IRPI Publisher Journals (Institute of Research and Publication Indonesia)
Not a member yet
1012 research outputs found
Sort by
Implementasi Sistem Otomatisasi Sirkulasi Udara Menggunakan Fan Exhaust Berbasis Sensor DHT21 pada Vertikal Hidroponik: Air Circulation Automation System Using A Fan Exhaust Based On A Dht21 Sensor in Indoor Vertical Hydroponic
Sirkulasi udara yang optimal sangat penting dalam sistem hidroponik vertikal untuk menjaga suhu dan kelembaban ideal bagi pertumbuhan tanaman, yang bergantung pada kondisi lingkungan terkontrol. Suhu yang tidak sesuai dapat menghambat pertumbuhan. Penelitian ini mengembangkan sistem otomatisasi sirkulasi udara berbasis sensor DHT21 dan mikrokontroler ESP32 untuk mengontrol fan exhaust secara otomatis. Sistem ini memantau suhu lingkungan dan mengaktifkan kipas saat suhu melebihi 34°C, serta memberikan opsi kontrol manual untuk fleksibilitas tambahan. Pengujian menunjukkan bahwa kipas secara otomatis menyala ketika suhu mencapai 35°C dan mati saat suhu kembali di bawah 34°C, menjaga lingkungan hidroponik tetap stabil dan mendukung pertumbuhan tanaman. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan, menjaga suhu optimal secara real-time, dan mengurangi risiko stres panas pada tanaman pengujian. keseluruhan alat dengan kondisi yang sudah di atur tercapai 100%
Implementasi Algoritma Machine Learning untuk Klasifikasi Suara Lingkungan: Implementation of Machine Learning Algorithm for Environmental Sound Classification
Suara lingkungan memiliki peran signifikan dalam menentukan kualitas hidup manusia dan keseimbangan ekosistem. Dengan meningkatnya urbanisasi dan perubahan iklim, pemantauan suara lingkungan menjadi krusial. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Machine Learning untuk mengklasifikasikan suara lingkungan menggunakan dataset ESC-50. Fitur-fitur seperti Mel-Frequency Cepstral Coefficients (MFCCs) dan Chroma digunakan untuk ekstraksi ciri. Setelah pra-pemrosesan data, dilakukan pemodelan dengan berbagai algoritma, termasuk KNeighbors Classifier, Random Forest Classifier, dan Extra Tree Classifier, yang kemudian dipilih untuk tuning hyperparameter. Dengan parameter optimal, dilakukan training pada model terpilih dan diuji pada dataset uji. Hasil menunjukkan KNeighbors Classifier memiliki akurasi tertinggi sebesar 63%. Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan teknologi pemantauan suara lingkungan dan membuka prospek penerapan dalam manajemen kota yang lebih efisien. Studi lanjutan disarankan untuk eksplorasi fitur-fitur suara yang lebih spesifik, penggunaan teknik deep learning, dan penggunaan dataset yang lebih luas untuk solusi yang lebih canggih dalam pemahaman dan manajemen suara lingkungan secara global
Optimalisasi Pemilihan Pelanggan Utama Berbasis Web Menggunakan Metode Multi Attribute Utility Theory: Multi-Attribute Utility Theory-Based Web Application for Prioritizing Customers
Dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk memahami kebutuhan pelanggan secara mendalam. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) dalam pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk optimasi pengelolaan pelanggan. MAUT memungkinkan integrasi beragam faktor kualitatif dan kuantitatif, seperti frekuensi pembelian, nilai transaksi, dan tingkat kepuasan pelanggan, ke dalam sebuah model penilaian yang komprehensif. Melalui model ini, setiap pelanggan diberikan skor utilitas yang mencerminkan kontribusinya terhadap tujuan bisnis perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat mengidentifikasi segmen pelanggan yang paling menguntungkan dan merancang strategi pemasaran yang lebih efektif. Keberhasilan penerapan SPK MAUT ini sangat bergantung pada akurasi data historis pelanggan dan validitas bobot yang diberikan pada setiap atribut. Validasi model ini dapat dilakukan melalui perbandingan hasil prediksi dengan data aktual. . Implementasi SPK MAUT tidak hanya membantu perusahaan dalam mengoptimalkan alokasi sumber daya, tetapi juga memungkinkan perusahaan untuk membangun hubungan yang lebih personal dengan pelanggan
Klasifikasi Sapi Perah dan Non-Perah Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network: Classification of Dairy and Non-Dairy Cattle Using the Convolutional Neural Network Algorithm
Sapi merupakan salah satu hewan ternak utama di Indonesia yang terdiri dari sapi perah dan sapi potong. Di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya (BMR), peternakan sapi berkembang pesat seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat dan nilai jual sapi yang tinggi. Namun, transaksi jual-beli sapi masih menghadapi kendala, terutama dalam membedakan jenis sapi yang dapat menyebabkan kesalahan dan potensi penipuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur Xception dalam klasifikasi sapi perah dan non-perah. Proses penelitian mencakup pengumpulan data citra sapi, pelabelan, serta pelatihan model CNN untuk mengenali karakteristik fisik masing-masing jenis sapi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model Xception mencapai akurasi 96% dengan pembagian dataset 80:20, membuktikan kemampuannya dalam mengenali pola visual dengan baik. Temuan ini menunjukkan bahwa CNN, khususnya dengan arsitektur Xception, dapat menjadi alat yang efektif dalam identifikasi jenis sapi, sehingga berpotensi meningkatkan keamanan dan keakuratan dalam transaksi ternak. Dengan pengembangan lebih lanjut, sistem ini dapat diintegrasikan dengan teknologi kamera untuk pemantauan otomatis guna mendukung industri peternakan yang lebih modern dan efisien
