Berkala Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia (BIMFI)
Not a member yet
54 research outputs found
Sort by
BILA BUKAN ASAP ROKOK (Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata duchesne) dan Asap Rokok
Some components of cigarette smoke are gases, such as CO, CO2, HCN, and NOx which are the potential to cause free radicals. PAH contained in Cigarette smoke can cause testicular atrophy,inhibits spermatogenesis, and damage the morphology of spermatozoa, moreover nicotine exposure causes a decrease in testosterone levels through the mechanism of inhibition of Leydig cell function where functions is a testosterone hormone secretor. Pumpkin seeds has contain alkaloid compounds,saponins, kukurbitasin, lecithin, resins, stearin, phytosterol compounds, phenolic, fatty acids, squalen,tyrosol, vanylic acid, vanillin, luteolin and sinapat acids, vitamins (including vitamin β-carotene, vitaminA, vitamin B2, a-tocopherol, vitamin C and vitamin E). Vitamin C is a watersoluble vitamin that canprotect spermatozoa from damage by oxidative stress by neutralizing hydroxyl, superoxide and hydrogen peroxide radicals and prevent agglutination of spermatozoa. Vitamin E can reduce the levels of malondialdehyde in spermatozoa, increase spermatozoa motility and play a role in reducing DNAfragmentation of spermatozoa. The research has become the basis of writing health articles aimed at new contributions to science.Beberapa komponen asap rokok merupakan gas, seperti CO, CO2, HCN, dan NOx yang sangat berpotensi untuk menimbulkan radikal bebas. PAH yang terkandung dalam asap rokok dapat menyebabkan atrofi testis, menghambat spermatogenesis, dan merusak morfologi spermatozoa,sedangkan paparan nikotin menyebabkan penurunan kadar hormon testosteron melalui mekanisme penghambatan fungsi sel Leydig yang berfungsi sebagai sekretor hormon testosteron. Biji labu kuning mengandung senyawa alkaloid, saponin, kukurbitasin, lesitin, resin, stearin, senyawa fitosterol,fenolik, asam lemak, squalen, tirosol, asam vanilat, vanillin, luteolin dan asam sinapat, vitamin (termasuk vitamin ß-karoten, vitamin A, vitamin B2, a-tokoferol, vitamin C dan vitamin E). Vitamin C merupakan vitamin larut air yang dapat melindungi spermatozoa dari kerusakan oleh stres oksidatif dengan cara menetralkan hidroksil, superoksida dan radikal hidrogen peroksida dan mencegah aglutinasi spermatozoa. Vitamin E merupakan antioksidan larut lemak dalam membran sel yangmenghambat peroksidasi lipid. Vitamin E dapat menurunkan kadar malondialdehyde pada spermatozoa, meningkatkan motilitas spermatozoa dan berperan dalam mengurangi fragmentasi DNA spermatozoa. Penelitian yang telah dilakukan menjadi dasar dari penulisan artikel kesehatan yang bertujuan untuk kontribusi baru bagi ilmu pengetahuan
Patch Solid Lipid Nanoparticles (SLN) Mengandung Ekstrak Bekatul (Oryza Sativa L.) untuk Pengobatan Diabetes Melitus Tipe 2
Diabetes mellitus is the increase in blood glucose level by a lack of secretion (insulin resistance) or an absence of pancreatic insulin which is one of the Non-Communicable Diseases (NCDs). 90% of existing cases are of type 2 diabetes mellitus (IDF, 2017). Type 2 diabetes, known as non-dependent-insulin occurs due to tissue resistance to the effects of insulin and the relative deficiency of insulin secretion (WHO, 2016).Type 2 diabetes mellitus is often diagnosed at a younger age and in men with lower body mass index than women. Various risk factors of diabetes are age, physical activity, body mass index (BMI), blood pressure, stress, lifestyle, family history, HDL cholesterol, triglycerides, gestational diabetes, history of glucose abnormalities and other complications. Other risk factors that may play a part are smoking and consuming alcoholic beverages (Isnaini, 