USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara)
Not a member yet
    3657 research outputs found

    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BATU HORPAK TAPANULI SELATAN 2025

    Get PDF
    Latar belakang: Ibu hamil sering mengeluhkan mudah lelah, pusing, sesak napas, kulit pucat, dan berbagai gejala lainnya. Semua gejala ini menunjukkan bahwa ibu hamil menderita anemia selama kehamilan. Puskesmas Muaro Kiawai ibu hamil berjumlah 316 orang dan 241 diantaranya menerima tablet besi, tetapi prevalensi anemia masih cukup tinggi sebesar 33,1%. Tujuan: menganalisis hubungan antara factor-faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet besi dan hubungannya dengan kejadian anemia di Puskesmas Batu Horpak pada tahun 2025. Metode: Penelitian ini dilakukan secara analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampling purposive digunakan, dan ada 42 orang yang menjawab. Analisis data ini dengan metode Chi Square. Hasil: 42 responden, 54,8% ibu hamil tergolong tidak patuh, 66,7% memiliki pengetahuan yang rendah, 42,9% menunjukkan sikap negatif, 100% menerima pelayanan kesehatan yang baik dan 59,5% mengalami dukungan keluarga yang kurang. Semua variabel yang diteliti menunjukkan hubungan yang signifikan antara sikap, dukungan keluarga, dan kepatuhan dengan kejadian anemia. Namun, meskipun layanan kesehatan umumnya baik, pengetahuan tentang kepatuhan mengonsumsi 1.100 tablet zat besi menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan (p>0,05). Selama kehamilan, ibu yang mengonsumsi tablet zat besi harus mematuhi dosis yang disarankan dan waspada terhadap efek samping yang dapat muncul jika tidak mengonsumsinya dengan cara yang benar. Tablet besi yang diberikan oleh perawa

    KONTRIBUSI HUMAN RELATIONS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI INSTANSI PEMERINTAH: STUDI KASUS DI BPPMHKP PALEMBANG

    Get PDF
    This study aims to examine the contribution of human relations in enhancing employee work motivation within government institutions, particularly at the Agency for the Control and Supervision of Marine and Fishery Product Quality (BPPMHKP) in Palembang City. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The research is grounded in Abraham Maslow’s hierarchy of needs theory and the ten principles of human relations proposed by Sondang P. Siagian. The findings reveal that the implementation of human relations practices at BPPMHKP Palembang positively influences employee motivation. Harmonious working relationships, recognition of employee contributions, and open communication are identified as key factors that drive enthusiasm and productivity among employees. Nevertheless, several challenges persist, such as uneven workloads and limited access to training programs, which require further managerial attention. This study concludes that effective human relations can serve as a strategic approach to fostering a supportive and motivating work environment within the public secto

    DOCTOR INFLUENCER DAN KEBANGKITAN MEDIS DIGITAL: STUDI KONSEPTUAL DALAM EKOSISTEM TEKNOLOGI KOMUNIKASI 4.0 DI INDONESIA

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 menandai transformasi besar dalam komunikasi kesehatan publik di Indonesia dan global. Salah satu dampak paling menonjol adalah munculnya fenomena doctor influencer, yaitu praktisi medis yang memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan edukasi kesehatan, membangun persona publik, serta mempengaruhi opini masyarakat. Fenomena ini menandai kebangkitan medis digital, di mana otoritas profesional tidak lagi hanya dibangun melalui institusi formal, tetapi juga melalui kehadiran digital dan interaksi khalayak. Tulisan ini merupakan studi konseptual yang bertujuan memahami rekonstruksi otoritas medis dalam ekosistem teknologi komunikasi 4.0 melalui kemunculan doctor influencer. Kajian dilakukan dengan pendekatan critical review terhadap 35 artikel jurnal ilmiah menggunakan metode analisis tematik-kritis, yang berfokus pada pergeseran komunikasi kesehatan, medialisasi profesi, serta perubahan dalam struktur otoritas pengetahuan akibat digitalisasi. Dengan menggunakan kerangka ekosistem teknologi komunikasi (Grant, 2016; Schwab, 2016), penelitian ini menganalisis bagaimana enabling factors seperti media sosial, motivasi personal, dan krisis kepercayaan publik terhadap institusi formal mempercepat disrupsi tersebut. Temuan konseptual dari studi ini diharapkan memberikan kontribusi akademik dalam wacana komunikasi profesi dan implikasi praktis bagi tata kelola etika serta regulasi komunikasi medis digital di masa depan

