e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
2083 research outputs found
Sort by
Analysis of Number Material in Seventh-Grade Mathematics Teaching Materials Based on Praxeology
Ketersediaan buku teks matematika yang tidak sesuai dapat mempengaruhi rendahnya kinerja akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahan ajar matematika sekolah dari perspektif praxeologis, di mana peneliti berusaha memahami bagaimana siswa berinteraksi dengan materi yang disajikan dalam bahan ajar, bagaimana mereka membuat keputusan tentang masalah mana yang akan diselesaikan, dan bagaimana desain serta konten buku teks mempengaruhi hasil belajar mereka. Ini adalah implementasi paradigma interpretatif dalam penelitian desain didaktik. (DDR). Melalui studi dokumen (dalam penelitian kualitatif yang dirancang secara fenomenologis) pada bahan ajar matematika sekolah Indonesia versi Kurikulum Merdeka, hasil yang diperoleh adalah: Komponen tugas (T) dalam materi tentang bilangan besar menggunakan teknik operasional; Komponen teknik (τ) sesuai karena informasi yang disampaikan dalam setiap pertemuan memiliki kontinuitas; Komponen teknologi (θ) belum sesuai, sehingga perbaikan dan peningkatan diperlukan dalam pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi; dan Komponen teori (Θ) belum sepenuhnya selaras dengan teori konstruktivis, di mana siswa dapat membangun pengetahuan berdasarkan pengalaman masing-masing.The availability of mathematics textbooks that are not appropriate can influence students\u27 low academic performance. This research aims to analyze school mathematics teaching materials from a praxeological perspective, where the researcher seeks to understand how students engage with the material presented in the teaching materials, how they make decisions about which problems to solve, and how the design and content of textbooks affect their learning outcomes. This implements the interpretive paradigm in didactical design research (DDR). This study will involve three principal stages in the data analysis procedure. Through document studies (in phenomenologically designed qualitative research) on the Indonesian school mathematics teaching materials version of the Merdeka Curriculum, the results obtained are: The task component (T) in the material on large numbers uses operational techniques; The technique component (τ) is appropriate because the information conveyed in each meeting has continuity; The technology component (θ) is not yet appropriate, so improvements and enhancements are needed in the development of information and communication technology-based learning media; and The theory component (Θ) is not yet fully aligned with constructivist theory, where students can build knowledge based on their respective experiences. The praxeological study of this teaching module provides a new perspective on how task design plays an important role in making the presentation of material more acceptable to students
Practicality of Hypothetical Learning Trajectory on Straight-Line Equations Concept
Abstrak
Pembelajaran matematika masih belum sepenuhnya terintegrasi dengan Nilai-Nilai Keislaman. Padahal Matematika dan Islam memliki keterkaitan yang erat, sebagaimana terdapat dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktikalitas Hipotetical Learning Trajectory (HLT) berbasis Ayat-Ayat Al-Qur’an pada pembelajaran konsep persamaan garis lurus. Penelitian ini menggunakan metode desain research yang terdiri dari tiga tahap: desain pendahuluan, percobaan desain, dan analisis retrospektif. Partisipan penelitian adalah 18 mahasiswa semester kedua Jurusan Tadris Matematika IAIN Kerinci. Instrumen penelitian meliputi angket, observasi, dan wawancara, yang telah divalidasi untuk memastikan kelayakannya dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain HLT berbasis Ayat-Ayat Al-Qur’an dinyatakan praktis dengan skor 81% dengan kategori sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi Nilai-Nilai Keislam dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa serta mendukung pengembangan model pembelajaran yang kontekstual.
