e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
    1462 research outputs found

    PERANCANGAN MESIN PIROLISIS DENGAN MENGGUNAKAN DOUBLE REAKTOR UNTUK PEMBAKARAN SAMPAH ANORGANIK

    Get PDF
    Sampah merupakan material sisa yang sudah dibuang atau tidak diperlukan setelah akhir dari suatu proses. Sampah terdapat dua jenis yaitu sampah organik dan anorganik. Pengolahan sampah anorganik jenis plastik yang paling sering dilakukan yaitu dengan cara pembakaran (insinerasi). Resiko Pembakaran sampah anorganik dapat menimbulkan gannggguan kesehatan yang meliputi masalah pernapasan, iritasi mata, meracuni tubuh secara tak langsung, merusak organ tubuh, memicu kondisi kanker. Selain itu pembakaran sampah memberikan dampak lingkungan yang menyebabkan gangguan keseimbangan lingkungan, perubahan iklim yang cukup cepat, mengganggu pemandangan, pencemaran lingkungan, menurunkan jumlah oksigen di udara, kemungkinan terjadi kebakaran lahan. Tujuan dari peneltian ini yaitu merancang alat pembakaran sampah plastik yang lebih ramah lingkungan yaitu dengan alat pirolisis. Perancangan alat pirolisis ini akan berfokus pada efisiensi bahan bakar dan peningkatan volume reactor pembakaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Stuart Pugh. Data dalam penelitian ini yaitu mengunakan data wawancara, kuesioner, serta jurnal penelitian terdahulu. Hasil dari penelitian ini yaitu menghasilkan desain mesin pirilisis dengan double reaktor yang sesuai keingian pengguna yang melputi kapasitas reaktor dua kali lipat yaitu 400kg, energi yang efisien, harga murah, mudah dalam perawatannya

    UJI VALIDITAS MEDIA JAM WARNA UNTUK MENSTIMULASI KEMAMPUAN MENGENAL WARNA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KB KASIH IBU 02 KENDURUAN TUBAN

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui uji validasi ahli media terhadap media jam warna yang telah dikembangkan. Media jam warna adalah media yang dibuat untuk menstimulasi kemampuan mengenal warna anak usia 3-4 tahun di KB Kasih Ibu 02 Kenduruan Tuban, dimana kemampuan mengenal warna termasuk dalam aspek perkembangan kognitif. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan (R&D). Media jam warna telah di uji oleh tiga validator ahli media untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kelayakan media. Nilai rata-rata skor kevalidan validator I yaitu 5, validator II yaitu 4,07 dan validator III yaitu 3,3. Dari ketiga skor tersebut diperoleh hasil akhir rata-rata kevalidan media jam warna adalah 4,12 yang masuk ke dalam kategori “sangat valid”. Sedangkan untuk kelayakan media diperoleh nilai prosentase dari validator I yaitu 100%, validator II yaitu 81,53% dan validator III yaitu 66,15% , sehingga diperoleh rata-rata prosentase kelayakanmedia adalah 82,56% yang masuk ke dalam kategori “sangat baik”. Dari hasil validitas diatas dapat disimpulkan bahwa media jam warna dari segi kevalidan dan kelayakan media adalah “sangat valid”dan “sangat baik”, sehingga media jam warna dapat menjadi salah satu media pembelajaran yang digunakan untuk menstimulasi kemampuan mengenal warna anak usia 3-4 tahun di KB Kasih Ibu 02 Kenduruan Tuban

    PENGEMBANGAN MEDIA BOARD BOW PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SLOW LEARNER

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan guna mengetahui proses pengembangan tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dari media board bow puzzle. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan yang mengembangkan produk media pembelajaran media board bow puzzle untuk meningkatkan hasil belajar siswa slow learner. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 (dua) orang anak slow learner yang berada di kelas IV Sekolah Dasar di SDN Leran Wetan 1 Tuban. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas 5 (lima) tahap yaitu analyze (analisis), design (perancangan), develope (pengembangan), implement (implementasi), evaluate (evaluasi). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi ahli materi, ahli media, lembar angket respon guru dan siswa, serta lembar tes siswa berupa soal evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis data kevalidan analisis data kepraktisan dan analisis data keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media board bow puzzle yang dikembangkan memiliki kriteria layak dan valid serta cukup valid digunakan dengan presentase untuk ahli materi 98%, ahli media 94%,  serta dilakukan revisi produk sehingga dapat diuji cobakan di lapangan. Lembar angket respon guru dan siswa diperoleh hasil bahwa media board bow puzzle yang dikembangkan memiliki kriteria sangat praktis digunakan untuk pembelajaran dengan presentase angket respon guru 94% dan angket respon siswa 92%. Dan hasil tes siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai N-Gain 0,6 yang menunjukkan kriteria sedang. Data yang dihasilkan dari validasi, angket respon guru dan siswa serta tes siswa menunjukkan bahwa media board bow puzzle yang dikembangkan layak/valid, cukup valid, sangat praktis dan efektif untuk digunakan

