IRPI Publisher Journals (Institute of Research and Publication Indonesia)
Not a member yet
1012 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Sistem Penghitung Ikan dan Monitoring Kualitas Air Untuk Ikan Guppy: Design and Construction of a Fish Counting System and Water Quality Monitoring for Guppy Fish
Budidaya ikan guppy memerlukan pengawasan terhadap kualitas air dan jumlah ikan secara tepat dan efektif. Metode penghitungan manual serta pengukuran pH dan suhu air secara tradisional sering kali kurang cepat dan akurat, serta sulit untuk dilakukan secara terus-menerus. Penelitian ini mengusulkan sistem monitoring menggunakan Arduino Mega, webcam, sensor pH, dan sensor suhu DS18B20 yang dilengkapi alat pengingat berupa buzzer. Webcam digunakan untuk menghitung jumlah ikan secara langsung dengan algoritma YOLO yang dijalankan di Python dan berkomunikasi melalui koneksi serial ke Arduino. Informasi tentang jumlah ikan, pH, dan suhu ditampilkan langsung pada layar LCD, dengan data sensor diperoleh dari hasil rata-rata setiap 10 detik. Sistem ini diuji pada wadah berwarna putih agar webcam mudah dalam mendeteksi ikan. Namun, kendala teknis seperti gerakan ikan yang sangat cepat dapat menyebabkan YOLO tidak mendeteksi ikan. Hasil uji menunjukkan akurasi penghitungan ikan mencapai 95%, Pengukuran pH memiliki rata-rata kesalahan pengukuran sebesar ±0.1 dengan kesalahan maksimal 3.5%, sedangkan pengukuran suhu memiliki rata-rata kesalahan pengukuran sebesar ±0.3°C dan kesalahan maksimal 1.4%. Alarm berbunyi otomatis jika pH berada di luar rentang 6-8 atau suhu di luar 23-27°C. Sistem ini membantu meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam memantau kualitas air serta populasi ikan Gupp
Inovasi UMKM Gable BOX Melalui Strategi Penggunaan E-Commerce untuk Meningkatkan Income Panti Asuhan Aisyiyah
Orphanages play an important role in providing protection and guidance for orphans and the poor, including through the development of life skills that support their independence in the future. Aisyiyah Koto Tangah Padang Orphanage faces challenges in operational sustainability due to limited financial resources. This article discusses the innovation of developing MSMEs based on Gable Box production as an effort to empower the economy of orphanages. Through training in making Gable Boxes, bracelet products, and digital marketing by utilizing social media, this activity aims to improve the skills of orphanage children in entrepreneurship and digital technology. The methods used include observation, direct training, and documentation. The results of the training show that orphanage children have high interest and potential in the creative field, but previously did not have a place to develop these abilities. This initiative is the first step towards sustainable economic empowerment and increasing digital capacity in the orphanage environment.Panti asuhan memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dan pembinaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa, termasuk melalui pengembangan keterampilan hidup yang mendukung kemandirian mereka di masa depan. Panti Asuhan Aisyiyah Koto Tangah Padang menghadapi tantangan dalam keberlanjutan operasional akibat keterbatasan sumber daya finansial. Artikel ini membahas inovasi pengembangan UMKM berbasis produksi Gable Box sebagai upaya pemberdayaan ekonomi panti asuhan. Melalui pelatihan pembuatan Gable Box, produk gelang, dan pemasaran digital menggunakan media sosial, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anak-anak panti dalam kewirausahaan dan teknologi digital. Metode yang digunakan mencakup observasi, pelatihan langsung, dan dokumentasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa anak-anak panti memiliki minat dan potensi tinggi dalam bidang kreatif, namun sebelumnya belum memiliki wadah untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Inisiatif ini menjadi langkah awal menuju pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kapasitas digital di lingkungan panti asuhan
Comparison of MAUT and EDAS Methods for News Media Selection on Youtube Platform Using ROC Weighting
