E-Journal Universitas Al-Azhar
Not a member yet
    336 research outputs found

    Trichoderma dan Kompos Ampas Tahu Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata)

    No full text
    Upaya untuk meningkatkan produksi dan kualitas tanaman jagung manis dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan cara pemupukan baik pupuk organik maupun pupuk kimia (anorganik). Kecenderungan penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Trichoderma dan Kompos Ampas Tahu serta interaksinya terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yang diteliti, yaitu Trichoderma (T) 4 taraf dan Kompos Ampas Tahu (A) 3 taraf yang terdiri dari 12 kombinasi dengan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah Trichoderma (T) yang terdiri dari 4 taraf yaitu T0 = 0 g tanaman-1, T1 = 10 g tanaman-1, T2 = 20 g tanaman-1, T3 = 30 g tanaman-1. Faktor kedua adalah kompos ampas tahu (A) yang terdiri dari 3 taraf yaitu A0 = 0 kg  plot-1, A1 = 2 kg plot-1, A2 = 4 kg plot-1. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), Luas daun (cm2) dan berat tongkol berkelobot plot-1 (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Trichoderma berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter. Pemberian kompos ampas tahu berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berpengaruh sangat nyata terhadap luas daun pada umur 6 minggu setelah tanam, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap bobot tongkol per plot. Sedangkan interaksi perlakuan Trichoderma dan kompos ampas tahu berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter

    Drawing up of deed of minutes of electronic general meeting of shareholders (e-rups) of public company by notary based on POJK No.15/POJK.04/2020 and POJK No.16/POJK.04/2020

    No full text
    Sebelum ditetapkannya POJK No.15/POJK.04/2020 dan No.16/POJK.04/2020, aturan mengenai mekanisme RUPS suatu perusahaan saham gabungan adalah RUPS patungan dilaksanakan secara elektronik. tidak diketahui adanya RUPS elektronik (e-RUPS) karena tidak diatur dalam UUJN dan termasuk dalam UUJN, namun UUJN sendiri tidak memberikan justifikasi hukum yang kuat. Pelaksanaan sertipikat kepabeanan berupa akta catatan yang berkaitan dengan Musyawarah Umum yang diselenggarakan secara elektronik oleh notaris termasuk dalam pasal 12 ayat (3) POJK No. 16/POJK.04/2020. Untuk kliring yang mencantumkan hasil RUPS secara elektronik, salinan cetaknya harus dikirimkan ke notaris. Akta pemindahan adalah akta prosedural berdasarkan apa yang telah dilihat dan disaksikan oleh notaris dari awal sampai akhir. Pelaksanaan e-RUPS dan pembuatan protokol RUPS berdasarkan POJK dan UUJN tidak sejalan. Hal ini dikarenakan UUJN tidak memberikan dasar hukum yang cukup untuk pelaksanaan e-RUPS beserta protokol e-RUPS yang harus ditandatangani oleh notari

    Penerapan model HOR (HOUSE OF RISK) untuk mitigasi resiko pada produksi kusen di UD. Subur Jaya

    No full text
    Semakin ketatnya persaingan terutama dalam sektor industri, perusahaan dituntut untuk berkompetisi menjadi perusahaan yang lebih unggul. Supply ChainManagement (SCM) merupakan suatu hal dalam perusahaan yang sangat penting untuk diperhatikan karena melibatkan semua elemen yang berpartisipasi dalam pergerakan usaha, mulai dari pemasok (supplier), perusahaan manufaktur, hingga customer. Secara umum semua kegiatan yang terkait dengan aliran material, aliran informasi, dan aliran finansial di sepanjang supply chain adalah kegiatan-kegiatan dalam cakupan SCM. Pendekatan HOR bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dan merancang strategi penanganan untuk mengurangi probabilitas kemunculan dari penyebab resiko risiko dengan memberikan tindakan pencegahan pada penyebab resiko risiko. Penyebab resiko risiko atau penyebab risiko merupakan faktor penyebab yang mendorong timbulnya risiko. Masalah yang ada di UD. Subur Jaya adalah seringnya terjadi keterlambatan barang masuk,namun orderan konsumen menunmpuk. Terkadang hal tersebut menyebabkan masalah yang berdampak kepada kurangnya kepercayaan konsumen kepada perusahaan serta keterlambatan pesanan kepada konsumen. Oleh karena itu dengan mengurangi penyebab resiko risiko berarti dapat mengurangi timbulnya beberapa kejadian risiko. Setelah dilakukannya pengolahan data pada bab sebelumnya dengan menggunakan metode House of Risk (HOR) untuk penanganan resiko yang terdiri dari 2 fase yaitu fase pertama mengidentifikasi resiko yang diminta dimana kejadian risiko da agent risiko diidentifikasi dan dilakukan perhitungan nilai Aggregate Risk Potential (ARP). Fase kedua merupakan penanganan risiko. Setelah dilakukan penelitian diperoleh hasil bahwa  apat diketahui resiko rantai pasok pada UD. Sumber Jaya yaitu terdapat 32 kejadian agen risiko, kemudian dilakukan pembuatan diagram pareto sehingga didapatkan sebanyak 18  agen risiko. Penanganan risikoyang diterapkan dimulai dari melakukan koordinasi anatara pihak user dan pembuat PR. pihak Gudang, Produksi,danMarketing melakukankoordiasi Setiaphari kerja, melakukan penyesuaian data antara pada system dengan actual dilapanga

