Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    641 research outputs found

    Mewujudkan PAUD Berbasis Entrepreneurship melalui Kearifan Lokal

    Get PDF
    Kegiatan di PAUD diupayakan kegiatan yang dapat merangsang dan mengembangkan semua aspek perkembangan anak salah satu skill yang diharapkan juga diberikan sejak anak usia dini adalah entrepreneurship. Nilai dan perilaku entrepeneurship dapat ditanamkan dan ditumbuhkembangkan di anak usia dini dengan guru melakukannya dalam kehidupan sehari hari melalui stimulasi yang diberikan. Kegiatan entrepreneurship di PAUD dapat dilakukan dengan kegiatan Market Day dengan menjual atau mengolah hasil kebun atau hasil tani dari desanya. Desa Sindang Sari yang mata pencaharian utamanya adalah pertanian dan perkebunan, diharapkan kedepannya akan bisa maju dengan sikap sikap dan karakter yang sejak dini ini dirangsang. Kegiatan tersebut dibuat secara berkelompok dengan pembagian tugas pada masing masing anak. Dengan bantuan guru dan orangtua anak anak melakukan kegiatan dengan membawa nilai dan perilaku yang tepat yang diinginkan yang menjadi tujuan program entrepreneurship. Dalam kegiatan Market Day semua proses anak kerjakan dari mulai awal sampai akhir kemudian dievaluasi oleh guru dan tim pengusul. Pengabdian bertujuan untuk mewujudkan PAUD berbasis enterpreneurship di Desa Sindangsari. Metode pengabdian yang dilakukan adalah penyuluhan dan demonstrasi pelaksanaan pembelajaran entrepreneur di TK Desa Sindang Sari dalam proses kegiatan pembelajaran entrepreneur sejak dini. Diharapkan kegiatan ini akan meumbuhkembangkan sikap mental dan karakter yag harus ada dalam entrepreneur

    Analisis Bibliometrik Metode Montessori Berbasis Data Scopus

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui : 1). Informasi utama (Jangka waktu dokumen yang dianalisis setiap tahun, jumlah publikasi ilmiah berdasarkan sumber, kutipan rata-rata per tahun, serta penulis), 2). Penulis yang paling relevan, 3). Afiliasi lembaga yang paling relevan, 4). Negara-negara yang berpartisipasi dalam publikasi jurnal ilmiah mengenai  Metode Montessori, 5). Analisa tematik map, 6). Visualisasi jejaring antar kata kunci (co-word). Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan bibliometrik deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelusuran pada database scopus melalui kata kunci “Learning” dan “Motenssori”. Data berupa ekstensi file CSV, yang dianalisis menggunakan software R-Bibliometrix (biblioshiny). Hasil penelitian menujukkan bahwa informasi utama rata-rata per tahun publikasi ilmiah mengenai Metode Montessori sebanyak 0%, selanjutnya penulis publikasi ilmiah sebanyak 499. Penulis paling relevan yang terindeks scopus sebanyak 2, yaitu Di Fuccio R dan Lillard As.  Afiliasi penulisan karya ilmiah masih dikuasi oleh institusi dari benua asia (Nazarbayev University di Uzbehkistan 12 artikel, dan disusul oleh Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia 10 artikel). Negara yang berpartisipasi sebanyak 51 negara). Tematic map menunjukkan bahwa adanya keterkaitan antara tema Metode Montessoriyang berada pada kuadran kanan bawah dan memiliki peluang untuk dikaji lebih lanjut

    Interaksi Teman Sebaya dalam Mengembangkan Perilaku Sosial Anak Usia Dini

    Get PDF
    Salah satu bentuk perkembangan usia dini adalah kemampuan berinteraksi sosial, perkembangan sosial dapat dipengaruhi apabila pengambilan peran sosial yang dilakukan anak sehingga menghasilkan anak untuk berpikir, serta mengerti bagaimana cara bersikap kepada orang disekitar.  Dari kemampuan berinteraksi ini anak dapat mengetahui dampak positif maupun dampak negatif dalam berinteraksi sosial dengan teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah terkait bagaimana interaksi teman sebaya dalam mengembangkan perilaku sosial pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data tersebut diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi didalam kelas B dan melakukan wawancara kepada guru kelas, teknik tersebut digunakan untuk memperoleh informasi perkembangan sosial anak memalui teman sebaya. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Maret 2023 dengan subjek dua guru di TK Pertiwi Cangkringan. Hasil yang didapatkan ialah; perilaku sosial anak usia dini, perkembangan perilaku sosial anak usia dini saat berinteraksi dengan teman sebaya, dan pengaruh interaksi sosial teman sebaya. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi evaluasi dalam mengembangkan hubungan sosial anak dengan teman sebaya

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Calistung pada Anak Usia 5-8 Tahun dengan Menggunakan Strategi Belajar Seraya Bermain