News media is one of the things that is considered in getting information. In order to avoid issues or news that are not good, especially those smelling of politics in Indonesia, it is necessary to choose which media can be used as a reference, especially on YouTube as an alternative place to watch and get news. This problem can be solved with the help of a decision support system, which can choose an alternative news media with the help of the MAUT and EDAS methods. The alternatives tested for calculation are obtained based on how often the media is trending on YouTube. In future calculations, based on criteria determined from the results of expert interviews, namely transparency, credibility, news sources and subscribers will be tested to get the best news media with the help of ROC weighting. With the criteria that have been determined and the calculation of the MAUT and EDAS methods, getting the best news media ranking results from both methods is CNN Indonesia with a final value of preference 1. These results will be an illustration for the people of Indonesia in sorting out the news on each news media on YouTube
Optimasi Algoritma Convolutional Neural Network dengan Arsitektur Efficientnet-B0 dan Resnet-50 untuk Klasifikasi Jenis Sampah: Optimization of Convolutional Neural Network Algorithm with Efficientnet-B0 and Resnet-50 Architecture for Waste Type Classification
Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi sampah otomatis menggunakan deep learning untuk membedakan sampah organik dan dapat didaur ulang. Penelitian dilakukan menggunakan dataset dari Kaggle yang terdiri dari 25.077 gambar sampah dengan dua kategori utama: organik (O) dan dapat didaur ulang (R). Metodologi penelitian berfokus pada perbandingan transfer learning menggunakan arsitektur EfficientNet-B0 dan ResNet-50. Teknik data augmentation modern (rotasi, zoom, flip) diterapkan untuk meningkatkan generalisasi model, dan Keras Tuner digunakan untuk optimasi hyperparameter secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model EfficientNet-B0, setelah optimasi hyperparameter, mencapai performa terbaik dengan akurasi pengujian 97.25%. Arsitektur ini secara signifikan mengungguli ResNet-50 (akurasi 93.39%) dalam skenario perbandingan. Laporan klasifikasi detail untuk model terbaik menunjukkan kinerja yang sangat baik dan seimbang dalam mengklasifikasi sampah organik (presisi: 0.93, recall: 0.98) dan sampah dapat didaur ulang (presisi: 0.97, recall: 0.91). Waktu evaluasi yang cepat mengindikasikan potensi implementasi sistem secara real-time. Penelitian ini membuktikan efektivitas transfer learning dengan arsitektur modern yang dikombinasikan dengan optimasi hyperparameter untuk menciptakan solusi klasifikasi sampah otomatis yang sangat akurat dan efisien
Analisis Pengelompokan Laporan Panggilan untuk Perencanaan Respons Berbasis Data: Clustering Analysis of Call Reports for Data-Driven Response Planning
Setiap tahun, Call Center 112 Kabupaten Sidoarjo menerima ribuan laporan dari masyarakat, yang mencakup berbagai kejadian seperti kebakaran, kecelakaan lalu lintas, darurat medis, kabel menjuntai, pohon tumbang, dan masalah PJU. Penelitian ini menganalisis 6.207 laporan berfokus pada koordinat lokasi kejadian dengan tujuan untuk mengelompokkan pola spasial laporan sehingga dapat mendukung tata Kelola pelayanan publik yang lebih responsif. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan dua algoritma pembelajaran yaitu K-Means dan K-Medoids. Metode Elbow digunakan untuk menentukan jumlah klaster (k=3). Metode ini menunjukkan titik optimum ketika nilai inertia mulai menurun secara linier. Analisis menggunakan Google Colab dan ada dukungan pustaka untuk visualisasi seperti scikit-learn, pyclustering, dan matplotlib. Hasil visualisasi menunjukkan bahwa K-Medoids membentuk klaster yang lebih terstruktur secara geografis, sedangkan K-Means menghasilkan klaster yang tumpang tindih. Silhouette Score 0,479, yang lebih tinggi dari K-Means hanya 0,193, K-Medoids terbukti lebih unggul dalam membentuk klaster yang kompak dan konsisten. K-Medoids berhasil mengelompokkan wilayah yang rawan insiden (Waru, Gedangan) dan wilayah infrastruktur dominan (Sidoarjo, Candi) ke dalam klaster yang sesuai secara spasial. Analisis ini mengidentifikasi fitur tiap klaster berdasarkan jenis laporan, mulai dari darurat medis hingga masalah PJU. Penemuan ini berguna untuk mendukung alokasi sumber daya dan layanan publik yang lebih efisien saat membangun kota pintar
Implementasi Algoritma C4.5 Untuk Klasifikasi Kepuasan Pelanggan: Implementing the C4.5 Algorithm for Customer Satisfaction Classification
