Jurnal Pusdikra Publishing (E-Journals)
Not a member yet
2217 research outputs found
Sort by
Peran Manajemen Pendidikan Islam dalam Membangun Karakter Generasi Milenial
Seminar ini menyoroti pentingnya manajemen pendidikan Islam sebagai fondasi dalam membentuk karakter islami generasi muda. Di era modern yang penuh tantangan moral dan pengaruh globalisasi, pendidikan Islam diharapkan mampu memberikan arah yang jelas dalam pembinaan akhlak, spiritualitas, dan integritas peserta didik. Manajemen pendidikan Islam tidak hanya berkutat pada aspek teknis dan administratif, melainkan mencakup strategi menyeluruh yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan kegiatan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Pengelolaan yang efektif dan terstruktur mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, etika, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan peserta didik sehari-hari. Selain itu, seminar ini menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pendidik, orang tua, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas dalam mendukung terwujudnya sistem pendidikan yang unggul secara intelektual dan spiritual. Dengan penerapan prinsip manajemen yang berbasis nilai, pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam moralitas dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, manajemen pendidikan Islam yang profesional dan bernilai dapat menjadi sarana strategis dalam mewujudkan generasi muslim yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat
Pemanfaatan Media Digital untuk Pengajaran Al-Qur'an dan Hadis di Era Digital
The utilization of digital media in teaching the Qur'an and Hadith has become a strategic step to enhance the quality of Islamic education in the digital era. This study aims to explore the potential, benefits, and challenges of using digital media in Qur'an and Hadith learning. Using a qualitative approach and case study method, data were collected through interviews, observations, and document analysis at several Islamic educational institutions that have integrated digital technology. The findings reveal that digital media, such as Qur'an learning applications, online tafsir platforms, and interactive videos, provide flexibility and interactivity that enhance students' understanding of the material. However, challenges such as limited access to technology, low digital literacy, and concerns over content alignment with Islamic values are significant barriers to implementation. The study also highlights the importance of collaboration between educators, students, parents, and policymakers to optimize the benefits of digital media in Islamic education. In conclusion, digital media can serve as an effective tool for supporting Qur'an and Hadith learning when used wisely and responsibly. Investment in digital infrastructure, digital literacy training for educators, and the development of Islamic-specific platforms are critical steps to address these challenges. This research contributes to the development of relevant and innovative Islamic educational practices in the digital era
Integrasi Agama dan Sains: Dari Tokoh Pembaharuan M. Amin Abdullah
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui integrasi agama dan sains dalam sudut pandang M. Amin Abdullah. Metode penelitian yang penulis lakukan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research (studi pustaka). Sumber data berasal dari buku dan jurnal ilmiah yang membahas tentang integrasi agama dan sains dalam sudut pandang M. Amin Abdullah. Berdasarkan hasil kesimpulan bahwa pemikirannya memberikan kontribusi signifikan dalam menghapus dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Melalui konsep "interkoneksi keilmuan", ia menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner dan transdisipliner dalam membangun pemahaman ilmu yang lebih komprehensif. Konsep ini tidak hanya berorientasi pada aspek rasional dan empiris, tetapi juga memperhitungkan dimensi etika dan spiritual. Implementasi gagasan integrasi agama dan sains telah diterapkan dalam sistem pendidikan tinggi Islam di Indonesia, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran yang lebih interdisipliner. Namun, penerapan konsep ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti paradigma dikotomis yang masih kuat, resistensi terhadap perubahan, serta keterbatasan metodologi dan sumber daya. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi yang mencakup penguatan kurikulum berbasis integrasi, peningkatan kapasitas dosen, kolaborasi antar lembaga pendidikan, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, pemikiran M. Amin Abdullah mengenai integrasi agama dan sains memiliki dampak luas dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat. Dengan menerapkan pendekatan ini, diharapkan dapat tercipta sistem pendidikan yang lebih holistik, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Meskipun masih menghadapi tantangan, konsep ini memberikan arah baru bagi perkembangan ilmu yang lebih harmonis antara aspek spiritual dan rasional, sehingga mampu menjawab tantangan globalisasi dan modernisasi secara lebih bijaksana
Representasi Kepemimpinan Situasional dalam Menghadapi Krisis dari Film The Lion King
This study aims to understand how situational leadership is reflected in dealing with crises through the story in the movie The Lion King. This study is based on Hersey and Blanchard's situational leadership theory, which emphasizes four main styles, namely command, persuasion, participation, and delegation. The method used is qualitative descriptive analysis by examining the storyline, characters, and leadership dynamics of the main characters, especially Simba, in facing various challenges. The results show that situational leadership is clearly evident in Simba's journey, from his dependent childhood to his maturity as a king. However, each leadership style is present at different stages of development: the command style emerges when Simba still needs guidance, the persuasion style is evident when he receives encouragement to return, the participation style is seen when he works with his friends, and the delegation style emerges after he becomes king by placing trust in his environment. Overall, The Lion King not only depicts the dynamics of situational leadership in the face of crisis, but also presents valuable lessons about the importance of adaptive leadership that is relevant in real life
Business Strategy And Social Media On Customer Satisfaction In The Barbershop Business