Abstract
Mathematics learning is still not fully integrated with Islamic values. However, mathematics and Islam are inherently connected, as in Al-Qur\u27an verses. This research aims to analyze the practicality of Hypothetical Learning Trajectory (HLT) based on Al-Qur\u27an verses in teaching the concept of straight-line equations. This study is a design research type consisting of three stages: preliminary design, design experiment, and retrospective analysis. The research participants were 18 second-semester students of the Mathematics Education at IAIN Kerinci. Research instruments included questionnaires, observations, and interviews, which were validated to ensure their feasibility for this study. Data analysis combined qualitative and quantitative approaches. Results show that the HLT design based on Al-Qur\u27an verses on the concept of straight-line equations was declared practical by students at 81% in the very practical category. This implies that integrating Islamic values in mathematics learning can enhance students\u27 understanding and support the development of contextually relevant learning models
Didactic Transposition of Straight-Line Equations: from Scholarly Knowledge to Knowledge to be Taught
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses transposisi didaktik materi persamaan garis lurus dari scholarly knowledge ke knowledge to be taught. Penelitian menggunakan framework didactical design research dengan pendekatan kualitatif dan desain fenomenologi hermeneutik. Sumber data adalah scholarly knowledge berupa buku geometri analitik di perguruan tinggi dan dokumen knowledge to be taught berupa kurikulum dan buku pelajaran matematika SMP kelas VIII. Beberapa temuan permasalahan yang dapat menjadi potensi munculnya hambatan belajar yaitu pernyataan bentuk umum persamaan garis lurus , pendefinisian gradien sebagai rasio jarak atau rasio perubahan, serta penggunaan konteks yang tidak memenuhi asumsi realitas matematika. Temuan ini dapat dijadikan acuan bagi noosfer agar lebih berhati-hati dan melakukan antisipasi dalam merancang kurikulum dan buku pelajaran tentang persamaan garis lurus.
This research examines the didactic transposition process of straight-line equation material from scholarly knowledge to knowledge to be taught. The research uses a didactical design framework with a qualitative approach and hermeneutic phenomenological design. The data sources are scholarly knowledge in the form of analytical geometry books at universities and knowledge-to-be-taught documents in the form of curriculum and grade VIII middle school mathematics textbooks. Some of the problem findings that could potentially create barriers to learning include stating the general form of the straight-line equation y=mx+c, defining gradient as a distance ratio or change ratio, and using contexts that do not meet the assumptions of mathematical reality. These findings can be a reference for the noosphere to be more careful and anticipate when designing curricula and textbooks about straight-line equations
Pengaruh Kecemasan Matematika dan Konsep Diri Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMA
Kecemasan matematika merupakan masalah yang signifikan dalam dunia pendidikan yang mempengaruhi prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kecemasan matematika siswa SMA terhadap hasil belajar matematika dan menganalisis dampak konsep diri siswa terhadap hasil belajar matematika. Penelitian kuantitatif korelasional dengan desain penelitian ex-post facto diterapkan untuk mencapai tujuan penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Katolik Santu Fransiskus Saverius Ruteng yang berjumlah 66 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode non tes yaitu angket dan dokumentasi hasil belajar. Dari angket tersebut diperoleh data tentang kecemasan matematika dan konsep diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kecemasan matematika dengan hasil belajar matematika siswa. Terdapat pengaruh yang signifikan antara konsep diri siswa dengan hasil belajar matematika. Hasil uji statistik juga menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kecemasan matematika dan konsep diri siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kecemasan matematika dan konsep diri siswa secara simultan terhadap hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian ini berkontribusi pada diskusi yang sedang berlangsung tentang strategi yang efektif untuk mengurangi kecemasan matematika dan meningkatkan pendidikan matematika melalui integrasi teknologi, memberikan wawasan baru di kalangan pendidik, orang tua, peneliti, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan efektif.
Mathematics anxiety is a significant problem in education that affects students\u27 academic performance. This study aimed to describe the effect of high school students\u27 mathematics anxiety on mathematics learning outcomes and analyze the impact of their self-concept on mathematics learning outcomes. The correlational quantitative research with an ex-post facto research design was applied to achieve the research objectives. The sample in this study was 66 students of class XI of the Catholic Senior High School of Santu Fransiskus Saverius Ruteng. The data collection technique was carried out using a non-test method, namely a questionnaire and documentation of learning outcomes. The questionnaire obtained data on mathematics anxiety and students\u27 self-concept. The study results showed a significant effect between mathematics anxiety and students\u27 mathematics learning outcomes. There was a significant effect between students\u27 self-concept and mathematics learning outcomes. The statistical test results also showed a substantial impact of mathematics anxiety and students\u27 self-concept on students\u27 mathematics learning outcomes. Based on the results of the study, it can be concluded that there is a significant effect between mathematics anxiety and students\u27 self-concept simultaneously on students\u27 mathematics learning outcomes. The results of this study contribute to the ongoing discussion about effective strategies to reduce math anxiety and improve math education through technology integration, providing new insights among educators, parents, researchers, and policymakers in creating inclusive and effective learning environments
Analysis of Information System Security in the Context of Cyber Attacks on Business Organizations
