IRPI Publisher Journals (Institute of Research and Publication Indonesia)
Not a member yet
    1012 research outputs found

    Digital Learning Transformation Training to Improve Teachers' Pedagogical Skills at SDN Tlogowaru 01 Malang: Pelatihan Transformasi Pembelajaran Digital Untuk Peningkatan Kemampuan Pedagogik Guru Di SDN Tlogowaru 01 Malang

    Full text link
    Teachers' ability in pedagogical competence must be improved. Teachers must always innovate in designing the learning process where learning is the main activity in the education process. Teachers are still found to use learning that is focused not on students. A big challenge for educators, especially elementary school teachers, is to be able to provide interesting and easily understood material for students. Through these challenges, every educator is required to be more creative in delivering material and attracting the attention of students. Observing the conditions that occur at SDN Tlogowaru 1, this activity aims to provide Digital Learning Transformation Training to Improve Teachers' Pedagogical Skills at SDN Tlogowaru 01 Malang. The training participants were 22 teachers with the Participatory Action Research (PAR) Method. The results of Community Service (PPM) activities increased teachers' knowledge and skills in creating interactive teaching materials through flipbook and scratch applications. Teachers are expected to be able to implement them into their learning in their respective classes. PPM participants gave a positive response of satisfaction of 16.36% Strongly agree, 82.73% Agre

    Implementasi Harmonisasi Ilmu Sains dan Agama di Kelas 8 Pondok Pesantren Nurul Huda Banat Pekalongan

    Full text link
    This community service activity was conducted at Pondok Pesantren Nurul Huda Banat in Pekalongan, aiming to enhance the understanding of 8th-grade MTs students regarding the harmonization between science and religion. The main issue addressed was the students’ limited comprehension of the interrelation between these two fields. Through face-to-face socialization and interactive discussions, the program presented material covering the concept, objectives, implementation, and challenges of science-religion harmonization in the context of pesantren education. Evaluation results indicated a significant improvement in participants' understanding, increasing from 0% to 100% after the activity. This initiative demonstrates that a contextual approach can effectively foster integrative and critical thinking among students and encourage the development of a pesantren generation that balances intellectual and spiritual growth.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Huda Banat Pekalongan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman santriwati kelas 8 MTs mengenai harmonisasi antara ilmu sains dan agama. Permasalahan utama yang dihadapi adalah masih rendahnya pemahaman santri terhadap keterkaitan antara kedua bidang ilmu tersebut. Melalui metode sosialisasi dan diskusi interaktif yang dilaksanakan secara tatap muka, kegiatan ini mengusung materi tentang konsep, tujuan, implementasi, dan tantangan harmonisasi sains dan agama dalam konteks pesantren. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dari sebelumnya 0% menjadi 100% setelah mengikuti kegiatan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan kontekstual dapat efektif dalam membangun pola pikir integratif dan kritis santri, serta mendorong terciptanya generasi pesantren yang seimbang secara intelektual dan spiritual

    Seni Beluk sebagai Identitas Budaya di Kampung Adat Cikondang

    Full text link
    This study aims to explore the role and function of Seni Beluk as a cultural identity of the indigenous community in Kampung Adat Cikondang, Bandung Regency. Seni Beluk is a traditional Sundanese vocal art passed down through generations, rich in spiritual and social values. The research employed a qualitative case study approach involving field observation, in-depth interviews, and documentation. The results show that Seni Beluk functions not only as entertainment but also as a medium for religious preaching, moral advice, and reinforcement of customary values in communal life. The lyrics are recited during significant events such as childbirth, thanksgiving, house construction, and circumcision ceremonies, carrying deep religious and social meanings. The main challenge in its preservation lies in the lack of generational continuity due to the younger generation’s limited interest and vocal skills. Preservation efforts are carried out through cultural education and documentation. Seni Beluk stands as a symbol of cultural resilience for the Cikondang community, and its integration into counseling services highlights its potential in developing students' character. Therefore, preserving Seni Beluk is crucial to maintaining local cultural identity in the face of modernization.Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran dan fungsi Seni Beluk sebagai identitas budaya masyarakat Kampung Adat Cikondang, Kabupaten Bandung. Seni Beluk merupakan kesenian vokal tradisional Sunda yang diwariskan secara turun-temurun dan mengandung nilai spiritual serta sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seni Beluk tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media dakwah, penyampai nasihat moral, dan penguat nilai-nilai adat dalam kehidupan masyarakat. Syair Beluk dilantunkan dalam berbagai peristiwa penting seperti kelahiran, tasyakur, pembangunan rumah, dan khitanan, dengan makna religius dan sosial yang mendalam. Tantangan utama dalam pelestariannya adalah regenerasi pelaku seni akibat rendahnya minat dan kemampuan generasi muda. Upaya pelestarian dilakukan melalui pendidikan budaya dan dokumentasi. Seni Beluk menjadi simbol ketahanan budaya masyarakat Cikondang dan integrasinya dalam layanan bimbingan dan konseling menunjukkan potensinya dalam pembentukan karakter peserta didik. Oleh karena itu, pelestarian Seni Beluk menjadi krusial dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi

