Generic - Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Not a member yet
144 research outputs found
Sort by
Pengembangan Sistem Pakar Identifikasi Hama dan Penyakit Tanaman Kelapa
Menurunnya tingkat produksi kelapa, sebagai salah satu komoditi ekspor, yang disebabkan karena adanya serangan hama dan penyakit yang tidak pernah berakhir. Sistem pakar ini berfungsi sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi jenis hama dan penyakit pada tanaman kelapa serta cara penganggulangannya, berdasarkan gejala kerusakan yang terlihat pada bagian luar tanaman, seperti batang, daun, bunga, dan buah. Sistem pakar identifikasi hama dan penyakit tanaman kelapa ini dikembangkan dengan menggunakan Prolog, yang merupakan bahasa pemrograman deklaratif, di mana masalah akan diselesaikan secara deduktif, yaitu dari beberapa fakta dan aturan akan diturunkan suatu kesimpulan sebagai jawaban. Hasil yang diperoleh adalah solusi dari permasalahan tanaman kelapa disertai keterangan dan cara penanggulangannya. Dengan adanya sistem ini, keberadaan seorang pakar di bidang pertanian, khususnya tanaman kelapa, dapat digantikan sehingga penurunan tingkat produksi kelapa dapat diatasi
Analisis Perbandingan Load Balancing Web Server Tunggal Dengan Web server Cluster Menggunakan Linux Virtual Server
Virtual server adalah server yang mempunyai skalabilitas dan ketersedian yang tinggi yang dibangun diatas sebuah cluster dari beberapa real server. Real server dan load balancer akan saling terkoneksi baik dalam jaringan lokal kecepatan tinggi atau yang terpisah secara geografis. Load balancer dapat mengirim permintaan-permintaan ke server yang berbeda dan membuat paralel service dari sebuah cluster pada sebuah alamat IP tunggal dan meminta pengiriman dapat menggunakan teknologi IP load balancing atau level aplikasi teknologi load balancing. Linux Virtual Server juga mampu memeratakan beban request / paket dari client kepada beberapa Real-Server yang telah ter-cluster dan terintegrasi pada sebuah Virtual-Service
Perencanaan Model Arsitektur Bisnis, Arsitektur Sistem Informasi dan Arsitektur Teknologi Dengan Menggunakan TOGAF: Studi Kasus Bakosurtanal
The Information Technology was rapidly developed and it has affected on developing business. Information Technology is a necessary in BAKOSURTANAL to support some business in relation with data and spatial information. Users will get the advantage of easy and fast access to data and spatial information. The enterprise architecture takes role to support company, by facilitating the technology and process structure such as fundamental in information technology strategy. Enterprise architecture planning should be managed based on standardize framework in accordance to the world wide basic architecture framework reference. Architecture framework will accelerate and simplify the development of enterprise architecture, ascertaining comprehensive coverage of solutions, ensure that the result of enterprise architecture is in line with the growth of BAKOSURTANAL. This paper will study through the standard configuration of enterprise architecture. There are several framework of enterprise architecture e.g.: Zachman Framework, TOGAF (The Open Group Architecture Framework), etc. The result of this research showed that the most suitable enterprise architecture framework for BAKOSURTANAL’s blueprint development and to propose enterprise architecture model (business architecture, information system architecture, technology architecture) and to give suggestion or recommendation on technical basics shall be implemented as the architecture has been chosen
Determination of the Winner of Project Tender Using Analytical Hierarchy Process
Determination of the winner project tender is a fairly complex job. This is because the selection of winners is based on various criteria. On the other hand Analytical Hierarchy Process (AHP) is one method frequently used in the development of Decision Makers System. The principle of AHP method is choice of a decision based on consideration of various criteria. Such conditions make the AHP method suitable to be applied in determining the winner of the tender project. In this research, AHP architecture uses seven criteria, and seven alternatives. The seven criteria are price, specification, time, support, warranty, experience, and the browser. Meanwhile, the company that the alternatives to be selected are companies that have passed the prequalification stage. The winner is determined based on the order of greatest priority value
Studi Komparatif Penggunaan Open Source Content Management System (CMS) Joomla Dan Drupal Untuk Pembuatan Website
