Jurnal Pusdikra Publishing (E-Journals)
Not a member yet
2217 research outputs found
Sort by
Pengembangan Desain Interior Kelas Paud Berbasis Pendidikan Karakter Terhadap Perkembangan Emosi Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Al Hidayah Stabat
Lingkungan belajar pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan emosi anak, khususnya melalui pengelolaan desain interior kelas yang ramah anak dan bermuatan nilai karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji efektivitas desain interior kelas PAUD berbasis pendidikan karakter terhadap perkembangan emosi anak usia 5–6 tahun di TK Al Hidayah Stabat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) yang mengadaptasi tahapan Borg and Gall. Subjek penelitian berjumlah 30 anak kelompok B yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, dengan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas), serta uji efektivitas menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain interior kelas PAUD berbasis pendidikan karakter memperoleh tingkat kelayakan sangat layak berdasarkan validasi ahli dengan rata-rata persentase sebesar 87,9%. Selain itu, hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan peningkatan perkembangan emosi yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan ini membuktikan bahwa desain interior kelas yang terintegrasi dengan nilai-nilai pendidikan karakter secara efektif mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara positif. Dengan demikian, desain interior kelas PAUD berbasis pendidikan karakter dapat dijadikan sebagai salah satu strategi pendukung pembelajaran dalam mengoptimalkan perkembangan emosi anak usia dini
Efektivitas Pengaruh Doa dan Dzikir sebagai Strategi Regulasi Diri dalam Proses Belajar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas doa dan dzikir sebagai strategi regulasi diri dalam proses belajar. Regulasi diri merupakan kemampuan individu untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan perilaku guna mencapai tujuan belajar secara efektif. Dalam konteks pendidikan Islam, regulasi diri tidak hanya mencakup aspek kognitif dan metakognitif, tetapi juga aspek spiritual yang memiliki kontribusi signifikan terhadap ketenangan batin, fokus, dan motivasi. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan menelaah sumber primer berupa Al-Qur’an, Hadis, dan kitab klasik Islam, serta sumber sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, dan karya akademik yang relevan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk mendeskripsikan, menafsirkan, dan mensintesis temuan dari berbagai literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa doa dan dzikir berperan penting dalam tiga aspek utama regulasi diri, yaitu motivasi, pengendalian emosi, dan perilaku belajar. Doa berfungsi mengarahkan niat, membentuk kesiapan mental, menumbuhkan rasa percaya diri, dan menguatkan motivasi intrinsik. Dzikir membantu menjaga ketenangan batin, memulihkan fokus saat terdistraksi, menurunkan kecemasan akademik, serta menumbuhkan rasa syukur dan optimisme. Keduanya efektif dalam meningkatkan konsentrasi, ketenangan, dan motivasi belajar jika dilakukan secara konsisten dan penuh penghayatan. Efektivitas ini diperkuat oleh kesadaran spiritual, dukungan lingkungan keluarga dan sekolah, serta manajemen waktu yang baik. Dengan demikian, doa dan dzikir bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga instrumen psikologis yang mampu mengintegrasikan kekuatan spiritual dengan pengaturan diri, sehingga proses belajar menjadi lebih fokus, tenang, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami
Analisis Faktor Penyebab Ketidaktahuan Pengendara Sepeda Motor dalam Mengguankan Helm di Jalan Raya
Traffic safety is a crucial aspect in maintaining public security amid increasing mobility and vehicle density on the roads. One of the main forms of protection for motorcycle riders is the use of helmets, which have been proven effective in reducing the risk of head injuries and fatalities caused by accidents. However, many riders still fail to comply with this regulation due to factors such as habit, comfort, risk perception, weak law enforcement, and social influence. This study employs a descriptive qualitative method through observation and interviews with several riders to identify the causes of non-compliance in helmet use. The results show that although most riders understand the importance of wearing helmets, this awareness has not yet translated into consistent behavior. The main reasons for non-compliance include short travel distances, discomfort, and the lack of police enforcement. The impact of this disobedience increases the risk of fatal accidents, weakens social discipline, and imposes greater economic and social burdens on society. Therefore, comprehensive efforts are needed through strict law enforcement, continuous education, and the development of a culture of discipline from an early age so that road safety becomes a shared responsibility
Peran Branding dan Digitalisasi dalam Pengembangan UMKM Jamu di Desa Balai Kasih Melalui Program KKN UINSU 2025