Perkembangan industri kuliner di Indonesia menunjukkan tren yang semakin kompetitif, didorong oleh meningkatnya jumlah pelaku usaha dan perubahan preferensi konsumen yang dinamis. Dalam situasi ini, kepuasan pelanggan menjadi faktor kunci yang sangat menentukan keberlangsungan dan pertumbuhan bisnis, termasuk bagi usaha kuliner tradisional seperti Restaurant Ayam Bekakak. Namun, pengelolaan data kepuasan pelanggan yang selama ini dilakukan secara konvensional sering kali bersifat subjektif dan tidak menghasilkan informasi yang dapat diolah secara sistematis. Hal ini menyebabkan sulitnya dalam pengambilan keputusan yang berbasis data (data-driven decision making). Oleh karena itu, dibutuhkan metode analisis yang mampu mengolah data kepuasan pelanggan secara lebih akurat dan objektif. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan metode data mining, khususnya algoritma C4.5. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma C4.5 mampu mengklasifikasikan tingkat kepuasan pelanggan dengan akurasi sebesar 96,15%, dengan nilai precision 100% dan recall 95,2%. Nilai ini menunjukkan bahwa model dapat memprediksi kepuasan pelanggan dengan tingkat kesalahan yang sangat kecil. Dari hasil confusion matrix, hanya satu data yang salah klasifikasi, di mana pelanggan yang sebenarnya “puas” terdeteksi sebagai “tidak puas”. Hal ini menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan generalisasi yang tinggi dan kesalahan klasifikasi yang minim. Kesesuaian karakteristik data dengan algoritma C4.5
Design of a 5G Fixed Wireless Access (FWA) Network at 3.5 GHz Frequency in Urban Areas: A Case Study of Kambang Iwak Park, Palembang: Perancangan Jaringan 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada Frekuensi 3.5 GHz di Area Urban: Studi Kasus Taman Kambang Iwak Palembang
The provision of fiber optic infrastructure in dense urban areas like Taman Kambang Iwak, Palembang, often faces constraints related to excavation permits and potential damage to city aesthetics. 5G-based Fixed Wireless Access (FWA) technology serves as a strategic alternative solution to deliver high-speed broadband access without requiring physical cable installation to the user's premises. This study aims to design a 5G FWA network utilizing the 3500 MHz frequency (Band n78) with a 100 MHz bandwidth. The design was conducted through simulation using RadioPlanner 3.0 software with the Okumura-Hatta propagation model tailored for urban environmental characteristics. Analyzed parameters included signal coverage based on Reference Signal Received Power (RSRP), Reference Signal Received Quality (RSRQ) and data capacity (throughput). Simulation results indicate that the design scenario using three sectoral antennas is capable of providing "Good" category signal coverage in the target area. In terms of data performance, the system achieves a maximum downlink throughput of up to 750 Mbps and uplink ranging from 500 Mbps to 750 Mbps. (Discussion) Based on these results, the implementation of 5G FWA at the 3.5 GHz frequency is proven feasible and meets the standards for high-speed data service requirements in the Taman Kambang Iwak area..Penyediaan infrastruktur fiber optic di kawasan urban padat seperti Taman Kambang Iwak, Palembang, seringkali menghadapi kendala perizinan galian dan potensi kerusakan estetika tata kota. Teknologi Fixed Wireless Access (FWA) berbasis 5G hadir sebagai solusi alternatif strategis untuk menyediakan akses broadband berkecepatan tinggi tanpa memerlukan instalasi kabel fisik ke sisi pengguna. Penelitian ini bertujuan merancang jaringan 5G FWA menggunakan frekuensi 3500 MHz (Band n78) dengan bandwidth 100 MHz. Perancangan dilakukan melalui simulasi menggunakan perangkat lunak RadioPlanner 3.0 dengan model propagasi Okumura-Hatta yang disesuaikan untuk karakteristik lingkungan urban. Parameter yang dianalisis meliputi cakupan sinyal (coverage) berdasarkan Reference Signal Received Power (RSRP), Reference Signal Received Quality (RSRQ) dan kapasitas data (throughput). Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario perancangan dengan tiga antena sektoral mampu memberikan cakupan sinyal kategori "Baik" di area target. Secara performansi data, sistem mampu menghasilkan throughput downlink maksimum hingga 750 Mbps dan uplink berkisar antara 500 Mbps hingga 750 Mbps. Berdasarkan hasil tersebut, implementasi 5G FWA pada frekuensi 3.5 GHz terbukti layak diterapkan dan memenuhi standar kebutuhan layanan data kecepatan tinggi di kawasan Taman Kambang Iwak