Analisis Aplikasi E-Commerce pada Generasi Z dengan Pendekatan System Usability Scale: Analysis of E-Commerce Applications in Generation Z with the System Usability Scale Approach
Kota Batam sebagai kota industri dan perdagangan memiliki pertumbuhan e-commerce yang pesat, tetapi belum ada studi spesifik yang menganalisis usability aplikasi e-commerce pada Generasi Z di wilayah ini. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengidentifikasi faktor usability yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan memberikan wawasan bagi pengembang aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan dan efektivitas aplikasi serta hambatan yang terjadi dengan pendekatan System Usability Scale (SUS). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan kuesioner berbasis System Usability Scale (SUS) dengan generasi Z di Kota Batam sebagai populasi penelitian, dan cluster disproportionate random sampling sebagai metode sampling. Penelitian ini membandingkan kegunaan tiga aplikasi e-commerce; Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Hasil penelitian menunjukkan nilai usability ketiga aplikasi e-commerce berbeda tipis antara Shopee (90,06), Tokopedia (91,98), dan Lazada (88,42). Berdasarkan jenis kelamin, perempuan lebih memilih Shopee, sedangkan laki-laki lebih memilih Tokopedia dan Lazada. Dari segi usia, rentang 20–24 tahun lebih dominan dibanding 15–19 tahun, sementara berdasarkan pekerjaan, mahasiswa/pelajar cenderung menggunakan Lazada, dan pegawai swasta lebih memilih Shopee dan Tokopedia. Shopee dan Tokopedia berada pada performa optimal, sedangkan Lazada memiliki potensi pengembangan, terutama untuk pegawai swasta dan pengguna usia 15–19 tahun
Analysis of Employee Capacity Gap in Managing Network Security and Its Implementation Towards Insider Threat Prevention
Network security is crucial for protecting organizational information in the rapidly evolving digital era. Threats to networks do not only come from external sources, such as malware or hacking, but also from within the organization, known as insider threats. These threats can cause significant losses, whether due to intentional or unintentional actions by employees or internal parties with access to the system. Therefore, employees' ability to manage network security is key to addressing these threats. Handling insider threats must be a top priority for organizations. This study aims to analyze the employee capacity gap in managing network security and its impact on preventing insider threats in XYZ Organization. By implementing ISO 27001 security standards, particularly within the context of the Information Security Management System (ISMS) using the PDCA approach, this research evaluates how human resource management relates to information asset management and network security maintenance. The findings indicate that gaps in employees' knowledge and skills regarding network security significantly contribute to vulnerabilities against insider threats. This study also highlights how the implementation of ISO 27001, which emphasizes asset analysis and the PDCA cycle, can help organizations improve information security governance and prevent insider threat
Perbandingan Algoritma K-Nearest Neighbors dan Random Forest untuk Rekomendasi Gaya Hidup Sehat dalam Mencegah Penyakit Jantung: Comparison of K-Nearest Neighbors and Random Forest Algorithms for Recommendations for a Healthy Lifestyle in Prevent Heart Disease
Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian yang disebabkan oleh faktor gaya hidup tidak sehat. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini membandingkan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) dan Random Forest (RF) dalam memberikan rekomendasi gaya hidup sehat guna mencegah penyakit jantung. Dataset yang digunakan terdiri dari 1.025 entri dengan 14 fitur, yang telah melalui tahap preprocessing, termasuk normalisasi, seleksi fitur, dan pembagian data 80:20 serta 70:30. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Forest memiliki akurasi lebih tinggi (99% pada skenario 80:20 dan 98% pada skenario 70:30) dibandingkan KNN (83% dan 86%), serta lebih stabil dalam mengklasifikasikan risiko penyakit jantung. Analisis fitur menunjukkan bahwa Chest Pain Type (CP) atau nyeri dada merupakan faktor paling berpengaruh. Berdasarkan hasil ini, direkomendasikan pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, manajemen stres, serta pemeriksaan kesehatan rutin. Kesimpulannya, Random Forest lebih efektif dalam sistem rekomendasi gaya hidup sehat, dan penelitian selanjutnya dapat menggunakan dataset lebih besar dengan variabel tambahan guna meningkatkan akurasi prediksi
Implementasi Chatbot Tafsir Al-Qur'an Menggunakan Chainlit dengan Pendekatan Groq: Implementing a Qur'anic Tafsir Chatbot Through Chainlit with a Groq-Based Approach
