Eigen Mathematics Journal
Not a member yet
116 research outputs found
Sort by
Peramalan Jumlah Siswa Baru Madrasah Aliyah (MA) Manhalul Ma’arif Darek-Lombok Tengah
This study aimed to forecast the new student number at Madrasah Aliyah (MA) Manhalul Ma'arif Darek. The data used in this study was the annual time series data of new students who enrolled in the school, from the 1998/1999 academic year to 2016/2017. Based on the data obtained, it shows that the number of new students who enroll in Madrasah Aliyah (MA) Manhalul Ma'arif Darek tends to fluctuate. This fluctuating pattern is a problem faced by Madrasah Aliyah (MA) Manhalul Ma'arif Darek in determining strategic and policy steps related to planning the provision of school facilities / infrastructure. Therefore we need a forecasting method in accordance with the data pattern. The forecasting method used is the Fuzzy Time Series Cheng method. This method uses fuzzy principles as the basis of the forecasting process. The forecasting process results obtained the Mean Square Error (MSE) value of 101.5009 and the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) value of 18.49%. The results showed that the Fuzzy Time Series Cheng method performed well in predicting the number of new students at Madrasah Aliyah (MA) Manhalul Ma'arif Darek
Modifikasi Karakter Kode Pada Cipher Hill Menggunakan Kode ASCII
Cipher hill adalah algoritma cipher poligrafik berdasarkan transformasi linear, yang ditemukan oleh Lester S. Hill pada tahun 1929. Algoritma cipher Hill mengenkripsi plainteks dengan kongruensi linier C≡KP(mod 26) dan mendekripsi cipherteks dengan kongruensi linier P≡K^(-1) C(mod 26). Enkripsi atau enciphering adalah proses mengubah plainteks (pesan asli) menjadi cipherteks (pesan tersandi), sementara proses balik mengubah cipherteks kembali menjadi plainteks oleh penerima yang dituju, disebut dekripsi atau deciphering. Banyak kode atau karakter dalam cipher Hill adalah sebanyak huruf dalam alphabet (A, B, C, ..., Z). Jumlah atau banyak karakter kode dalam cipher Hill, sangat berpengaruh terhadap kekuatan suatu cipher, sehingga diperlukan modifikasi dengan menambahkan atau mengganti karakter kode dengan karakter kode ASCII (American Standard Code for Information Interchange) (desimal) 33-126
Koreksi: Karakteristik Gaharu Grynops Vertegii (Gilg.) Domke Berdasarkan Analisis Sebaran Gray Scale Level
Pernyataan koreksi untuk artikel : https://doi.org/10.29303/emj.v1i1.2
Pengembangan Motif Batik Sasambo dengan Sistem Lindenmayer
Batik is an Indonesian intangible cultural heritage that needs to be preserved. Indonesia has a variety of batik patterns such as Sasambo (Sasak, Samawa, and Mbojo) batik patterns from West Nusa Tenggara. This study aims to develop Sasambo batik patterns by using the Lindenmayer System (L-System). The Sasambo batik patterns developed in this study are of two types: Lumbung (rice barn) and Kangkung (water spinach) patterns. By applying the L-System, there are three different ways that can be done, namely (1) making the Sasambo batik patterns as axioms, (2) making the batik patterns as generators, and (3) combining the Sasambo patterns with fractals. Based on the new patterns produced using the L-System, the selection of generators should have the initial and final segments which are both in a single line position, so that the original patterns unchanged
Estimasi Parameter Distribusi Mixture Eksponensial dan Weibull dengan Metode Bayesian Markov Chain Monte Carlo
Dalam estimasi parameter, kadangkala terdapat beberapa permasalahan yang menuntut penyelesaian dengan suatu distribusi mixture atau distribusi campuran. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan estimasi parameter distribusi mixture eksponensial dan Weibull pada data simulasi dengan metode estimasi Bayesian Markov Chain Monte Carlo (MCMC). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perhitungan analitik estimasi parameter lebih akurat dibandingkan perhitungan dengan bantuan perangkat lunak, apabila dipandang dari segi kesesuaian teori serta proses integrasiny
Menentukan Rute Terpendek Pendistribusian Bahan Bangunan oleh PT. Sadar Jaya Manunggal Mataram Menggunakan Algoritma Branch and Bound
