IRPI Publisher Journals (Institute of Research and Publication Indonesia)
Not a member yet
1012 research outputs found
Sort by
Analisis Pengembangan Aplikasi Pemesanan Kendaraan dan Paket Wisata Provinsi Yogyakarta Menggunakan Metode Agile Devlopment: Analysis Development of Vehicle Ordering Applications and Tour Packages for Yogyakarta Province Using Methode Agile Devlopment
Teknologi informasi di Indonesia berkembang pesat dengan revolusi 5.0, mendorong penggunaan ponsel untuk akses internet di berbagai sektor karena kepraktisannya. Namun, pengetahuan masyarakat tentang pariwisata, khususnya di Yogyakarta, masih kurang dan seringkali hanya mengandalkan media sosial yang informasinya tidak lengkap. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan media informasi dengan jangkauan luas. Aplikasi ini bertujuan memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat luas. Wisatawan dapat dengan mudah mencari dan memesan kendaraan sesuai kebutuhan serta memilih paket wisata yang mencakup berbagai destinasi menarik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, analisis kebutuhan, perancangan sistem, dan implementasi sistem. Data diperoleh melalui wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi Pemesanan Kendaraan dan Paket Wisata Provinsi Yogyakarta menggunakan Framework Flutter sehingga masyarakat dapat melakukan pemesanan sesuai keinginan dan pembayaran dapat dilakukan dengan berbagai pilihan. Hasil user acceptance test rata-rata user yang memilih setuju sebesar (24/40; 60%) sedangkan yang memilih sangat setuju sebesar (16/40; 40%)
Penyetingan Rele Differensial Sebagai Proteksi Pada Transformator Daya 52 MVA Unit 4 PLTA Singkarak: Differential relay settings as protection on a 52 MVA Unit 4 Power Transformer PLTA Singkarak
The protection system for electrical equipment is used to identify any disturbances and monitor any damage that may occur such as there is a difference between the incoming/primary and outgoing/secondary currents, and other electrical disturbances. One of them is the power transformer, of course the impact of these disturbances, if not resolved, will disrupt the power system at the plant. Then one solution is to use a protection device in the form of a differential relay. The purpose of preparing this report is to set up selective differential relays on power transformers. The method used in this report is manual and mathematical calculations on CT ratios, mismatch errors, restrain currents, differential currents, setting currents, CT secondary currents, and percent slope. After doing the mathematical calculations, we get the differential relay current setting, which is 0.21 A. The factory default setting is 0.3 A, or 30%, with the following assumptions: 10% for current transformer (CT), 1% for excitation settings , 4% for setting mismatch, 5% for safety factor, and 10% for setting leads. Differential Relay can function when the differential current is greater than the setting current; in this case, the relay will cause the circuit breaker to trip.Sistem proteksi pada peralatan listrik digunakan untuk mengidentifikasi setiap gangguan dan memantau setiap kerusakan yang mungkin terjadi seperti terdapat selisih arus masuk/primer dan arus keluar/sekunder, dan gangguan-gangguan elektrik lainnya. Salah satunya yaitu pada transformator daya, tentunya dampak dari gangguan-gangguan tersebut apabila tidak diatasi maka akan mengganggu sistem tenaga listrik pada pembangkit tersebut. Maka salah satu solusinya yaitu menggunakan alat proteksi berupa rele diferensial. Tujuan Penyusunan laporan ini adalah penyettingan rele differensial yang selektif pada Transformator daya. Metode yang digunakan pada laporan ini adalah perhitungan secara manual dan matematis pada Rasio CT, error mismatch, arus restrain, arus differensial, arus setting, arus sekunder CT, dan percent slope. Setelah di lakukan perhitungan secara matematis di dapatkan settingan arus rele differensialnya yaitu 0,21 A. Setting default pabrik adalah 0,3 A, atau 30%, dengan asumsi sebagai berikut: 10% untuk current trafo (CT), 1% untuk setting eksitasi, 4% untuk setting mismatch, 5% untuk faktor keamanan, dan 10% untuk setting sadapan. Rele Diferensial dapat berfungsi ketika arus diferensial lebih besar dari arus setting; dalam hal ini, rele akan menyebabkan pemutus arus bekerja
Analisa Tingkat Usability Sistem Pembelian TBS Menggunakan Metode System Usability Scale (Sus) Terhadap Kepuasan Pengguna: Analysis of the Usability Level of the FFB Purchasing System Using the System Usability Scale (SUS) Method on User Satisfaction
Perkembangan teknologi merupakan sebuah alat yang mampu memudahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari teknologi untuk meningkatkan kinerja perusahaan berharap agar dapat mampu menghadapi persaingan yang ketat saat ini. permasalahan pada sistem pembelian TBS yaitu sistem yang tidak bisa diakses Ketika jaringan internet sedang down, dan juga ketika sistem eror maka menu pada sistem tidak tampil dan juga akan bekerja lambat Ketika data di server hampir penuh. metode yang digunakan yaitu System Usability Scale dengan hasil skala 0-100 terdiri dari sepuluh pertanyaan dengan beberapa pilihan jawaban dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Dan penentuan jumlah sample yang menggunakan rumus slovin melakukan penyebaran kuesioner SUS dilakukan perhitungan populasi yaitu sebanyak 59 karyawan. Batas toleransi kesalahan dalam penelitian ini yaitu 10%. Jadi, populasi yang didapatkan yaitu 37 populasi. Perhitungan penentuan skor SUS dilakukan dengan jumlah responden sebanyak 37 hasil pada penelitian yang didapatkan skor SUS sebesar 74. untuk adjective rating termasuk kategori GOOD, dengan grade scale F, dan termasuk kategori Acceptable untuk acceptability ranges dimana sistem sudah dapat diterima dengan tingkat penerimaan yang bagus
