IRPI Publisher Journals (Institute of Research and Publication Indonesia)
Not a member yet
    1012 research outputs found

    Aplikasi Pencarian Lokasi Lembaga Bantuan Hukum Berbasis Mobile dan Geographic Information System untuk Peningkatan Akses Hukum: A Mobile-Based Legal Aid Institution Locator Application Using Geographic Information System for Enhancing Legal Access

    No full text
    Akses terhadap layanan hukum sering kali menjadi tantangan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum, terutama di daerah dengan keterbatasan informasi dan sumber daya. Penelitian ini mengembangkan sebuah aplikasi mobile berbasis Geographic Information System (GIS) yang memungkinkan masyarakat untuk mencari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) terdekat berdasarkan lokasi mereka. Metode pengembangan yang digunakan adalah iteratif, dengan pengumpulan umpan balik dari pengguna dan pengujian berkelanjutan. Aplikasi ini memberikan solusi efektif dalam meningkatkan aksesibilitas layanan hukum dengan menyajikan data LBH yang terakreditasi dan memungkinkan pengguna untuk terhubung langsung dengan layanan hukum. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini meningkatkan efisiensi dalam menemukan LBH terdekat, mengurangi waktu pencarian, dan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan hukum

    Skrining dan Edukasi Sebagai Upaya Pengendalian Hipertensi

    Get PDF
    Hypertension poses significant global challenges and contributes to the rising morbidity and mortality rates associated with cardiovascular diseases, including heart disease and stroke. Commonly referred to as a "silent killer," hypertension frequently presents without significant symptoms, making early detection and appropriate management crucial. This community service program aims to conduct hypertension screening and provide education to enhance awareness and promote preventive measures. The activities were carried out at a integrated service post (Posyandu), involving 62 participants aged between 34 and 81 years. The program included health screenings, which assessed blood pressure and blood glucose levels, as well as educational sessions addressing hypertension risk factors, preventive strategies, and the importance of therapy adherence. Results indicated that 14.5% of participants had normal blood pressure, while 63% fell into the prehypertensive category, 17.7% were classified as stage 1 hypertension, and 4.8% were identified as having stage 2 hypertension. The educational sessions emphasized lifestyle changes and the importance of regular health monitoring to prevent further complications. This program underscores the necessity of continuous health education and promotion in the community to control hypertension and improve overall public health.Hipertensi merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan secara global, berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas akibat penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke. Dikenal sebagai "silent killer," hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala yang signifikan, sehingga deteksi dini dan penanganan yang tepat menjadi krusial. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining hipertensi serta memberikan edukasi guna meningkatkan kesadaran dan mendorong upaya pencegahan. Kegiatan dilaksanakan di sebuah posyandu dengan melibatkan 62 peserta yang berusia antara 34 hingga 81 tahun. Aktivitas meliputi skrining kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah dan kadar glukosa darah, serta edukasi mengenai faktor risiko hipertensi, langkah-langkah pencegahan, dan pentingnya kepatuhan terhadap terapi. Hasil menunjukkan bahwa 14.5% peserta memiliki tekanan darah normal, sementara 63% masuk kategori prahipertensi, 17.7% mengalami hipertensi tahap 1, dan 4.8% mengalami hipertensi tahap 2. Sesi edukasi memberikan penekanan pada perubahan gaya hidup dan pemantauan kesehatan secara berkala untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Program ini menegaskan pentingnya pelaksanaan pendidikan dan promosi kesehatan yang berkesinambungan di masyarakat guna mengendalikan hipertensi dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara umum

    Peningkatan Kinerja Keuangan Melalui Strategi Sistem Informasi Keuangan Perusahaaan (Literature Review Manajemen Keuangan): Improving Financial Performance Through Corporate Financial Information System Strategy (Literature Review of Financial Management)

    No full text
    Keuangan perusahaan menjadi landasan operasional perusahaan yang harus dikelola melalui sistem informasi manajemen keuangan untuk mencapai peningkatan kinerja sebagai tujuan bagi perusahaan. Sistem Informasi  arus kas dan manajemen risiko dalam mencapai tujuan keuangan perusahaan fokus pembahasan dalam penelitian ini. Strategi pengelolaan hutang yang efektif dan penggunaan sumber daya modal yang akurat untuk memperkuat struktur keuangan perusahaan. Sistem informasi keuangan adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, memproses, dan menganalisis data keuangan dalam suatu organisasi. Sistem ini memungkinkan pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan efektif serta membantu dalam pengambilan keputusan strategis. Penggunaan teknologi informasi (IT) dalam pengelolaan keuangan perusahaan memberikan manfaat, dimana IT terintegrasi dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis menentukan bagaimana peningkatan kinerja keuangan melalui strategi sistem informasi keuangan perusahaan. Metode yang digunakan yaitu literature review. Metode yang digunakan berupa metode naratif, dengan mengkaji dan menganalisis hasil penelitian terkait dengan peningkatan kinerja keuangan melalui strategi sistem informasi keuangan perusahaan

