Jurnal Pusdikra Publishing (E-Journals)
Not a member yet
2217 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Se-Gugus Serpong Utara
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja guru, serta menguji peran disiplin kerja sebagai variabel intervening pada guru sekolah dasar Se-Gugus Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif-kausal dengan instrumen kuesioner tertutup. Populasi berjumlah 173 guru dari enam SD, dengan sampel 121 responden (rumus Slovin, e = 0,05) dan alokasi proporsional per sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dan terhadap disiplin kerja. Disiplin kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Namun, disiplin kerja tidak efektif sebagai mediator karena pengaruh tidak langsung kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru melalui disiplin kerja (0,011) lebih kecil daripada pengaruh langsungnya, dan pengaruh tidak langsung motivasi terhadap kinerja guru melalui disiplin kerja (0,008) juga lebih kecil daripada pengaruh langsungnya. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru lebih optimal dilakukan melalui penguatan langsung kepemimpinan transformasional, motivasi, dan disiplin kerja, bukan melalui jalur mediasi disiplin kerja
Media Guru PAI dalam Menanamkan Sikap Toleransi pada Siswa di SMAN 1 Namorambe
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media yang digunakan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan sikap toleransi siswa di SMAN 1 Namorambe, menganalisis penerapannya dalam pembelajaran, serta memahami alasan pemilihan media tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dari penelitian ini yaitu guru Pendidikan Agama Islam dan peserta didik. Adapun terknis analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menggunakan media visual berupa video pembelajaran melalui proyektor serta media cetak berupa Al-Qur’an, hadis, dan buku teks. Penerapan dilakukan secara kombinatif, di mana video berfungsi sebagai ilustrasi konkret sedangkan media cetak memberikan dasar normatif. Alasan guru memilih media tersebut adalah karena sesuai dengan kondisi sekolah multikultural dengan mayoritas siswa non-Muslim, sehingga media visual menarik minat siswa, dan media cetak memperkuat landasan keagamaan. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi media pembelajaran efektif dalam menanamkan nilai toleransi di sekolah multikultural
Penerapan Metode Tartil dalam Kemampuan Menghafal Al-Qur’an pada Santri Kelas IX MTs Pondok Pesantren Modern Tajussalam Besilam
Membaca Al-Qur’an bagi umat muslim merupakan ibadah kepada Allah SWT. Membaca Al-Qur’an memang tidak mengutamakan pada penyerapan dan pemahaman melaui transfer informasi semata, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan. Untuk itu guru di Pondok Pesantren Tajussalam Besilam memberikan upaya kepada santri agar dapat memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an salah satunya yaitu dengan penerapan metode tartil ini. Metode tartil adalah cara membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan cara pelan dan perlahan serta mengucapkan huruf-huruf dari mahrajnya dengan tepat. Membaca pelan dan tepat maka dapat terdengar dengan jelas masingmasing hurufnya dan tajwidnya. Berdasarkan permasalahan di atas pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode tartil dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada santri Pondok Pesantren Modern Tajussalam Besilam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode tartil dalam kemampuan menghafal Al-Qur’an pada santri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif menggunakan teknik pengumpul data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah Guru bidang studi Al-Qur’an. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tartil ini adalah sebuah upaya yang dilakukan guru dalam membantu santri untuk memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an. Setelah menggunakan metode tartil ini dapat terlihat perbedaan pada siswa dalam hal membaca sekaligus menghafal yaitu meski santri belum maksimal menghafal namun guru terus melakukan upaya tersebut agar siswa dapat membaca dan menghafal dengan baik
Analisis Kebutuhan dan Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan merancang pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan. Latar belakang penelitian ini adalah hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan bahwa guru belum memiliki LKPD khusus dalam pembelajaran IPA, meskipun sudah menggunakan modul ajar dan buku paket. Kondisi ini mengakibatkan pembelajaran masih berpusat pada guru dan belum mendorong keterampilan berpikir kritis serta keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang digunakan guru masih terbatas pada RPP dan modul ajar umum tanpa aktivitas eksploratif berbasis masalah. Berdasarkan analisis kebutuhan dan kajian literatur dari berbagai jurnal terkait, dirancang model pengembangan LKPD berbasis PBL yang kontekstual dan interaktif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan LKPD IPA berbasis PBL yang terintegrasi dengan fenomena kontekstual dan asesmen autentik agar sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka
