Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
    641 research outputs found

    Strategi Guru dalam Menanamkan Sikap Toleransi Peserta Didik

    Full text link
    Toleransi merupakan sikap saling menerima segala bentuk perbedaan dan keberagaman. Salah satu bentuk toleransi beragama adalah dengan menerapkan sikap saling menghargai dan menghormati keyakinan yang dianut oleh orang lain. Artinya, perbedaan yang ada di lingkungan sekitar tidak dijadikan alasan untuk memusuhi orang lain tetapi mampu hidup berdampingan di tengah-tengah perbedaan tersebut. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan oleh guru dalam menanamkan sikap toleransi pada siswa sekolah dasar, khususnya siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis naratif dan mengumpulkan data dari guru dan siswa di SDN Sukosari. Untuk mengumpulkan data, digunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data, digunakan teknik pengumpulan, reduksi, transmisi, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa strategi guru dalam menanamkan sikap toleransi pada siswa yaitu: Guru memberikan nasihat atau motivasi kepada siswa. Guru memberikan contoh atau teladan kepada siswa. Kegiatan pembelajaran secara berkelompok. Melalui kegiatan pembiasaan, dan dengan menerapkan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada kerja sama antar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode tersebut efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa

    Pembelajaran Seni Rupa dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran seni rupa siswa. Pentingnya pendidikan seni rupa untuk kreativitas dan pemikiran kritis, serta fleksibilitas Kurikulum Merdeka Belajar, melatarbelakangi studi ini. Penelitian ini mengisi kesenjangan dengan menganalisis adaptasi pembelajaran seni rupa, mengingat karakteristik perkembangan kognitif dan motorik unik pada usia tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian dilakukan di SDN Cahaya Negeri pada April-Mei 2025. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa kelas 3, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan siswa memiliki kesiapan dan antusiasme tinggi dalam pembelajaran seni rupa. Proses pembelajaran menerapkan fleksibilitas dan eksplorasi, dengan guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong kebebasan berekspresi. Integrasi refleksi dan umpan balik deskriptif juga mulai dilakukan. Metode pembelajaran dominan adalah proyek/eksplorasi, yang mendukung kemandirian dan kreativitas siswa. Elemen Profil Pelajar Pancasila, seperti kreatif, mandiri, dan gotong royong, sangat menonjol. Asesmen dilakukan secara formatif, berfokus pada proses dan produk karya. Kesimpulan penelitian ini menekankan keberhasilan pendekatan yang fleksibel dan berpusat pada siswa, serta pentingnya refleksi dan umpan balik konsisten untuk mengoptimalkan kreativitas dan karakteristik Profil Pelajar Pancasila siswa

    Membangun Kecerdasan Emosional melalui Kegiatan Seni Tari pada Anak Usia Dini

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kegiatan seni tari dapat membantu membangun kecerdasan emosional pada anak usia dini. Penelitian dilakukan di TK Rosella Baru Lumajang dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk penerapan kecerdasan emosional dalam kegiatan seni tari pada anak antara lain: 1) kesadaran diri anak terhadap perasaan sendiri; 2) pengelolaan emosi agar tetap fokus dan percaya diri; 3) motivasi yang didapat dari pujian dan semangat guru; 4) empati terhadap perasaan orang lain; dan 5) keterampilan sosial dalam berkomunikasi, bersosialisasi, serta bekerja sama dalam kelompok tari. Temuan ini mengindikasikan bahwa seni tari dapat menjadi salah satu sarana dalam membangun kecerdasan emosional anak. Penelitian ini memberikan saran kepada sekolah untuk menerapkan kegiatan seni yang lain dengan memanfaatkan perkembangan teknologi sehingga bisa menumbuhkan kecerdasan pada anak

    Perbandingan Pola Asuh Grandparenting dengan Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak Usia 5-6 Tahun