    Digital Literacy Training for the MSME Community in Citaman Village in Using Information Technology : Pelatihan Literasi Digital Pada Masyarakat Pelaku UMKM Di Desa Citaman Dalam Manggunakan Teknologi Informasi

    Get PDF
    Literasi digital merupakan kemampuan seseorang untuk menggunakan teknologi. Literasi digital mencakup keterampilan dalam mengevaluasi informasi secara kritis dan berkomunikasi secara online. Keterampilan atau pengetahuan dasar yang dibutuhkan untuk memanfaatkan literasi digital diantaranya dasar ilmu komputer, penggunaan internet, keamanan digital, kemampuan pemrosesan informasi, keterampilan komunikasi digital, kreativitas digital, pemahaman hak cipta, kemampuan masalah teknis, dan etika digital. UMKM berperan penting dalam perekonomian karena berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi lokal, dan inovasi bisnis. Pelaku UMKM kesulitan dalam mengembangkan produknya, dikarenakan kalah bersaing jika dipasarkan secara tradisional (offline). Oleh karena itu diperlukan dukungan dalam bentuk pelatihan, akses pasar yang lebih modern dan lebih luas, serta pendampingan bisnis yang kekinian. Pelatihan literasi digital dilakukan dengan cara observasi terlebih dahulu agar tepat sasaran, memberikan materi sesuai dengan kebutuhan dan menggunakan alat bantu teknologi seperti laptop, proyektor, serta smartphone untuk mempermudah pemahaman. Kemudian pendampingan, pendekatan praktik dan evaluasi sebagai umpan balik hasil pelatihan. Sehingga masyarakat pelaku UMKM bisa memahami perkembangan teknologi informasi dan kemunikasi serta bagaimana cara memanfaatkannya. Untuk lebih mematangkan pengetahuan sebaiknya dilakukan pelatihan secara berkala dengan pelatihan lanjutan seperti kreativitas konten atau desain grafis produk yang akan di pasarkan

    Enhancing 3R Literacy through a Social Inclusion Library as a Holistic Solution for Community Empowerment at KUB IKREKS : Peningkatan Literasi 3R melalui Perpustakaan Inklusi Sosial sebagai Solusi Holistik Pemberdayaan Masyarakat di KUB IKREKS

    Get PDF
    This Community Service Program (PkM) aims to improve 3R literacy (Reduce, Reuse, Recycle) and information retrieval skills among members of the Ibu-Ibu Kreatif Kembang Setaman Joint Business Group (KUB IKREKS). The training emphasizes the importance of inclusive libraries as empowerment centers and sources of information. Three main topics were covered: inclusive libraries, environmental education, and waste management, as well as digital information retrieval related to environmental literacy. The evaluation results showed a significant increase in participants' understanding, measured through pre-test and post-test assessments. Understanding of access to digital libraries increased by 55%, while systematic information retrieval skills improved by 38.75%. In addition, the satisfaction questionnaire revealed a 97.14% satisfaction rate, with 98.57% of participants stating that the material was very useful. This activity successfully raised participants' awareness of the importance of better waste management and the role of inclusive libraries in supporting community and environmental empowerment

    Implementasi Sistem Manajemen Pembelajaran Daring Berbasis Moodle dengan Microserver On-Premises di Sekolah Binekas

