USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara)
Not a member yet
    3657 research outputs found

    ANALISIS KEBERANEKARAGAMAN PENGOLAHAN BUAH NENAS MAHKOTA SIAK UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM KAMPUNG REMPAK, KABUPATEN SIAK, RIAU

    Get PDF
    Buah nenas merupakan buah yang kaya akan vitamin C, selain itu nenas juga mengandung Vitamin B, terutama Vitamin B1 (tiamin), dan Vitamin B6. Banyak jenis nenas yang ada di Provinsi Riau. Kebun nenas yang ada di Kabupaten Siak, Provinsi Riau terkenal dengan sebutan “Nenas Mahkota” dengan cita rasa manis dan rapuh sangat melimpah hasilnya. Hasil panen ini sangat berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat siak terutama yang mempunyai usaha kecil menengah terhadap keberanekaragaman pengolahannya. Semakin beranekaragam pengolahan nenas diharapkan semakin tinggi minat masyarakat utk membeli nenas yang berdampak positif terhadap pendapatan masyarakat di Kampung Rempak Siak. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda (Multiple Regression Analysis). Hasil penelitian berdasarkan metode analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel keberanekaragaman pengolahan buah nenas berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan pada UMKM Kampung Rempak, Kabupaten Siak. Data diambil dari 30 UMKM yang ada di Kampung Rempak, Kabupaten Siak. Hasil penelitian menyatakan keberanekaragaman pengolahan buah nenas dampak positifnya yaitu akan menambah pendapatan daerah untuk distribusikan kembali kepada masyarakat. Sedangkan, dampak negatif yang akan ditimbulkan diantaranya meningkatnya harga buah nenas, inflasi semakin meningkat, dan daya beli masyarakat semakin menurun

    Meningkatkan Brand Awareness Melalui Media Sosial di PT. Mandiri Express

    Get PDF
    Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan strategi media sosial yang akan digunakan oleh PT. Mandiri Express dalam meningkatkan brand awareness serta efektivitas dari penerapan strategi tersebut. Dalam era digital saat ini, media sosial menjadi alat komunikasi yang sangat berpengaruh dalam membentuk persepsi konsumen terhadap suatu merek. PT. Mandiri Express memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk membangun keterlibatan dengan konsumen, menyampaikan informasi layanan, serta memperkuat identitas merek. Strategi konten yang dibuat harus konsisten, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan audiens  yang ternyata terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran merek. Selain itu, penggunaan kampanye digital, kolaborasi dengan influencer, serta optimalisasi fitur-fitur yang ada di media sosial dapat mendukung keberhasilan dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan citra positif perusahaan

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF

    Get PDF
    Permasalahan yang dihadapi Puskesmas Muliorejo adalah tingginya jumlah penderita penyakit degeneratif seperti hipertensi dan Diabetes mellitus. Selain itu pengetahuan masyarakat tentang penyakit degeneratif dan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi dini juga masih rendah. Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat dan terhindar dari penyakit degeneratif maka perlu mensosialisasikan pentingnya memeriksakan kesehatan secara rutin untuk deteksi dini penyakit degeneratif dan kemudian menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari hari untuk pencegahan penyakit degeneartif. Kegiatan Pengabdian ini berfokus pada 3 sub- kegiatan yaitu pemeriksaan kesehatan, edukasi tentang risiko, gejala penyakit degeneratif, dan edukasi cara pencegahan melalui pengaturan pola makan yang sehat dan gaya hidup yang sehat Target luaran yang akan dihasilkan berupa 1] penulisan artikel di jurnal serta 2] pembuatan video perilaku hidup sehat. Diharapkan pengetahuan tentang penyakit degeneratif dan kesadaran masyarakat akan perilaku hidup sehat akan meningkat sehingga terjadinya penyakit degeneratif dapat dicegah. Kegiatan yang telah dilakukan meliputi 3 aspek yaitu 1]. Pemeriksaan kesehatan 2]. Edukasi risiko dan gejala penyakit degeneratif 3]. Edukasi cara pencegahan penyakit degeneratif melalui penerapan perilaku hidup sehat

    SOSIALISASI PERAN ORANGTUA DALAM KELUARGA SEBAGAI ROLE MODEL PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK BAGI ANGGOTA P2MI GMI EKB SIMALINGKAR B MEDAN