    Analisis Perhitungan debit banjir rencana di bendung karet bandar sidoras

    No full text
    Tulisan ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh curah hujan yang meningkat pada aliran Sungai Sei Percut terhadap bendung karet Bandar Sidoras. Dari hasil penelitian, besar nya curah hujan maksimum yang diambil dari Stasiun hujan klimatologi Sampali, pada bendung karet Bandar Sidoras untuk empat kala ulang sebesar: Kala ulang 2 Tahun = 125,04 mm, Kala ulang 10 Tahun = 169,77 mm, Kala ulang 25 Tahun = 186,66 mm dan Kala ulang 50 Tahun = 197,51 mm. Data debit air stasiun AWLR Tembung didapat debit maksimum Q50 sebesar 304,59 m3/det. Hasil analisis debit banjir dengan metode nakayasu untuk kala ulang 2, 10, 25, dan 50 tahun adalah 323,71m3/det, 401,51m3/det, 483,24m3/det, 1008,40 m3/det. Hasil analisis debit banjir dengan metode rasional untuk kala ulang 2, 10, 25, dan 50 tahun adalah 648,166 m3/det, 879,993 m3/det, 967,579 m3/det, dan 1023,788  m3/det. Hasil analisis debit banjir dari kedua metode sintetik dengan menggunakan data sungai yang sama diperoleh hidrograf satuan sintetik yang dapat diterapkan untuk mendapatkan hasil yang relevan adalah metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayas

    Pemanfaatan Duckweed/rumput bebek untuk konservasi air tawar dalam sistem perikanan

    No full text
    Tulisan ini bertujuan untuk menyajikan aspek-aspek kunci dari penggunaan Duckweed / rumput bebek dalam aplikasi industri dan konsep untuk menggunakan bio filter rumput bebek dalam sistem akuakultur. Rumput bebek adalah tanaman yang beradaptasi dengan sistem perairan dan dianggap sebagai salah satu tanaman terkecil di dunia, dengan diameter 1-15 mm. Meskipun merupakan tanaman kecil, sifat-sifatnya membuatnya cocok untuk keperluan industri (produksi bahan bakar nabati, aquaponik, sumber makanan, pengolahan air limbah). Beberapa aspek pengelolaan tanaman rumput bebek disebutkan dalam tulisan ini. Telah terbukti bahwa spesies rumput bebek tertentu berhasil menurunkan Chemical Oxygen Demand (COD), Kebutuhan Biological Oxygen Demand (BOD), nitrogen total (TN), fosfor total (TP) dan ortofosfat (OP).Penulis mengusulkan teknologi pengolahan air limbah baru dengan tangki rumput bebek untuk sistem budidaya resirkulasi

    Pengaruh citra merek, kalitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian produk Nibras House Mini Johor di kota Medan

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Nibras House Mini Johor di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan sumber data primer serta metode statistik linier berganda. Teknik mengumpulkan data dengan observasi, pengajuan kuesioner dan wawancara. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 73 orang.  Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan bahwa Citra Merek (X1), Kualitas Produk (X2) dan Harga (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Sedangkan secara parsial Harga (X3) tidak berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian (

    Pemanfaatan Limbah Solid Pabrik Kelapa Sawit Dan Konsentrasi Pupuk NPK (16-16-16) Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Prenursery

    No full text
    Pertumbuhan bibit kelapa sawit dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan limbah solid pabrik kelapa sawit   sebagai sumber hara dan pembenah tanah media tanam dipadukan dengan pembrian pupuk NPK yang mampu menyediakan hara secara cepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah solid pabrik kelapa sawit dan konsentrasi pupuk NPK 16-16-16 serta interaksinya terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di pre nurseri.  Penelitian  dilaksanakan di Gedung Johor, Medan pada bulan Februari sampai April 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah limbah solid (S) yang terdiri dari 3 taraf yaitu  S0 = tanpa perlakuan (kontrol), S1 = 300 g solid kg-1  tanah, S2 = 450 g solid kg-1  tanah. Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk NPK 16-16-16 (N) terdiri dari 3 taraf yaitu N0 = tanpa perlakuan (kontrol), N1 = 0,2 g/100 ml air, N2 = 0,3 g/100 ml air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2) diameter batang (mm) bobot basah tajuk (g), bobot kering tajuk (g), bobot basah akar (g) dan bobot kering akar (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah solid berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, berat basah dan kering tajuk, dan berat basah dan kering akar. Pemberian konsentrasi pupuk NPK 16-16-16  berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, diameter batang, berat basah tajuk, berat kering tajuk. Sedangkan interaksi pemberian limbah solid dan konsentrasi pupuk NPK 16-16-16 berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan berat kering taju

    Pengaruh Tingkat Ketinggian Fruit Trap terhadap Imago Hama Ulat Api pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.)