    Full text link
    Kesehatan mental anak usia dini merupakan aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh pola asuh grandparent (kakeknenek) dan pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental anak usia 5–6 tahun. Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan kuesioner Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ), data diperoleh dari 30 keluarga yang terdiri dari dua kelompok pengasuhan. Hasil analisis menggunakan Independent Samples T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara pola asuh grandparent dan orang tua (Sig. 2-tailed = 0,000). Anak-anak yang diasuh oleh orang tua menunjukkan skor kesehatan mental yang lebih stabil dibandingkan dengan anak-anak yang diasuh oleh grandparent, terutama dalam aspek gejala emosional, perilaku, hiperaktivitas, dan hubungan sosial dengan teman sebaya. Sebaliknya, anak dalam pengasuhan grandparent menunjukkan hasil lebih baik pada perilaku prososial. Temuan ini menegaskan bahwa pola asuh autoritatif berperan penting dalam mendukung kesehatan mental anak usia dini. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi orang tua, kakek-nenek, dan pengasuh lain dalam memilih pendekatan pengasuhan yang sesuai

    Analisis Bibliometrik : Tren Penelitian Aktivitas Fisik untuk Mendukung Perkembangan Motorik dan Kognitif Anak

    Full text link
    Penelitian dalam bidang aktivitas fisik pada anak telah mengalami perkembangan yang signifikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian terkait aktivitas fisik dalam kaitannya dengan perkembangan motorik dan kognitif anak menggunakan pendekatan bibliometrik. Sebanyak 410 artikel dari basis data Scopus yang dipublikasikan antara tahun 2009 hingga 2024 dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Analisis ini mencakup visualisasi tren publikasi, kolaborasi antarpeneliti dan institusi, serta distribusi geografis penelitian. Hasil studi ini mengungkap dinamika penelitian global, menunjukkan peningkatan minat ilmiah secara konsisten, terutama pada tahun-tahun terakhir. Penelitian ini juga menyoroti kontribusi peneliti, institusi, dan negara-negara terkemuka dalam bidang ini. Temuan ini memberikan gambaran menyeluruh yang dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan. Namun, keterbatasan juga ditemukan, seperti fokus pada satu basis data, tidak adanya uji antarpenilai, dan keterbatasan pendekatan kuantitatif. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya menggabungkan pendekatan bibliometrik dengan analisis konten serta memperluas sumber data melalui Google Scholar, Web of Science, PubMed, dan Dimensions untuk meningkatkan kelengkapan dan representativitas literatur

    Peningkatan Kemampuan Fisik Anak Usia Dini (AUD) melalui Aktivitas Bermain Berorientasi Tujuan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan pada anak usia 5 hingga 7 tahun karena ini merupakan masa sensitif, dimana masa kanak-kanak merupakan masa dengan tingkat aktivitas tertinggi sepanjang hidup, sehingga diperlukan inovasi untuk mengoptimalkan dan memfasilitasi aktivitas fisik pada anak usia dini. Penelitian kami menggunakan metode permainan ini untuk mengambarkan bahwa aktivitas bermain yang berorientasi pada tujuan pada anak usia dini dapat mengoptimalkan kemampuan fisik anak. Penelitian ini adalah menelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, adapun instrumen yang digunakan adalah observasi penuh terhadap aktifitas anak dalam permainan. Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan yang telah dilakukan didaptkanlah beberapa kesimpulan sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan, diantaranya adalah: Ada perbedaan kemampuan fisik anak usia dini   sebelum dan sessudah melakukan aktivitas bermain berorientasi tujuan di  TK Khalifah Makassar 3 dibuktikan dari perolehan nilai thitung -4.459 > ttabel 1.76131,  sementara itu diperoleh hasil Sig. (2-sided) adalah 0,000. Karena nilai Sig. 0,001< taraf nyata (a= 0,05) maka Ho ditolak, dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan kemampuan fisik anak usia dini   sebelum dan sessudah melakukan aktivitas bermain berorientasi tujuan di  TK Khalifah Makassar 3