PT. Sadar Jaya Manunggal merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam pengadaan bahan bangunan. Perusahaan ini memiliki banyak cabang di kota-kota besar Indonesia, salah satunya di Kota Mataram yaitu di Jalan TGH. Faisal 78. Setiap hari, perusahaan akan melakukan pendistribusian bahan bangunan kepada para konsumen. Kegiatan pendistribusian ini memakan biaya dan waktu yang dipengaruhi oleh jarak setiap tempat yang menjadi tujuan pendistribusian, sehingga timbulah masalah bagaimana agar kegiatan pendistribusian ini memakan biaya dan waktu seminimal mungkin, sehingga perusahaan memperoleh keuntungan yang optimal. Masalah tersebut merupakan bentuk Travelling Salesman Problem yaitu mencari rute terpendek untuk pendistribusian bahan bangunan kepada semua konsumen. Pemecahan permasalahan tersebut adalah dengan merepresentasikan peta tujuan pendistribusian atau alamat para konsumen ke dalam bentuk graf lengkap berbobot, selanjutnya permasalahan diselesaikan menggunakan Algoritma Branch and Bound. Berdasarkan perhitungan menggunakan Algoritma Branch and Bound untuk optimasi rute pendistribusian bahan bangunan oleh PT. Sadar Jaya Manunggal Mataram menghasilkan solusi rute: (PT. Sadar Jaya Manunggal Mataram – UD. Mitra Utama – Pos Bangunan – Kunci Pelita – UD. Budi Rahman – Kurnia Jaya – UD. Salha – Ikhlas Bersama – PT. Sadar Jaya Manunggal Mataram) dengan total jarak 122,3 km
Simulasi Numerik Persamaan Transfer Panas Dua Dimensi Pada Silinder Komposit Multilayer dengan Sumber Panas Bergantung Waktu
Perpindahan panas merupakan fenomena fisika yang banyak diaplikasikan dalam bidang dirgantara, industri, nuklir, pembangkit listrik, dan otomotif. Simulasi dapat dilakukan untuk lebih memahami fenomena perpindahan panas agar dapat menghemat biaya dan risiko yang timbul. Profil perpindahan panas dalam silinder komposit multilayered dua dimensi telah berhasil ditentukan dengan menggunakan metode analitik dan numerik. Profil distribusi suhu dalam waktu yang berbeda dan difusivitas termal yang berbeda untuk dua lapisan telah berhasil dihitung menggunakan Python 3.7 dengan Numpy library
Analisis Masalah Heteroskedastisitas Menggunakan Generalized Least Square dalam Analisis Regresi
Regression analysis is one statistical method that allows users to analyze the influence of one or more independent variables (X) on a dependent variable (Y).The most commonly used method for estimating linear regression parameters is Ordinary Least Square (OLS). But in reality, there is often a problem with heteroscedasticity, namely the variance of the error is not constant or variable for all values of the independent variable X. This results in the OLS method being less effective. To overcome this, a parameter estimation method can be used by adding weight to each parameter, namely the Generalized Least Square (GLS) method. This study aims to examine the use of the GLS method in overcoming heteroscedasticity in regression analysis and examine the comparison of estimation results using the OLS method with the GLS method in the case of heteroscedasticity.The results show that the GLS method was able to maintain the nature of the estimator that is not biased and consistent and able to overcome the problem of heteroscedasticity, so that the GLS method is more effective than the OLS method
Aplikasi Algoritma Kruskal dalam Pembuatan Saluran Air PDAM di Wilayah KLU
Dalam teori graf, masalah lintasan terpendek adalah permasalahan pencarian suatu lintasan antara dua simpul pada suatu graf sedemikian sehingga jumlahan bobot-bobot dari sisi-sisi dalam lintasan tersebut minimum. Algoritma Kruskal merupakan suatu algoritma yang digunakan untuk pencarian pohon pembangun minimum secara langsung berdasarkan algoritma pohon pembangun minimum yang umum. Pada algoritma Kruskal, sisi-sisi graf diurutkan berdasarkan bobot masing-masing dari yang terkecil sampai yang terbesar. Algoritma Kruskal menggunakan pendekatan Greedy yang memandang graf sebagai forest dan setiap simpul memiliki tree. Pencarian pohon pembangn minimum dengan algoritma Kruskal dapat diaplikasikan pada distribusi air bersih PDAM Kabupaten Lombok Utara. Dalam artikel ini, dibahas pencarian rute terpendek pada distribusi air PDAM Lombok Utar
Perbandingan Algoritma Pewarnaan LDO, SDO, dan IDO pada Graf Pengaturan Lampu Lalu Lintas di Persimpangan Lima Kota Tua Ampenan
Coloring point adalah salah satu topik dalam Teori Graf, yaitu tentang mewarnai semua titik pada grafik, sehingga tidak ada dua titik tetangga yang memiliki warna yang sama. Salah satu aplikasi adalah sistem lampu lalu lintas, yang dapat membantu meningkatkan efektivitas lampu lalu lintas untuk mencegah dan mengatasi masalah kemacetan. Tujuan utama titik pewarnaan adalah menggunakan warna minimum yang berbeda untuk mewarnai semua titik pada grafik. Jumlah minimum warna yang digunakan disebut nomor Chromatic. Semakin sedikit warna yang digunakan, semakin efektif solusinya. Jumlah warna dalam sistem lampu lalu lintas menunjukkan jumlah kondisi untuk mengelola lampu lalu lintas. Ada banyak algoritme titik pewarnaan yang berbeda; tiga di antaranya adalah algoritma LDO, SDO dan IDO. Dalam tulisan ini, kami akan menerapkan dan membandingkan ketiga algoritma ini dengan grafik lampu lalu lintas dalam melintasi lima Kota Tua Ampenan. Kami memilih persimpangan jalan ini karena ini adalah salah satu persimpangan ramai di kota Mataram, terutama di pagi hari, jam kerja dan malam hari. Berdasarkan penelitian kami, untuk kasus ini algoritma LDO dan IDO lebih efektif daripada algoritma SD