Digital technology development has not been fully utilized by rural MSMEs, including Jamu Asli Nek Poniyem in Balai Kasih Village, which lacked business identity and digital connectivity. This condition caused low visibility and limited market reach. This study aims to strengthen MSME branding and digitalization through the KKN UINSU 2025 program. The method used was a participatory approach involving observation, interviews, socialization, mentoring, and literature study. The activities included creating business banners as visual identity and registering the business location on Google Maps. The results show that the MSME gained a clearer business identity, became easier to recognize by the community, and its location could be accessed online. In addition, the business owner’s understanding and confidence in using digital technology increased. This simple digitalization approach proved effective in improving visibility, consumer access, and development opportunities for rural MSMEs
Konsep Ma’rifat dalam Tasawuf dan Implementasinya dalam Pendidikan Karakter Modern
Penelitian ini menganalisis konsep ma’rifat dalam tasawuf irfani serta relevansinya bagi pengembangan pendidikan karakter di era globalisasi yang ditandai tantangan moral pada generasi muda. Penelitian menggunakan metode library research dengan analisis isi dan pendekatan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa ma’rifat sebagai pengetahuan intuitif-spiritual yang diperoleh melalui penyucian jiwa, kasyf, dan pengalaman batin memberikan landasan filosofis yang lebih mendalam dibanding pendekatan karakter konvensional yang cenderung menitikberatkan pada aspek perilaku. Nilai-nilai sufistik seperti kesadaran diri, pengendalian hawa nafsu, kedamaian batin, dan akhlak ilahiah dapat diintegrasikan dalam pendidikan karakter melalui pembiasaan moral, refleksi spiritual, serta keteladanan guru. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis ma’rifat berpotensi membentuk peserta didik yang tidak hanya berperilaku etis, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual, integritas, dan kematangan emosional untuk menghadapi dinamika kehidupan abad ke-21 secara humanis dan bertanggung jawab
Penggunakan Metode Tanya Jawab Dalam Meningkatkan Keterampilan Bertanya Siswa Pada Pokok Bahasan Salat Kewajibanku Kelas III Sds Delima Sintuban Makmur Tahun Ajaran 2021/2022
Subjek dalam penelitian ini siswa kelas III SDS Delima Sintuban Makmur sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan mengetahui persentase tingkat keterampilan siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, pelaksanaan penelitian dilaksanakan selama 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Instrument Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Sebelum dilaksanakan tindakan, keterampilan siswa dalam bertanya siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam masih rendah, yaitu 17 orang (70,8%) kurang terampil dan 7 orang (29,2%) yang cukup terampil dalam bertanya. Hal ini berarti sebelum pembelajaran menggunakan metode tanya jawab masih kurang terampil dalam bertanya. Kemudian dilaksanakan tindakan pada siklus I pertemuan I dan terjadi peningkatan tingkat keterampilan bertanya siswa menjadi 24 siswa atau 100% cukup terampil dalam bertanya selanjutnya siklus I pertemuan II dan di peroleh peningkatan tingkat keterampilan siswa terjadi peningkatan tingkat keterampilan bertanya siswa menjadi menjadi 17 siswa atau 70,8% cukup terampil dan 7 orang siswa atau (29,2%) terampil bertanya. secara keseluruhan siswa sudah memenuhi deskriptor kemampuan bertanya hanya tinggal beberapa orang, kemudian dilaksanakan kembali tindakan pada siklus II pertemuan II dan di peroleh peningkatan tingkat keterampilan siswa bertanya 8 orang siswa atau 33.3% Terampil bertanya dan 16 orang siswa atau (66,7%) sangat terampil dalam bertanya. Akhirnya disimpulkan menggunakan metode Tanya jawab pada pokok bahasan Salat Kewajibanku kelas III SDS Delima Sintuban Makmur Tahun ajaran 2021/2022 dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa
The Influence of the Contextual Teaching and Learning Model Assisted by Learning Videos in Improving Student Learning Outcomes and Motivation at SDN Sibangkua South Tapanuli
The research aims to describe the difference in influence between the CTL learning model assisted by learning videos and ordinary learning on students' mathematics learning outcomes, describe the difference in influence between the CTL learning model assisted by video learning and ordinary learning on students' learning motivation, describe the interaction between learning and students' initial abilities on results students' mathematics learning, and describing the interaction between learning and students' initial abilities on students' learning motivation at SDN 100106 Sibangkua, South Tapanuli Regency. The research method used is a quasi-experimental method because students' conditions cannot be controlled. The data analysis technique uses 2x3 factorial Anova. The population of this study were students at SD Negeri 100106 Sibangkua, South Tapanuli Regency for the 2021/2022 academic year. The sample consisted of 2 classes consisting of 1 experimental class and 1 control class. The experimental class with the CTL model was assisted by video learning and the control class was taught using regular learning. The results of the research concluded that there was a difference in students' mathematics learning outcomes using the video-based CTL learning model with an average of 78.83 compared to regular learning with an average of 67.67. There is a difference in students' learning motivation using the video-based CTL learning model with a score of 70.42 and regular learning with a score of 66.07. There is an interaction between the learning model and initial mathematics abilities on students' mathematics learning outcomes (0.006<0.06). There is an interaction between the learning model and initial mathematics abilities on students' learning motivation (0.001<0.05)