    Get PDF
    Hybrid learning is a learning method that is increasingly being adopted in the post-pandemic era. Hybrid learning requires infrastructure that supports online learning that can be carried out freely and independently by students. Currently, Sekolah Binekas, as one of the well-known private schools in South Bandung area, still does not have an effective learning management system (LMS) infrastructure. To overcome this problem, a learning management system can be implemented using a microserver located at Sekolah Binekas (on-premises). Due to the current number of students that is not too large, for now, the server specifications required are not too high, so the microserver is still sufficient for current needs. The LMS used is Moodle which is commonly used. The activities done this time can help Sekolah Binekas to carry out hybrid learning for its students which can ultimately improve the quality of the students produced. Based on the results of the post-implementation survey, the results showed that, in general, Sekolah Binekas as a partner in this community service activity, were satisfied and hoped that similar activities could be carried out in the future. In the future, next activities that can be done could be activities that related with the implementation of the LMS at Binekas School, such as training of the LMS usage for teaching staffs, as well as activities to upgrade the LMS infrastructure to support better learning activities.Pembelajaran dengan metode bauran (hybrid learning) merupakan metode pembelajaran yang semakin luas diadaptasi saat masa paska pandemi. Metode ini membutuhkan infrastruktur yang mendukung untuk dapat dilakukannya pembelajaran daring yang dapat dilakukan secara bebas dan mandiri oleh siswa. Saat ini, Sekolah Binekas, sebagai salah satu sekolah swasta yang dikenal di Bandung, belum memiliki infrastruktur Learning Management System (LMS) yang efektif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, LMS dapat diimplementasikan dengan menggunakan microserver yang diletakkan di lokasi mitra (on-premises). Dikarenakan jumlah siswa saat ini yang tidak terlalu banyak, maka spesifikasi dari server yang dibutuhkan belum terlalu tinggi, sehingga microserver masih mencukupi kebutuhan yang ada. LMS yang digunakan adalah Moodle yang sudah digunakan secara umum. Kegiatan yang dilakukan kali ini dapat membantu Sekolah Binekas dalam melakukan pembelajaran bauran kepada siswanya yang pada akhirnya bisa meningkatkan kualitas siswa yang dihasilkan. Berdasarkan hasil survei paska pelaksanaan kegiatan, didapatkan hasil bahwa secara umum mitra puas dengan kegiatan pengabdian masyarakat kali ini dan berharap dapat dilakukan kegiatan sejenis di masa mendatang. Untuk keberlanjutan kegiatan ini, maka selanjutnya dapat dilakukan aktivitas yang mendukung implementasi LMS di Sekolah Binekas, seperti pelatihan penggunaan LMS bagi staf pengajar, maupun kegiatan upgrade infrastruktur LMS demi mendukung kegiatan pembelajaran yang lebih baik lagi

    Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat dan Deteksi Dini Diabetes Melitus Melalui Edukasi dan Skrining

    Get PDF
    Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease caused by a persistent increase in high blood glucose levels due to insufficient insulin production. Diabetes affects individuals of all ages and genders making it one of the most common global causes of death and disease. The most common types of DM are type 1 and type 2, which are generally caused by impaired insulin secretion and/or insulin action. Before an individual develops type 2 diabetes, the individual previously suffered from prediabetes, a condition where blood glucose levels are higher than normal but not yet high enough to be diagnosed as diabetes. The impact of diabetes can be reduced by taking preventative measures for type 2 diabetes and prediabetes through early detection, appropriate treatment and education regarding diabetes. Counseling activities were carried out at the Regional Health Center, Derwati, Rancasari, Bandung, West Java, Indonesia on June 8 2024, from 84 people who took part in the activity, 15% were in the diabetes category and 15% in the prediabetes category. Providing education and good lifestyle recommendations is carried out to increase public awareness and routine compliance with blood sugar control, which is an important action to maintain disease stability and prevent more serious complications.  Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik yang disebabkan karena peningkatan kadar glukosa darah tinggi yang terus-menerus karena produksi insulin yang tidak mencukupi. Diabetes menyerang individu dari segala usia dan jenis kelamin menjadikannya salah satu penyebab kematian dan penyakit global yang paling umum. Tipe DM yang paling umum adalah diabetes tipe 1 dan diabetes melitus tipe 2, yang secara umum disebabkan oleh gangguan sekresi insulin dan/atau kerja insulin. Sebelum individu terserang diabetes tipe 2, individu tersebut sebelumnya menderita prediabetes yaitu keadaan dimana kadar glukosa darah yang lebih tinggi dari normal namun belum cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes. Dampak diabetes dapat dikurangi dengan melakukan tindakan pencegahan diabetes tipe 2 dan prediabetes dengan melakukan deteksi dini, perawatan yang tepat serta edukasi terkait diabetes. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Puskesmas Wilayah RW 03, Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia pada 8 Juni 2024, dari total 84 masyarakat yang mengikuti kegiatan terdapat 15% yang termasuk kategori diabetes dan 15% yang termasuk kategori prediabetes. Pemberian edukasi dan rekomendasi gaya hidup yang baik dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta kepatuhan rutin kontrol gula darah yang mana merupakan tindakan penting untuk menjaga stabilitas penyakit dan mencegah terjadinya komplikasi yang lebih seriu

