e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
2083 research outputs found
Sort by
UJI MIKROBIOLOGIS SUSU SAPI DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESAZURIN PADA BERBAGAI LOKASI PENGUMPUL SUSU SAPI DI KOPERASI PETERNAK SAPI PERAH BAYONGBONG
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas susu sapi dengan metode resazurin berdasarkan lama waktu reduksi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2017. Objek dalam penelitian ini adalah susu sapi perah segar hasil peternakan sapi perah di kecamatan Bayongbong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu dengan melakukan pemeriksaan terhadap adanya mikroba pada sampel susu dengan menggunakan uji Resazurin dan data yang didapat dari hasil pemeriksaan selanjutnya dianalisis berdasarkan statistik dan literatur. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian diperoleh dari lokasi Bebedahan pada menit ke 15, 30, dan 60 berturut-turut termasuk kriteria “Sangat Baik”, “Sangat Jelek”, dan “Sangat Jelek”; dari lokasi Ciponok, pada menit ke 15, 30, dan 60 berturut-turut termasuk kriteria “Sangat Baik”, “Sangat Baik”, dan “Baik”; dan dari lokasi Olan, pada menit ke 15, 30, dan 60 berturut-turut termasuk kriteria “Sangat Baik”, “Sangat Baik”, dan “Baik”
THE USE OF MOVEMENT IN LEARNING ENGLISH
This research investigates the impact of movement games on students\u27 speaking performance. Employing a qualitative descriptive design, the study was conducted at an Islamic elementary school in Garut with 4th-grade students as participants. Data were collected through observations, students\u27 speaking scripts, and interviews. The findings indicate that movement games significantly increased students\u27 enthusiasm for learning English, improved their pronunciation, and expanded their vocabulary. Thus, movement games are a promising alternative for enhancing students\u27 speaking skills
Design Of A Web-Based Patient Complaints Service Project Management Information System At Tarogong Health Center
This study addresses the development of a web-based patient complaint management system at Puskesmas Tarogong. The aim is to facilitate patients in submitting complaints about the services they receive, thus improving the overall quality of healthcare services. Traditional complaint processes often require significant effort and time from patients, such as physically visiting the healthcare facility and waiting for responses. The proposed system allows patients to submit and track complaints in real-time, from anywhere and at any time, without the need for a physical visit. This system also enables healthcare staff to respond to complaints more efficiently, thereby enhancing patient satisfaction. Furthermore, real-time access to complaint data helps Puskesmas Tarogong identify areas needing improvement and take appropriate measures to enhance their services. The implementation of this system is expected to significantly improve the quality of healthcare services by ensuring effective and efficient complaint handling.
Keywords : web-based system, patient complaints, healthcare service quality, real-time tracking, Puskesmas Tarogong, efficiency, patient satisfaction
Implementation of the Simple Additive Weighting (SAW) Method for Supplier Selection
Supplier selection is a critical part of purchasing activities in a company because it has an impact on the quality and availability of raw materials, production cost efficiency and the smooth circulation of company finances. Determining suppliers based on certain criteria can be supported by a decision support system (DSS). The method used is the Simple Additive Weighting (SAW) method. The criteria used in selecting suppliers are speed of delivery, discount level, service, quality of goods and payment tempo. The final result obtained from the calculation process is a ranking table which shows the assessment of each supplier using the weight criteria determined by the company and recommends the supplier with the highest score as the best supplier. By implementing a decision support system using the Simple Additive Weighting (SAW) method, it can help companies determine and select suppliers who are able to provide good products.