Implementation of Mindfulness Techniques Through Group Counseling Services to Reduce Stress Disorders in Final Year Guidance and Counseling Students
Final year students often experience academic stress caused by the pressure of completing their thesis, dynamics in the guidance process with lecturers, repeated revisions, and demands to graduate within a certain time frame. This pressure often has an impact on psychological disorders such as anxiety, mental fatigue, and even decreased academic motivation. Therefore, an appropriate intervention approach is needed to help students manage stress in a healthy way. One approach that has proven effective is the mindfulness technique, which is the practice of full awareness of current experiences without negative judgment. This study aims to determine the effectiveness of the mindfulness technique applied in group counseling services on reducing the level of academic stress in final year students of the Guidance and Counseling Study Program. This study used a quantitative approach with a pre-experimental design of one group pretest-posttest design. The sample consisted of 7 students selected by purposive sampling with criteria of moderate to high stress levels. The instrument used was an academic stress scale compiled based on three aspects, namely biological and psychological. The intervention was carried out through three mindfulness-based group counseling sessions which included conscious breathing exercises, the STOP technique, awareness of thoughts and emotions, and group reflection. using paired sample t-test showed a value of t = 3.894 with a significance of p = 0.008 (p < 0.05), which indicates a significant difference between the pretest and posttest scores. The average academic stress score decreased from 87.60 to 64.71, indicating that the intervention had a significant positive effect. Thus, it can be concluded that mindfulness-based group counseling services are effective in reducing academic stress levels, strengthening emotional regulation, and supporting the psychological well-being of final year students during the completion of their studies
The Implementation of Bamboozle to Enhance Interaction and Participation of Grade 7 Students in English Subjects at UPT SMPN 37 Medan
This study explores the use of Bamboozle, a gamified digital platform, to enhance interaction and participation among Grade 7 students in English subject at UPT SMP Negeri 37 Medan. The research responds to low student engagement due to traditional textbook-based methods. In today’s digital era, technology presents opportunity to create more dynamic and effective learning experiences. Using a qualitative approach, data were collected through observation, bamboozle implementation, questionnaires, and interviews. Findings show that Bamboozle significantly improved student motivation, interaction, focus, and enjoyment in learning. Most students found the platform engaging and expressed a desire to use it more frequently in class. Overall, Bamboozle proved to be an effective tool in promoting active and collaborative learning
Aktualisasi Pendidikan Karakter Dalam Pendidikan Islam Inklusif
Keberadaan masyarakat dalam lembaga pendidikan memiliki hak yang sama dan adanya ikatan yang tidak memandang aspek-aspek dari latar belakang peserta didik sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif. Jadi, pendidikan yang dibangun denan dasar inklusif menekankan pada keterbukaan sikap dalam menyikapi pluralitas dan heterogenitas. Metode penelitian yang digunakan untuk memproleh data adalah dengan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka. Pendekatan ini tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi dengan pengamatan, memahami, dan mendalami suatu permasalahan secara natural agar peneliti dapat memberikan sebuah gamabaran pada peristiwa yang sedang diteliti. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa pertama karakter dalam pendidikan merupakan fonomena pengajaran mengenai kebiasaan-kebiasaan yang dapat mengarahkan seseorang untuk senantiasa memahami dengan penuh kesadaran serta menerapkan halhal baik dan bijak dalam kehidupan sehari-hari. Konteks pendidikan Inklusif bahwa karakter dari peserta didik turut ditentukan pula dari hasil interaksinya dengan masyarakat. Sifat sistemik pendidikan inklusif tampak dari hubungan baik antara komponen internal. Kedua aktualisasi pendidikan islam inklusif dalam pembentukan karakter dilakukan dalam pembentukan diri peserta didik (manusia) agar sesuai dengan fitrah keberadaannya. Pendidikan inklusif dapat digunakan sebagai upaya untuk kembali membangkitkan dan menempatkan dunia pendidikan Islam pada peran yang semestinya yakni memanusiakan manusia atau humanisasi sekaligus menata ulang paradigma pendidikan Islam. Tentu nilai-nilai inklusif dalam Islam membawa lembaga pendidikan Islam sebagai lembaga pendidikan Islam modern