E-Journal Universitas Al-Azhar
Not a member yet
    336 research outputs found

    Variasi Waktu Kontak Maksimum Adsorben Terhadap Logam Hg

    No full text
    Penelitian mengenai efektivitas kitosan dari cangkang belangkas (Tachypleus Gigas) dalam proses penurunan kadar logam Hg pada limbah cair tambang emas telah dilakukan. Kitosan yang digunakan dibuat dengan memanfaatkan cangkang belangkas melalui proses deproteinisasi dan demineralisasi. Kitosan yang dihasilkan digunakan sebagai adsorben untuk menurunkan kadar Hg dalam limbah cair tambang emas dengan hasilnya dibandingkan dengan kitosan murni. Analisis kadar logam Hg denganmenggunakan induktif ditambah Plasma - Atomic Emission Spectrometer (ICP - AES), dimana diperoleh bahwa adsorben efektif digunakan pada waktu kontak 25 menit dengan hasil penyerapan paling maksimal diantara variasi waktu kontak yang lain. Sedangkan kitosan dari cangkang belangkas hanya mampu menghasilkan penyerapan sebesar 34.46% dan kitosan murni 39.69%

    Penggunaan Katalis Fe Terhadap Karbon Aktif Cangkang Kelapa Sawit Dan Karbon Aktif Sekam Padi Pada Proses Impregnasi

    No full text
    Penelitian mengenai impregnasi karbon aktif cangkang kelapa sawit dan impregnasi karbon aktif sekam padi dengan menggunakan katalis Fe telah diteliti. Melalui tahapan pembentukan karbon, karbon aktif dan impregnasi karbon aktif. Karbon aktif yang dihasilkan antara karbon aktif cangkang kelapa sawit dan karbon aktif sekam padi di aktivasi dengan menggunakan H3PO4 7% pada perbandingan 1 : 10 (b/b) dan menggunakan katalis Fe.Aseton 0,09 M digunakan untuk melarutkan katalis Fe(NO3)3.9H2O. Disonikasi selama 1 jam dengan pemanasan 60-700C. Selanjutnya hasil impregnasi karbon aktif cangkang kelapa sawit dan impregnasi karbon aktif sekam padi yang diperoleh di karakterisasi dengan menggunakan FT-IR. Hasil menunjukkan adanya daerah serapan 1328.33 cm- 1 pada karbon aktif impregnasi cangkang kelapa sawit dan 1381.03 cm-1 karbon aktif impregnasi sekam padi baik untuk impregnasi karbon aktif cangkang kelapa sawit dan impregnasi karbon aktif sekam padi. Adanya serapan pada daerah tersebut yang berarti adanya gugus fungsi N=O simetri yang berasal dari Fe(NO3)3.9H2O dengan rentang bilangan gelombang 1390-1300

    Penggunaan Metode Capacity Requirement Planning (CRP) Dengan Aplikasi Pom For Windows Dalam Perhitungan Kapasitas Produksi (Studi Kasus Industri Pengolahan Tahu XYZ)

    No full text
    Kegiatan perencanaan dan pengendalian produksi. dalam sebuah perusahaan pada umumnya ditangani oleh Departemen PPC (Production Planning and Control, sering disingkat PPC). Setelah perencanaan produksi dibuat, hasilnya akan dimasukkan ke dalam kebutuhan berdasarkan waktu masing-masing jenis produk (individual products) perencanaan ini disebut jadwal induk produksi (master productions schedule) MPS. Proses selanjutnya dalam perencanaan produksi adalah perencanaan kapasitas produksi, Capacity Requirement Planning (CRP). CRP berfungsi mengukur, dan menyesuaikan tingkat kapasitas atau proses untuk menentukan jumlah tenaga kerja dan sumber daya mesin yang di perlukan untuk melaksanakan produksi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa metode Capacity Requirement Planning (CRP) dapat mengurangi kelebihan kapasitas waktu sebesar 1344 jam /tahun dengan hasil yang di dapat dalam perbaikan usulan menjadi 91 jam / tahun, Optimalisasi kapasitas waktu dan produksi yang ada dengan menggunakan jam kerja 8 jam/hari menjadi 2 shift dalam 1 hari dengan 4 jam kerja pada satu shift, ternyata perusahaan masih memiliki kelebihan kapasitas waktu dan produks