    Pemanfaatan Sistem Informasi untuk Meningkatkan Efektivitas Layanan Posyandu Restu Ibu

    Full text link
    Administrative tasks at Posyandu Restu Ibu are still managed manually, including the recording of child growth data, maternal health, and activity reports. This condition often results in data management difficulties and delayed information access. To overcome these challenges, a web-based information system was designed and implemented to assist cadres in recording and managing Posyandu activities more efficiently. The system provides features for recording toddlers and pregnant women data, scheduling services, and generating reports in real time. The implementation shows that the system improves data accuracy, speeds up information retrieval, and simplifies the preparation of monthly reports. By utilizing this technology, Posyandu Restu Ibu can deliver services that are more structured and responsive to community needsProses administrasi di Posyandu Restu Ibu masih dilakukan secara manual, meliputi pencatatan data balita, ibu hamil, serta penyusunan laporan kegiatan. Kondisi ini menimbulkan kendala dalam pengelolaan data, keterlambatan akses informasi, dan potensi terjadinya kesalahan pencatatan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa perancangan dan penerapan sistem informasi berbasis web yang dapat digunakan oleh kader untuk mencatat, mengelola, dan melaporkan data kegiatan Posyandu secara lebih efektif dan efisien. Sistem ini dilengkapi dengan fitur pencatatan data balita, ibu hamil, jadwal pelayanan, serta pelaporan kegiatan secara real-time. Pelatihan dan pendampingan diberikan agar kader mampu mengoperasikan sistem dengan baik dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas layanan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan ketepatan pencatatan, mempercepat pencarian data, mempermudah penyusunan laporan bulanan, dan memperkuat literasi teknologi kader. Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan bahwa 60% kader menyatakan puas dan 40% sangat puas terhadap penerapan sistem ini. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengembangan layanan Posyandu berbasis digital yang berkelanjutan

    Analisis Komparasi Algoritma DBSCAN dan K-Means dalam Pemetaan Segmentasi Pasien Rawat Inap Menggunakan Model RFMT: Comparative Analysis of DBSCAN and K-Means Algorithms in Inpatient Patient Segmentation Using the RFMT Model Approach

    No full text
    Rumah sakit memainkan peran strategis dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas, khususnya layanan rawat inap. Model segmentasi pasien yang akurat diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis dan meningkatkan loyalitas pasien. Studi ini mengusulkan analisis komparatif dua algoritma clustering, DBSCAN dan K-Means, untuk segmentasi rawat inap menggunakan model Recency, Frequency, Monetary, and Interpurchase Time (RFMT). Berbeda dengan studi sebelumnya yang berfokus pada ritel dan pemasaran, penelitian ini menerapkan RFMT secara spesifik pada data rawat inap rumah sakit. Dataset yang diperoleh dari Rumah Sakit X di Sidoarjo periode (Januari–Oktober 2022), telah diproses terlebih dahulu dan diubah ke dalam format RFMT. Algoritma DBSCAN dan K-Means dievaluasi menggunakan indeks validitas klaster internal: Silhouette Index (SI) dan Calinski-Harabasz Index (CHI). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa DBSCAN mencapai SI terbaiknya sebesar 0,384 (Eps=0,9, MinPts=24) tetapi menghasilkan banyak titik noise, sementara K-Means berkinerja lebih baik dengan SI=0,399 dan CHI=14.625,319 pada k=7 klaster. Temuan ini menyoroti bahwa K-Means menghasilkan klaster yang lebih stabil dan valid dalam konteks ini, sementara DBSCAN mengalami kesulitan karena distribusi kepadatan dataset. Studi ini berkontribusi dengan menunjukkan penerapan clustering berbasis RFMT pada data rumah sakit dan membandingkan kekuatan dan keterbatasan dua algoritma yang banyak digunakan

    Implementasi Sistem Pakar Diagnosis Awal Penyakit Lambung Menggunakan Algoritma Naives Bayes Berbasis MERN Stack: Implementation of an Expert System for Early Diagnosis of Gastric Disease Using the Naives Bayes Algorithm Based on MERN Stack

