaha kecil kerajinan yang tergabung dalam kelompok pengusaha kecil di Kota Malang. Identifikasi masalah adalah pengusaha kecil mengalami kesulitan bersaing dalam pemasaran secara visual dengan pengusaha menengah maupun besar yang memiliki modal lebih banyak. Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari identifikasi permasalahan, sosialisasi pemasaran digital berbasis visual, serta pelatihan dan pendampingan pembuatan video produk sederhana, pelaksanaan kegiatan efektif dimulai pada bulan Agustus hingga November 2021. Hasil dari kegiatan ini adalah diterimanya transfer pengetahuan dari akademisi kepada masyarakat terutama usaha kecil. Pelaksana kegiatan adalah dosen didampingi mahasiswa dan praktisi di bidang komunikasi visual
Introduction of Herbarium and Identification of Plants Based on School Environments in MTs. Negeri 2 Gorontalo Regency
The introduction of herbariums in schools as a medium to concrete material and support science learning and plant identification based on a school environment that makes it easier to teach material on the structure and function of plants in class VIII at Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Gorontalo district is the goal in this service activity. The stages of activities using an active participatory approach consist of 4 stages, namely 1) preparation; 2) coordination; 3) implementation; 4) evaluation. The number of students who took part in the activity was 30 people and was attended by the principal and 3 teachers. The herbarium introduction and plant identification activities based on the school environment went smoothly and wisely, as seen from the enthusiasm of the participants in participating in the activity from start to finish. The introduction of the herbarium gives meaning and impression to MTs students. Negeri 2 Gorontalo district because it is able to provide knowledge to students about one method/media to determine plant taxon. Identification of plants based on the school environment provides knowledge and skills to MTs students. Negeri 2 Gorontalo district in supporting learning activities in schools regarding the introduction and description of plants
Analisis Tingkat Kerusakan Dan Estimasi Biaya Pemeliharaan Bangunan Gedung Rusunawa Putri Universitas Jember
Damage to buildings makes the building less comfortable to live in, so identification of damage is needed and how efforts to deal with it and the cost of repairs. This research was conducted by taking an object in the building Rusunawa Putri University of Jember by conducting a direct survey. The data obtained is then analyzed to determine the type of damage to buildings that occur and the repair and repair costs. From the results of this study note that in the Rusunawa Putri University of Jember building identified 7 (nine) types of damage, namely: weathering of the ceiling (ceiling), lights off, cracked and moist walls, window supports, window hinges, door frames, and doors door lock release. The index value of the condition of the Putri Rusunawa building is 99.59% so it is included in the condition index in zone 1 between 85% -100% which has excellent conditions. The analytical method used to determine the cause of damage is the Fishbone Diagram. From the results of the analysis of the dominant causes of damage namely by human factors, management factors, and material factors. The suggested remedial action is a routine check from the manager. The cost of building repairs is Rp 89.855.416Terjadinya kerusakan pada bangunan gedung membuat bangunan tersebut menjadi kurang nyaman untuk ditempati, sehingga diperlukan identifikasi kerusakan yang terjadi dan bagaimana upaya untuk menanganinya beserta biaya perbaikannya. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil objek pada bangunan Rusunawa Putri Universitas Jember dengan mengadakan survei secara langsung. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk diketahui jenis kerusakan bangunan bangunan gedung yang terjadi dan perbaikannya beserta biaya perbaikanya . Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pada bangunan Rusunawa Putri Universitas Jember teridentifikasi ada 7 (sembilan) macam kerusakan yang terjadi, yaitu: pelapukan langit-langit (plafon), lampu mati, dinding retak dan lembab, penyangga jendela, engsel jendela, kusen pintu dan kunci pintu lepas. Nilai indeks kondisi bangunan gedung rusunawa putri sebesar 99,59% sehingga masuk dalam indeks kondisi pada zona 1 antara 85%-100% yang mempunyai kondisi baik sekali. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui penyebab kerusakan yaitu Fishbone Diagram. Dari hasil analisis penyebab kerusakan yang dominan yaitu oleh faktor manusia, faktor manajemen, dan faktor material. Tindakan perbaikan yang disarankan yaitu pemeriksaan rutin dari pihak pengelola. Biaya untuk perbaikan gedung sebesar Rp 89.855.41
Studi Karakteristik Marshall Pada Aspal Dengan Perbandingan Lateks Pada Lapisan Wearing Course
Asphalt concrete is one type of flexible pavement construction pavement. Asphalt concrete mixture consists of coarse aggregate, fine aggregate with asphalt as a binder. The availability of bitumen usually comes from the petroleum refining process, but it is getting thinner day by day, and the availability of crude oil contained in the bowels of the earth is also decreasing. The above problems finally opened the idea of developing polymer-modified asphalt by adding additives or replacing part of the asphalt with polymer materials to achieve the goal of reducing asphalt without compromising quality. Expected to improve performance. One of the materials that can be used is natural elastomer, namely natural rubber in the form of latex or latex rubber. The use of latex as a substitute for asphalt concrete is expected to be a new alternative to improve the performance of road pavements and can be a solution for road pavement structures to withstand heavy vehicle loads and withstand changes in natural conditions, so that construction is expected to last a long time. for a long time. The results of this test obtained the optimum asphalt content of 6.5%. With an optimum asphalt content of 6.5%, the value of VIM: 3.513%, VMA: 15.090% VFA: 74.223, Stability: 1658.032, Flow: 3.531 Marshall Quantient: 469,564. All characteristic values of the AC-WC mixture at 6.5% asphalt content met the 2010 technical specifications.Beton aspal merupakan salah satu jenis perkerasan konstruksi perkerasan lentur. Campuran beton aspal terdiri dari agregat kasar, agregat halus dengan aspal sebagai pengikatnya. Ketersediaan bitumen biasanya berasal dari proses penyulingan minyak bumi, namun jumlahnya semakin hari semakin menipis, dan ketersediaan minyak mentah yang terkandung di dalam perut bumi juga semakin berkurang. Permasalahan di atas akhirnya membuka ide pengembangan aspal modifikasi (polymer-modified asphalt) dengan menambahkan bahan adiktif atau mengganti sebagian aspal dengan bahan polimer untuk mencapai tujuan penghematan aspal tanpa mengurangi kualitas. Diharapkan dapat meningkatkan kinerja. Salah satu bahan yang dapat digunakan adalah elastomer alam yaitu karet alam berupa lateks atau karet lateks. Penggunaan lateks sebagai pengganti aspal beton diharapkan dapat menjadi alternatif baru untuk meningkatkan kinerja perkerasan jalan, serta dapat menjadi solusi struktur perkerasan jalan untuk menahan beban kendaraan yang berat dan menahan perubahan kondisi alam, sehingga diharapkan konstruksi jalan dapat bertahan lama. untuk waktu yang lama. Hasil dari pengujian ini diperoleh kadar aspal optimum sebesar 6,5%. Dengan kadar aspal optimum 6,5% diperoleh nilai VIM : 3,513%, VMA : 15,090% VFA :74,223, Stabilitas : 1658,032, Flow : 3,531 Marshall Quontient : 469,564 . Semua nilai karakteristik campuran nilai AC-WC pada kadar aspal 6,5% memenuhi persyaratan speksifikasi teknik 2010