USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara)
Not a member yet
3657 research outputs found
Sort by
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING TERHADAP PENINGKATAN BRAND AWARENESS PT MANDIRI EXPRESS
Digital marketing memiliki jangkauan luas membangun kesadaran sebuah brand. Metode yang terdapat dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. kemajuan digital marketing dalam melakukan konribusi kontribusi yang signifikan dalam peningkatan PT Mandiri Express, kesadaran brand memungkinkan Perusahaan untuk memperluas jangkauan kepercayaan dan menarik minat para penumpang bus pariwisata. Selain itu Instagram terbukti secara efektif dalam meningkatkan citra dari perusahaan PT Mandiri Express dalam memperluas jangkauan khalayak untuk memilih Bus Pariwisata sebagai transportasi masyarakat. Untuk meningkatkan brand awareness, PT Mandiri Express fokus pada kerjasama dengan perusahaan yang relevan dan memanfaatkan marketing digital sebagai bahan unutk melakukan promosi ataupun pengenalan dari bus pariwisata tersebut. Strategi PT Mandiri Ekspress dalam mencapai peningkatan yang pesat terhadap brand awareness dibidang transportasi dengan menggunakan pelatihan kemampuan mengemudi. Dengan memadukan strategi Kerjasama maka peran semua orang yang terkait dengan Promosi sangatlah penting dan penggunaan instagram dapat digunakan untuk peningkatan kesadaran merek yang penting
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN WAJIB RETRIBUSI SAMPAH DI KECAMATAN MEDAN BARU
Latar belakang : Sampah merupakan salah satu persoalan klasik yang dihadapi oleh setiap daerah, terlebih di wilayah perkotaan yang memiliki jumlah penduduk tinggi dan aktivitas ekonomi yang padat. Seiring meningkatnya jumlah penduduk, volume timbulan sampah juga ikut meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang sistematis, partisipatif, dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak yang harus dijawab oleh pemerintah daerah.
Tujuan : Untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan retribusi sampah menggunakan pendekatan evaluatif model Edward III, yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, struktur birokrasi, dan kondisi lingkungan sosial.
Metode : Metode yang digunakan dalam pelaporan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan aparatur kecamatan dan masyarakat, serta studi dokumen.
Hasil dan Pembahasan : Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan belum berjalan secara optimal, ditandai dengan rendahnya efektivitas komunikasi kebijakan, kurangnya petugas dan sistem digital, serta partisipasi masyarakat yang belum terbentuk secara kolektif.
Kesimpulan : Laporan ini merekomendasikan perlunya peningkatan strategi komunikasi publik, digitalisasi sistem penagihan dan pelaporan retribusi, pembentukan unit pelaksana khusus, serta pelibatan aktif masyarakat melalui pendekatan partisipatif
ANALISIS KEGIATAN HUMAS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA DALAM MENINGKATKAN REPUTASI LEMBAGA
Reputation is a very valuable asset for all universities, with a good reputation not only increasing public trust but also attracting prospective students, cooperation partners and increasing the power of higher education at the national and international levels. In this case the role of public relations and other units in the institution becomes very important in building, maintaining and improving the reputation of a college in order to be able to compete with other universities, through public relations activities to internal audiences and external audiences external public as the target of its activities, in this study the researcher wants to examine what the strategy of public relations activities of UIN SU in building the reputation of North Sumatra State Islamic University, this research uses descriptive qualitative research type. In addition, this research uses several things to be able to obtain data, namely interviews, observation and documentation. Then to check the validity of the data that has been analyzed using data triangulation techniques. So this research concludes that strengthening the capacity of Public Relations, crisis management, and optimizing cooperation with internal units, media and external agencies need to be carried out in order to maintain and improve the reputation of the State Islamic Universit
KOMPARASI RETORIKA ARISTOTELES MELALUI PIDATO, ADU PENDAPAT DALAM DEBAT CALON GUBERNUR / WAKIL GUBERNUR DKI JAKARTA 2024 TERHADAP HASIL PERHITUNGAN KPU
