e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
2083 research outputs found
Sort by
Pengembangan Video Pembelajaran Animasi Praktek Tata Cara Wudhu Kelas 2 Di SDN 1 Padamukti
Abstrak
Pengembangan video pembelajaran animasi Pendidikan agama islam dilatar belakangi oleh pemanfaatan teknologi yang kurang optimal dan bahan ajar yang digunakan oleh pembelajaran masih berupa buku paket, powerrpoint dan metode ceramah , akibatnya siswa kesulitan memahami materi. Oleh karena itu, peneleitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran animasi. Penelitian ini menerapkan metode pengembanagan R&D (Reseacrh and Development) dengan menggunakan langkah-langkah model pengembangan yang dikemukakan oleh Alessi dan Trolip. Hasil validasi produk video animasi dengan menggunakan Powtoon yang dikembangkan dinyatakan "sangat layak" oleh validator ahli materi dengan persentase sebesar 92% dan validator ahli media dengan presentase sebesar 98%. Hasil penilaian uji coba produk yang dikembangkan "sangat layak" oleh peserta didik dengan presentase sebesar 95%. Hal ini dapat diartikan bahwa video pembelajaran animasi yang telah dikembangkan sangat layak dijadikan sebagai media pembelajaran alternatif yang digunakan dalam pembelajaran di kelas.
Kata kunci: Allesi & Trolip, Video pembelajaran animasi,powtoon
Abstract
The development of animated learning videos of Islamic religious education is motivated by the less than optimal use of technology and the teaching materials used by learning are still in the form of textbooks, powerpoints and lecture methods, as a result students have difficulty understanding the material. Therefore, this study aims to develop animated learning videos. This study applies the R&D (Research and Development) development method using the development model steps proposed by Alessi and Trolip. The results of the validation of the animated video product using the developed Powtoon were declared "very feasible" by the material expert validator with a percentage of 92% and the media expert validator with a percentage of 98%. The results of the product trial assessment developed were "very feasible" by students with a percentage of 95%. This can be interpreted that the animated learning video that has been developed is very feasible to be used as an alternative learning media used in classroom learning.
Keywords: Allesi & Trolip, Animated learning video, powtoo
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SDN 5CIKONDANG KEC. CISOMPET KABUPATEN GARUT
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berbantuan multimedia terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Desain eksperimen yang digunakan adalah Pre Experimental Design dengan bentuk desain penelitian yaitu one group pretest dan post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 di SDN Cikondang 5 Kabupaten Garut tahun ajaran 2021/2022 sebanyak satu kelas dengan jumlah siswa 30 orang. Sampel yang diambil adalah seluruh siswa kelas 4 yang berjumlah 30 orang siswa dengan teknik sampling population. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes. Analisis data menggunakan analisis ststistik deskriptif dan uji Gain Ternormalisasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Kemampuan awal siswa sebelum memperoleh pembelajaran IPA berbantuan multimedia sebesar 40.83. 2) Hasil belajar siswa kelas IV setelah memperoleh pembelajaran IPA berbantuan multimedia sebesar 84.50. 3) Pembelajaran IPA berbantuan multimedia efektif terhadap hasil belajar siswa
HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN SEKECAMATAN KLIRONG TAHUN AJARAN 2021/2022
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya: (1) hubungan kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA; (2) hubungan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA; dan (3) hubungan kemandirian belajar dan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V
Sekolah Dasar
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi berganda. Populasi penelitian ini berjumlah 725 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 312 siswa yang dipilih secara acak dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat: (1) hubungan positif dan signifikan kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA (Sig. 0,000 < 0,05) dengan koefisien korelasi 0,461; (2) hubungan positif dan signifikan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA (Sig. 0,000 < 0,05) dengan koefisien korelasi 0,446; dan (3) hubungan positif dan signifikan kemandirian belajar dan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA (Sig. 0,000 <0,05) dengan koefisien korelasi 0,488. Berdasarkan analisis dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan kemandirian belajar dan lingkungan belajar di sekolah terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasa
MENGEMBANGKAN MINAT MEMBACA PESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH MATLAUL ATHFAL DENGAN KEGIATAN LITERASI
Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi pengembangan membaca peserta didik dalam kegiatan literasi membaca sekaligus mengukur tingkat kelancaran membaca yang dimiliki oleh peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif yaitu dengan observasi secara langsung di kelas dan melakukan wawancara terhadap kepala madrasah. Partisipan dalam penelitian ini adalah peserta didik, guru kelas, dan kepala madrasah MI Matlul Athfal. Hasilpenelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa peserta didik yang belum bisa membaca dengan benar, minat membaca pada diri peserta didik juga masih kurang, hal tersebut membuat kurang lancarnya membaca pada diri peserta didik. Hal ini dapat diatasi dengan mengembangkan minat membaca peserta didik dengan kegiatan literasi. Efektifitas penerapan kegiatan literasi untuk mengembangkan minat membaca pada peserta didik dapat dilihat ketika proses kegiatanpembelajaran berlangsun