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan anak usia 5-8 tahun atau anak usia dini dalam membaca, menulis dan berhitung (calistung) di Sanggar Bimbingan At-Tanzil Serdang, Malaysia. Perkembangan anak usia dini dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah pendidik atau guru yang mampu membimbing, membantu dan mengarahkan murid-muridnya. Demikian juga halnya dengan memaksimalkan potenti bahasa anak dalam hal membaca, menulis, dan berhitung. Upaya dalam meningkatkan kemampuan calistung dapat dilakukan dengan starategi belajar seraya bermain. Strategi tersebut dipilih agar dalam proses pembelajaran berlangsung tidak membosankan. Guru dapat memberikan beberapa permainan yang terintegrasi dengan pembelajaran calistung, sehingga peserta didik akan mudah memahami pelajaran tanpa rasa jenuh. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), ada 3 siklus dan 30 kali pertemuan selama 1 bulan penuh. dimana data diolah secara kuantitatif dan analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan skor pada siklus I sebesar 52,67%, kemudian pada Siklus II meningkat menjadi 62,3%, dan pada Siklus III meningkat lagi menjadi 93,3%. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan strategi belajar seraya bermain mampu meningkatkan kemampuan calistung anak usia 5-8 tahun

    Percepatan Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini dengan Pendekatan Analisis Spasial

    Get PDF
    Angka kejadian stunting di Kabupaten Tana Toraja, menjadi dasar diterbitkannya Peraturan Bupati Tana Toraja Nomor 22 Tahun 2021, yakni 10% total anggaran pada kelurahan ditujukan untuk permasalahan stunting. Realisasi anggaran penanganan stunting dalam bentuk program atau strategi perlu mempertimbangkan faktor risiko stunting di kelurahan. Oleh karena itu diperlakukan penelitian untuk melakukan identifikasi daerah rawan gizi dan potensi penyebab yang terjadi melalui analisis komunitas. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran daerah yang menjadi lokasi rawan gizi dan potensi penyebabnya. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis spasial. Data dikumpulkan untuk mendapatkan titik koordinat lokasi stunting berdasarkan desa, laporan surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja Tahun 2021, serta faktor risiko stunting berdasarkan kategori WHO, meliputi variabel ketersediaan pangan lokal melalui potensi SDA, cakupan K6 antenatal care, cakupan imunisasi dasar lengkap dan cakupan pemberian ASI ekslusif. Hasil analisis spasial dengan overlay faktor risiko dan sebaran kasus stunting di Kab. Tana Toraja menunjukkan bahwa variabel ketersediaan pangan lokal melalui potensi SDA, cakupan K6 antenatal care, cakupan imunisasi dasar lengkap dan cakupan pemberian ASI dapat berkontribusi terhadap proporsi kasus stunting. Oleh karena itu penguatan dan pemberdayaan masyarakat menjadi hal yang perlu dilakukan dalam percepatan pencegahan stunting di Kab. Tana Toraja

    Optimalisasi Aspek Perkembangan Seni melalui Kegiatan Membatik dengan Mengecap Buah Belimbing

    Get PDF
    Peningkatan daya cipta anak sangat diperlukan bagi anak usia dini karena akan menjadikan pengalaman dan pemikiran inovatif yang mereka alami, menumbuhkan mentalitas kepastian untuk kemajuan anak yang ideal. Penelitian bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas anak melalui seni membatik dengan mencicipi buah belimbing di Kelompok Bermain Baitul Hidayah Belawan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan partisipan Guru dan 12 anak, 4 laki-laki dan 8 perempuan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan untuk menganalisis data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa batik belimbing dapat membantu anak mengembangkan kreativitasnya secara maksimal. Melihat dari hasil penjajakan tersebut, ternyata keistimewaan membatik dengan megecap dari bahan alam bintang dapat dijadikan pilihan sebagai alternatif untuk menumbuhkan imajinasi anak-anak, dengan melibatkan cara-cara belajar membatik sebagai berikut. : a) persiapan, yaitu guru menjelaskan langkah-langkah membatik dan menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan; b) implementasi, dimana guru terlebih dahulu mendemonstrasikan cara menggunakan teknik membatik dan memberikan contoh; c) observasi pekerjaan anak; d) evaluasi hasil kegiatan anak-anak

    Permainan Tradisional dalam Mengembangkan Karakter Kerjasama Anak Usia Dini

    Get PDF
    Anak-anak yang tumbuh dan berkembang pada zaman sekarang tergolong pada generasi alfa, generasi alfa merupakan lanjutan dari generasi Z, generasi alfa ini berada di tahun 2011-2025. Generasi alfa ini tumbuh pada era 4.0 dimana perkembangan teknologi semakin maju dan berkembang. Perkembangan teknologi pada era 4.0 sangat beragam terutama pada perkembangan teknologi pendidikan dan permainan-permainan anak yang dapat di sebut digital geme , digital game tentunya dapat mempengaruhi karakter anak menjadi kurangnya sosialisasi pada anak. Ditengah munculnya banyaknya digital game pada kalangan anak, maka peneliti ingin meneliti  peran permainan tradisional dalam mengembangkan karakter kerjasama pada anak. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran permainan tradisional dalam mengembangkan karakter kerjasama pada anak usia dini, adapun metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan 17 sampel yang merupakan siswa TK Pertiwi Cangkringan, dan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan model miles dan huberman. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat mengembangkan karakter kerjasama pada anak usia dini