Inovasi Pembelajaran Tahfiz Qur’an di Pondok Pesantren Kampung Qur’an Pulau Banyak Kecamatan Tanjung Pura
Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di lokasi penelitian maka penulis mendapatkan fakta dilapangan bahwasanya belum terlaksananya program tahfiz qur’an menggunakan pembelajaran pojok baca Al-Qur’an di pondok pesantren kampung qur’an sehingga membuat guru bidang studi Al-Qur’an Hadis hanya dapat melangsungkan pembelajaran Al-Qur’an sesuai dengan alokasi waktu dan media pembelajaran sesuai dengan kurikulum pondok pesantren yang diterapkan di pondok pesantren. Sehingga penulis merumuskan masalah yaitu : Bagaimana penerapan Pojok baca dalam kegiatan belajar dan mengajar bidang studi Al-Qur’an Hadis siswa kelas VII Pondok Pesantren Kampung Qur’an Tanjung Pura. Metode penelitian yang penulis gunakan didalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi secara mendalam dan langsung dilakukan kepada narasumber. Maka, penulis menyimpulkan bahwasanya : Penerapan pojok baca Al-Qur’an sebagai strategi guru untuk meningkatkan kemampuan siswa menghafal Al-Qur’an adalah guru tidak menggunakan metode khusus melainkan menggunakan metode masing-masing yang dikuasai oleh siswa. Dalam proses pembelajaran, guru menggunakan strategi pembelajaran berdasarkan hasil rencana pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Sedangkan dalam proses pelaksanaan pembelajaran guru tidak ada kesulitan saat proses belajar menghafal berlangsung, karena guru tidak menggunakan metode khusus saat siswa menghafal. Jadi guru hanya menyimak dan membenarkan siswanya saat tahsin atau hafalan Al-Qur’an pada saat menerapkan pojok baca Al-Qur’an
Analisis Pola Garis Gaya Medan Magnet di Sekitar Magnet Batang dan Magnet U menggunakan Serbuk Besi
Percobaan ini bertujuan untuk memvisualisasikan serta membandingkan pola gaya garis medan magnet pada berbagai konfigurasi magnet batang dan magnet U menggunakan serbuk besi sebagai media indikator medan. Percobaan ini dilakukan pada beberapa variasi, yaitu magnet batang tunggal, dua magnet batang dengan kutub yang sama saling berhadapan pada jarak 2 cm, 4 cm, dan 6 cm, serta dua magnet batang kutub yang berbeda pada jarak yang sama. Selain itu percobaan ini juga dilakukan pada magnet U sebagai pembanding karena bentuknya memiliki konsentrasi medan lebih terfokus. Data diperoleh melalui observasi visual terhadap susunan serbuk besi yang mengikuti arah garis gaya medan magnet. Hasil percobaan eksperimen menunjukkan bahwa magnet batang tunggal menampilkan pola medan yang simetris, sedangkan pada konfigurasi dua magnet, semakin kecil jarak antar magnet maka semakin rapat pola garis gaya yang terbentuk. Pada konfigurasi kutub yang sama, terlihat gaya tolak sehingga garis gaya tampak menjauh, sedangkan pada kutub berbeda tampak gaya tarik dengan dengan pola medan yang lebih terarah. Magnet U menunjukkan pola gaya garis lebih padat dan terfokus di area antar kutubnya dibandingkan magnet batang. Percobaan ini menegaskan bahwa bentuk magnet, konfigurasi posisi, dan jarak antar kutub sangat mempengaruhi distribusi dan intensitas medan magnet
Pemanfaatan "Wayground" Sebagai Motivasi dan Inovasi Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa di SMP Negeri 5 Simpang Teritip
Rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran menjadi tantangan serius yang dihadapi institusi pendidikan, khususnya di era digital yang menuntut pendekatan lebih inovatif. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan platform Wayground sebagai media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa di SMP Negeri 5 Simpang Teritip. Menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest, penelitian melibatkan 75 siswa kelas VIII yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner motivasi belajar, kuesioner keterlibatan siswa, dan lembar observasi yang telah divalidasi. Implementasi dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, mencakup berbagai aktivitas interaktif seperti kuis, video, dan kompetisi berbasis leaderboard. Analisis menggunakan paired sample t-test menghasilkan peningkatan signifikan pada motivasi belajar dengan nilai t=12,458 (p<0,05) dan effect size 1,78, serta peningkatan keterlibatan siswa dengan nilai t=15,267 (p<0,05) dan effect size 2,14. Hasil observasi menunjukkan tingkat partisipasi meningkat dari 62% menjadi 91% dengan completion rate mencapai 88,4%. Temuan mengindikasikan bahwa elemen gamifikasi seperti poin, badges, leaderboard, dan immediate feedback efektif menciptakan lingkungan belajar yang engaging dan memfasilitasi adaptive learning sesuai kemampuan individual siswa. Platform Wayground terbukti menjadi inovasi pembelajaran yang potensial untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui integrasi teknologi digital