    Get PDF
    Tanggung jawab orangtua sebagai role model merupakan tantangan sekaliagus peluang yang dimiliki oleh orangtua ditengah-tengah keluarga, khusunya para Bapak sebagai kepala keluarga. Posisi strategis Bapak sebagai kepala keluarga sangat penting utnuk diperhatikan daalam proses pendidikan karakter ditengah-tengah keluarga. Bapak seabagai orangtua menjadi role model karekter yang akan dicontoh oleh anak-anak. Apabila kareakter yang positif yang ditunjukkan oleh bapak, maka anak di rumah pun akan mengikutinya. Karena pentingnya peran orangtua dalam proses Pendidikan karekter bagi anak di rumah, maka pengmas ini dilaksanakan untuk membangun kesadaran bagi para kaum bapak di P2MI GMI EKB Simalingkar B. Dengan kegiatan Pengmas ini, pada Bapak di P2MI GMI EKB Simalingkar B semakin sadar dan akhirnya memiliki komitmen untuk menjadi role model yang baik bagi anak di Tengah-tengah keluarga. &nbsp

    PEMANFAATAN LYNK SEBAGAI MEDIA EDUKASI BAGI GURU UPT SDN 066656 KOTA MEDAN

    Get PDF
    Peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital menjadi kebutuhan mendesak di era pendidikan 4.0. Adapun tujuan untuk memanfaatkan platform Lynk  sebagai media edukasi bagi guru di UPT SDN 066656 Kota Medan, dengan fokus pada efektivitas, tantangan, dan dampaknya terhadap pengembangan professional bagi guru. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman kepada guru di terhadap pemanfaatan Lynk , praktek penggunaan Lynk . Melalui pelatihan ini diharapkan guru  dapat memanfaatkan teknologi digital salah satu inovasi untuk media edukasi dalam kegiatan proses belajar di sekolah

    PENYULUHAN DAN SKRINING PROTEIN URIN UNTUK IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III DI KLINIK PRATAMA WIPA MEDAN

    Get PDF
    Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intra uteri mulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan.Trimester II dan III yaitu periode 6 bulan terakhir dalam kehamilan, yang dimulai dari minggu ke-13 sampai minggu ke-40.Proteinuria merupakan suatu keadaan abnormal dimana protein urin meningkat akibat penyempitan pembuluh darah dan berkurangnya kapasitas tubulus ginjal mereabsorbsi protein yang telah difiltrasi. Protein urin pada Ibu hamil trimester II dan III  sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan hipertensi dan edema yang merupakan gejala dari preeklamsia. Protein urin dikatakan patologis jika kadar protein dalam urin ≥300 mg/24 jam atau +2 pada dipstik. Ada 3 langkah proses pembentukan urin yaitu : filtrasi (penyaringan), reabsorbsi (penyerapan kembali), dan sekresi (pengeluaran zat berbentuk cairan). Tujuan dari penelitian ini  adalah untukmengetahui gambaran protein urin pada ibu hamil trimester II dan III di Klinik Pratama WIPA Medan.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif.Pengambilan sampel penelitian dilakukan pada ibu hamil trimester II dan III sebanyak 20 sampel dengan menggunakan metode asam asetat 6%. Sampel yang digunakan adalah urin sewaktu pada ibu hamil trimester II dan III yang disimpan dalam wadah (pot) urin tertutup serta diberi label. Penelitian dilakukan dari April sampai dengan Mei 2025 di Laboratorium Terpadu Universitas Sari Mutiara Indonesia. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada 20 sampel, menunjukkan hasil protein urin yang positif 1(+) sebanyak 3 orang (30%) dan hasil negatif (-) sebanyak 7 orang (70%) pada trimester II. Sedangkan pada trimester III diperoleh hasil protein urin positif 1 (+) sebanyak 3 orang (30%), positif 2(++) sebanyak 1 orang (1%), dan negatif(-) sebanyak 6 orang (60%). Frekuensi positif terbanyak terdapat pada usia kehamilan trimester III yaitu sebanyak 4 orang (40%). Hasil ini menunjukkan bahwa ibu hamil trimester III lebih banyak kemungkinan mengalami preeklamsia di banding ibu hamil trimester II