Penerapan Decision Tree untuk Klasifikasi Status Kesehatan dengan perbandingan KNN dan Naive Bayes: Application of Decision Tree for Health Status Classification, Compared to KNN and Naive Bayes
Fokus penelitian ini adalah pengujian algoritma machine learning untuk klasifikasi status kesehatan, dengan penekananpada penggunaan Algoritma Decision Tree, K-Nearest Neighbor (KNN), dan Naive Bayes. Metode penelitian inimenggunakan dataset dummy bertema kesehatan untuk melakukan tahapan perencanaan, pengumpulan data,preprocessing, instruksi, dan analisis hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma machine learning DecisionTree memberikan akurasi tertinggi (95.45%) dalam memprediksi kesehatan berdasarkan variabel seperti usia (Age) danintensitas olahraga (ExerciseHours). Intensitas olahraga lebih dari 2,5 jam per minggu dianggap sebagai faktor pentingdalam menentukan kesehatan yang baik, sementara usia dan durasi olahraga tertentu mempengaruhi kategori kesehatan yang dihasilkan. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang penggunaan machine learning untuk membantu prediksi status kesehatan menggunakan variabel karakteristik individu dalam dataset
Religious Organizations as the Primary Instrument of Environmental Conservation (Case Study of Environmental Ethics of GP Ansor in Munjungan District, Trenggalek Regency): Organisasi Agama Sebagai Instrumen Utama Pelestarian Lingkungan (Studi Kasus Etika Lingkungan GP Ansor di Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek)
Penelitian tentang kerusakan lingkungan kebanyakan berbicara tentang aspek material yaitu tentang tindakan manusia, baik manusia sebagai perusak maupun pemelihara.Sebaliknya, ada faktor motivasi filosofis khusus yang mempengaruhi suatu tindakan tersebut, utamanya kita sebagai umat Islam yang dalam kehidupan sehari-hari terikat pada konsep etika hablum minallah (hubungan dengan Allah) , hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia), dan hablum minal 'alam (hubungan dengan alam). Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan konsep etika lingkungan yang ada dalam organisasi PAC GP Ansor Munjungan yang menjadi dasar dari munculnya gerakan-gerakan pelestarian lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus, pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini adalah kenyataan masyarakat beragama di kecamatan Munjungan masih belum terlalu terpengaruh dengan isu lingkungan, berbagai kerusakan alam yang terjadi merupakan akibat dari hal tersebut. Kondisi ini kemudian direspon oleh PAC GP Ansor Munjungan dengan gerakan sosial pelestarian lingkungan. Gerakan ini sendiri muncul sebagai manifestasi dari ajaran Islam tentang menjaga lingkungan, yang dirumuskan dalam konsep etika lingkungan hablum minallah, hablum minannas dan hablum minal 'alam yang dikorelasikan dengan cinta tanah air.Berdasarkan analisis menggunakan teori gerakan sosial baru Habermas, gerakan ini muncul sebagai upaya resistensi terhadap kolonisasi dunia kehidupan yang mengubah banyak aspek tata cara kehidupan masyarakat yang berimplikasi pada tindakan perusakan lingkunga
Implementation of an Asset Security System Mushola Nurul Hidayah Kab. Bogor: Penerapan Sistem Pengaman Aset Mushola Nurul Hidayah Kab. Bogor
Tingkat kriminal di Indonesia semakin besar termasuk di daerah Jawa Barat dengan jumlah 29.485 pada tahun 2022. Maka dari itu dilakukan sebuah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada mushola Nurul Hidayah yang belum terdapat sistem pengaman aset untuk mengurangi tindak kriminalitas dengan cara memanfaatkan teknologi IoT (Internet of Thing). Sistem pengaman aset ini berupa Acces Door Lock dengan sumber tegangan dari PLTS sebesar 12 VDC yang dibutuhkan oleh alat untuk mengoprasikan alat pengaman aset. Cara pengoprasian alat ini terdapat tiga cara diantaranya kartu akses, pin dan sidik jari. Tahapan yang dilaksanakan selama kegiatan PkM meliputi survei lokasi, kemudian menyiapkan alat dan bahan serta desain sistem untuk proses implementasi pada Mushola. Dengan hasil kegiatan PkM yang telah terlaksanakan, dapat diharapkan membantu warga mengamankan aset di Mushola
Socialization of The Importance of Procurement of Government Goods and Services for The Young Generation: Sosialisasi Pentingnya Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Bagi Generasi Muda
Knowledge regarding government procurement of goods and services is an important aspect in ensuring transparency, accountability and efficient use of the state budget. For young people, a deeper understanding of this process not only supports their active participation in monitoring and evaluation, but also strengthens the integrity of the government system. However, based on the results of the implementation team's observations and interviews with the younger generation, namely students at SMK Negeri 1 Dumai, it was found that 70% of them did not have knowledge and had limited access to information related to government procurement of goods. and services, the proposed solution includes increasing knowledge through outreach activities regarding understanding, roles and procedures regarding the procurement of goods and services carried out by the government. The results of the evaluation of community service activities carried out by the implementing team through written tests showed that 90% of students understood how government procurement of goods and services was carried out, the importance of compliance with regulations and the positive impact on the economy and societ