Peningkatan Kewirausahaan Pengrajin Kerawang Gayo Melalui Pelatihan Online di Kab. Aceh tengah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan daring terhadap peningkatan kewirausahaan pengrajin kerawang Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya kapasitas kewirausahaan dan keterbatasan akses pengrajin terhadap pelatihan konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan 30 pengrajin aktif di Kecamatan Bebesen. Pelatihan dilaksanakan selama empat minggu menggunakan platform digital seperti Google Meet dan WhatsApp Group, dengan materi yang mencakup inovasi produk, strategi pemasaran digital, dan manajemen usaha. Data dikumpulkan melalui kuesioner pretest dan posttest, serta dianalisis menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rata kewirausahaan peserta dari 68,4 menjadi 84,7 setelah mengikuti pelatihan daring, dengan nilai signifikansi (p) = 0,001. Aspek yang paling menonjol mengalami peningkatan adalah kreativitas, inovasi produk, dan kemampuan pemasaran digital. Selain itu, pelatihan daring juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan kesadaran peserta terhadap pentingnya pengelolaan usaha yang sistematis. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan daring merupakan strategi efektif dalam memperkuat kewirausahaan pengrajin di daerah pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah dan lembaga pendidikan mengadopsi model pelatihan daring berbasis komunitas sebagai upaya pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal
Potensi Antidiabetes Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) pada Pengaruh Konsentrasi dan Waktu Inkubasi Terhadap Aktivitas Modulasi Glukosa in Vitro
Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi antidiabetes ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) secara in vitro dengan memantau modulasi kadar glukosa. Ekstrak diuji pada tiga konsentrasi (15%, 30%, 60%) dan tiga waktu inkubasi (10, 20, 30 menit) menggunakan metode spektrofotometri dengan reagen DNS. Daun salam dipilih berdasarkan penggunaan etnobotani yang didukung oleh kandungan fitokimia, seperti flavonoid, yang berperan menghambat -glukosidase. Hasil pengujian menunjukkan adanya potensi antidiabetes yang signifikan, terutama pada waktu 20 menit. Pada menit ini, teramati hubungan dosis-respons yang jelas, di mana konsentrasi 60% memberikan aktivitas terkuat (nilai perhitungan terendah: 2,508). Namun, terdapat inkonsistensi data pada waktu pengamatan 10 dan 30 menit, serta fluktuasi tinggi pada kelompok kontrol, yang mengindikasikan perlunya optimasi metode eksperimental. Secara keseluruhan, ekstrak daun salam berpotensi sebagai agen antidiabetes, namun validasi metode lebih lanjut dan replikasi penelitian sangat disarankan. Penelitian lanjutan harus fokus pada isolasi senyawa aktif dan pengujian in vivo
Pengaruh Variasi Konsentrasi Ekstrak Daun Bungur (Lagerstroemia speciosa) Terhadap Parameter Kuantitatif Neurofarmakologi
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun bungur (Lagerstroemia speciosa L.) terhadap berbagai parameter neurofarmakologi kuantitatif guna menentukan konsentrasi optimum yang memberikan efektivitas tertinggi. Daun bungur diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti asam korosolat, tanin, flavonoid, dan komponen fenolik yang berperan dalam aktivitas antioksidan, antidiabetes, dan anti-inflamasi. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen laboratorium menggunakan rancangan posttest-only design, di mana ekstrak etanol daun bungur diuji pada tiga konsentrasi (1%, 2%, dan 4%) terhadap delapan parameter, yaitu PSM, SSSP, DSSP, SL, RO, SM, PSL, dan ANA. Hasil pengamatan menunjukkan adanya variasi respons antarparameter dan antar konsentrasi. Parameter SL menunjukkan nilai tertinggi sebesar 60% pada konsentrasi 2%, sedangkan RO menurun drastis hingga 0% pada konsentrasi 4%. Beberapa parameter seperti DSSP dan SM memperlihatkan peningkatan linear terhadap dosis, sementara PSL dan ANA menampilkan pola fluktuatif dengan efektivitas tertinggi pada konsentrasi 2%. Pola ini mengindikasikan bahwa hubungan dosis-respon ekstrak daun bungur bersifat nonlinier, di mana peningkatan dosis tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan aktivitas biologis. Fenomena penurunan aktivitas pada konsentrasi tinggi diduga berkaitan dengan presipitasi senyawa aktif, perubahan konformasi metabolit, atau efek antagonisme antar komponen fitokimia. Dengan demikian, konsentrasi 2% dapat diidentifikasi sebagai titik optimum bagi sebagian besar parameter bioaktivitas