Pemahaman terhadap tafsir Al-Qur’an sering kali menjadi tantangan dalam dunia pendidikan, khususnya bagi siswa, mahasiswa, atau masyarakat umum yang tidak memiliki latar belakang ilmu tafsir maupun kemampuan bahasa Arab. Keterbatasan akses terhadap tafsir yang mudah dipahami, serta ketiadaan media pembelajaran yang interaktif dan mampu menjawab pertanyaan secara kontekstual, menjadi hambatan dalam proses pembelajaran keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai media pendukung pembelajaran tafsir Al-Qur’an yang responsif dan adaptif. Sistem dirancang menggunakan framework Chainlit sebagai antarmuka web, didukung oleh Groq untuk mempercepat proses inferensi, serta integrasi LangChain dan Large Language Models (LLM) untuk memahami isi tafsir, khususnya Tafsir Jalalain dalam format PDF berbahasa Indonesia. Dokumen yang digunakan berupa satu file digital utuh yang representatif. Proses sistem meliputi ekstraksi teks, pembagian teks (chunking), pembentukan embedding, dan pencarian semantik berbasis vektor. Evaluasi menggunakan BERTScore menghasilkan nilai rata-rata precision sebesar 71,84%, recall 78,11%, dan F1-score 74,80%, menunjukkan kemampuan sistem dalam memberikan jawaban yang baik secara semantik. Hasil penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan media pembelajaran tafsir digital berbasis AI yang efisien dan kontekstual, serta menjadi solusi potensial untuk mendukung proses pendidikan Islam yang lebih interaktif dan modern
ANALISIS PERAN MIKROHIDRO DALAM MENANGGULANGI KRISIS PASOKAN LISTRIK: Analisis Peran Mikrohidro dalam Menanggulangi Krisis Pasokan Listrik
The electricity supply crisis is still a major problem in various remote areas in Indonesia, which has a negative impact on economic growth, education, and community welfare. To overcome this problem, the use of renewable energy such as Microhydro Power Plants (PLTMH) is one of the relevant and sustainable solutions. This study aims to analyze the role of microhydro in overcoming the electricity supply crisis, as well as identifying supporting and inhibiting factors in its implementation. The research method used is a qualitative-descriptive approach with data collection techniques through literature studies, interviews, and field observations in areas that have developed PLTMH. The results of the study show that microhydro is able to make a significant contribution to the provision of electricity independently in areas that have not been reached by the PLN network. In addition, active community involvement in the management and maintenance of PLTMH is a key factor in the success of this program. However, challenges such as limited funds, lack of technical support, and operational sustainability issues are still major obstacles. Therefore, synergy between the government, community, and private sector is needed to encourage the development of microhydro as a long-term solution to overcome the electricity supply crisis in remote areas.Krisis pasokan listrik masih menjadi permasalahan utama di berbagai daerah terpencil di Indonesia, yang berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan ini, pemanfaatan energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) menjadi salah satu solusi yang relevan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mikrohidro dalam menanggulangi krisis pasokan listrik, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara, dan observasi lapangan di daerah yang telah mengembangkan PLTMH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikrohidro mampu memberikan kontribusi signifikan dalam penyediaan energi listrik secara mandiri di wilayah yang belum terjangkau jaringan PLN. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan PLTMH menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Namun, tantangan seperti keterbatasan dana, kurangnya dukungan teknis, dan masalah keberlanjutan operasional masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat diperlukan guna mendorong pengembangan mikrohidro sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi krisis pasokan listrik di daerah terpencil
Analisis Manajemen Risiko Keamanan Siam Poltekes Kemenkes Riau Menggunakan Fmea Dan Kontrol ISO 27001:2013 : Security Risk Management Analysis Of Siam At Poltekes Kemenkes Riau Using Fmea And ISO 27001:2013 Controls
Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) di Poltekkes Kemenkes Riau mendukung layanan akademik penting seperti KRS, KHS, transkrip nilai, dan jadwal kuliah. Namun, sistem ini menghadapi berbagai permasalahan, seperti gangguan server saat pengisian KRS, penataan ruang server yang tidak memadai, kabel longgar, sistem yang tiba-tiba ter-refresh, serangan siber, serta kehilangan data akibat kesalahan staf IT dan teknologi usang. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen risiko keamanan SIAM dan memberikan rekomendasi mitigasi menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta kontrol ISO 27001:2013. Proses analisis mencakup identifikasi mode kegagalan, penilaian tingkat keparahan, kemungkinan terjadi, deteksi, dan perhitungan Risk Priority Number (RPN) yang didapat kan dari hasil wawancara dan pengisian kuisioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar risiko berada pada kategori rendah, mencerminkan bahwa sistem masih dapat dikendalikan, tetapi memerlukan perbaikan preventif untuk meningkatkan keandalannya. Beberapa risiko sedang juga teridentifikasi dan membutuhkan penanganan prioritas. Rekomendasi mitigasi diformulasikan melalui kombinasi strategi pengurangan risiko, penghindaran, dan penerimaan, serta diselaraskan dengan kontrol ISO 27001:2013. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan SIAM yang lebih aman dan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan risiko sistem informasi di institusi pendidikan tinggi.