e-Prosiding Seminar-Konferensi-Simposium Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
Not a member yet
1462 research outputs found
Sort by
STRATEGI MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DENGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI ERA DIGITAL: (STUDI KASUS KOORDINATOR TATA USAHA DENGAN STAF TATA USAHA DI UPT SMPN 1 PALANG)
Di era digital yang tengah mengguncang berbagai aspek kehidupan, dunia kerja tidak luput dari perubahan besar dalam cara kita bekerja dan berinteraksi. Di lingkungan sekolah, komunikasi interpersonal kini menjadi jantung dari upaya peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini berupaya mengeksplorasi strategi efektif untuk memaksimalkan kinerja pegawai melalui komunikasi interpersonal di zaman digital. Fokus studi kasus ini adalah Koordinator Tata Usaha dan Staf Tata Usaha di UPT SMPN 1 Palang, dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi lalu dianalisis secara tematik untuk mengungkap pola dan tema yang muncul. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif bisa menjadi senjata ampuh untuk meningkatkan kinerja pegawai di era digital. Studi kasus di UPT SMPN 1 Palang menunjukkan bahwa penerapan strategi ini sukses memperbaiki kerjasama, koordinasi, dan efektivitas kerja di lingkungan sekolah
PENGEMBANGAN MEDIA DAMATE (DAKON MATEMATIKA) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI KPK DAN FPB SISWA KELAS IV UPT SD NEGERI MAIBIT 1
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan sumber daya KPK dan FPB untuk mengembangkan dakon matematika, atau media damate, untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV di UPT SD Negeri Maibit 1. ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi) adalah pendekatan penelitian yang digunakan. Siswa dari UPT SD Negeri Maibit 1 di kelas IV turut serta dalam penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil penelitian, damate (dakon matematika) dapat membantu siswa kelas IV belajar matematika dengan lebih efektif saat menggunakan materi KPK dan FPB. Oleh karena itu, disarankan agar media ini digunakan sebagai pengganti pembelajaran matematika di sekolah dasar
KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI DENGAN KONTEKS SOSIAL BUDAYA PALANG PADA SISWA SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI GENDER
Kemampuan, pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menerapkan berbagai angka dan simbol matematika dasar, memahami data yang disajikan dalam tabel, diagram, atau grafik, kemudian menerapkan dan mengimplementasikan data untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari secara terorganisir dan efisien disebut literasi numerasi. Salah satu prinsip dasar literasi numerasi adalah kontekstualitas, yang berarti bahwa literasi numerasi mempertimbangkan faktor-faktor seperti latar belakang sosial budaya, geografi, dan sebagainya. Konteks sosial budaya memberi peran penting dalam perkembangan numerasi siswa. Norma serta nilai yang berlaku di kehidupan sekitar dapat juga mempengaruhi cara pandang siswa baik siswa laki-laki maupun perempuan dalam bidang matematika dan sains. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas V SDN Palang dengan konteks sosial budaya Palang ditinjau dari gender. Data diambil secara langsung di lapangan, kemudian hasil dari pengolahan data akan diuraikan dalam bentuk deskriptif. Jadi, Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti merupakan instrumen utama dalam penelitian ini. Dua instrumen tambahan yang digunakan adalah (1) pedoman untuk tes literasi numerasi dan (2) pedoman untuk wawancara. Teknik Milles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan dalam metodologi analisis data penelitian ini. Berdasarkan tes sembilan siswa memiliki keterampilan literasi numerasi rendah, empat belas siswa memiliki keterampilan literasi numerasi sedang, dan lima siswa termasuk dalam kelompok literasi numerasi tinggi. Dibandingkan dengan siswa perempuan, siswa laki-laki memiliki keterampilan literasi numerasi yang lebih unggul
OBSERVASI PERKEMBANGAN KOGNITIF DALAM PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA 5-6 TAHUN DENGAN KONDISI TERLAHIR PREMATUR DI TK DHARMA WANITA SIDOMULYO
