e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
    1462 research outputs found

    The Effectiveness of Using Cooperative Learning Strategy in on English Literature Lesson in University of PGRI Ronggolawe Tuban Improving Students\u27 Motivation

    No full text
    A language is a systematic means of communication by the use of sounds or conventional symbols. It is the code we all use to express ourselves and communicate to others. It is a system for communicating ideas and feelings using sounds, gestures, signs or marks. A language is the written and spoken methods of combining words to create meaning used by a particular group of people. One type of learning strategy to be discussed in this paper is cooperative learning. Cooperative learning is a teaching arrangement that refers to small, heterogeneous groups of students working together to achieve a common goal (Kagan, 1994). Students encourage and support each other assume responsibility for their own and each other\u27s learning, employ group related social skills, and evaluate the group\u27s progress. Human beings are social creatures by nature and cooperation has been used throughout history in all aspects of our lives. Therefore, it follows that cooperative learning groups in schools would be used as a logical teaching method. In teaching learning process, students\u27 motivation is very essential. Students motivation in learning English can be a good modal for enhancing the teachers\u27 objectives in their class. Because of the importance of motivation, the teacher should be more creative in order to enhancing students\u27 motivation in the class. It\u27 is necessary to apply an effective learning technique remembering learning strategy is one of the important tools which bring the significant role in the learning process

    APLIKASI PEWARNAAN GRAF PADA PENYUSUNAN JADWAL MATA KULIAH DI PROGRAM STUDI MATEMATIKA UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE

    Get PDF
    Dalam pekerjaan yang melibatkan banyak orang, tentunya penjadwalan kerja menjadi suatu kebutuhan yang mutlak diperlukan, Hal ini karena dengan adanya penjadwalan, sebuah perusahaan atau lembaga dapat mengalokasikan sumber daya berupa fasilitas, tenaga kerja, peralatan maupun urutan pekerjaan yang akan dilakukan. Jika tidak ada penjadwalan yang baik maka akan terjadi kekacauan dalam pekerjaan. Tidak jauh berbeda dengan yang dialami oleh beberapa Prodi yang ada di lingkungan Universitas PGRI Ronggolawe. Permasalahan yang sering muncul antara lain: ruangan yang bentrok antar Program Studi dan beberapa dosen memiliki permintaan ngajar di jam-jam tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan solusi pada permasalahan tersebut agar tidak terjadi bentrok ruangan antar program studi dan dapat mengakomodir permintaan ngajar dosen di jam-jam tertentu. Metode matematika yang efisien untuk masalah penjadwalan mata kuliah ini adalah pewarnaan graf, karena pewarnaan graf ini dapat menghubungkan antar parameter yang akan digunakan antara lain: Dosen, mata kuliah persemester, waktu, ruang kuliah, hari efektif

    DEIKSIS PERSONA DAN TEMPAT DALAM NOVELSEPERTIGA MALAM DI MANHATTAN KARYA ARUMI E

    Get PDF
    Absrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) Mendeskripsikan penggunaan bentuk deiksis persona dalam novel Sepertiga Malam di Manhattan karya Arumi E. (2) Mendeskripsikan penggunaan bentuk deiksis tempat/ruang dalam novel Sepertiga Malam di Manhattan karya Arumi E. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini adalah dialog yang mengandung deiksis dalam novel Sepertiga Malam di Manhattan karya Arumi E. Sumber data penelitian yakni novel Sepertiga Malam di Manhattan karya Arumi E. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca, teknik catat, teknik riset pustaka, dan teknik korpus data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bentuk penggunaan deiksis persona dan deiksis tempat/ruang dalam novel Sepertiga Malam di Manhattan karya Arumi E, ditemukan jenis (1) deiksis persona yang terdiri atas; (a) deiksis persona pertama tunggal yaitu aku, -ku, ku-, saya, (b) deiksis persona pertama jamak yaitu kita, kami, (c) deiksis persona kedua tunggal yaitu kamu, -mu, anda, (d) deiksis persona kedua jamak yaitu kalian, (e) deiksis persona ketiga tunggal yaitu dia, -nya, beliau, (f) deiksis persona ketiga jamak yaitu mereka, dan (2) deiksis tempat/ruang yang terdiri atas; (a) deiksis ruang lokatif yaitu di sana, di sini, ke sana, ke sini, ke sana, dari sini, (b) deiksis ruang demonstratif yaitu ini, itu. Penggunaan deiksis yang paling sering ditemukan adalah penggunaan deiksis persona pertama tunggal.   Kata Kunci: pragmatik; deiksis; nove