Penggunaan Content Management System (CMS) saat ini telah berkembang pesat hingga pemakaiannya terbilang sangat luas. Tidak hanya penggunaan CMS dalam bidang pendidikan, namun juga telah merambah dunia bisnis. CMS memberikan kemudahan dalam hal teknis dan mengakomodasi secara mudah bagi orang awam yang ingin membangun sebuah website untuk tujuan tertentu. Disaat yang bersamaan para web developer berlomba-lomba membangung sebuah CMS yang memberikan fitur-fitur menarik bagi pengguna. Joomla dan Drupal adalah dua dari sekian banyak CMS yang terbilang sukses mewarnai dunia CMS saat ini. Pemakaian keduanya sangat luas dari kategori tujuan maupun klasifikasi pengguna. Penulis mencoba membuat perbandingan dari keduanya berdasarkan data-data valid yang diperoleh tentang keduanya kemudian mencoba menganalisisnya hingga didapati hasil studi komparatif
Enhanced Self Organizing Map (SOM) and Particle Swarm Optimization (PSO) for Classification
Hybrid technique for Self Organizing Map and Particle Swarm Optimization approach is commonly implemented in clustering area. In this paper, a hybrid approach that is based on Enhanced Self Organizing Map and Particle Swarm Optimization (ESOM/PSO) for classification is proposed. Enhanced Self Organization map which based on Kohonen network structure is to improve the quality of the data classification and labeling. New formulation of hexagonal lattice area is used for the enhancement Self Organizing Map structure. The proposed hybrid ESOM/PSO algorithm uses PSO to evolve the weights for ESOM. The weights are trained by ESOM in the first stage. In the second stage, they are optimized by PSO. In the proposed algorithm, the result is measured by using a classification accuracy and quantization error techniques
Identifikasi Kelainan Jantung Menggunakan Pola Citra Digital Electrocardiogram
Electrocardiograph merupakan salah satu alat yang digunakan dalam pemeriksaan jantung. Electrocardiograph menghasilkan Informasi Electrocardiogram yang tidak dapat langsung dibaca oleh orang awam. Electrocardiogram menghasilkan citra grafik dan pernyataan tentang normal atau abnormalnya kondisi jantung. Electrocardiogram merekam aktivitas kelistrikan jantung dalam waktu tertentu. Tahapan Image Processing untuk memperbaiki kualitas citra dan menangkap pola grafik Electrocardiogram yang akan dianalisis antara lain Image Smoothing dengan metode Gauss, Image Segmentation, Image Normalisation dan Image Thinning. Pola line grafik yang dihasilkan akan dianalisa untuk menentukan titik - titik penting tertentu pada line grafik yang telah ditemukan. Titik tersebut menjadi pembanding dalam sistem rule based knowledge dalam menemukan kelainan jantung tersebut. Dalam penelitian ini hasil pengujian yang dapat dikenali adalah 78.26% dari data pengujian yang ada
Pengenalan Gambar Menggunakan Sebagian Data Gambar
Pengenalan gambar dengan menggunakan sebagian data gambar query, sebagian data gambar query ini bisa terjadi karena bentuk gambar query yang tidak utuh atau tidak sesempurna gambar asli. Gambar asli ini adalah gambar yang ada didalam database Gambar query yang tidak utuh mungkin karena objek lain yang menutupi, atau pengambilan gambar yang tidak sempurna, atau keadaan objek itu sendiri yang mengalami perubahan. Untuk melakukan pengenalan gambar dengan kondisi seperti tersebut diatas digunakan metode ekstraksi fitur SURF
Rancangan Perangkat Electronic Support Measure (ESM) Untuk Peperangan Elektronik
Rancangan dalam makalah ini menunjukkan bahwa perangkat ESM (Electronic Support Measure) merupakan suatu perangkat pendukung militer (tentara) yang dipakai dalam peperangan elektronika (electronic warfare disingkat EW). Bagian dari perangkat ESM adalah Radio Penerima Pengarah ( Radio Directional Finder disingkat RDF) yang berfungsi untuk menerima atau memonitor spektrum gelombang radio (sinyal radio) yang dipancarkan oleh fihak musuh (foe), dengan cara mengukur besaran kuat sinyal (field strength) untuk setiap arah tertentu dari antena RDF. Besaran kuat sinyal diukur untuk setiap arah tertentu antena RDF dari sudut 00 sampai 3600, sehingga terkumpul nilai kuat sinyal untuk satu putaran antena RDF. Nilai kuat sinyal yang terbesar maka arah antena RDF tersebut merupakan arah ke pemancar musuh. RDF mempunyai kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisa dan menentukan arah posisi musuh
Utilization of Human Virtual Intelligence Framework in Managing Technopreneur Knowledge
This paper trying to discuss a framework to assist technopreneurs in managing knowledge. Using the concept of Human Virtual Intelligence, it is expected that the technopreneurs will be able to accelerate their abilities and competency to a desired level. Technopreneurs are mostly busy people with extreme time constraint. They do not have time and luxury to learn in the traditional way, but must go quickly to accommodate the chaotic changes and complex situations in their daily life. In such conditions, they must have a decision support system to help them do their daily strategic tasks. Knowledge Management System plays an important role to capture, share and exploit the knowledge from knowledge agents to the technopreneur’s Human Virtual Intelligence. This paper believes that using the Human Virtual Intelligence framework and Knowledge Management System will significantly help the development of technopreneurs