USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara)
Not a member yet
3657 research outputs found
Sort by
MEMBANGUN GENERASI BERKARAKTER: STRATEGI PENDIDIKAN KARAKTER DI LINGKUNGAN ORGANISASI EKSTERNAL MAHASISWA
Pendidikan karakter merupakan elemen fundamental dalam membentuk sumber daya manusia yang bermoral, cerdas, dan berdaya saing. Di tengah tantangan globalisasi dan krisis moral generasi muda, organisasi kemahasiswaan eksternal hadir sebagai wahana strategis dalam mendukung pendidikan karakter melalui sistem kaderisasi yang terstruktur. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memperkuat peran organisasi eksternal mahasiswa dalam proses pembentukan karakter generasi muda, khususnya pada nilai-nilai tanggung jawab, kepemimpinan, integritas, dan cinta tanah air. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar, diskusi kelompok terarah, dan pelatihan soft skill yang melibatkan mahasiswa dari HMI, PMII, GMKI, GMNI, dan organisasi lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa menyadari pentingnya organisasi sebagai ruang pembinaan karakter nonformal yang efektif. Terdapat peningkatan pemahaman, partisipasi aktif, serta kesadaran akan peran organisasi dalam membentuk pribadi yang kritis, inklusif, dan berintegritas. Oleh karena itu, sinergi antara kampus dan organisasi eksternal perlu diperkuat melalui kebijakan inklusif, ruang kolaborasi, dan pendampingan berkelanjutan agar strategi pendidikan karakter dapat berjalan optimal dan berkelanjutan
STRATEGI EDUKASI DENGAN METODE SHOW AND TELL UNTUK PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA DINI
Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini yang perlu distimulasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada guru dan orang tua mengenai penerapan strategi dan metode show and tell sebagai salah satu pendekatan pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak. Kegiatan ini dilaksanakan di TK Najmah Rugayah Darus Medan melalui sosialisasi dan pendampingan implementasi metode Show and Tell di kelas. Metode ini menekankan pada keberanian anak untuk menunjukkan suatu objek dan menjelaskannya di depan teman-temannya, sehingga dapat meningkatkan kemampuan verbal, kepercayaan diri, dan keberanian berbicara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru dan orang tua memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang metode Show and Tell dan mampu mengaplikasikannya secara kreatif dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Anak-anak juga menunjukkan peningkatan minat dan partisipasi aktif dalam kegiatan berbicara di kelas. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model strategi pembelajaran komunikatif yang menyenangkan dan bermakna bagi pengembangan bahasa anak usia dini
Sosialisasi Pentingnya Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris Guna Peningkatan Kompetensi
Sosialisasi mengenai pentingnya berkomunikasi dalam Bahasa Inggris menjadi langkah strategis dalam menghadapi era globalisasi dan persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Bahasa Inggris tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi internasional, tetapi juga menjadi indikator kompetensi seseorang dalam bidang akademik maupun profesional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi peserta, khususnya mahasiswa, dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris secara aktif, baik lisan maupun tulisan. Melalui metode penyampaian interaktif seperti diskusi, simulasi, dan praktik langsung, sosialisasi ini memberikan pemahaman mendalam tentang manfaat penguasaan Bahasa Inggris dalam mendukung peningkatan kompetensi diri. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta memiliki minat dan antusiasme tinggi untuk terus belajar serta mengaplikasikan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja. Dengan demikian, sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya generasi yang komunikatif, kompeten, dan siap bersaing di kancah global
PENGGUNAAN OBAT KUMUR YANG BENAR DALAM PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI PADA MASYARAKAT BERBASIS DAGUSIBU DI KLINIK PRATAMA NUSANTARA KESEHATAN