    EXPERIENTIAL LEARNING PEMBUATAN TEMPE SEBAGAI WADAH MERDEKA BERBAGI

    Get PDF
    Tempe disamping bergizi tinggi juga merupakan makanan atau camilan yang sangat digemari oleh masyarakat. Seiring dengan kegemaran tersebut membawa dampak peningkatan untuk tepenuhinya produk yang berupa tempe. Pihak-pihak yang membutuhkan tempe berasal dari rumah tangga, warung makan, restoran, hingga perhotelan. Dengan kondisi harga bahan kedelai yang mahal dan ketersediaan tempe dipasaran juga berkurang, menuntut warga Desa Temandang Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban untuk berlatih membuat tempe sendiri walaupun potensi tanaman kedelai sudah menghilang dari desa ini. Berbekal dari kondisi ini, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan memberikan keterampilan pembuatan tempe dalam mengisi kekosongan peluang penjualan tempe. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, diskusi, demosntrasi, dan pendampingan ibu-ibu PKK sebanyak 20 orang dan 5 orang mahasiswa. Berdasarkan hasil pengamatan dan kuesioner yang dibagikan maupun diskusi dengan peserta, diperoleh hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya motivasi, pengetahuan, keterampilan, dan experiential learning atau pengalaman belajar selama proses pembuatan tempe. Baik penulis, peserta, dan mahasiswa saling berbagi pengalaman dan pengetahuan masing-masing dalam suasana yang menyenangkan

    Improving The Eighth Grade Students’ Writing Skill In Descriptive Text By Using Youtube Video

    Get PDF
    This article has two objectives : to describe the process of using YouTube videos to improve the students’ writing skill in descriptive text, and to know the students’ responses toward the use of YouTube video used in writing class. This research used classroom action research method which was done in two cycles, and each cycle consisted of four stages; planning, acting, observing, and reflecting. There were 32 eighth grade students became the subject of the research. The instruments of the research were observation checklist, questionnaire, and test. The result of this research shows that teaching and learning by using YouTube video could improve the students’ writing skill in descriptive text and they gave positive responses toward the media. Regarding the students’ writing skill, the improvements include: the students were able to develop their idea, use appropriate grammar, and correct spelling and puntuation. Related to the students’ responses, they did not feel bored, but enjoyed the class in the teaching and learning process. It is recommended that the English teacher apply YouTube video in teaching and learning process, so that the students writing skill can improve and they will enjoy the writing class

    PKM PADA KELOMPOK KESENIAN SANDUR MANDURO JOMBANG UNTUK MEMBANGUN KEMANDIRIAN

    Get PDF
    Sandur Manduro adalah sebuah seni pertunjukan berbentuk teater tradisional yang berakar atau bersumber pada tata kehidupan kerakyatan, lahir dari spontanitas kehidupan rakyat Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Kesenian Sandur Manduro saat ini mengalami penurunan pementasan sehingga membutuhkan perhatian banyak pihak. Ada tiga (3) masalah yang perlu mendapat perhatian, antara lain: 1) Durasi pertunjukan atau pergelaran Sandur Manduro yang sangat panjang sekitar 8 jam, 2) Sandur Manduro yang awal keberadaannya memiliki fungsi ritual Ngudari Ujar, bergeser menjadi fungsi pertunjukan/hiburan, sehingga performa/penampilan Sandur Manduro perlu mendapat kemasan, 3) Tidak ada regenerasi, para pemain Sandur Manduro sudah berusia senja. Metode atau solusi yang ditawarkan melalui PKM adalah merevitalisasi Sandur Manduro menjadi seni wisata dan pelatihan tari. Untuk melakukan revitalisasi pengabdi menggunakan kerangka konseptual Seni Wisata Adolph S. Tomars, yaitu: 1) Pemadatan, 2)tiruan dari aslinya, 3) dihilangkan nilai-nilai sakral dan simbolisnya sehingga bersifat Glamour, 4) Penuh variasi dan 5) Murah harganya. Sedangkan sasaran pelatihan tari pada generasi muda Desa Manduro. Hasil dari Program Kemitraan Masyarakat adalah: 1) Tersusunnya 5 jenis tari yang telah mengalami pemadatan, 2) Tersedia 5 set pakaian tari agar Sandur lebih glamour, dan 3) terdapatnya regenerasi pemain sandur usia remaja. Dengan demikian tujuan untuk membangun kemandirian pada Sandur melalui PKM diharapkan dapat terwujud dan menjadikan Sandur tetap exis.   Kemandirian adalah sebuah perilaku mandiri untuk dapat mengatasi berbagai masalah/hambatan secara bertanggungjawab tanpa bantuan orang lain/berdaya, memiliki nilai ekonom