Cyberattacks have become a significant threat to business organizations in the digital era. This study aims to analyze the security of information systems in mitigating cyber threats targeting businesses. The research employs a systematic literature review method to explore various cyberattack techniques, identify vulnerabilities in information systems, and propose effective prevention and mitigation strategies. Findings indicate that cyberattacks are increasingly sophisticated, necessitating adaptive and multi-layered security approaches to safeguard information systems. The study concludes that proactive measures, including robust authentication, encryption, and user training, are essential for enhancing cybersecurity resilience in business organizations
Desain pembelajaran bilangan rasional berbantuan ranudo untuk memfasilitasi kemampuan representasi matematis dan motivasi belajar peserta didik
Abstract
This research is motivated by issues in the learning process, namely the limited experience and practice students have in answering questions related to rational number material. There is a need for a learning approach that facilitates students’ mathematical representation skills and learning motivation. This study aims to describe the feasibility, practicality, and effectiveness of the rational number learning design assisted by RaNuDo, as well as the mathematical representation ability of students who use the RaNuDo-assisted rational number learning. The research method used is Design Research (DR). The subjects of the study consisted of 12 seventh-grade students, a teacher, and a mathematics education expert. The instruments used include expert validation sheets, observation sheets, evaluation tests, interviews, and questionnaires. Based on the analysis results, it can be concluded that the developed design falls into the categories of highly feasible, highly practical, and effective. The average score of students’ mathematical representation ability was 83.33, which is categorized as high, and the average score of students’ learning motivation was 90.72%, which is categorized as very high.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam proses pembelajaran, yaitu terbatasnya pengalaman dan latihan siswa dalam menjawab soal-soal yang berkaitan dengan materi bilangan rasional. Diperlukan suatu pendekatan pembelajaran yang dapat memfasilitasi kemampuan representasi matematis dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan desain pembelajaran bilangan rasional yang dibantu dengan RaNuDo, serta kemampuan representasi matematis siswa yang menggunakan pembelajaran bilangan rasional berbantuan RaNuDo. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Research (DR). Subjek penelitian terdiri dari 12 siswa kelas VII, seorang guru, dan seorang ahli pendidikan matematika. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, lembar observasi, tes evaluasi, wawancara, dan angket. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa desain yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak, sangat praktis, dan efektif. Rata-rata skor kemampuan representasi matematis siswa adalah 83,33 yang tergolong tinggi, dan rata-rata skor motivasi belajar siswa adalah 90,72% yang tergolong sangat tinggi
Analisis motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran matematika
Abstract
This study analyzes students\u27 learning motivation in mathematics education using a qualitative approach. Data were collected through open-ended questionnaires, observations, and in-depth interviews. The results show that students\u27 motivation to learn mathematics is relatively low, influenced by a lack of interest in the subject, difficulties in understanding mathematical concepts, and limited external support from family and school. As a result, students feel less confident and are less motivated to exert effort. Therefore, it is recommended to implement interactive teaching methods, enhance support from educators and parents, and develop programs that make mathematics learning more engaging and meaningful.
Abstrak
Penelitian ini menganalisis motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran matematika dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket terbuka, observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar matematika siswa tergolong rendah, dipengaruhi oleh kurangnya minat terhadap materi, kesulitan dalam memahami konsep matematika, dan minimnya dukungan eksternal dari keluarga serta sekolah. Dampaknya, siswa merasa kurang percaya diri dan kurang berusaha keras. Oleh karena itu, disarankan untuk menerapkan metode pengajaran interaktif, meningkatkan dukungan dari pendidik dan orang tua, serta mengembangkan program yang menarik agar pembelajaran matematika lebih bermakna
Penggunaan gracial pyramid untuk belajar turunan fungsi aljabar
Abstract
This research aims to address the learning difficulties of 10th-grade students at SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta on the topic of algebraic function derivatives using the gracial pyramid teaching aid. Backgrounded by the general perception of students that mathematics is a difficult and boring subject, as well as the identification of algebraic function derivatives as a difficult-to-understand material, this research uses a descriptive qualitative method to observe the implementation of the gracial pyramid in learning. Data were collected through the analysis of student work, research documentation, interviews, and written tests. The research results show that the use of the gracial pyramid increases student enthusiasm, facilitates the understanding of basic derivative concepts, and helps students in solving problems. Students were also able to communicate the steps to solve problems using this teaching aid, and the results of the written tests showed an improvement in material understanding. It is concluded that the gracial pyramid has a positive impact on the learning of algebraic function derivatives, making students more active and enhancing their conceptual understanding.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta pada materi turunan fungsi aljabar dengan menggunakan alat peraga gracial pyramid. Dilatarbelakangi oleh pandangan umum siswa bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sulit dan membosankan, serta identifikasi turunan fungsi aljabar sebagai materi yang sulit dipahami, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengamati implementasi gracial pyramid dalam pembelajaran. Data dikumpulkan melalui analisis hasil kerja siswa, dokumentasi penelitian, wawancara, dan tes tulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gracial pyramid meningkatkan antusiasme siswa, mempermudah pemahaman konsep dasar turunan, dan membantu siswa dalam menyelesaikan soal. Siswa juga mampu mengkomunikasikan langkah-langkah penyelesaian masalah dengan menggunakan alat peraga ini, dan hasil tes tulis menunjukkan peningkatan pemahaman materi. Disimpulkan bahwa gracial pyramid memberikan dampak positif pada pembelajaran turunan fungsi aljabar, membuat siswa lebih aktif, dan meningkatkan pemahaman konsep..