Semua anak yang lahir di dunia mempunyai potensi. Potensi merupakan turunan, ada yang tidak dapat diubah tetapi juga ada yang bisa dibentuk. Potensi yang tidak dapat dirubah yaitu potensi fisik bentuk tubuh seperti, telinga, mata dan hidung Sedangkan potensi yang dapat dirubah dengan cara diberikan stimulus atau rangsangan adalah bakat. Keterlambatan perkembangan anak yang terlahir prematur biasanya mencakup perkembangan motorik, penyesuaian sosial, kognitif dan bahasa. Bayi yang terlahir prematur memiliki masalah pada perkembangan otak dan perkembangan emosinya. Ada beberapa gangguan tumbuh kembang pada bayi di antaranya, gangguan pendengaran dan visual, ketrampilan bahasa, ketrampilan dan perilaku psikomotorik, ketrampilan kognitif dan perkembangan emosioanal. Berdasarkan hasil observasi awal di Lembaga TK Dharma Wanita Desa Sidomulyo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban ditemukannya 3 anak dengan kondisi terlahir prematur yang perkembangan kognitif dalam pemecahan masalah sangat rendah dan tertinggal dari teman-teman yang seusianya. Penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan 3 subyek usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Sidomulyo. Hasil penelitian Observasi perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun dengan kondisi terlahir prematur di TK Dharma Wanita Sidomulyo anak yang memiliki kelahiran prematur memilili perkembangan kognitif dalam pemecahan masalah lebih rendah dibandingkan dengan teman seusianya
ANALISIS KEMAMPUAN BERIKIR LOGIS ANAK KELOMPOK B DI TK PAMARDHI SIWI TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir logis anak dalam indikator mengklasifikasikan 4 bentuk geometri (persegi, segitiga, lingkaran dan segilima) kedalam kelompok yang sama, mengklasifikasikan benda berdasarkan bentuk geometri (persegi, segitiga, lingkaran dan segilima) dan mengenal pola ABCD-ABCD pada anak kelompok B di TK Pamardhi Siwi pada tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. 20 anak dari kelompok B TK Pamardhi Siwi adalah subjek penelitian ini. Observasi dan dokumentasi digunakan dalam pengumpulan data. Analisis statistik deskriptif dipergunakan dalam melakukan analisis data penelitian. Hasil dalam penelitian ini membuktikan bahwa kemampuan berpikir logis anak di TK Pamardhi Siwi termasuk dalam persentase cukup yaitu sebesar 48,44%. Hal ini dibuktikan dengan hasil penilaian tiga indikator kemampuan berpikir logis, yaitu mengklasifikasikan 4 bentuk geometri (persegi, segitiga, lingkaran dan segilima) kedalam kelompok yang sama ( 61,25%), mengklasifikasikan benda berdasarkan bentuk geometri (persegi, segitiga, lingkaran dan segilima) (67,50%), dan mengenal pola ABCD-ABCD (65,00%)
ANALISIS TINGKAT VALIDITAS MODUL DIGITAL INTERAKTIF BERORIENTASI PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA TUNANETRA (LOW VISION)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas produk modul digital interaktif berorientasi pemecahan masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa tunanetra (low vision). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development atau R&D). Rancangan penelitian dan pengembangan yang akan digunakan sesuai dengan rancangan penelitian dan pengembangan model ADDIE yang terdiri dari 5 Tahapan, yaitu: analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), evaluasi (evaluate). Namun dikarenakan penelitian ini untuk menguji validitas sehingga hanya sampai ditahap pengembangan saja. Subjek penelitian adalah satu orang mahasiswa tuna netra (low vision) prodi PGSD Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Instrumen penelitian adalah lembar angket validator, lembar wawancara dan observasi. Penilaian modul digital interaktif dilakukan oleh dua validator, yaitu validator ahli materi dan validator ahli media. Modul digital interaktif berorientasi pemecahan masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa tunanetra (low vision) memperoleh skor 84% dari ahli media dengan kriteria yang didapatkan adalah sangat valid dengan sedikit revisi, sedangkan skor yang diperoleh dari ahli materi adalah 83% dengan kriteria sangat valid. Hal tersebut menjadikan media modul digital interaktif ini sangat valid dan siap digunakan sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa tunanetra low vision
PENGUATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA TENTANG KURIKULUM MERDEKA DAN CAPAIAN PEMBELAJARAAN
Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk membagikan pengetahuan tentang kurikulum merdeka dan capaian pembelajaran (CP) dilakukan di komunitas belajar Gugus PAUD IV Kecamatan Lamongan yang terdiri dari 5 satuan Pendidikan dan memiliki 9 layanan. Dalam pengabdian masyarakat ini diberikan materi dan Latihan kerja (LK)/ worksheet untuk mengetahui kedalaman dan pemahaman materi peserta. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan peserta yang antuasia sampai akhir dalam mengikuti penguatan yang di lakukan oleh TIM