    Strategi Linguistik Berbasis Bermain dalam Kurikulum Merdeka di PAUD

    Full text link
    Pembelajaran bahasa di PAUD masih menghadapi tantangan, seperti metode yang monoton dan kurangnya media yang menarik, sehingga membatasi partisipasi aktif anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas strategi linguistik terapan berbasis bermain dalam meningkatkan keterampilan berbahasa anak usia dini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi di RA Ismaria Al-Qur’aniyyah. Hasil menunjukkan bahwa permainan visual dan storytelling mendorong partisipasi, memperkaya kosakata, dan meningkatkan kepercayaan diri anak. Anak yang awalnya pasif menjadi aktif setelah guru menerapkan strategi seperti pertanyaan terbuka, motivasi personal, reward sederhana, dan giliran bicara. Permainan visual efektif mengenalkan topik baru, sedangkan storytelling lebih bermakna saat dikaitkan dengan pengalaman konkret. Guru menunjukkan fleksibilitas dalam menerapkan strategi berdiferensiasi sesuai karakteristik dan kebutuhan individu anak Penelitian menyimpulkan bahwa strategi bermain ini efektif dalam mengembangkan bahasa reseptif dan ekspresif anak, sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran bermakna, fleksibel, dan partisipatif. Keterbatasan media masih menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui inovasi yang kontekstual

    Pengembangan Kreativitas Anak usia Dini melalui Kegiatan Berbasis Menggunakan Bahan Alam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif serta daya imajinasi dan inovasi anak.  Dengan kegiatan menganyam menggunakan bahan alam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan  studi kasus. Adapun subjeknya adalah 3 anak di Kelompok B1 TK Negeri Pembina Rio Pakava Kabupaten Donggala. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian di analisis secara deskriptif dengan cara reduksi data, penyajian data atau display data dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kegiatan Menganyam untuk Mengembangkan  Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Rio Pakava Kabupaten Donggala dengan bahan alam seperti daun kelapa, dan daun pisang mampu merangsang aspek kognitif, motorik halus, dan imajinasi anak. Anak-anak lebih aktif menciptakan karya orisinal dan interaksi sosial meningkat melalui kerja sama dalam kegiatan kelompok serta menunjukkan kemampuan untuk berinovasi dalam pola anyaman, mengembangkan solusi kreatif terhadap tantangan yang dihadapi, serta mengekspresikan diri melalui hasil karya mereka. Faktor-faktor yang mendukung kreativitas anak dalam kegiatan ini meliputi kebebasan bereksplorasi, bimbingan guru,serta ketersediaan bahan yang bervariasi di TK Negeri Pembina Rio Pakava Kabupaten Donggala

    Analisis Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS

    Full text link
    Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri 167 Pekanbaru. Rendahnya motivasi ini berdampak negatif pada hasil belajar dan keterlibatan siswa. Faktor internal yang berkontribusi meliputi kurangnya minat belajar, sikap, dan kondisi fisik siswa. Sementara itu, faktor eksternal mencakup lingkungan keluarga, interaksi sosial, serta metode dan media pembelajaran yang kurang variatif dan optimal. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data, melibatkan siswa, guru, dan lingkungan sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar siswa disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Secara ilmiah, penelitian ini memperkaya pemahaman tentang dinamika motivasi belajar di jenjang sekolah dasar. Secara praktis, temuan ini berkontribusi dalam perancangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan kolaboratif antara guru, siswa, dan pihak sekolah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar

    Systematic Literature Review: Does Kamishibai Improve Literacy Skills in Early Childhood?

    Full text link
    The low level of literacy in Indonesia remains a critical issue in education, particularly at the early childhood level. Literacy at this stage cannot begin directly with the introduction of letters or numbers; it requires approaches aligned with children's developmental needs. One promising method is Kamishibai, a traditional Japanese storytelling technique that combines visual and narrative elements. This study aims to conduct a systematic literature review of research examining the impact of Kamishibai on early childhood literacy skills. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using the PRISMA model, reviewing literature published between 2021 and 2025 from two databases: Google Scholar and Scopus. A total of eight studies met the inclusion criteria, with research conducted in diverse contexts such as Indonesia, Madagascar (Africa), Finland, and Portugal. The findings indicate that Kamishibai effectively enhances early literacy skills, particularly in contextual literacy, basic literacy, and numeracy. It also supports the development of language and cognitive abilities, expression and creativity, communication and collaboration, as well as reading interest in young children

    633

    full texts

    641

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Murhum - Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