Training on Utililizing Google Family Link for Monitoring Children’s Mobile Phone Usage : Pelatihan Pemanfaatan Google Family Link Untuk Monitoring Pemakaian Ponsel Anak
Perkembangan teknlogi pada generasi millenial semakin berdampak signifikan. Anak-anak sering menggunakan ponsel untuk bermain game dan menonton konten internet tanpa pengawasan orang tua. Orang tua khawatir anak terpapar konten negatif yang dapat memengaruhi perilaku karena orang tua kekurangan waktu dan pengetahuan. Oleh karena itu, orang tua dan guru pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dapat dilatih mengenai pengawasan pengasuhan digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu pemahaman orang tua dan guru mengenai mengawasi penggunaan ponsel anak dengan aplikasi Google Family Link dan meningkatkan keterampilannya di wilayah Kulim, Kota Pekanbaru. Para peserta berpartisipasi aktif saat mengikuti pelatihan sehingga pelatihan berjalan lancar sesuai rencana. Peserta menunjukkan respons yang positif, antusiasme, dan dorongan untuk mengikuti kegiatan melalui pendekatan pelatihan secara praktek dan sharing informasi. Dengan demikian diharapkan kegiatan pengabdian ini mampu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan mendukung bagi perkembangan fisik dan psikis anak-anak menjadi lebih baik dan sehat
Renewal of Electrical Installations at Al Falah Mushola Pondok Benda : Perbaikan Instalasi Listrik Di Mushola Al Falah Pondok Benda
Electrical energy can encourage economic growth and public knowledge. However, electrical energy also has potential safety hazards if it is mishandled and used. We often hear in the mass media that fires occur due to short circuits or accidents caused by being touched by electric currents which cause injuries and even fatalities. This is because the electrical installation installers are not neat, causing electric current leaks and causing sparks and resulting in fires due to the electrical installation not being in accordance with reference standards. One of the efforts to help the government and the community in installing electricity on a household scale (Domestic), is to carry out Community Service activities at the mosque Al Falah which is located at the Al Falah 2 RT. 005 RW. 009, Pondok Benda, Pamulang, South Tangerang. The method used in this Community Service activity is to invite the community to come to the location where electrical installation repairs will be carried out. This is done so that people know how to install electricity and immediately practice it. The tools and materials that will be used to check and repair electrical installations at the mosque Al Falah include multimeters, test pens, current limiters, fuses, cables, insulation testers, conduit pipes and electrical insulation. The result of this Community Service activity is that the electrical installation at the mosque Al Falah becomes suitable for use in accordance with PUIL 2000
Pengaruh Brand Image, Fashion Lifestyle Dan Persepsi Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Branded Preloved
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image, Fashion Lifestyle, dan Persepsi Harga terhadap keputusan pembelian pakaian branded preloved di Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan Purposive Sampling, melibatkan 100 responden yang merupakan konsumen pakaian preloved. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Image, Fashion Lifestyle, dan Persepsi Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara parsial, Fashion Lifestyle memiliki pengaruh terbesar terhadap keputusan pembelian, diikuti oleh Persepsi Harga dan Brand Image. Uji simultan menunjukkan ketiga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa untuk menarik konsumen, penjual pakaian preloved harus memperhatikan citra merek, mengikuti tren fashion, dan menawarkan harga yang kompetitif. Penelitian ini memberikan wawasan bagi penjual dan pemasar dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk produk pakaian preloved.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image, Fashion Lifestyle, dan Persepsi Harga terhadap keputusan pembelian pakaian branded preloved di Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan Purposive Sampling, melibatkan 100 responden yang merupakan konsumen pakaian preloved. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Image, Fashion Lifestyle, dan Persepsi Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara parsial, Fashion Lifestyle memiliki pengaruh terbesar terhadap keputusan pembelian, diikuti oleh Persepsi Harga dan Brand Image. Uji simultan menunjukkan ketiga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa untuk menarik konsumen, penjual pakaian preloved harus memperhatikan citra merek, mengikuti tren fashion, dan menawarkan harga yang kompetitif. Penelitian ini memberikan wawasan bagi penjual dan pemasar dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk produk pakaian preloved