Keywords : Simple Additive Weighting Method; selection of supplie
Implementing cooperative learning model with peer tutoring to enhance understanding of Wave concepts in high school
The difficulty of presenting teaching aids in the classroom makes it challenging for students to understand the material on sound waves, as sound waves are difficult to observe with the naked eye. Therefore, a learning model that facilitates student comprehension of sound waves is needed. This study aims to investigate the impact of a cooperative learning model using peer tutoring on students\u27 understanding of sound wave concepts. The research method employed is quantitative, utilizing a quasi-experimental design with a nonequivalent control group. The study involved 76 students divided into experimental and control classes. The instrument used was a multiple-choice test consisting of 15 questions. The study was conducted over three sessions, starting with a pre-test in the first session and concluding with a post-test in the final session to determine the effect of the tested variable. The results indicate that the cooperative learning model with peer tutoring significantly affects students\u27 conceptual understanding, with an average score of 64.04 in the experimental class compared to 53.86 in the control class. Additionally, the N-Gain test results show 41% improvement, categorized as moderate. Analysis of concept comprehension revealed an increase in understanding, with approximately 88.16% of students mastering the interpretation aspect of the concept
MENGKAJI CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL PEREMPUAN BERSAMPUR MERAH KARYA INTAN ANDARU
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sosok perempuan yang sangat menarikuntuk dijadikan bahan pembicaraan dan terkadang dimanfaatkan oleh kaum laki-lakiuntuk memuaskan koloninya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melihatbagaimana pengarang mengemukakan kepribadian perempuan dalam novel yangmencerminkan dan mempunyai kemiripan dengan kehidupan manusia yangsesungguhnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulandata pada penelitian ini yaitu teknik dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitianmenunjukkan terdapat enam citra perempuan dalam novel Perempuan BersampurMerah karya Intan Andaru yaitu citra perempuan yang tegar, perempuan yang lemahlembut, perempuan yang penyayang, perempuan yang ulet dan tekun, perempuan yangbekerja keras dan perempuan yang berjiwa sosial
KORELASI ANTARA KECEPATAN MEMBACA TERHADAP PEMAHAMAN ISI BACAAN SISWA KELAS X SMAN 10 GARUT TAHUN AJARAN 2021/2022
Penelitian ini berjudul “Korelasi antara Kecepatan Membaca Terhadap Pemahaman IsiBacaan Siswa Kelas X SMAN 10 Garut Tahun Ajaran 2021/2022”. Permasalahan yangditemukan yakni salah satunya dalam soal ujian Bahasa Indonesia sering terdapat teksyang panjang, sedangkan waktu yang diberikan dibatasi sehingga banyak waktu yangdigunakan untuk mengerjakan satu soal dengan teks yang panjang. Tujuan penelitian iniyakni untuk mendeskripsikan kecepatan membaca siswa SMA kelas X SMAN 10 GarutTahun ajaran 2021/2022, untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman isi bacaan siswaSMA kelas X SMAN 10 Garut Tahun ajaran 2021/2022 dan untuk mendeskripsikankorelasi antara kecepatan membaca terhadap pemahaman isi bacaan siswa SMA kelas XSMAN 10 Garut Tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatifdeskriptif dengan pengambilan sampel satu kelas yang berjumlah 36 siswa. Untukmengetahui hubungan antara kecepatan membaca dengan pemahaman isi bacaan siswapeneliti menggunakan koefisien korelasi person product moment. Pengumpulan datayang dilakukan pertama mencari kecepatan membaca dengan menghitung kecepatanmembaca berdasarkan rumus KEM. Kedua, pemahaman isi bacaan yang dilakukanmelalui teknik tes. Jadi, hasil penelitian yang dapat peneliti temukan adalah kecepatanmembaca siswa kelas X SMAN 