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN IPS MATERI KEGIATAN JUAL BELI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR:

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran, yaitu media mind mapping pada pembelajaran IPS materi kegiatan jual beli. Peneliti mengambil Bab 7 Topik C pada kelas IV SDN Sembungin I. Tujuan peneliti melakukan pengembangan media mind mapping yaitu untuk mengetahui tingkat kevalidan, tingkat kepraktisan, dan tingkat keefektifan dari media mind mapping yang dikembangkan. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas 5 (lima) tahap yaitu analyze (analisis), design (perancangan), develop (pengembangan), implement (implementasi), dan evaluate (evaluasi). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kevalidan, analisis data kepraktisan, dan analisis data keefektifan. Berdasarkan uji validasi diperoleh hasil bahwa media mind mapping yang dikembangkan memiliki kriteria valid untuk digunakan dengan persentase untuk ahli materi 94,2, ahli media 76, dan ahli bahasa 80, serta telah dilakukan revisi produk sehingga dapat diuji cobakan di lapangan. Hasil persentase untuk angket respon guru adalah 88,8 dan hasil persentase untuk angket respon siswa adalah 80 dengan kriteria sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil tes siswa yang dilakukan pada uji coba menghasilkan persentase 89,8 . Hasil tes siswa pada uji coba terdapat 2 siswa yang mendapat nilai di bawah KKM dan terdapat 7 siswa yang mendapat nilai di atas KKM sehingga dapat disimpulkan bahwa media mind mapping termasuk kedalam kriteria sangat efektif

    PENGEMBANGAN E-MODUL IPA BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH MATERI PANAS DAN PERPINDAHANNYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan  bertujuan untuk mengetahui dan tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan pengembangan e-modul IPA berbasis scientific approach materi panas dan perpindahannya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (R& D). Subjek penelitian adalah guru dan peserta didik kelas V. Model penelitian yang digunakan adalah model ADDIE dengan lima tahap pengembangan yaitu: analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), evaluasi (evaluation). Instrumen pengumpulan data penelitian yang digunakan berupa lembar observasi, lembar validasi dari 3 ahli (ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa), lembar respon guru dan peserta didik, lembar tes peserta didik. Hasil validasi ahli media total skor 45 dengan persentase 90% kategori sangat valid, hasil validasi ahli materi total skor 49 dengan persentase 98% kategori sangat valid, hasil validasi ahli bahasa total skor 50 dengan persentase 100% kategori sangat valid sehingga media dapat dikatakan valid untuk digunakan. Pada uji coba produk lembar respon guru mendapat skor 38 dengan persentase 95% kategori sangat praktis dan lembar respon peserta didik mendapat skor 617 dengan persentase 93% kategori sangat praktis sehingga media dapat dikatakan praktis untuk digunakan. Hasil tes peserta didik dari 18 peserta didik mendapatkan N-Gain Score 0,940529301 (0,94) dengan interpretasi tinggi sehingga media dapat dikatakan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dapat disimpulkan dari hasil yang diperoleh keseluruhan bahwa media e-modul IPA berbasis scientific approach telah layak, praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran

    PENGEMBANGAN MEDIA GAMES COUPLE CARD BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN PPKn MATERI GOTONG ROYONG UNTUK SISWA KELAS IV SD

