Generic - Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Not a member yet
144 research outputs found
Sort by
Pengembangan Perangkat Lunak Pembangkit Geometri Fraktal Berbasis Bilangan Kompleks (PLFraKom)
In fractal geometry, object is drawn using iterative algorithm. Fractal has self similarity by nature, such that each part of fractal is similar to the bigger part, but in different scale. Fractal generation process is done by iteration toward certain mathematic function. One of the mathematic function is the complex number-based one. The methodology used in developing this software is waterfall model. The design used functional model, that is DFD (Data Flow Diagram). PLFraKom software is developed in Microsoft Windows programming environment. Programming language used here is Borland C++ Builder 6.0. This software has produce the desired output, such as fractal image generation
Simulasi Antrian Satu Channel Dengan Tipe Kedatangan Berkelompok
Masalah antrian tidak hanya terjadi dalam kegiatan sehari – hari namun juga dapat terjadi pada suatu sistem komputer. Antrian yang akan dibahas memiliki sebuah server dengan satu garis antrian yang melayani unit dalam antrian satu per satu dengan tipe kedatangan berkelompok. Pola kedatangan pada antrian ini berdistribusi Poisson dan pola pelayanan berdistribusi Eksponensial dengan disiplin antrian FIFO ( First In First Out ). Untuk mengamati perilaku sistem antrian digunakan simulasi yang akan dijalankan dengan memberikan input yang berbeda-beda dan akan mempengaruhi output sistem. Dari hasil simulasi diharapkan dapat diketahui karakteristik sistem antrian terutama probabilitas kesibukan server sehingga dapat dijadikan landasan untuk pengambilan keputusan terhadap sistem antrian yang diamati
Proteksi Mail Server dari Spam dan Virus Menggunakan Untangle Gateway
Banyak kerugian yang didapat akibat serbuan ratusan bahkan ribuan spam dan virus pada mail server. Habisnya konsumsi resource jaringan, CPU dan ruang harddisk akan mengganggu pelayanan mail server bagi suatu organisasi. Sistem yang hang atau bandwidth yang harus dibayar mahal sebagai akibat dari mail spam dan virus telah membuat banyak organisasi mengalami pemborosan yang tidak sedikit. Banyak solusi yang telah ditawarkan untuk mengatasi masalah seperti ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan penyaring spam “Untangle Gateway”. Untangle Gateway adalah solusi jaringan berbasis open source yang telah terintegrasi dengan modul-modul untuk memfilter spam dan virus
Konsep Model, View, dan Controller (MVC): Penerapannya Pada Pemecahan Pengembangan Perangkat Lunak Ujian Online
Konsep Model, View, dan Controller (MVC): Penerapannya Pada Pemecahan Pengembangan Perangkat Lunak Ujian Onlin
Rancang Bangun Perangkat Lunak Sistem Informasi Laboratotium (Studi Kasus: Laboratorium Fasilkom Unsri)
COMLAB adalah salah satu unit penunjang akademik yang dimiliki oleh Fasilkom Unsri. Eegiatan yang dilaksanakan di COMLAB terdiri dari pengajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat dan tugas akhir mahasiswa. Pada penelitian ini mencoba untuk membuat suatu perangkat lunak sistem informasi manajemen COMLAB untuk membantu memanajemen data administratif dan inventaris COMLAB. Pembuat perangkat lunak menggunakan metode WaterFall yang berbasis jaringan. Diharapkan dengan adanya perangakat lunak ini dapat membantu kegiatan administratif dan inventaris yang ada di COMLAB
Prototipe Laboratorium Bahasa Berbasis Komputer Menggunakan Model Arsitektur Three-Tier
Laboratorium bahasa adalah sebuah ruang yang berisi perangkat keras dan perangkat lunak yang berfungsi sebagai tempat para siswa untuk melatih dan menguji kemampuan bahasanya. Prototipe laboratorium bahasa berbasis komputer adalah sebuah perangkat lunak yang mengadopsi fungsi dari sebagian atau keseluruhan sebuah laboratorium bahasa. Three-Tier adalah arsitektur client-server dimana masing-masing user interface, functional process logic (business rules), data storage dan data access dikembangkan dan disusun sebagai modul-modul yang berdiri sendiri. "three-tier" atau "threelayer", adalah bagian dari multitier architectures. Sistem threetier yang diterapkan pada prototipe laboratorium bahasa berbasis komputer memberi kemudahan pada pengelolaan aplikasi perangkat lunak yang berada pada layer logik dan pengelolaan data pada layer data, karena perubahan yang terjadi pada layer logic dan layer data tidak akan memberi pengaruh pada layer presentasi