10 Garut Tahun Ajaran 2021/2022 dengan rata-ratakecepatannya adalah 124,3 kpm termasuk ke dalam kategori rendah dan ini setara dengantingkat SD. Untuk kemampuan memahami teks bacaan yang telah dibaca dengankecepatan membaca yang dimiliki siswa kelas X SMAN 10 Garut Tahun Ajaran2021/2022 juga dikategorikan rendah dengan skor rata-rata 69,87. Hasil penelitian initerdapat hubungan antara kecepatan membaca terhadap pemahaman isi bacaan siswakelas X SMAN 10 Garut Tahuh Ajaran 2021/2022 dengan nilai koefisien 0,89804293.Berdasarkan nilai koefisien tersebut dapat dikategorikan bahwa hubungan keduanyasangat kuat artinya kategori kecepatan membaca rendah pemahamannya pun rendah.Perhitungan uji signifikan, thitung lebih besar dari ttabel yang berarti terdapat hubungan yangsignifikan antara kecepatan membaca terhadap pemahaman isi bacaan siswa kelas XSMAN 10 Garut Tahun Ajaran 2021/2022, hubungan ini terjadi karena kecepatanmembacanya rendah pemahamannya pun sama. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapatkorelasi yang signifikan antara kecepatan membaca terhadap pemahaman isi bacaansiswa kelas X SMAN 10 Garut
ANALISIS KESULITAN MEMBACA DAN UPAYA PENANGANANNYA
Penelitian ini berjudul “Analisis Kesulitan Membaca dan Upaya Penangananya”(Studi Kasus pada Siswa kels 9 SMP PGRI Tarogong kaler Garut). Ketertarikan penelititerhadap kasus yang dialami salah satu siswa kelas 9 SMP yang berkesulitan dalammembaca permulaan yang menjadi alasan peneliti menelitikasus ini. Rasa ingin tahupeneliti terhadap faktor yang memengaruhi kesulitan membaca pada siswa tersebut,karena siswa tersebut sudah memasuki jenjang SMPbelum bisa membaca. Oleh sebabitu permasalahan yang dapat diangkat pada penelitian ini adalah (1) Bagaimanakahkemampuan informan dalam membaca?Faktor apakah yang menyebabkan kesulitanmembaca yang dialami informan? Bagaimanakah karakteristik kesulitan membaca yangdialami informan? (4) Upaya apakah yang dilakukan untuk menangani kesulitanmembaca yang dialami informan?. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahuikemampuan membca pada informan; (2) Mengetahui faktor yang menyebabkankesulitan membaca yang dialami informan; (3) Mengetahui karakteristik Kesulitanmembaca yang dialami infoman; (4) Mengetahui upaya untuk menangani kesulitanmembaca yang dialami informan.Metode pada penelitian ini yaitu studi kasus tunggal yang bersifat eksperimen.Metode studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini yaitu untuk menyelidiki kasusyang kesulitan membaca yang dialami informan secara mendalam.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam penelitian ini terdapatempat simpulan yaitu pertama, kemampuan membaca pada informan yaitu, kesulitandalam membaca kata, menggabungkan suku kata dan menggabungkan kata dalamkalimat. Informan hanya mampu menyebutkan huruf dan membaca suku kata. Kedua,karakteristik kesulitan membaca yang dialami oleh informan di antaranya yaitu,menghilangkan kata atau huruf, menghilangkan hurufg pada konsonan rangkap ng,pengucapan kata salah dengan makna yang beda, menukar huruf pada kata, penggantiankata. Ketiga, faktor yang memengaruhi kesulitan membaca informan di antaranya yaitu,kurangnya motivasi, kurangnya penanganan, dan kurangnya juga pendampingan olehorang tua dalam belajar membaca. Keempat, untuk upaya yang dilakukan oleh penelitikepada informan yaitu, memberikan tiga pelatihan selama 21 hari. Pelatihan tersebutyaitu, membacakata bersuku satu, kata bersuku dua, dan kata bersuku tiga. Upaya yangdilakukan oleh peneliti untuk menangani kesulitan membaca pada informan tidak adaperubahan yang signifikan terhadap kemampuan informan dalam membaca
PENGARUH BAHASA INDONESIA SEHARI-HARI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIDATO SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 GARUT TAHUN AJARAN 2021/2022