MENDORONG KESETARAAN INKLUSI DI ERA DIGITAL: KATALOG PRODUK UMKM DISABILITAS SEBAGAI SARANA PEMBERDAYAAN EKONOMI
Dalam upaya meningkatkan inklusi sosial dan ekonomi penyandang disabilitas dalam era digital, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memanfaatkan teknologi informasi, khususnya pembuatan e-katalog, untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan visibilitas produk. Program ini melibatkan pelatihan dan pendampingan dalam pengumpulan data produk, pembuatan e-katalog yang menarik, dan integrasi dengan platform e-commerce. Hasil yang dicapai termasuk peningkatan keterampilan digital para peserta, peluncuran e-katalog online yang profesional, dan peningkatan signifikan dalam jangkauan pasar dan visibilitas produk. Program ini tidak hanya menguatkan kapasitas ekonomi penyandang disabilitas tetapi juga mempromosikan inklusi sosial yang lebih luas, menegaskan posisi mereka sebagai partisipan aktif dalam masyarakat digital. Hasil ini menunjukkan efektivitas teknologi digital sebagai alat pemberdayaan, mendukung penyandang disabilitas untuk mencapai kemandirian ekonomi dan integrasi sosial
IMPLEMENTASI KAIZEN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI KINERJA DI LABORATORIUM ERGONOMI MENGGUNAKAN METODE 5S
Laboratorium Ergonomi memiliki masalah tentang efisiensi kinerja antara lain terdapat barang yang tidak berkaitan dengan praktikum, penempatan fasilitas yang kurang pas, kebersihan dan kurangnya panduan atau SOP (Standar Operasional Prosedur). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi kinerja serta dapat menciptakan kenyamanan sehingga dapat meningkatkan efisiensi kinerja dan menghemat waktu terhadap proses praktikum, dengan menggunakan metode Kaizen 5S, istilah 5S merupakan singkatan dari lima istilah yang berkaitan dengan pemeliharaan tempat kerja, yaitu Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke. Dalam bahasa Indonesia 5S pemeliharaan tempat kerja ini disebut sebagai 5R yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin penerapan Seiri (Ringkas) yang dilakukan dengan memilih alat dan bahan yang berkaitan dengan praktikum dan dicek apakah masih bisa digunakan atau tidak, penerapan Seiton (Rapi) yang dilakukan dengan menata dan merapikan alat dan bahan yang sudah dipilah sebelumnya membentuk tempat penyimpanan untuk barang, alat serta mesin, penerapan Seiso (Resik) yang dilakukan dengan membersihkan alat atau mesin sebelum dan sesudah praktikum untuk menjaga kebersihannya. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa penerapan Kaizen 5S sangat berpengaruh terhadap efisiensi kinerja di laboratorium egonomi sehingga menciptakan kenyamanan dan pengehematan waktu terhadap aktivitas yang dilakukan
PENGARUH PERMAINAN PAPAN TITIAN TERHADAP KESEIMBANGAN TUBUH ANAK USIA DINI
Keseimbangan tubuh merupakan kemampuan tubuh dalam mempertahankan posisi untuk menjaga satu bagian tubuh tetap stabil saat bagian tubuh lainnya bergerak. Keseimbangan disini adalah kemampuan posisi tubuh tetap bertahan dalam keadaan bergerak ataupun diam. Dengan adanya media, proses pembelajaran di KB Sejahtera 1 akan mudah dipahami oleh anak dan bisa diterapkan. Peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan Metode kuantitatif eksperimen desain pre-eksperimen dan one group pretest-posttest design yang merupakan penyelidikan tanpa ada kelas pembanding atau control jadi, hanya menggunakan kelas eksperimen saja sebagai penelitiannya. Sampel pada penelitian ini adalah anak KB Sejahtera 1 Kecamatan Tuban, sejumlah 13 anak. Point pengumpulan data meliputi observasi dan cek list. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa dari hasil yang dihitung melalui spss dengan cara membandingkan perhitungan rata- rata nilai observasi awal dan observasi akhir dengan nilai 0,034 < 0,175 maka, rata-rata nilai observasi akhir (sesudah perlakuan) lebih tinggi dan dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh dalam kefokusan anak. Uji anggapan dasar/hipotesis yang dilakukan menggunakan uji t-test yang memperoleh hasil signifikan = 0,000 < 0,005 dan thitung > ttabel dengan nilai 4,536 > 2,831, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Pada analisis independent sample test yang terlihat signifikansi 2 arah (t-tailed) 0,000 dan thitung > ttabel dengan nilai 4,536 > 2,831, maka terdapat pengaruh permainan papan titian terhadap keseimbangan tubuh anak karena Ho ditolak dan Ha diterima