Latar belakang: Gigi dan mulut adalah bagian bagian yang saling berkaitan dan sangat penting untuk kesehatan. Kesehatan gigi dan mulut juga berpengaruh pada kesehatan tubuh secara umum. Obat kumur adalah cairan antiseptik pembersih yang digunakan untuk membilas mulut dan membantu menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut dengan cara menghilangkan bau mulut, mencegah gigi berlubang, meredakan gusi bengkak dan mengatasi sariawan. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang kemasan obat kumur yang benar pada masyarakat di sekitar Klinik Pratama Nusantara Sehat. Metode: Adapun metode yang digunakan adalah secara off line mengadakan ceramah, yaitu dengan menyampaikan paparan tentang gigi dan mulut yang sehat, pengertian dan kegunaan dari obat kumur serta informasi mengenai DAGUSIBU. Sosilisasi ini juga dilakukan tanya jawab dan pemeriksaan gigi terhadap masyarakat yang hadir paga kegiatan tersebut. Hasil: Pada kegiatan ini di temukan pada orang tua, banyak yang giginya mengandung plaque, gusi berlubang dan gigi yang sudah rusak serta bau mulut ; pada anak-anak di jumpai gigi berlubang. Untuk cara pemakaian obat kumur, sebagian masyarakat ada yang sudah mengerti dan ada sebagian masyarakat belum paham mengerti cara penggunaan obat kumur yang benar serta membuat masyarakat lebih mengenal lagi istilah DAGUSIBU. Kesimpulan: Sangat perlu untuk mengadakan penyuluhan/sosialisasi tentang penggunaan dan cara pakai obat kumur kepada masyarakat, karena kesehatan gigi dan mulut juga sangat mempengaruhi kesehatan tubuh
EDUKASI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PADA ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI METODE STORYTELLING: KISAH SI UCOK MENGUSIR SI TBC
Latar belakang: Anak-anak termasuk kelompok rentan karena sistem imunnya yang belum berkembang sempurna. Paparan dari lingkungan tempat tinggal atau kontak erat dengan penderita TBC dewasa menjadi faktor utama penularan. Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa sekitar 10–15% dari total kasus TBC di Indonesia merupakan kasus pada anak, sebagian besar berasal dari transmisi di rumah atau sekolah. Tujuan: utama pengabdian masyarakat ini tujuan memberikan edukasi pencegahan TBC melalui metode storytelling berjudul “Petualangan Si Ucok Mengusir Si TBC”. Metode: pengabdian masyarakat ini adalah storytelling. Kegiatan edukasi pencegahan tuberkulosis dilaksanakan selama satu bulan pada Mei 2025. Hasil: pengabdian masyarakat ini diikuti oleh seluruh siswa kelas V dan VI, dengan total peserta sebanyak 95 anak. Kegiatan dilakukan di dalam kelas masing-masing untuk menjaga suasana pembelajaran yang kondusif. Cerita berjudul “Petualangan Si Ucok Mengusir Si TBC” disampaikan secara naratif, disertai media visual seperti gambar karakter dan poster ilustratif untuk membantu siswa memahami alur cerita dan pesan kesehatan yang disampaikan. Kesimpulan: Kegiatan edukasi pencegahan tuberkulosis (TBC) melalui metode storytelling terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang gejala, penularan, dan pencegahan TBC. Metode ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keterlibatan siswa, serta didukung secara aktif oleh guru dan pihak sekolah
EDUKASI PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON (CITRUS LIMON) TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI PMB RONNI NAUDUR SIREGAR DESA PURWODADI, KEC. SUNGGAL, KAB. DELI SERDANG
Dismenore merupakan istilah medis yang terjadi pada saat menstruasi dan menimbulkan rasa sakit disebabkan oleh terjadinya kontraksi rahim. Dismenore bukanlah suatu penyakit tetapi merupakan masalah yang secara berkala membuat seorang wanita menjadi tidak nyaman selama periode menstruasi. Tujuan pengabdian agar dapat meningkatkan pemahaman remaja putri di PMB Ronni Naudur Siregar tentang edukasi pemberian aromaterapi lemon (Citrus) terhadap dismenore pada remaja putri. Pelaksanaan kegiatan pengabdian di PMB Ronni Naudur Siregar desa purwodadi, kec. Sunggal, kab. Deli Serdang. Sasaran dalam kegiatan ini adalah remaja putri yang berada di wilayah PMB Ronni Naudur Siregar. Datanya didapatkan dari buku kunjungan pemeriksaan yang terdapat dari rekam medik di PMB sebanyak 14 orang. Dalam pelaksanaan PKM ini melibatkan Dosen dan Mahasiswa Prodi Sarjana Kebidanan yang berpartisipasi dalam menyalurkan informasi sosialisasi serta penyuluhan melakukan pemberian aromaterapi lemon (citrus) di PMB Ronni Naudur Siregar. Kegiatan PKM ini disambut sangat positif dari semua pihak yang terlibat, dikarenakan dapat membantu mengurangi nyeri haid pada remaja putri
TRANSFORMASI UMKM MENUJU GO DIGITAL: STRATEGI PEMASARAN, PENCATATAN KEUANGAN, DAN KEPATUHAN HUKUM DI KELURAHAN TEGAL REJO
Latar belakang: UMKM di Kelurahan Tegal Rejo memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam hal pemasaran, pencatatan keuangan, dan legalitas usaha. Banyak pelaku UMKM belum memanfaatkan media digital secara optimal untuk mempromosikan produk mereka. Selain itu, pencatatan keuangan yang belum tertata rapi dan minimnya pemahaman tentang perizinan usaha menjadi kendala dalam pengembangan usaha. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas UMKM melalui pelatihan terpadu di bidang pemasaran digital, manajemen keuangan, dan legalitas usaha agar mereka lebih kompetitif dan berdaya saing. Tujuan: Meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM di Kelurahan Tegal Rejo dalam memanfaatkan digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar, Memberikan pelatihan manajemen keuangan sederhana agar UMKM mampu menyusun laporan keuangan dasar secara mandiri dan terstruktur, Mendorong pelaku UMKM untuk memahami pentingnya legalitas usaha serta membantu proses perizinan melalui sistem OSS (Online Single Submission) serta membangun kemandirian dan daya saing UMKM lokal agar dapat berkembang secara berkelanjutan dalam ekosistem ekonomi digital dan formal. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukasi melalui sosialisasi dan partisipasi aktif serta workshop Digital Marketing menggunakan media sosial dan marketplace, Pencatatan keuangan menggunakan Aplikasi pengelola keuangan serta pembuatan legalitas Usaha. Hasil: Masyarakat mampu mempromosikan usaha menggunakan Media sosial, mampu melakukan Pencatatan keuangan sederhana dan memiliki legalitas usaha. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Tegal Rejo telah memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Masyarakat peserta pelatihan kini mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif untuk meningkatkan jangkauan pasar. Selain itu, mereka juga telah memiliki pemahaman dan keterampilan dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana untuk mengelola keuangan usaha secara lebih tertib. Tidak hanya itu, sebagian besar peserta berhasil memperoleh legalitas usaha melalui sistem OSS, sehingga usaha yang dijalankan menjadi lebih formal dan terlindungi secara hukum. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM secara menyeluruh dalam aspek pemasaran digital, manajemen keuangan, dan legalitas usah
PELATIHAN STRATEGI DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK PADA PENJAHIT AGAPE PASAR PETISAH MEDAN
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk Penjahit Agape yang berlokasi di Pasar Petisah Medan melalui pelatihan strategi digital marketing. Dalam era digital saat ini, pemanfaatan platform online seperti media sosial, marketplace, dan teknik promosi digital menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pasar. Pelatihan ini mencakup pemahaman dasar digital marketing, pembuatan konten promosi yang menarik, serta penggunaan media sosial dan platform e-commerce secara efektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan strategi digital marketing, yang diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan penjualan dan daya saing usaha
SOSIALISASI DAN SIMULASI MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI PADA SISWA/I SMP SWASTA ADVENT KABANJAHE KABUPATEN KARO
Melihat buruknya dampak bencana alam gempa bumi yang dapat mengancam keberlangsungan hidup masyarakat terutama anak-anak, semakin membuktikan bahwa pendidikan mitigasi bencana alam sangat perlu untuk dilakukan. Kegiat pengabdian masyarakat mitigasi bencana dilakukan dengan sosialisasi ini di lakukan di sekolah SMP Swasta Advent Kabanjahe Kabupaten karo. Berbagai kegiatan dilakukan dengan pemaparan materi melalui presentasi dengan animasi digital, mengadakan tanya jawab dan diskusi, serta dilengkapi dengan simulasi di luar ruangan. Kerentanan yang dimiliki anak-anak dalam menghadapi dan menyikapi bencana alam tentu meningkatkan risiko yang harus segera dilakukan antisipasi dan pemahaman mendalam mengenai bencana alam. Dari hasil evaluasi yang dilakukan dengan pengamatan pada kegiatan simulasi didapatkan 75% atau sekitar 50 siswa memahami dengan baik cara-cara untuk menghadapi gempa bumi ketika di sekolah yaitu di halaman sekolah. Sebelum melakukan sosialisasi, para siswa hampir keseluruhan tidak mengetahui bagaimana cara mitigasi bencana gempa bumi dengan baik dan benar
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata (L.) R.M King & H.Rob) TERHADAP Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis
Latar belakang : Penyakit infeksi menjadi kelompok penyakit yang terjadi karena infeksi virus, infeksi bakteri, dan infeksi parasit. Infeksi ini dapat merugikan berbagai aspek kehidupan seperti kesehatan dan ekonomi baik secara individu dan nasional. Daun Kirinyuh digunakan sebagai obat luka, demam, bantuk, dan menghentikan pendarahan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri (Chromolaena odorata (L.) R.M King & H.Rob) terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus dengan berbagai konsentrasi.
Hasil : Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan cakram kertas pada bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis pada 5 konsentrasi yaitu 5%, 10%, 15%, 20%, 25%. Berdasarkan data hasil uji statistik Kruskal-Wallis daun Kirinyuh konsentrasi 25% pada penghambatan pertumbuhan Staphylococcus epidermidis didapati hasil 9,467 dan pada penghambatan pertumbuhan Staphylococcus aureus didapati hasil 8,003.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Kirinyuh dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis dengan konsentrasi terbaik sebesar 25%