Penelitian berjudul “Pengaruh Penggunaan Bahasa Indonesia Sehari-hariterhadap Kemampuan Berpidato Siswa SMP Negeri 1 Garut Tahun Ajaran 2021/2022”ini didasarkan pada rumusan masalah 1) Bagaimana penggunaanbahasa Indonesiasehari-hari siswa kelas IX SMP Negeri 1 Garut? 2) Bagaimana kemampuan berpidatosiswa kelas IX SMP Negeri 1 Garut? 3) Bagaimana pengaruh penggunaan bahasaIndonesia sehari-hari terhadap kemampuan berpidato siswa kelas IX SMP Negeri 1Garut? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaanbahasa Indonesia sehari-hari siswa kelas IX SMP Negeri 1 Garut, mendeskripsikankemampuan berpidato siswa kelas IX SMPNegeri 1 Garut, mengetahui pengaruhpenggunaan bahasa Indonesia sehari-hari terhadap kemampuan berpidato siswa kelasIX SMP Negeri 1 Garut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional denganpopulasi seluruh siswa SMP Negeri 1 Garut kelas IX tahun ajaran 2021/2022 dansampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IX J SMPN 1 Garut tahun ajaran2021/2022 sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, pertamadengan angket untuk mengetahui penggunaan bahasa Indonesia sehari-hari dan keduates berpidato melalui video berpidato yang dikirim melalui aplikasi Whatsapp danTelegram untuk mengetahui kemampuan berpidato siswa.Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan uji korelasi menunjukkanbahwapenggunaan bahasa Indonesia sehari-hari berpengaruh terhadap kemampuanberpidatosiswa kelas IX sekolah menengah pertama. Dari hasil perhitungan koefisiendeterminasi, pengaruh penggunaan bahasa Indonesia terhadap kemampuan berpidatotidak terlalu signifikan atau hanya berpengaruh sedikit. Terdapat faktor lain yang dapatmempengaruhi kemampuan berpidato, misalnya pengetahuan siswa terhadap materipidato. Keaktifan siswa dalam organisasi sekolah sehingga kemampuan berpidatosering kali dilakukan siswa. Minat siswa terhadap materi berpidato dan faktor lainnya,baik faktor dari dalam diri siswa ataufaktor dari luar. Adapun saran penelitian ini bagiguru bahasa Indonesia, disarankandapat memotivasi siswanya untuk menggunakanbahasa Indonesia yang baik dan benar di sekolah. Sehingga, membentuk siswa yangpandai berkomunikasi denganbahasa Indonesia. Selain itu, pada pembelajaran pidatolebih ditingkatkan pada aspek penempatan tekanan, nada dan sendi dalam berpidato.Sehingga siswa diharapkan mampu berpidato dengan intonasi yang tepat
ANALISIS NILAI-NILAI MORAL PADA FILM ”TOBA DREAMS” KARYA TB SILALAHI
Penulisan ini berjudul ”Analisis nilai-nilai moral pada film ”Toba Dreams” karya TBSilalahi (Sebagai Relevansi Bahan Ajar Sastra di SMA). Film merupakan bagian darikomunikasi untuk menyampaikan pesan kepada penonton melaluimedia cerita. Penulisanini dilatarbelakangi oleh krisisnya moral di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah (1) Bagaimanakah nilai-nilai moralkejujuran pada film ”Toba Dreams” karya TB Silalahi sebagai relevansi bahan ajar sastradi SMA?. (2) Bagaimanakah nilai-nilaimoral tanggung jawab pada film ”Toba Dreams”karya TB Silalahi sebagai relevansi bahan ajar sastra di SMA?. (3) Bagaimanakah nilainilai moral keadilan pada film ”Toba Dreams” karya TB Silalahi sebagai relevansi bahanajar sastra di SMA?. (4) Bagaimanakah nilai-nilai moral keberanian pada film ”TobaDreams” karya TB Silalahi sebagai relevansi bahan ajar sastra di SMA?. (5) Bagaimanakahrelevansinya nilai-nilai moral pada film “Toba Dreams” sebagai bahan ajar sastra di SMA?.Berdasarkan hasil analisis mengenai nilai-nilai moral pada film ”Toba Dreams” karya TBSilalahi (sebagai relevansi bahan ajar sastra di SMA) penulis menemukan adanya nilaimoral kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan keberanian dalam film ”Toba Dreams”karya TB Silalahi. Simpulan dalam penulisan ini diperoleh nilai-nilai moral yang dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar sastra di SMA. berbagai nilai moral dalam film ”TobaDreams” karya TB Silalahi dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran dan pedomansiswa dalam kehidupan bermasyarakat