    Pentingnya Guru Penggerak bagi Guru PAUD dalam Eksistensi Kurikulum Merdeka

    Get PDF
    Konsep merdeka belajar menjadi salah satu respons terhadap kebutuhan system pendidikan pada era 4.0. Perkembangan kebijakan pendidikan diharapkan guru juga harus mampu untuk melakukan adaptasi dengan kebijakan yang berlaku. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah demi mewujudkan program merdeka belajar salah satunya adalah dengan melakukan perekrutan program guru penggerak yang bertujuan untuk menggerakkan para guru untuk mampu melaksanakan tugasnya sebagai guru dalam pembelajaran merdeka belajar. Pengabdian yang dilakukan merupakan salah satu program yang didukung oleh LPPM UNS melalui skema Program Kemitraan Masyarakat. Metode pengabdian yang digunakan adalah Service Learning Kegiatan pengabdian ini dilakukan Kerjasama antara Tim HGR Manajemen PAUD UNS dengan PKG PAUD Kota Surakarta. Adapun tahapan yang dilakukan berkaitan dengan sosialisasi Guru Penggerak bagi Guru PAUD dalam Eksistensi Kurikulum Merdeka di Kota Surakarta antara lain: Pemetaan Kebutuhan, dan Sosialisasi. Adanya kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM-UNS) ini,  guru PAUD di Surakarta dapat meningkat rasa percaya diri dan tekadnya dalam mengikuti program guru penggerak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan riset dan teknologi

    Metode Phonics Menggunakan Aplikasi Oxford Phonics World dalam Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasi metode Phonics menggunakan aplikasi Oxford Phonics World dalam pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi fenomena yang terlihat secara alami.  Informan yang dijaring adalah guru, siswa dan orang tua.  Lokasi penelitian di Kinderland Preschool  Jakarta Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis peneliitian menggunakan. Analisa data dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan sampai data tersebut tuntas dan jenuh, atau jawaban serupa. Salah satu metode yang digunakan yaitu metode Phonics menggunakan aplikasi Oxford Phonics World. Hasil temuan mengungkapkan bahwa pada Kinderland Preschool Kuningan Jakarta Selatan, metode Phonics termasuk pada subyek kurikulum Language and Literacy yang wajib diajarkan ke siswa mulai dari level paling kecil yakni Pre-Nursery hingga ke level paling besar yakni Kindergarten 2. Hal ini menunjukkan metode Phonics berperan penting tidak saja untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa dalam bahasa Inggris, namun juga mampu meningkatkan keterampilan atau kemampuan literasi tahap awal, membantu memperlancar pengucapan dalam berbicara yang akan membantu meningkatkan kepercayaan diri (self-confidence) siswa dan ini tentunya berdampak baik terhadap sekolah karena mampu menaikkan mutu sekolah yang menciptakan siswa yang memiliki kemampuan membaca Bahasa Inggris dengan baik, benar serta menjadi pembaca yang mandiri (independent reader)

    Penerapan Gaya Komunikasi Islam Orang Tua terhadap Anak dalam Memotivasi Menghafal Al-Quran

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya komunikasi islam yang diterapkan orang tua terhadap anak dalam memotivasi menghafal al- qur'an di rumah tahfidz sahabat, mengetahui faktor pendukung yang mempengaruhi anak sehingga menjadi seorang hafidz dan hafidzah, serta mengetahui faktor penghambat yang membuat seorang hafidz dan hafidzah merasa jenuh dan bosan dalam menghafal al- qur'an. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode  kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Pada teknik pengumpulan data, menggunakan wawancara semi terstruktur di pondok Tahfiz. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni mengumpulkan data, mereduksi, menyajikannya kemudian membuat kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa : pertama, prinsip komunikasi islam yang digunakan orang tua dalam memotivasi anak adalah gaya asertif komunikasi qaulan maysuran (perkataan yang menyenangkan) dan prinsip komunikasi qaulan layyinan (perkataan yang lemah lembut), kedua, orang tua menerapkan gaya komunikasi islam kepada anak dengan menciptakan komunikasi yang lemah lembut dan menyenangkan, ketiga, faktor pendukung dalam motivasi yang disampaikan orang tua adalah gambaran dari keinginan seorang anak untuk menjadi hafidz dan hafidzah yang cinta al- qur'an. Keempat, rumah tahfidz sahabat qur'an yang berdiri adalah sebagai wadah serta pondasi untuk menciptakan generasi cinta qur'an.

    633

    full texts

    641

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