    UPACARA ADAT WIWITAN DALAM PERSPEKTIF ETNOBOTANI MASYARAKAT DESA SITIMULYO KECAMATAN PUCAKWANGI KABUPATEN PATI

    Get PDF
    Upacara adat wiwitan merupakan tradisi yang dilakukan sebagai wujud terimakasih dan rasa syukur kepada bumi sebagai sedulur sikep dan Dewi Sri, selain itu juga sebagai upaya permohonan kepada Tuhan supaya diberikan hasil panen yang melimpah. Tradisi ini masih dilakukan masyarakat Jawa, salah satu daerah yang masih melestarikannya yaitu Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati sebagai budaya kearifan lokal yang masih dilestarikan hingga sekarang. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tentang persepsi dan apresiasi masyarakat Desa Sitimulyo terhadap upacara adat wiwitan yang dilakukan di Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati melalui perspektif etnobotani. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif melalui wawancara dengan 350 responden yang tersebar pada 7 Dusun di Desa Sitimulyo dan 10 narasumber. Data yang diperoleh berupa 1) demografi masyarakat Desa Sitimulyo, 2) pengetahuan lokal, 3) keterlibatan, 4) hidangan yang digunakan dalam adat wiwitan. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu sebanyak 350 responden dari hasil wawancara dan 10 narasumber yang terlibat dalam upacara adat wiwitan.  Persepsi masyarakat terhadap pengetahuan sangat tinggi, namun keterlibatan masyarakat dalam umur remaja mengalami penurunan sehingga perlunya pembelajaran tentang tradisi wiwitan. Selain itu apresiasi masyarakat terhadap upacara adat wiwitan sangatlah beragam. Hal itu sesuai dengan pengetahuan masyarakat terkait berbagai jenis macam uborampe yang digunakan dalam upacara adat wiwitan. Terdapat 24 jenis hidangan uborampe dan 23 jenis hidangan yang berasal dari bahan baku tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat wiwitan

    PENERAPAN MODEL KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SDN 1 BRONDONG

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Brondong pada pembelajaran tematik tema 8 subtema 1 dimana data siswa pada prasiklus yang mencapai KKM hanya sebanyak 4 (13,8%) siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Kooperatif tipe STAD. Penelitian ini bertempat di kelas IV SDN 1 Brondong dengan jumlah subjek sebanyak 29 siswa yang terdiri dari 13 siswa perempuan dan 16 siswa laki-laki. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Keterlaksanaan aktivitas guru pada siklus I diperoleh 71,33% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 91,33%. Pada aktivitas siswa pada siklus I diperoleh 75,03% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 90,10%. Analisis data hasil belajar pada siklus I rata-rata kelas yang diperoleh adalah 64,57 dan pada siklus II mengalami peningkatan rata- rata menjadi 74,1. Hasil belajar siswa pada siklus I yang mencapai KKM berjumlah 17 orang (58,62%) dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 24 orang (82,76%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV tema 8 subtema 1 dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Brondong

    THE USE OF CODE SWITCHING AND CODE MIXING IN EXTENSIVE READING CLASS AT UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE TUBAN

    Get PDF
    This study aims to determine the type of code switching and the type of code mixing used at extensive reading class at Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. The study applied qualitative research design. The aims of this study was to analyse the types and the most used code switching and code mixing. Participants in this study were lecturer and students at extensive reading class in Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. The class contains 21 students from the 2018 class and 1 teaching lecturer. Data collection in this study was carried out by a voice recorder on a smart phone. From these data, the types and the most used of code switching and code mixing might be identified. Furthermore, there are several types of code switching namely intersentential code switching, intrasentential code switching, and tag switching. The next are the types of code mixing namely alternation, insertion, and congruent lexicalization. The results is two types of code switching that are found in the Extensive reading class are inter sentential switching and intra sentential switching. One type of code mixing that is found in the Extensive reading class is alternation. And the most used is code switching type inter sentential switching

    KELIMPAHAN BAKTERI TANAH PADA RHIZOSFER TANAMAN KAYU PUTIH (Melaleuca cajuputi) PADA LAHAN PASCA TAMBANG PT SEMEN INDONESIA (Persero) Tbk. PABRIK TUBAN

    Get PDF
    Keberadaan bakteri pada tanah dapat menggambarkan sifat tanah maupun tingkat kesuburan tanah secara biologis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelimpahan bakteri tanah rhizosfer tanaman kayu putih (Melaleuca cajuputi) pada lahan pasca tambang PT Semen Indonesia (persero) Tbk. Pabrik Tuban. Dalam penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel tanah rhizosfer tanaman kayu putih di lahan pasca tambang kapur dan tanah liat PT Semen Indonesia (persero) Tbk. Pabrik Tuban. Penelitian ini menggunakan metode yaitu perhitungan bakteri tanah berdasarkan Total Plate count. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kelimpahan bakteri pada lahan pasca tambang kapur lebih besar dibanding dengan jumlah bakteri pada lahan pasca tambang tanah liat

    1,206

    full texts

    1,462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