    No full text
    Penyakit lambung, seperti gastritis, tukak lambung, dan Penyakit Refluks Gastroesofageal (GERD), merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, baik di Indonesia maupun di dunia. Tingginya prevalensi penyakit lambung seringkali disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat, seperti pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan pedas, dan stres yang berkepanjangan. Keterlambatan dalam mendiagnosis penyakit lambung dapat mengakibatkan komplikasi yang serius, sehingga deteksi dini sangat penting untuk mencegah dampak buruk lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar untuk diagnosis dini penyakit lambung berbasis teknologi MERN Stack dengan Algoritma Naïve Bayes. Sistem ini dirancang agar dapat diakses melalui perangkat berbasis web, menampilkan antarmuka pengguna yang intuitif dan presentasi gejala yang spesifik. Naïve Bayes digunakan untuk menganalisis data gejala yang diinput oleh pengguna, sehingga menghasilkan diagnosis awal yang cepat dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan diagnosis dengan tingkat akurasi 96% berdasarkan pengujian pada 25 pengguna. Selain itu, Uji Penerimaan Pengguna (UAT) menghasilkan skor kepuasan sebesar 90,4%, yang menunjukkan penerimaan yang sangat baik oleh masyarakat. Dengan inovasi ini, sistem pakar ini diharapkan dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit lambung, serta berkontribusi pada pencegahan dan penanganan penyakit lambung secara lebih optimal

    ANALISIS EFISIENSI ENERGI GELOMBANG LAUT PANTAI PANJANG BENGKULU SEBAGAI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GELOMBANG (PLTG) : Analisis Efisiensi Energi Gelombang Laut Pantai Panjang Bengkulu Sebagai Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang (PLTG)

    No full text
    Pantai Panjang di Provinsi Bengkulu merupakan salah satu wilayah pesisir yang dipengaruhi langsung oleh dinamika Samudra Hindia dan memiliki potensi energi gelombang yang cukup besar. Namun, pemanfaatan potensinya sebagai sumber energi terbarukan, khususnya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang (PLTG), masih belum dikaji secara mendalam, terutama dari aspek efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan efisiensi energi gelombang laut di Pantai Panjang sebagai dasar kelayakan awal pembangunan PLTG. Pengukuran parameter gelombang dilakukan menggunakan aplikasi Tracker melalui metode video-tracking, sehingga diperoleh nilai amplitudo, periode, serta parameter gelombang lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelombang di Pantai Panjang memiliki tinggi 1,298 m, periode 1,154 s, dan kecepatan rambat 18,13 m/s. Energi gelombang yang dihitung mencapai 697,984 J dan daya gelombang sebesar 6373,179 W. Setelah mempertimbangkan faktor efektivitas transmisi, energi efektif yang dapat dimanfaatkan adalah 279,335 J dengan efisiensi konversi sebesar 40%. Temuan ini menunjukkan bahwa Pantai Panjang memiliki potensi energi gelombang yang cukup baik dan layak dipertimbangkan sebagai lokasi pengembangan PLTG berbasis teknologi Oscillating Water Column (OWC).Pantai Panjang di Provinsi Bengkulu merupakan salah satu wilayah pesisir yang dipengaruhi langsung oleh dinamika Samudra Hindia dan memiliki potensi energi gelombang yang cukup besar. Namun, pemanfaatan potensinya sebagai sumber energi terbarukan, khususnya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang (PLTG), masih belum dikaji secara mendalam, terutama dari aspek efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan efisiensi energi gelombang laut di Pantai Panjang sebagai dasar kelayakan awal pembangunan PLTG. Pengukuran parameter gelombang dilakukan menggunakan aplikasi Tracker melalui metode video-tracking, sehingga diperoleh nilai amplitudo, periode, serta parameter gelombang lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelombang di Pantai Panjang memiliki tinggi 1,298 m, periode 1,154 s, dan kecepatan rambat 18,13 m/s. Energi gelombang yang dihitung mencapai 697,984 J dan daya gelombang sebesar 6373,179 W. Setelah mempertimbangkan faktor efektivitas transmisi, energi efektif yang dapat dimanfaatkan adalah 279,335 J dengan efisiensi konversi sebesar 40%. Temuan ini menunjukkan bahwa Pantai Panjang memiliki potensi energi gelombang yang cukup baik dan layak dipertimbangkan sebagai lokasi pengembangan PLTG berbasis teknologi Oscillating Water Column (OWC)