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KREATIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN KOLASE MATA PELAJARAN SBDP DI KELAS IV SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadapkreativitas siswa pada pembelajaran kolase mata pelajaran SBdP di kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknikpengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu kelas IVA sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 20 dan kelas IVB sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa 20,sehingga total sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa. Instrumen yang digunakan adalah penilaianproduk. Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan uji-t. Hasilperhitungan data menunjukan hasil post-test t_hitung 8,376 lebih besar dari t tabel yang sebesar 2,037 maka Hα diterima. Sehingga dapat disimpukan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dapat mempengaruhi kreativitas kolase siswa pada mata pelajaran SBdP di kelas IV di SDN 2 Banyuresmi
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK TERHADAP KETERAMPILAN MEMBILANG DI KELAS 1 SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh media permainan tradisional congklak terhadap keterampilan membilang di kelas 1 SDN 1 Sindangsari tahun ajaran 2021/2022. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-Ekperimental Design tipe One Group Pretest – Postest Design. Sampel dalam penelitian ini satu kelas yaitu siswa kelas I dengan jumlah 22 orang siswa. Instrument yang digunakan berupa test. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil perhitungan yang menunjukan bahwa nilai thitung = 4,203 sedangkan ttabel = 1,721 dengan taraf signifikan α = 0,05 karena thitung = 4,203 ≥ ttabel = 1,721 sehingga thitung berada di luar daerah penerimaan H0, maka Ha diterima dan H0 ditolak, dimana Ha berbunyi “media permainan tradisional congklak tidak berpengaruh terhadap keterampilan membilang”. Sedangkan Ha berbunyi “media permainan tradisional congklak berpengaruh terhadap keterampilan membilang”. berdasarkan hasil penelitian tersebut maka “media permainan tradisional congklak berpengaruh terhadap keterampilan membilang”
Pengaruh Media Berbasis Limbah Organik terhadap Pertumbuhan Maggot (Hermetia illucens)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media berbasis limbah organik terhadap pertumbuhanmaggot (Hermetia illucens) serta untuk mengetahui media yang paling optimal terhadap pertumbuhanmaggot (Hermetia illucens). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan untuk setiapperlakuannya. Media yang digunakan pada penelitian ini diantaranya limbah pisang, limbah sawi putih,limbah ampas kelapa dan limbah ampas tahu. Pemeliharaan dilakukan selama 18 hari kemudian diamatipertumbuhannya. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah berat dan panjang maggot. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang terbaik adalah perlakuan limbah ampas tahu dengan nilairata – rata berat maggot 98.85 gram dan panjang maggot 1.703 cm. Berdasarkan hasil penelitian inidapat disimpulkan bahwa media limbah ampas tahu memiliki potensi untuk digunakan sebagai mediapertumbuhan maggot
PENGARUH PEMBERIAN Trichoderma DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PENGENDALIAN PENYAKIT LAYU Fusarium PADA TANAMAN CABAI KERITING (Capsicum annum L.) VARIETAS TM 99
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis Trichoderma terhadap pengendalian penyakit layu Fusarium di pertanaman cabai keriting (Capsicum annum L. ) dan untuk mengetahui dosis manakah yang paling signifikan dalam mengendalikan penyakit layu Fusarium di pertanaman cabai keriting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan lima kali ulangan. Perlakuan dosis Trichoderma terdiri dari lima perlakuan yaitu A (0 gram/polybag), B (5 gram/polybag), C (10 gram/polybag), D (15 gram/polybag), E (20 gram/polybag). Pengamatan dilakukan pada persentase tingkat serangan layu Fusarium tiap bulan. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat perbedaan yang signifikan pada persentase tingkat serangan layu Fusarium pada berbagai dosis Trichoderma (0,05). Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan perlakuan E (20 gram/ polybag) memberikan hasil terbaik dalam pengendalian penyakit layu Fusarium dengan rata-rata persentase serangan 20%, sedangkan perlakuan A(0 gram/ polybag) menunjukkan rata-rata persentase tingkat serangan layu Fusarium tertinggi yaitu 77%, sedangkan perlakuan B (5 gram/ polybag) rata-rata persentase tingkat serangan layu Fusarium sebesar 70%, perlakuan C (10 gram/ polybag) rata-rata persentase tingkat serangan layu Fusarium sebesar 45%, perlakuan D (15 gram/ polybag) rata-rata persentase tingkat serangan layu Fusarium sebesar 29%
EVALUATING THE EFFECTIVENESS OF PICTURE BOOKS IN INTRODUCING ENGLISH TO EARLY CHILDHOOD LEARNERS: A CASE STUDY IN SOUTH GARUT
This study explores the effectiveness of using picture books as a medium to introduce English to early childhood learners at an Early Childhood Education School in South Garut, West Java, Indonesia. This qualitative research employed a case study approach, involving four sessions conducted over two weeks, with a focus on assessing the impact of picture books on English language acquisition among 20 students aged 5-6 years. The research involved a systematic introduction of English through picture books depicting various fruits. Initial observations indicated limited student engagement, but participation increased significantly in subsequent sessions, with nearly 90% of the children actively involved by the third and fourth meetings. The study highlights that picture books, as a novel and age-appropriate tool, can effectively enhance early language learning by capturing children\u27s interest and facilitating their understanding of new vocabulary. Findings suggest that picture books not only improve language skills but also foster a positive learning environment by aligning with children\u27s preferences for visual stimuli. The successful implementation of this method underscores the potential of picture books in early childhood education, advocating for their use in introducing English and possibly other subjects
MENELISIK MAJAS PADA LAGU BAND NOAH
Majas dalam puisi ialah hal selalu ada, begitu pula dalam lirik lagu. Keindahan lagu inididukung pula oleh permainan kata para pencipta lagu. Dalam penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan beberapa majas, majas yang paling dominan lirik lagu yang berjudul“Separuh Aku” dan “Tak Lagi Sama” karya Band Noah. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif dan analisis kualitatif. Hasil dari analisis tersebut menyatakan bahwa lirik laguyang berjudul Separuh Aku dan Tak Lagi Sama terdapat sepuluh majas. Majas yang palingdominan terdapat pada lirik-lirik lagu tersebut adalah majas asonansi yang berjumlah 18