    Pengembangan Keterampilan Masyarakat Desa Gumantar Lombok Utara Melalui Pelatihan Pembuatan Eco-enzym dari Sampah Organik

    Get PDF
    Kegiatan pertanian di Kabupaten Lombok Utara khususnya di Desa Gumantar, umumnya masih menggunakan cara tradisional dari kebiasaan yang sudah turun temurun dan ketergantungan menggunaan pupuk dan pestisida kimia untuk menunjang pertumbuhan dan hasil pertaniannya. Masyarakat Desa Gumantar membutuhkan keterampilan dalam mengelola hasil pertaniannya agar tidak bergantung dengan pestisida atau pupuk organik.  Pelatihan pembuatan eco-enzym bagi masyarakat Desa Gumantar sangat dibutuhkan khususnya bagi ibu-ibu petani. Pelatihan eco-enzym bertujuan untuk memberdayakan dan mengembangkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu-ibu di Desa Gumantar yang lebih mandiri dengan mengelola dan memanfaatkan sampah organik menjadi eco-enzym sebagai produk serba guna yang bermanfaat sebagai pengganti pestisida alami, pupuk tanaman, filter air, dan herbisida sehingga dapat meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu metode sosialiasi dan pelatihan. Untuk tahapan kegiatan dimulai dari tahap perencanaan untuk menganalisis kebutuhan yang dibutuhkan hingga tahap pelaksanaan sebagai praktik program. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan ibu-ibu Desa Gumantar semakin teredukasi dan lebih berkembangnya keterampilan ibu-ibu Desa Gumantar untuk mengelola sampah organik menjadi eco-enzym. Dengan dilakukan pelatihan eco-enzym, masyarakat dapat lebih aktif untuk mengembangkan keterampilan upaya menunjang kualitas hasil pertanian

    Application of Recurrent Neural Network Bi-Long Short-Term Memory, Gated Recurrent Unit and Bi-Gated Recurrent Unit for Forecasting Rupiah Against Dollar (USD) Exchange Rate

    Get PDF
    Foreign exchange rates have a crucial role in a country's economic development, influencing long-term investment decisions. This research aims to forecast the exchange rate of Rupiah to the United States Dollar (USD) by using deep learning models of Recurrent Neural Network (RNN) architecture, especially Bi-Long Short-Term Memory (Bi-LSTM), Gated Recurrent Unit (GRU), and Bi-Gated Recurrent Unit (Bi-GRU). Historical daily exchange rate data from January 1, 2013 to November 3, 2023, obtained from Yahoo Finance, was used as the dataset. The model training and evaluation process was performed based on various parameters such as optimizer, batch size, and time step. The best model was identified by minimizing the Mean Square Error (MSE), Root Mean Square Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE), and Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Among the models tested, the GRU model with Nadam optimizer, batch size 16, and timestep 30 showed the best performance, with MSE 3741.6999, RMSE 61.1694, MAE 45.6246, and MAPE 0.3054%. The forecast results indicate a strengthening trend of the Rupiah exchange rate against the USD in the next 30 days, which has the potential to be taken into consideration in making investment decisions and shows promising economic growth prospects for Indonesia

    Performance Comparison of Random Forest, Support Vector Machine and Neural Network in Health Classification of Stroke Patients

    Get PDF
    Stroke is the second most common cause of death globally, making up about 11% of all deaths from health-related deaths each year, the condition varies from mild to severe, with the potential for permanent or temporary damage, caused by non-traumatic cerebral circulatory disorders. This research began with data understanding through the acquisition of a stroke patient health dataset from Kaggle, consisting of 5110 records. The pre-processing stage involved transforming the data to optimize processing, converting numeric attributes to nominal, and preparing training and test data. The focus then shifted to stroke disease classification using Random Forest, Support Vector Machines, and Neural Networks algorithms. Data processing results from the Kaggle dataset showed high performance, with Random Forest achieving 98.58% accuracy, SVM 94.11%, and Neural Network 95.72%. Although SVM has the highest recall (99.41%), while Random Forest and ANN have high but slightly lower recall rates, 98.58% and 95.72% respectively. Model selection depends on the needs of the application, either focusing on precision, recall, or a balance of both. This research contributes to further understanding of stroke diagnosis and introduces new potential for classifying the disease

    321

    full texts

    1,012

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IRPI Publisher Journals (Institute of Research and Publication Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