This study aims to determine and analyze business strategies and social media on customer satisfaction at the barber house business in Medan. The population of this study amounted to 40 customers of Barber shop. The number of samples was 40 customers of Barber shop with saturated sampling technique. This research data was obtained from interviews and distributing research questionnaires to customers of Barber shop. The analysis technique uses multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that simultaneously business strategy and social media have a positive and significant effect on customer satisfaction at the Barber shop business in Medan city. Partial research results show that business strategy and social media each have a positive and significant effect on customer satisfaction at the Barber shop business In Medan city
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul IPA berbasis pembelajaran berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar IPA yang digunakan selama ini belum memenuhi standar pembelajaran berdiferensiasi. Analisis dokumen mengungkapkan bahwa modul dan LKPD yang ada masih bersifat konvensional, didominasi teks, kurang interaktif, dan belum mengakomodasi keragaman belajar siswa. Wawancara dengan guru IPA mengidentifikasi kebutuhan mendesak terhadap bahan ajar digital yang fleksibel, menarik, dan mampu memfasilitasi diferensiasi konten, proses, maupun produk pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan pengembangan e-modul IPA "JELAJAH IPAKU" yang mengintegrasikan pendekatan diferensiasi dengan fitur multimedia dan project-based learning. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan e-modul berdiferensiasi merupakan solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA yang inklusif dan relevan dengan tuntutan abad 21
The Role of the Family in Supporting Students’ Assessment Process
This study explores the role of families, particularly those from low socioeconomic backgrounds, in supporting students' readiness and performance in the assessment process. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through semi-structured interviews with parents, focus group discussions with teachers and counselors, and document analysis of school policies related to assessment preparation. The findings reveal that while families face various challenges such as limited educational resources, time constraints, and digital barriers they nonetheless exhibit a strong willingness to be involved in their children's academic success. Emotional support, monitoring of academic progress, and informal learning at home emerged as common forms of involvement. However, the study also highlights a lack of structured, culturally responsive, and sustainable engagement practices from schools. To enhance student outcomes in assessments, the study recommends that schools develop inclusive communication strategies, provide digital and assessment literacy support for parents, and implement community-based partnership models. The research emphasizes that meaningful school-family collaboration is essential to fostering equitable assessment readiness for all students
Analisis Produksi Padi di Sumatera Utara
This study analyzes rice production trends in North Sumatra from 2020 to 2024 by examining fluctuations, key influencing factors, and their statistical significance. Using quantitative methods with descriptive statistics and multiple linear regression, the research utilizes secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS). The results show a consistent increase in rice production from 4.51 million tons in 2020 to 5 million tons in 2024, supported by growth in harvested area, fertilizer use, and seed utilization. Regression analysis reveals that harvested area, fertilizer, and seed quantities significantly influence production, while labor input is not statistically significant. Climate variability, land conversion, and limited adoption of modern agricultural technology remain key challenges. This study highlights the urgency for improved irrigation, technology adoption, and equitable subsidy distribution to support long-term production stability
Pengaruh Engagement Civitas Sekolah dan Kolaborasi Tim Terhadap Manajemen Strategi Terintegrasi di MTs Al Imaroh Cikarang Barat
Pendidikan di era modern menghadapi tantangan yang makin kompleks seiring pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Lembaga pendidikan dituntut tidak hanya mentransfer pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan, dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan global. Dalam konteks ini, madrasah sebagai institusi pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia serta memiliki identitas keislaman yang kuat. Karena itu, pengelolaan madrasah memerlukan strategi manajemen yang komprehensif dan terintegrasi agar mampu merespons dinamika serta tantangan pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pendekatan ini bertujuan untuk menggambarkan objek penelitian dan menjelaskan temuan yang diperoleh berdasarkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Engagement Civitas Sekolah (X1) terhadap Manajemen Strategi Terintegrasi (Y) memiliki koefisien jalur positif sebesar 0,312, namun nilai P-Value sebesar 0,170. Artinya, pengaruh X1 terhadap Y tidak signifikan karena P-Value > 0,05. Kolaborasi Tim (X2) terhadap Manajemen Strategi Terintegrasi (Y) juga memiliki koefisien jalur positif sebesar 0,400, tetapi nilai P-Value sebesar 0,072, sehingga pengaruhnya juga tidak signifikan karena P-Value > 0,05. Secara simultan, variabel X1 dan X2 mampu menjelaskan variabel Y sebesar 39,9% dan termasuk kategori kecil. Di antara kedua variabel eksogen, Kolaborasi Tim (X2) menunjukkan pengaruh yang lebih dominan secara kuantitatif (koefisien jalur 0,400 dan f-square 0,181), meskipun secara statistik belum signifikan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur manajemen pendidikan Islam serta kontribusi praktis bagi pimpinan madrasah dalam merancang strategi pengelolaan yang lebih terarah dan terintegrasi
Penerapan English for Specific Purposes (ESP) dalam Pembelajaran Komunikasi Penyiaran Islam di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan English for Specific Purposes (ESP) dalam pembelajaran Komunikasi Penyiaran Islam di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) sebagai upaya meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran bahasa Inggris bagi mahasiswa Program Studi KPI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dosen bahasa Inggris telah mengadaptasi prinsip-prinsip ESP dalam pengajaran, meskipun belum terintegrasi secara formal dalam kurikulum. Mahasiswa menilai pembelajaran berbasis ESP lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan profesi penyiaran Islam, terutama dalam meningkatkan keterampilan berbicara, penulisan naskah siaran, dan komunikasi dakwah dalam bahasa Inggris. Implementasi ESP juga terbukti meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan kolaborasi, dan kesadaran budaya global mahasiswa. Namun, tantangan utama masih terletak pada keterbatasan sumber daya dosen dan bahan ajar kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum ESP yang kolaboratif antara dosen bahasa Inggris dan dosen KPI, serta penggunaan media digital untuk mendukung praktik penyiaran berbahasa Inggris di lingkungan PTKI