Indonesia sebagai salah satu negara demokrasi, bentuk demokrasi yang dilakukan adalah pemilihan umum yang dilakukan dari level presiden hingga pemimpin daerah. Pemilihan gubernur DKI Jakarta 2024 menghadirkan 3 calon pasang calon, yang terdiri atas pasangan calon Ridwan Kamil dan Suswono, Dharma dan Kun dan Pramono Anung dan Rano Karno, Penelitian ini dilakukan komparasi Retorika Aristoteles melalui canons of rhetoric dan nilai berdasarkan etos, patos dan logos, yang kemudian hasilnya akan dikorelasikan dengan hasil perhitungan cepat dan hasil perhitungan KPU para calon. Retorika banyak diyakini sebagai teori pertama dalam ilmu komunikasi, dimana pertama kali dikembangkan di Yunani oleh Corax dan muridnya Tisias, Teorinya berisikan hal persuasi yang ada di Pengadilan. Hingga akhirnya teori ini banyak dikembangkan oleh Aristoteles. (Ruben & Stewart, 2006) Penelitian ini menggunakan analisis isi atau konten analisis yang diolah secara kuantitatif dengan sampel seluruh debat cagub dan cawagub DKI Jakarta yang dilakukan secara resmi oleh KPU. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa nilai Pramono Anung- Rano Karno memiliki nilai canons of rhetoric, etos, patos dan logos dengan nilai tertinggi, hal ini sesuai dengan perolehan suara yang diperkirakan oleh berbagai lembaga quick count dan hasil KPU. Pasangan Pramono Anung dan Rano Karno memiliki nilai etos tertinggi. Pemaparan data diatas menunjukkan bahwa untuk memenangkan pemilihan daerah faktor Retorika Aristoteles ( Canons of rhetoric, etos, patos dan logos) signifikan dalam mempengaruhi pilihan masyarakat. Faktor yang terdapat dalam Canons of rhetoric beserta etos, patos dan logos saling terikat untuk memberikan penilaian publik
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PENGGUNA TIKTOK SHOP MAHASISWI PSIKOLOGI UNIVERSITAS MEDAN AREA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic word of mouth (e-WOM) terhadap keputusan pembelian pada pengguna TikTok Shop di kalangan mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Medan Area. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausal dengan jumlah sampel sebanyak 130 mahasiswi aktif dari stambuk 2021, 2022, dan 2023 yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yaitu: menggunakan produk skincare, aktif di media sosial TikTok, serta pernah melakukan pembelian melalui TikTok Shop. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala Likert yang terbagi menjadi dua, yaitu skala electronic word of mouth berdasarkan aspek menurut Goyette dkk. (2010) dan skala keputusan pembelian berdasarkan teori menurut Kotler & Armstrong (2008) . Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier sederhana untuk mengukur pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa electronic word of mouth berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, ditunjukkan dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0.000 (P < 0.05) dan nilai koefisien determinasi (r²) sebesar 0.340, yang berarti e-WOM memberikan kontribusi sebesar 34% terhadap keputusan pembelian. Nilai mean empirik electronic word of mouth sebesar 105.71 dan keputusan pembelian sebesar 50.35 lebih tinggi dari nilai mean hipotetik masing-masing. Temuan ini menunjukkan bahwa electronic word of mouth memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian di platform TikTok Shop
RANCANG BANGUN ALAT PORTABLE WARMER CABINET BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3
Latar belakang: Portable warmer cabinet dirancang untuk memenuhi kebutuhan pemanasan cairan infus secara efisien, ringan, dan praktis di berbagai kondisi. Alat ini bertujuan untuk memastikan suhu cairan infus hangat sebelum di berikan kepada pasien tetap steril dan menjadi Solusi dalam mengatasi hipotermia, serta siap digunakan tanpa memerlukan alat pemanas besar.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat portable warmer cabinet yang berukuran kecil atau efesien berbasis mikrokontroler Arduino uno R3, menggunakan sensor DS18B20, relay, heater dan LCD 16x2 I2C sebagai layar monitor.
Metode: Pendekatan eksperimen digunakan dalam penelitian ini, dengan data kuantitatif diperoleh dari pengukuran suhu, waktu pemanasan, dan konsumsi daya. Analisis naratif menggambarkan proses perancangan, pengembangan, dan pengujian alat.
Hasil: Alat ini mampu menjaga suhu antara 37–50°C dengan deviasi ±0.5°C. Waktu pemanasan rata-rata adalah 8 menit untuk mencapai suhu optimal, dengan konsumsi daya 50 watt.
Simpulan: Portable warmer cabinet yang dirancang berhasil memenuhi kebutuhan akan alat pemanas praktis dan efisien untuk aplikasi medis
EFEKTIVITAS FOOT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DAN KECEMASAN POST LAPARATOMI PADA PASIEN CANCER SIGMOID : STUDI KASUS
Latar Belakang: Prevalensi kanker kolorektal dalam lima tahun terakhir mencapai 10,2% atau sekitar 104.235 orang. Dari masalah tersebut diperlukan tindakan laparatomi , tetapi setelah mendapatkan tindakan laparotomi, sering muncul keluhan nyeri dan kecemasan yang dapat mempengaruhi proses pemulihan, sehingga diperlukan intervensi non-farmakologis tambahan seperti foot massage. Foot massage adalah terapi pijat kaki yang memberikan stimulasi di area tertentu.