    Digitalization Empowerment for Farmers and MSMEs Local Products Tempeh Chips and Peyek : Pemberdayaan Digitalisasi pada Petani dan UMKM Produk Lokal Keripik Tempe dan Peyek

    No full text
    UMKM merupakan elemen krusial dalam perekonomian Indonesia, namun seringkali menghadapi tantangan persaingan yang semakin kompetitif. Salah satu strategi untuk mengatasi tantangan tersebut adalah melalui pemberdayaan. Kajian yang mengupas pemberdayaan digitalisasi pada petani sekaligus sebagai UMKM berbasis produk lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan digitalisasi pada petani dan UMKM produk lokal khususnya keripik tempe dan peyek di desa Bojong Koneng, dan mengidentifikasi peran penting merek dalam mendukung keberlanjutan usaha. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang komprehensif, mencakup pelatihan digitalisasi dan akses perizinan telah berhasil mengubah petani dan UMKM tempe dan peyek menjadi pelaku usaha berdaya saing. Digitalisasi terbukti memperluas akses pasar melalui e-commerce dan media sosial, meningkatkan efisiensi proses produksi dan distribusi, memperkuat identitas merek melalui strategi digital branding, serta menuntut adanya dukungan aspek legal, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal. &nbsp

    Deteksi Kebakaran Menggunakan Algoritma Single Shoot MultiBox Detector dengan Rule RGB dan Rule YcbCr: Fire Detection Using Single Shoot MultiBox Detector Algorithm with RGB Rule and YCbCr Rule

    No full text
    Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi api berbasis computer vision menggunakan algoritma Single Shot Multibox Detector (SSD) untuk mengatasi keterbatasan sistem deteksi api konvensional yang umumnya kurang responsif dan kurang akurat dalam kondisi pencahayaan dan jarak yang bervariasi. Sistem ini menerapkan model SSD MobileNetV2 yang telah dilatih menggunakan dataset gambar api yang di-augmentasi, memungkinkan deteksi yang andal dalam berbagai skenario. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi aturan RGB dan YCbCr secara signifikan meningkatkan akurasi deteksi, khususnya dalam mengurangi tingkat false positive yang sering terjadi pada metode sebelumnya. Selain itu, sistem ini meningkatkan efisiensi waktu deteksi dengan rasio deteksi api terhadap frame yang lebih optimal, sehingga dapat memberikan respons real-time yang cepat. Dengan tingkat akurasi yang tinggi dan kemampuan deteksi real-time, sistem ini efektif untuk aplikasi praktis seperti pemantauan kebakaran di area industri dan publik, memberikan perlindungan tambahan, serta mendukung tindakan preventif yang lebih cepat dalam menghadapi potensi kebakaran

    Eksplorasi Variabel Berpengaruh dan Akurasi Algoritma Naive Bayes Classifier untuk Mengklasifikasikan Performa Siswa Sekolah Dasar: Exploration of Influential Variables and Accuracy of the Naive Bayes Classifier Algorithm for Classifying the Performance of Elementary School Students

    No full text
    Literasi numerasi memungkinkan seseorang untuk menggunakan angka dan simbol matematika dasar guna menyelesaikan tantangan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Data perkembangan kemampuan matematika di antara siswa Indonesia melalui penilaian Program for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2022, menunjukkan bahwa Indonesia berada pada posisi ke-71 dari 81 negara. Hasil PISA yang rendah tersebut terkonfirmasi oleh hasil nilai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi numerasi Sumba Timur yang berada di angka 33,37 (skala 0-100) pada tahun 2023. Nilai PISA dan AKM yang sangat rendah menunjukkan rendahnya pondasi kemampuan matematika anak, sehingga perlu adanya pengidentifikasian sejak dini kepada siswa Sekolah Dasar (SD). Perkembangan data dalam konteks pendidikan dan evolusi pendidikan modern telah mendorong penggunaan berbagai teknik data mining untuk memantau performa siswa dengan cara-cara penelusuran yang beragam untuk menganalisis dan menemukan informasi yang tersembunyi dalam sistem pendidikan. Data mining pada data pendidikan biasa disebut dengan educational data mining (EDM). Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data hasil belajar siswa SD kelas 4 untuk mata pelajar matematika dan beberapa data demografis siswa. Melalui penelitian ini diketahui bahwa variabel RT1, RT2, dan PTS memiliki hubungan yang kuat dengan variabel terikat PAS. Model yang dibentuk oleh Algoritme Naive Bayes berhasil mengklasifikasikan performa belajar siswa dengan akurasi sebesar 92%

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IRPI Publisher Journals (Institute of Research and Publication Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