2018). According to Riskesdas data in 2013, the prevalence of male smokers was 66%, which is about 10 times higher than women, which is 6.7% (Data and Information Center of the Indonesian Ministry of Health, 2013).Patients with type 2 diabetes mellitus, not only require non-pharmacological therapies such as diet regulation, physical activity, quitting smoking and alcohol, but also require pharmacological therapy that can be carried out by injecting insulin and/or taking oral antidiabetic drugs (Neal, 2012). However, insulin treatment therapy has a problem in patients who are afraid of needles and syringes, besides that, treatment with oral antidiabetic may cause several problems such as weight loss, hypoglycemia, digestive system disorders, etc. The cost of diabetes treatment is quite expensive due to long-term treatment and which may even last a lifetime. The cost needed to provide therapy to patients who have been diagnosed with diabetes worldwide from 2011 to 2030 is 1.7 trillion US (WHO, 2016). Mempertimbangkan biaya pengobatan diabetes yang cukup tinggi dan efek samping yang ditimbulkan oleh obat-obat antidiabetes diperlukan suatu terapi alternatif dengan harga yang relatif murah dan memiliki potensi yang kuat serta memiliki efek samping yang minimal. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan limbah namun berkhasiat dalam terapi pengobatan diabetes melitus, diantaranya adalah bekatul (Sivamaruthi, Kesika and Chaiyasut, 2018)
FORMULASI GRANUL EFFERVESCENT DARI LIOFILISAT MAHKOTA BUNGA KASUMBA TURATE (Carthamus tinctorius Linn) SEBAGAI SUPLEMEN ANTIOKSIDAN ALAMI
Infection is the highest prevalence of disease in Indonesia. Efforts to increase the prevalence of infection is to improve the community's immune system. Kasumba turate is an endemic plant of South Sulawesi empirically used in the cure of smallpox and improve the nature of the body due to the nature of its imunomodulator. Traditional decoction of the Kasumba turate is less effective for consuming because it has a bitter taste, so the aim of this study is to modified decocta of kasumba turate becomes effervescent granules which is contain antioxidant to reducing free radicals in the body without reduce its usefulness. The method of making effervescent granule supplementation is by using infusa (decoction) from a lyophilized kasumba flower with Freeze Dryer and formulated with a combination of citric acid and sodium bicarbonate 1: 1.5. Effervescent granule preparationss were evaluated by LOD, MC, compressibility, species weight and pH test to obtain a qualified preparation and antioxidant analysis by DPPH method. Based on the evaluation of the preparation, it is found that the effervescent kasumba turate granule fulfill the applicable requirements: acid granules obtained% MC and% LOD 0.5% and 0.5%, basic granule% MC and% LOD 0.7%, 0.77%, flow properties break 27o, and flow rate 9.7 g/s),% compressibility 16% and weight type 1.66, pH of the preparation 7. The effervescent lyophilisate preparation of kasumba turate becomes an effective supplement in enhancing the immune system and as an antioxidant for all age.Infeksi merupakan penyakit prevalensi tertinggi di Indonesia. Upaya dalam menurunkan prevalensi infeksi tersebut adalah dengan meningkatkan sistem imun masyarakat. Kasumba turate merupakan tanaman endemik Sulawesi Selatan secara empiris digunakan dalam penyembuhan penyakit cacar dan meningkatkan kekebalan tubuh karena sifat imunomodulator yang dimilikinya. Seduhan kasumba turate kurang efektif dikomsumsi karena memiliki rasa yang pahit sehingga penelitian ini bertujuan memodifikasi rebusan mahkota kasumba turate menjadi sediaan granul effervescent yang memberikanefek sparkling seperti air soda dan mengandung antioksidan dalam mencegah terjadinya radikal