    Studi Koordinasi Pengaman Motor Arus Bolak-Balik

    No full text
    Sejalan dengan perkembangan teknologi dalam bidang sistem tenaga listrik dan penggunaan mesin mesin listrik sebagai penggerak industri. Motor arus bolak balik (AC) berperan penting dalam dunia industri sebagian besar penggerak yang terdapat didalam pabrik menggunakan motor – motor listrik tersebut, baik dengan supply tiga fasa maupun satu fasa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai studi koordinasi pengaman motor arus bolak balik maka diperoleh setting rele untuk beban lebih sebesar 0.08 dari arus nominal dan setting waktu 20 detik, setting rele untuk arus lebih sebesar 0.58 dari arus nominal dan setting waktu 0.1 detik, setting rele untuk tegangan lebih sebesar 0.7 dari tegangan nominal, setting arus untuk rele gangguan tanah 5A sampai 20A dengan setting waktu 1 time dial, setting rele panas lebih untuk CB pada suhu 171.95 oC dan setting sinyal alarm 162.9 oC. Untuk menjaga kehandalan dari sistem pengaman maka perlu digunakan rating dan setting arus serta waktu yang tepat pada rele pengaman. Hal ini perlu diperhatikan karena jika menggunakan setting yang keliru akan mengakibatkan arus gangguan yang besar timbul melewati motor dimana akan mengakibatkan kerusakan motor

    Pengujian Karakteristik Sepatu Kuda Bahan Komposit Polymeric Foam Berpenguat Fiberglass Menggunakan Uji Gesek Dan Pengamatan Mikroskop

    No full text
    Hasil pengujian gesek (keausan) Spesimen A nilai rata-rata untuk lebar jejak keausan (?) 1616 ?m kedalaman jejak keausan () 546.17 ?m, volume keausan eksperimental (Vp) 9.575 mm³ dan laju keausan (?p) 0.10 mm3/s. Spesimen B dengan nilai rata-rata untuk lebar jejak keausan ( ?) 2526.26 ?m, kedalaman jejak keausan () 2033.18 ?m, volume keausan eksperimental (Vp) 2.573 mm³ dan laju keausan (?p) 0.31 mm3/s. Spesimen C nilai rata-rata untuk lebar jejak keausan (?) 1079.87 ?m, kedalaman jejak keausan () 266.10 ?m, volume keausan eksperimental (Vp) 1.253 mm³ dan laju keausan (?p) 0.041 mm3/s. Spesimen D nilai rata-rata untuk lebar jejak keausan (?) 1728.20 ?m, kedalaman jejak keausan () 712.27 ?m, volume keausan eksperimental (Vp) 3.354 mm³ dan laju keausan (?p) 0.11 mm3/s. Spesimen E nilai rata-rata untuk lebar jejak keausan (?) 1788.32 ?m, kedalaman jejak keausan ()  1101.40 ?m, volume keausan eksperimental (Vp) 5.187 mm³ dan laju keausan (?p) 0.17 mm3/s.

    Rancangan Kincir Angin Prototipe 18 PU 400

    No full text
    Pemanfaatan energi alam seperti angin sangat dibutuhkan masyarakat luas mengingat bahan bakar yang semakin kompetitif. Kincir angin Prototipe 18 PU 400 idealnya dapat dijadikan model untuk kebutuhan masyarakat petani. Dari hasil rancangan kincir angin prototipe 18 PU 400 ini didapat Ring kecil penumpu sudu bagian dalam190 dan ring besar penumpu sebelah luar 7.30. Daya kincir angin kecepatan putarnya sebesar 4.7 Hp. Debit (kapasitas) pompa teoritis prototipe kincir angin (Qth) sebesar 17 l/det. Debit (kapasitas) Pompa sebenarnya 5.1 l/det. Friction Losses pada pipa hisap adalah 0.003 m. Friction Losses pada pipa tekan 8.01 m. Debit (kapasitas) pompa teoritis (Qth) adalah 6.6 l/det. Debit (kapasitas) pompa sebenarnya (Qs)  adalah 1.9 l/det. Hasil perhitungan Daya Pompa ( Np)  adalah 1.7 Hp

    0

    full texts

    336

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Al-Azhar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