    PENCEGAHAN DISPEPSIA MELALUI EDUKASI KESEHATAN DI KLINIK PRATAMA NUSANTARA KELURAHAN DWIKORA MEDAN HELVETIA

    Get PDF
    Dyspepsia adalah gangguan pada sistem pencernaan yang sering terjadi di masyarakat dan berpotensi menurunkan kualitas hidup apabila tidak diberikan penanganan yang sesuai. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, gejala, faktor risiko, serta upaya pencegahan dyspepsia menjadi tantangan dalam pelaksanaan program promotif dan preventif di tingkat komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan gaya hidup yang mendukung kesehatan pencernaan, serta mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari guna mencegah terjadinya dyspepsia. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Klinik Nusantara Kesehatan melalui metode edukasi interaktif, pembagian media edukatif (leaflet), serta sesi tanya jawab untuk memperkuat pemahaman peserta dan di sesi terakhir dibagi lembar evaluasi sederhana untuk menilai pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan sebagai umpan balik bagi tim PkM dalam mengevaluasi efektivitas metode edukasi yang digunakan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait penyebab dan gejala dyspepsia, serta pentingnya pola makan sehat dan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan. Edukasi kesehatan terbukti efektif sebagai strategi promotif dalam upaya pencegahan dyspepsia di masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat berlanjut dan menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas di masa mendatang

    GAMBARAN AKTIVTIAS FISIK TERHADAP KADAR GLUKOSA PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS PATUMBAK

    Get PDF
    Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Glukosa yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan kondisi hiperglikemia, yang jika tidak dikendalikan dapat berkembang menjadi diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik terhadap kadar glukosa pasien lanjut usia penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Patumbak tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menganalisis darah pasien yang terdiagnosis diabetes mellitus. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang teknologi laboratorium medis serta membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien diabetes mellitu

    UPAYA PENGENALAN BAHAYA RABIES MELALUI EDUKASI INTERAKTIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Latar belakang: Rabies merupakan salah satu virus yang menyebabkan kematian bagi manusia maupun hewan. Penularan virus rabies dapat melalui gigitan binatang peliharaan kepada manusia seperti kucing, anjing, kera dan binatang peliharaan lainnya. Tujuan: Memberikan pengetahuan terkait pengenalan bahaya rabies melalui edukasi interaktif sebagai upaya pencegahan terjadinya rabies dikalangan siswa sekolah dasar. Metode: Metode yang digunakan dengan pemberian edukasi interaktif sebagai upaya pengenalan bahaya rabies pada anak sekolah dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Swasta Kartika I.1 yang dihadiri Siswa kelas 1-5 dan guru-guru dan serta didampingi kepala sekolah. Kegiatan yang dilakukan pada tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi pemahaman siswa. Hasil: Hasil yang diperoleh pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar, siswa aktif bertanya dan berespon ketika ditanya, waktu yang digunakan sesuai dengan yang ditentukan, serta jumlah peserta memenuhi target yang diinginkan. Kesimpulan: Siswa memiliki pemahaman baru terkait bahaya rabies sehingga kelak mampu menghidari kemungkinan terpapar dengan virus rabies. &nbsp

    PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN MALARIA METODE RDT DENGAN PENGGUNAAN MIKROPIPET DAN PIPET TETES DALAM PENUANGAN SPESIMEN

    Get PDF
    Latar belakang: Malaria merupakan penyakit menular yang tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, sehingga dibutuhkan metode diagnosis yang cepat dan akurat. Rapid Diagnostic Test (RDT) banyak digunakan sebagai metode deteksi, namun keakuratannya dapat dipengaruhi oleh alat yang digunakan dalam penanganan spesimen darah, seperti mikropipet dan pipet tetes. Tujuan: membandingkan hasil pemeriksaan malaria metode RDT menggunakan kedua alat tersebut. Penelitian pra-eksperimental ini dilakukan di Puskesmas Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, dengan 30 spesimen darah pasien bergejala klinis malaria yang dipilih melalui purposive sampling. Metode: Analisis data menggunakan uji Chi-Square untuk mengidentifikasi perbedaan hasil antara penggunaan mikropipet dan pipet tetes. Hasil: analisis menunjukkan nilai p = 1,000 (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode. Meskipun demikian, penggunaan mikropipet cenderung menghasilkan tampilan garis merah muda pada strip RDT yang lebih jelas dan konsisten dibandingkan pipet tetes. Kesimpulan: pentingnya pemilihan alat yang tepat guna mendukung keakuratan interpretasi hasil pemeriksaan malaria

    3,513

    full texts

    3,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