The Influence of the Interactive Learning by Singing Method on the Interest in Learning English of Class IV Students of SDN Cicumanggala: Pengaruh Metode Interaktif Learning by Singing terhadap Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas IV SDN Cicumanggala
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar Bahasa Inggris siswa kelas IV SDN Cicumanggala. Hal ini disebabkan metode pembelajaran yang monoton, kurang kreatif, dan kurang relevan dengan karakteristik psikologis anak sekolah dasar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan metode learning by singing, yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan lagu-lagu edukatif Bahasa Inggris sebagai media ajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama tiga kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap minat belajar siswa. Pada pertemuan pertama siswa aktif sebanyak 14%, pertemuan kedua 32%, dan pertemuan ketiga meningkat menjadi 77%. Siswa terlihat lebih percaya diri, antusias, dan mudah menghafal kosakata dasar Bahasa Inggris melalui lagu yang dinyanyikan bersama. Dengan demikian, metode learning by singing terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar
Implementasi Algoritma K-Means untuk Pengelompokan Data Penjualan Berdasarkan Pola Penjualan: Implementation of K-Means Algorithm for Clustering Sales Data Based on Sales Patterns
Toko Sembako Aceh Mulia memiliki sebuah pusat distribusi. Pusat distribusi ini menyimpan banyak produk berbeda yang akan dijual, melihat pada pusat distribusi toko masih melibatkan pembukuan untuk berbagai informasi transaksi, dan masih mengkaji produk yang akan dibeli untuk memenuhi stok di pusat distribusi, masih belum ada estimasi untuk produk yang umumnya dicari oleh pelanggan, untuk menghasilkan perkembangan produk yang sedang populer dan meminimalisir produk tidak sering dibeli yang menyebabkan kerugian. Dalam permasalahan yang ada menggunakan metode K-means, dengan mengklaster atau mengelompokkan barang-barang yang terjual menjadi 3 bagian yaitu sangat laku, laku dan kurang laku, dengan pembagian seperti ini diharapkan memudahkan Toko Sembako Aceh Mulia dalam menyusun strategi dalam management penyetokan barang dengan pengelompokan barang yang terjual dengan kriteria sangat laku. Hasil clustering dari 30 dataset yang sudah di analisis menunjukan bahwa C1 terdapat 21 jenis produk dimana dapat dikategorikan paling laris dengan nilai 181,23 pada jenis produk kopi kapal api dan C2 terdapat 9 jenis produk dimana dapat dikategorikan paling tidak laris dengan nilai 228,03 pada jenis produk kopi kapal api
Rancang Bangun Sistem Informasi Menggunakan Metode Enterprise Resource Planning (ERP): Information System Design Using Enterprise Resource Planning (ERP) Method
Perkembangan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap organisasi. UPT Logam Yogyakarta menghadapi tantangan dalam mengelola kompleksitas operasional dan koordinasi sumber daya. Proses manual menyebabkan efisiensi rendah dan risiko kesalahan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan membangun sistem terintegrasi berbasis ERP pada UPT Logam Yogyakarta. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi kebutuhan operasional dan tantangan yang dihadapi UPT Logam serta merancang sistem ERP yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Metode Agile digunakan dalam perancangan sistem ERP. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan fungsional dan non-fungsional, desain sistem, pengembangan sistem, dan pengujian sistem yang dilakukan dengan metode black box untuk memastikan bahwa semua fungsi sistem berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan untuk mengidentifikasi serta meminimalkan kesalahan. Penelitian ini menghasilkan sistem informasi terintegrasi dengan menggunakan konsep ERP untuk mengatasi berbagai tantangan operasional yang sebelumnya dihadapi organisasi. Hasil pengujian black box menunjukkan bahwa semua fungsi sistem berjalan dengan baik, dan umpan balik dari pengguna selama fase pengujian menunjukkan bahwa 61,67% pengguna merasa sistem ini sangat sesuai dengan kebutuhan mereka. Penerapan sistem ERP ini berpotensi memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan produktivitas dan daya saing UPT Logam Yogyakarta di industri