bebas di dalam tubuh tanpa mengurangi khasiatnya. Metode pembuatan suplemen granul effervescent adalah dengan menggunakan infusa (rebusan) dari mahkota bunga kasumba turate yang diliofilisasi dengan Freeze Dryer dan diformulasi dengan kombinasi asam sitrat dan natrium bikarbonat 1: 1,5. Sediaan granul effervescent dievalusi dengan pengujian LOD, MC, kompresibilitas, bobot jenis dan pH sediaan untuk mendapatkan sediaan yang memenuhi syarat dan analisis antioksidan dengan metode DPPH.Berdasarkan evaluasi sediaan diperoleh bahwa sediaan granul effervescent kasumba turate memenuhi persyaratan yang berlaku: granul asam didapatkan %MC dan %LOD sebesar 0,5% dan 0,5%, granul basa %MC dan %LOD sebesar 0,7 %, 0,77%, sifat alir (sudut istirahat 27o, dan laju alir 9,7g/s), %kompresibilitas 16% dan bobot jenis 1,66, pH sediaan 7. Sediaan granul effervescent liofilisat kasumba turate menjadi sediaan dan efektif sebagai suplemen dalam meningkatkan sistem imun dan sebagai antioksidan bagi semua usia konsumen
MATE : Men’s Assistant Tracker on Health Gagasan Pembuatan Aplikasi Pengontrol Kesehatan Harian Pada Laki-Laki
According to WHO data in 2012 showed that global male mortality was 52% and was caused by non-communicable diseases (NCD). Compared to women, men are more likely to die prematurely (under 70 years) due to NCD in almost every country. Then, there is a survey in Asia that shows that life expectancy for men is lower than for women and is a sign of the need for improvement in men's health status about preventable health problems and encourages early detection and treatment of diseases in men. With education, awareness about personal health will increase, and also minimalize the wrong understanding of the clinical condition in men. Because men generally avoid to meet health practitioners, then monitor and treat their own symptoms, and eliminate the perception of having a disease (despite experiencing symptoms). In this technological era, information will be easier to obtain if accessed in the digital media, such as: via an online platform MATE: Men's Assistant Tracker on Health that can be accessed anytime, anywhere. This application educates both general and specificabout men's health and focuses on early detection of diseases combined with lifestyle advice with three main contents, namely: Daily Tracker, Health Insights, and Community.Menurut data WHO pada tahun 2012 menunjukkan bahwa kematian laki-laki secara global adalah sebanyak 52% dan disebabkan oleh penyakit yang tidak menular (NCD). Jika dibandingkan dengan wanita, laki-laki lebih mungkin tutup usia sebelum waktunya (dibawah 70 tahun) akibat NCD di hampir setiap negara. Kemudian, terdapat survey di Asia yang menunjukkan bahwa harapan hidup laki-laki lebih rendah daripada wanita dan merupakan pertanda perlunya peningkatan dalam status kesehatan laki-laki tentang masalah kesehatan yang dapat dicegah dan mendorong deteksi dini serta pengobatan penyakit pada laki-laki. Dengan adanya edukasi, kesadaran mengenai kesehatan diri akan meningkat, dan juga meminimalisir pemahaman yang salah tentang kondisi klinis pada laki-laki. Karena laki-laki pada umumnya menghindari untuk bertemu praktisi kesehatan,lalu memantau dan mengobati sendiri gejala,serta menghilangkan anggapan mempunyai penyakit (walaupun mengalami gejala). Di era teknologi ini, informasi akan lebih mudah didapat jika diakses dalam media digital,seperti: melalui online platform MATE: Men’s Assistant Tracker on Health yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun. Aplikasi ini mengedukasi baik secara general maupun spesifik tentang kesehatan laki-laki dan berfokus pada deteksi dini penyakit yang dikombinasikan dengan saran gaya hidup dengan tiga konten utama, yaitu: Daily Tracker, Health Insights, dan Community