    LOYALITAS KARYAWAN DALAM BERBAGAI SETTING ORGANISASI: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Loyalitas yang dimiliki oleh seorang karyawan yang berada di suatu organisasi sangat dibutuhkan, terutama dalam proses pencapaian tujuan organisasi. Loyalitas karyawan sangat penting untuk dibahas dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Hal ini dikarenakan loyalitas yang dimiliki oleh seorang karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi. Tujuan: Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi perasaan loyalitas yang dimiliki oleh seorang karyawan di organisasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Artikel ilmiah yang digunakan dikumpulkan melalui database Google Scholars, ScienceDirect, ResearchGate, ProQuest, dan beberapa database lainnya dengan merujuk pada artikel yang dipublikasikan selama lima tahun terakhir, dengan periode dari tahun 2021-2025. Hasil: Berdasarkan hasil literature review yang telah dilakukan, didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu faktor individu dan faktor organisasi: (1) Faktor individu yang terdiri dari kepercayaan karyawan, manajemen pengetahuan, berbagi pengetahuan, keterikatan karyawan, dan (2) Faktor organisasi yang terdiri dari budaya organisasi, kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional, dan kompensasi. Kesimpulan: Karyawan yang loyal akan cenderung berkontribusi aktif dalam proses pencapaian tujuan organisasi, sehingga perlu diperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi loyalitas karyawan, yaitu faktor individu dan organisasi

    MIKROKONTROLER UNTUK PERANCANGAN KONTROL TEMPERATUR PADA ALAT BLOOD INFUSION WARMER

    Get PDF
    Salah satu prosedur medis yang umum dilakukan untuk menyelamatkan pasien adalah tranfusi darah. Suhu darah yang terlalu rendah atau tinggi dapat menimbulkan komplikasi medis, maka selama transfusi sangat penting untuk menjaga suhu darah pada tingkat yang tepat. Sehingga pada penelitian ini bertujuan untuk membantu mengatasi masalah tersebut dengan merancang dan mengembangkan kontrol temperatur pada alat blood infusion warmer berbasis mikrokontroler. Mikrokontroler merupakan pengendali utama karena dapat mempertahankan suhu darah pada rentang suhu yang aman(36-37 °C). Terdapat sensor suhu berfungsi untuk memantau suhu darah dan mengirimkan data ke mikrokontroler dan dilanjutkan pengaturan elemen pemanas. Selanjutnya untuk memudahkan dalam mengoperasikan perangkat maka alat ini juga dilengkapi dengan antarmuka pengguna yang mudah dipahami. Pada hasil pengujian mendapatkan bukti akurasi yang tinggi. Sehingga alat pemanas infus darah ini dapat mempertahankan suhu darah dalam batas yang diinginkan. Selanjutnya diharapkan alat ini dapat menjadi alternatif dalam membantu praktik medis secara efisien

    PEMANFAATAN TAR PIROLISIS TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN BIOASPAL RAMAH LINGKUNGAN

    Get PDF
    Krisis pasokan aspal berbasis minyak bumi telah mendorong upaya inovatif dalam pengembangan bahan pengikat jalan yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tar hasil pirolisis tempurung kelapa sebagai bahan baku bioaspal melalui metode pencampuran panas (hot mix). Formulasi dilakukan dalam dua tahap: Bioaspal I dengan variasi rasio tar, karbon tempurung kelapa (KTK), dan serbuk tempurung kelapa (STK); serta Bioaspal II dengan penambahan lem fox sebagai perekat tambahan. Parameter fisik yang dianalisis meliputi berat isi, berat jenis, dan kerapatan relatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel B1-D merupakan formulasi terbaik pada Bioaspal I, dengan nilai berat isi 1,10 g/cm³, berat jenis 1,32 g/cm³, dan kerapatan relatif 0,22 g/cm³. Sementara itu, pada Bioaspal II, sampel B2-C menunjukkan performa paling optimal dengan berat isi 0,93 g/cm³, berat jenis 1,12 g/cm³, dan kerapatan relatif 0,19 g/cm³. Analisis morfologi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) mengungkapkan bahwa Bioaspal I memiliki struktur permukaan yang lebih padat dan homogen dibandingkan Bioaspal II. Penelitian ini menunjukkan bahwa tar tempurung kelapa memiliki potensi sebagai alternatif bahan bioaspal, meskipun diperlukan pengujian lanjutan seperti penetrasi, daktilitas, titik nyala, dan titik bakar untuk memastikan kelayakan aplikatif secara tekni

    STUDI KASUS PEGARUH INTERVENSI LATIHAN RENTANG GERAK (RANGE OF MOTION) DAN GENGGAM BOLA KARET PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK

    Get PDF
    Latar belakang: Stroke non hemoragik sering menyebabkan gangguan mobilitas fisik akibat kelemahan otot. Latihan ROM dan genggam bola karet merupakan intervensi sederhana yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan rentang gerak. Tujuan: Untuk    mengetahui pengaruh latihan ROM dan genggam bola karet terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik. Metode: Studi kasus pada dua pasien lansia dengan stroke non hemoragik yang mendapatkan intervensi terapi standar rumah sakit, latihan ROM dan genggam bola karet selama 4 hari berturut-turut.  Kekuatan otot dievaluasi dengan skala kekuatan otot (0-5) Hasil: Tidak terdapat peningkatan kekuatan otot pada kedua pasien setelah mendapatkan intervensi terapi standar rumah sakit dikombinasi dengan latihan ROM dan terapi genggam bola karet. Kesimpulan: Studi kasus dalam penelitian ini belum mampu menunjukkan pengaruh latihan ROM dan genggam bola karet terhadap kekuatan otot pasien lansia yang mengalami stroke non hemoragik. Faktor yang mungkin memperngaruhi adalah pemberian intervensi yang singkat  ini intervensi yang masih terlalu singkat. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan jumlah responden yang lebih besar, dengan waktu yang lebih lama dan menggunakan desain penelitian eksperimen

    PERAN GURU PAUD DALAM DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK DI TK ISLAM TERPADU BUMI BAHARI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAUD dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini di TK Islam Terpadu Bumi Bahari. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa guru menjalankan peran sebagai pengamat, evaluator, fasilitator, konsultan, advokat, kolaborator, dan edukator. Peran pengamat dan evaluator paling dominan, namun pelaksanaan peran lainnya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan alat permainan, rasio guru-anak yang tinggi, serta pemahaman yang belum optimal terhadap alat skrining perkembangan. Kolaborasi dengan layanan kesehatan dan keterlibatan orang tua juga belum merata. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru, sistem dokumentasi yang lebih baik, serta kerja sama lintas sektor untuk mendukung deteksi dini yang efektif dan berkelanjuta

    PERAN PUSTAKAWAN DALAM PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BUDDHI DHARMA KOTA TANGERANG

    Get PDF
    Artikel ini membahas tentang peran pustakawan dalam pengembangan koleksi perpustakaan. Hal ini ditandai dengan banyaknya bahan pustaka yang diterbitkan dan dibutuhkan pengelolaan pengadaan koleksi yang baik dan berkesinambungan. Agar dapat memenuhi tuntutan pengguna perpustakaan terhadap kebaruan informasi yang dibutuhkan (ga lengkap, apa kelanjutanya). Melalui sumbangan mahasiswa tingkat akhir Perpustakaan Universitas Buddhi Dharma Tangerang dinilai dapat mengembangkan koleksinya. Tujuan dalam penelitian ini yaitu bagaimana peran mahasiswa dalam pengembangan koleksi di perpustakaan universitas Buddhi Dharma Tangerang Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa Universitas Buddhi Dharma Tangerang sangat berperan aktif dalam melakukan pengembangan koleksi melalui sumbangan dengan prosedur kebijakan perpustakaan pada periode 2017-2020 sebanyak 1.975 judul dan 2.532 eksemplar, melalui hibah dari Bank Indonesia (BI) dan hasil kerjasama dengan The Asian Foundation serta sumbangan dari mahasiswa tingkat akhir

    MERENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN GANGGUAN TIDUR : SINGLE CASE STUDY

    Get PDF
    Hipertensi merupakan bagian dari penyakit degenerative, Gejala yang biasa timbul adalah nyeri kepala, kelelahan, mual, muntah, sesak nafas, dan gelisah sehingga menimbulkan gangguan tidur pasien hipertensi. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas dari   perendaman kaki air dengan hangat pada pasien hipertensi dengan gangguan tidur, Metode penelitian dengan disain deskriptive berupa studi kasus. Partisipan berusia 55 tahun yang telah satu tahun menderita hipertensi. Dia mengeluh sulit untuk memulai tidur sejak 3 minggu sehingga kepalanya berasa nyeri. Tidur malam hanya empat jam dan sering terbangun sehingga merasa mengantuk di siang hari. Intervensi perendaman kaki dengan air hangat dilakukan selama tiga hari. Hasil: partisipan mengatakan sudah bisa tidur selama tujuh jam dan sudah tidak mudah terbangun pada malam hari. Kesimpulan: perendaman kaki dengan air hangat efektive digunakan pada pasien hipertensi dengan gangguan tidur

    3,513

    full texts

    3,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