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk pengembangan media Games Couple Card berbasis pendidikan karakter pada pembelajaran PPKn materi gotong royong pada siswa kelas IV SD serta untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media Games Couple Card. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap yaitu analyze (analisis), design (perencanan), develop (pengembangan), implement (implementasi), dan evaluate (evaluasi). Teknik analisisdata yang digunakan adalah data hasil observasi, data hasil wawancara, analisis data kevalidan, analisis data kepraktisan, dan analisis data keefektifan. Berdasarkan uji validasi diperoleh hasil dari media Games Couple Card berbasis pendidikan karakter yang dikembangkan memiliki kriteria layak dan valid digunakan dengan presentase dari ahli materi 99%, ahli media 93%, dan ahli bahasa tahap satu 92% sedangkan tahap dua 97%, serta telah melakukan revisi produk sehingga dapat diuji cobakan dilapangan. Lembar angket respon guru dan siswa diperoleh hasil bahwa Games Couple Card berbasis pendidikan karakter memiliki kriteria praktis digunakan untuk pembelajaran dengan presentase angket respon guru 92% dan angket respon siswa 84%. Hasil tes siswa menunjukkan kriteria efektif digunakan dengan nilai ketuntasan klasikal memperoleh hasil sebesar 90% terdapat 20 siswa mendapat nilai di atas KKM dan 2 siswa mendapatkan nilai di bawah KKM. Data yang dihasilkan dari validasi, angket respon guru dan siswa serta tes siswa menunjukkan bahwa media Games Couple Card yang dikembangkan layak/valid, praktis, dan efektif untuk digunakan.   Kata kunci : Games Couple Card, pendidikan karakter, gotong royong

    OSMOSIS PADA KENTANG (Solanum tuberosum L.) SEBAGAI DASAR MEMAHAMI PERISTIWA OSMOSIS PADA TUMBUHAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi larutan gula terhadap terjadinya peristiwa osmosis pada kentang (Solanum tuberosum L.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen melalui praktikum dan pengamatan di laboratorium. Bahan yang digunakan adalah kentang (Solanum tuberosum L.), aquades, larutan gula, kertas label dan tisu. Kentang dicuci, dikupas dan dipotong kotak dengan ukuran 2 x 2 x 1 cm, lalu ditimbang dengan neraca dan diukur panjangnya. Setiap sampel potongan kentang mendapatkan perlakukan yang berbeda yaitu dengan perendaman dalam air dan larutan gula dengan empat perbedaan konsentrasi. Konsentrasi yang digunakan terdiri atas 0% (air), 5%, 10% dan 30%. Waktu perendaman potongan kentang dalam beberapa perlakuan berdasarkan konsentrasi larutan gula yaitu 30 menit.  Parameter yang diamati yaitu berat, ukuran dan tekstur kentang sebelum dan setelah mendapat beberapa perlakuan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan berat, panjang dan tekstur yang beragam pada masing – masing kentang yang direndam dalam larutan yang memiliki konsentrasi berbeda – beda. Pada pengamatan konsentrasi 0% (air) gula terdapat penambahan berat dan ukuran serta tekstur menjadi lebih keras, sedangkan pada konsentrasi 5%, 10%, dan 30% potongan kentang mengalami penyusutan berat dan ukuran serta terdapat perubahan tekstur menjadi lebih lembek dari pada tekstur awal yang lebih keras. Perubahan berat, panjang, dan tekstur dipengaruhi oleh konsentrasi larutan, serta kepekatan dari larutan gula

    PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Media pop-up book pada mata pelajaran IPS ini memuat materi tentang kekayaan budaya Indonesia. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan pop-up book, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan metode Research and Development (R&D) dan menggunakan model pengembangan ADDIE  (analyze, design, develop, implementation, dan evaluation). Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa; lembar angket respon guru dan siswa; serta lembar soal tes hasil belajar. Hasil uji kelayakan pengembangan produk media pop-up book  menunjukkan kriteria sangat valid. Hasil dari uji kepraktisan menunjukkan kriteria sangat praktis. Sedangkan hasil uji keefektifan produk media pop-up book menunjukkan kriteria sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, maka bahwa pengembangan media pop-up book ini telah valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran.   Kata Kunci: media pop-up book, kevalidan produk, kepraktisan produk, keefektifan produk

    STUDI AKTIVITAS SOSIAL RUSA BAWEAN (Axis kuhli) BETINA DALAM PENANGKARAN EX SITU MAHARANI ZOO & GOA LAMONGAN (MAZOLA)

    Get PDF
    Rusa Bawean (Axis kuhli) merupakan salah satu dari empat spesies rusa yang ada di Indonesia. Salah satu penangkaran Rusa Bawean yang ada di Jawa Timur adalah Maharani zoo dan Goa Lamongan (Mazola). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi umum populasi dan aktivitas sosial Rusa Bawean (Axis kuhli) betina di Kawasan Maharani Zoo dan Goa Lamongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan time sampling yang merupakan pengamatan dengan menunjukkan kekerapan suatu perilaku dari rusa bawean. Populasi kelompok rusa bawean diketahui berdasarkan pengamatan langsung dan wawancara berjumlah lima belas individu, dengan struktur umur dari populasi Rusa Bawean di Kawasan Kebun Binatang Maharani Zoo dan Goa Lamongan secara keseluruhan diketahui terdiri dari lima ekor rusa jantan dewasa, empat ekor rusa betina dewasa, tiga ekor rusa remaja dan tiga ekor anakan. Komposisi jenis kelamin populasi rusa bawean secara keseluruhan yang di dominasi oleh betina dewasa dengan jumlah empat ekor dan diketahui paling sedikit yaitu terdiri dari tiga ekor anakan dan tiga ekor rusa remaja. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas sosial rusa bawean (Axis kuhli) betina dewasa yaitu menggerombol, berkelahi untuk merebutkan makanan, dan juga menyusui anakannya. Sedangkan rusa bawean betina remaja bersifat agresif ketika berinteraksi dengan manusia, dan perilaku sosial rusa bawean betina yang anakan menunjukan perilaku merumput (grazing)

    PEMBENTUKAN TAMAN BACA DAN BERMAIN ANAK SEBAGAI WAHANA EDUKASI LITERASI BERBASIS BUDAYA LOKAL DI KELURAHAN SIDOMULYO KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN

    Get PDF
    Anak-anak dan masyarakat di Kelurahan Sidomulyo memiliki minat tinggi dalam membaca namun tidak dapat tersalurkan karena belum dapat difasilitasi dengan baik oleh pemerintah daerah setempat yang dibuktikan dengan belum adanya perpustakaan desa ataupun taman baca yang dapat digunakan oleh masyarakat khususnya anak-anak sehingga masyarakat sulit untuk mengembangkan dan mengakses ilmu pengetahuan. Ditambah lagi dengan adanya pandemic covid 19 membuat anak-anak semakin inten memegang dan memainkan game yang ada di gawai sehingga melupakan permainan tradisional yang justru bisa melatih sosialisasi dan kecerdasan emosional maupun fisik anak. Sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kelurahan Sidomulyo maka tim PKM kami berusaha untuk membuat Taman Baca dan Bermain Anak sebagai wahana edukasi literasi berbasis budaya lokal.Untuk rencana kegiatannya meliputi : 1. Pembuatan taman baca dan bermain anak yang bersifat edukatif dan bebas biaya serta bebas diakses oleh siapapun. 2. Mengadakan Talk show edukasi budaya literasi. 3. Mengadakan lomba mewarnai 4. Mengadakan pelatihan kader pengelolaan taman baca dan bermain anak yang diikuti oleh kelompok karang taruna setempa

    1,206

    full texts

    1,462

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