 
Education between heritage and innovation: comparative study of historical villages in Indonesia
This research investigates the dynamics of education and cultural transmission in two historical villages: Kampung Pulo and Candi Cangkuang. They are located in the city of Garut—a small, vibrant city in West Java. Through qualitative methods, this study collected data by interviewing one participant who had a great deal of knowledge about it. The results show a unique integration of traditional values and modern adaptations in education and culture at both sites. Candi Cangkuang, a Hindu site rediscovered in 1966 by Drs. Uka Candrasasmita, reflects the rich Hindu history of the area. Its history is closely connected to the tomb of Arief Muhammad, an important figure in the spread of Islam in Kampung Pulo in the 17th century. Kampung Pulo, known for its matrilineal customary house and strict settlement policy, illustrates the symbiosis between Islamic customs and Hindu influences, reflected in religious and social practices. The research also reveals how informal education in both locations plays a crucial role in preserving cultural heritage while encouraging innovation and adaptation. This includes the maintenance of traditional social structures, such as the matrilineal system in Kampung Pulo, and the integration of Hindu cultural practices in Islamic environments. In conclusion, Kampung Pulo and Candi Cangkuang offer valuable insights into how education and cultural heritage can reinforce each other in the context of a changing society. This study highlights the importance of maintaining local wisdom while accepting change and innovation, as part of a sustainable education process
Meningkatkan Kreativitas dan inovasi bagi guru-guru SD pada pembelajaran muatan IPS melalui pengembangan media pembelajaran King Ludo berbasis kurikulum 2013 di Kota Tangerang Selatan
Rendahnya hasil belajar siswa mata pelajaran IPS di SD perlu dicarikan suatu solusi agar pembelajaran yang dilaksanakan dapat memberikan hasil optimal. Salah satu solusinya adalah dengan menerapkan suatu media pembelajaran yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa. Media pembelajaran sebagai wahana untuk memberikan pengalaman belajar, sebagai alat komunikasi guna mengefektifkan proses belajar mengajar, salah satu media pembelajaran yang menyenangkan dalam pembelajaran adalah media pembelajaran bermain King Ludo. Metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian masyarakat ini yaitu dengan pendekatan kolaboratif antara pengusul dengan mitra. Pendekatan ini perlu dilakukan agar pelaksanakan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana dan tidak ada halangan yang bersifat teknis. Reid (2004) mengemukakan bahwa collaborative learning memiliki lima tahapan, yaitu: 1) Engagement. 2) Exploration. 3) Transformation. 4) Presentation. 5) Reflection. Pembahasan King Ludo adalah model yang menggunakan papan catur dimainkan oleh 4 orang siswa, semua siswa bermain games memainkan bidak-bidak dari start sampai finish. King ludo ini adalah suatu games yang bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran pada mata pelajaran IPS SD. Media King Ludo terdiri dari papan catur, bidak, dadu, gelas, dan kotak soal. Hasil Penilaian Ketercapaian Program dari jumlah peserta 30 orang menyatakan bahwa 100% memiliki kebermanfaatan yang sangat signifikan dalam rangka untuk menambah pengetahuan para guru yang berada di Kota Tangerang Selatan. Sedang kepuasan mitra terhadap pelaksanaan PkM dosen ini menyatakan 97.2% menyatakan sangat puas hal ini ditandai dengan para peserta antusias mengikuti pelatihan ini sampai waktu yang ditentukan berakhir