Pengembangan Antivirus Songket Untuk Virus H1N1 Dengan Metode Behavior Blocking Detection
Seiring dengan pesatnya perkembangan penggunaan komputer sebagai alat bantu manusia di berbagai bidang kehidupan, virus di sisi lain merupakan ancaman bagi keamanan sistem komputer yang sudah tidak asing lagi. Untuk mengatasi masalah virus dibuatlah suatu aplikasi yang disebut antivirus. Sesuai dengan namanya, program antivirus mampu mendeteksi dan mencegah akses ke dokumen yang terinfeksi dan juga mampu menghilangkan infeksi yang terjadi, karena virus bukanlah sesuatu yang terjadi karena kecelakaan ataupun kelemahan perangkat komputer, melainkan merupakan hasil rancangan intelegensia manusia setelah melalui berbagai percobaan terlebih dahulu layaknya eksperimen – eksperimen ilmiah di dalam bidang lainnya. Aplikasi Antivirus Songket ini menggunakan metode Behavior Blocking Detection, yang menggunakan kebijakan yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Aplikasi ini dianalisa menggunakan state data diagram, dirancang menggunakan Model Sekuensial Linear dan diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0. Aplikasi Antivirus Songket ini diharapkan mampu memperkenalkan kebudayaan Palembang serta memberikan pengamanan pada sistem komputer
Peningkatan Fungsionalitas Perangkat Lunak Melalui Restrukturisasi Data (Studi Kasus: Sistem Informasi Akademik Fakultas Ilmu Komputer Unsri)
Bagian penting di dalam kegiatan akademik di suatu perguruan tinggi. Adanya keinginan untuk meningkatkan fungsionalitas perangkat lunak, berdampak terhadap data yang ada di sistem lama, sehingga data tersebut perlu untuk dipertahankan untuk dapat digunakan di sistem baru nantinya. Salah satu metode yang dapat dipakai adalah Restrukturisasi Data. Restrukturisasi data ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu mendeteksi database smells yang ada di sistem lama, rekayasa ulang data berdasarkan database smells yang ditemukan, implementasi hasil yang diperoleh serta melakukan pengujian terhadap data yang telah dipindahkan ke lingkungan DBMS yang baru
Kajian Tentang Komputer Kuantum Sebagai Pengganti Komputer Konvensional Di Masa Depan
Peran teknologi dalam pengembangan teknologi informasi (IT, information technology), sudah tidak diragukan lagi. Teknologi komputer merupakan salah satu teknologi yang paling cepat mengalami perkembangan dan kemajuan. Komputer yang nantinya layak untuk benar-benar disebut sebagai Komputer Super ini adalah Komputer Kuantum. Quantum Computer atau komputer kuantum memanfaatkan fenomena ‘aneh’ yang disebut sebagai superposisi. Komputer kuantum tidak menggunakan Bits tetapi QUBITS (Quantum Bits) dan komputer digital melakukan perhitungan secara linier, sedangkan komputer kuantum melakukan semua perhitungan secara bersamaan (simultan). Pada komputer kuantum juga terdapat beberapa gate seperti yang terdapat pada komputer konvensional yang berfungsi dalam pengaturan qubit. Saat ini perkembangan teknologi sudah menghasilkan komputer kuantum sampai 7 qubit, tetapi menurut penelitian dan analisa yang ada, dalam beberapa tahun mendatang teknologi komputer kuantum bisa mencapai 100 qubit
Menekan Tingkat Ber Pada Sistem Komunikasi Direct-Sequence CDMA(DS-CDMA) Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Transient Chaos
Sistem penerima konvensional pada sistem komunikasi DS-CDMA, terjadi degradasi kinerja akibat perbedaan daya dengan sinyal penginterferensi yang tinggi (Nearto- Far) dan nilai korelasi silang kode user yang berbeda tidak nol, yang mengakibatkan Multiple Access Interference (MAI). Jaringan Saraf Tiruan Transient Chaos (TCNN), sangat potensial untuk mengatasi permasalahan MAI dan Near-to-Far pada penerima konvensional DS-CDMA. Sistem penerima Jaringan Saraf Tiruan Transient Chaos (TCNN) dapat diturunkan dengan memanfaatkan fungsi Likelihood. Dengan fungsi Likelihood tersebut akan diperoleh fungsi energi atau fungsi cost dari sistem penerima multiuser DS-CDMA. Fungsi energi sistem penerima multiuser DS-CDMA diselesaikan dengan algoritma TCNN. Pengujian dilakukan dengan simulasi komputer untuk membandingkan kinerja penerima TCNN dengan konvensional. Hasil simulasi, dapat dilihat bahwa sistem penerima Jaringan Saraf Tiruan Transient Chaos dapat memberikan perbaikan kinerja dibandingkan sistem penerima konvensional (Mathced Filter). Perbaikan kinerja penerima TCNN sebesar 85.092 % pada kondisi E N dB o 6 1 / = , Near-to-Far E E 6dB 2 1 / = , tetapi memerlukan tambahan waktu 0.4845 sekon-per-iterasi algoritma TCNN