Tujuan: penelitian ini melihat bagaimana efek foot massage mengurangi rasa sakit dan kecemasan pasca-laparotomi.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus 1 pasien dengan memberikan intervensi pijat kaki selama tiga hari dengan durasi 15 menit setiap hari dan evaluasi sebelum dan sesudah intervensi; kriteria pemilihan kasus adalah pasien dengan post laparotomi dengan kanker sigmoid. Intrumen digunakan pada penelitian ini adalah NRS (Numeric Rating Scale) terkait tingkat nyeri dan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) terkait tingkat kecemasan
Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa setelah pijat kaki, terjadi perubahan intensitas nyeri sebelum dan sesudah tindakan dengan penurunan 2 atau 20% setelah intervensi dan evaluasi setelah tiga hari dari skala 8 (nyeri parah) ke skala 1 (nyeri ringan), Pada skor kecemasan ada penurunan dari kecemasan sedang menjadi tidak cemas.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa pijat kaki dapat mengurangi intensitas rasa sakit dan kecemasan pasca-laparotomi
KARAKTERISTIK DEMOGRAFI, PENGETAHUAN DAN KECEMASAN PASIEN STROKE
Stroke is one of the leading causes of morbidity and mortality in the world, including in Indonesia. In addition to physical impacts, stroke can also cause psychological disorders, such as anxiety, which can affect the patient's recovery process. The patient's level of knowledge about stroke plays an important role in managing this disease. Demographic factors, such as age, gender, education level, and socioeconomic status, can affect the level of knowledge and anxiety of patients about stroke. Objective: This study aims to analyze the relationship between demographic characteristics and the level of knowledge and anxiety in stroke patients at RSUP Haji Adam Malik Medan. Methods: This study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 135 stroke patients selected using a purposive sampling technique. Data collection was carried out through a questionnaire that measured demographic characteristics, level of knowledge about stroke, and patient anxiety levels. Data analysis was carried out using the chi-square test to determine the relationship between variables. The results showed that 18 people (13.3%) aged <39 years had knowledge in the good category (3.7%), sufficient category (3.7%), and poor category (5.9%). Of the (45.5%) aged 40-59 years had knowledge in the good category (11.1%), sufficient category 37 people (27.4%) had knowledge in the poor category 6.7%). Of the (41.5%) aged 60-79 years had knowledge in the good category (5.9%), sufficient category (12.6%), and poor category (23.0%). there was a significant relationship between demographic characteristics and the level of knowledge and anxiety of stroke patients (p <0.05). Conclusion: Demographic characteristics have an influence on the level of knowledge and anxiety of stroke patients. It is recommended to explore other factors that may influence anxiety in stroke patients and assess the effectiveness of educational programs in improving patient understanding of this disease
PERBANDINGAN GAGASAN KURIKULUM PAUD: STUDI LITERATUR ATAS PEMIKIRAN PARA TOKOH PENDIDIKAN
Latar belakang: Kurikulum berperan penting dalam mengarahkan proses pendidikan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan peserta didik. Beragam tokoh pendidikan telah mengembangkan pendekatan kurikulum berdasarkan filosofi dan teori yang berbeda. Dalam konteks Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pemikiran mereka menjadi acuan penting untuk menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pandangan para pemikir dalam dunia pendidikan mengenai pengembangan kurikulum bagi Pendidikan Anak Usia Dini, di antaranya Maria Montessori, Sylvia Ashton Warner, Caroline Pratt, Constance Kamii dan Rheta DeVries, Carl Bereiter, serta Siegfried Engelmann.
Metode: Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi literatur, yaitu dengan mengkaji buku, artikel, serta dokumen akademis yang berkaitan.
Hasil:Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan signifikan dalam pendekatan yang dikembangkan oleh para tokoh tersebut, seluruh pandangan tersebut memiliki kontribusi penting dalam pengembangan kurikulum PAUD. Variasi pendekatan ini mencerminkan kompleksitas kebutuhan anak usia dini, baik dari aspek perkembangan intelektual, sosial, emosional, maupun moral. Perbedaan pandangan tersebut tidak bersifat saling menghalangi, tetapi saling melengkapi
INTERVENSI JUS WORTEL UNTUK MENGATASI PENURUNAN TEKANAN DARAH YANG DIALAMI OLEH PASIEN HIPERTENSI
Berdasarkan data dari WHO (World Health Organization), pada tahun 2014 terdapat sebanyak 982 juta orang atau 26,4% dari total penduduk dunia yang mengalami hipertensi, dan angka ini diperkirakan akan naik menjadi 29,2% pada tahun 2025. Salah satu cara untuk menangani penyakit ini adalah dengan konsumsi jus wortel. Salah satu kandungan dalam wortel yang bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah adalah kalium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus wortel terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian menggunakan eksperimental quasi 16 responden lansia yang berusia 50- 70 tahun tekanan darah diukur dengan menghitung tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah meminum jus wortel. Analisis data menggunakan uji T test berpasangan dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah setelah meminum jus wortel sebanyak 200 ml adalah 136/80 mmHg, yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan tekanan darah sebelum meminum jus wortel sebanyak 200 ml, yaitu 161/100 mmHg (p<0,05)