    No full text
    Hama merupakan  binatang perusak tanaman budidaya yang berguna untuk kesejahteraan manusia salah satu jenis hama yang menyerang kelapa sawit adalah hama ulat api yang merupakan ulat pemakan daun kelapa sawit (UPDKS) yang utama serta dapat menimbulkan kerugian, dari hasil percobaan simulasi kerusakan daun yang dilakukan pada kelapa sawit berumur 8 tahun diperkirakan penururnan produksi mencapai 30-40 %. Penggunaan Fruit Trap dengan uji tingkat ketinggian diharapkan  mampu memutuskan siklus hidup imago hama  ulat api dan juga menjadi salah satu metode pengendalian terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan ketinggian yang tepat dalam penggunaan  Fruit Trap untuk mengendalikan  imago hama ulat api. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non faktorial dengan empat taraf dan enam  ulangan  sehingga diperoleh 24 satuan penelitian. Dengan 4 perlakuan yaitu : ketinggian Fruit Trap 1 m (T1), ketinggian Fruit Trap 1,2 m (T2), ketinggian Fruit Trap 1,4 m (T3), ketinggian Fruit Trap 1,6 m (T4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji tingkat ketinggian Fruit Trap berpengaruh sangat nyata dan ketinggian Fruit Trap 1,6 m sebanyak 526 ekor dengan jenis spesies Birthamula chara Swinhoe dan Darna diducta

    Uji Pemberian Pupuk Kandang Kambing dan Kosentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Air Kelapa terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy

    No full text
    Upaya untuk meningkatkan produksi dan kualitas tanaman pakcoy dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan cara pemupukan pupuk organik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy akibat pemberian pupuk kandang kambing dan pupuk organik cair air kelapa serta interaksinya. .Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah pupuk kandang kambing (K) yang terdiri dari 4 taraf yaitu K0 = 0 kg m-2 (kontrol), K1 , K2 , K3 . Faktor kedua adalah kosentrasi pupuk organik cair air kelapa(A) terdiri dari 3 taraf yaitu A0 = 0 ml L-1 air  (kontrol), A1 = 30 ml L-1 air, A2 = 60 ml L-1 air. Parameter yang diamati adalah jumlah daun (helai) dan berat segar tanaman per plot (g).Hasil peneltian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kambing berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun 14HST, 21 HST, 28 HST dan berat segar tanaman per plot. Kosentrasi pupuk organik cair air kelapa berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun 14 HST, 21HST, 28 HST dan  berat segar tanaman per plot. Sedangkan interaksi pupuk kandang kambing dan pupuk organik cair air kelapa tidak berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan

    Pemberatan pemidanaan terhadap aparat penegak hukum sebagai pengedar/bandar narkotika

    No full text
    Tindak pidana Narkotika merupakan salah satu kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Meningkat penyalahgunaan tindak pidana Narkotika, bukan hanya di masyarakat saja tetapi sudah mulai mengarah kepada aparat penegak hukum khususnya kepada anggota Kepolisian. Sanksi pidana dengan pemberatan diberikan kepada aparat penegak hukum yang terlibat sebagai bandar Narkotika dan menjadi bagian dari jaringan pengedar Internasional. Munculnya pemberatan pemidanaan tersebut dilakukan dengan mendasarkan pada golongan, jenis, ukuran, dan jumlah Narkotika. Aturan hukum mengenai pemidanaan dan pemberatan terhadap pemidanaan khususnya narkotika diatur didalam Pasal 111 sampai dengan Pasal 148 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Aparat penegak hukum yang terbukti menjadi pengedar/Bandar narkotika akan dijatuhkan hukuman mati atau hukuman seumur hidup, selain itu juga akan dikenakan sanksi administratif. Kebijakan hukum pidana terhadap aparat penegak hukum sebagai Bandar narkotika dibagi atas 2 (dua) yaitu Pertama, Kebijakan Penal yang mana lebih menitikberatkan pada sifat repressive sesudah kejahatan tindak pidana narkotika terjadi, sedangkan Kedua, Kebijakan Non Penal yang mana lebih menitik beratkan pada sifat preventive sebelum kejahatan tindak pidana narkotika terjad

    0

    full texts

    336

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Al-Azhar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