e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
    2083 research outputs found

    Perancangan Media Pembelajaran Akidah Akhlak Berbasis Android Menggunakan Kodular Di MAN 4 Agam

    No full text
    Abstrak Permasalahan di MAN 4 Agam yang masih menggunakan metode pengajaran tradisional dan sangat bergantung pada buku cetak dan Lembar Kerja Siswa (LKS) menjadi pemicu penelitian ini. Pembelajaran yang kurang menarik dan tidak sejalan dengan penerapan Aqidah Akhlak di sekolah, sehingga menyulitkan siswa dalam memahami materi yang disampaikan guru. Pendidikan. Tujuan dari proyek penelitian ini adalah untuk membuat modul menarik untuk media pembelajaran berbasis Android yang akan membantu dalam proses pengajaran prinsip-prinsip moral. Metode pengembangan Research and Development (R&D) diterapkan dalam penelitian ini. Model pengembangan yang digunakan adalah model yang dikemukakan oleh Hannafin dan Peck. Hal ini dibagi menjadi tiga tahap: analisis kebutuhan (disebut juga penilaian kebutuhan), desain (disebut juga desain), dan pengembangan dan implementasi (disebut juga pengembangan/implementasi). Fase-fase ini dihubungkan dengan evaluasi dan revisi. Ada tiga pengujian yang digunakan peneliti untuk menguji produk: yang pertama adalah uji validitas yang dilakukan oleh tiga orang ahli yang mengevaluasi tiga faktor yaitu desain media, isi, dan bahasa, dengan nilai 0,86 dengan menggunakan kriteria valid; Tes kedua adalah tes praktikalitas yang dilakukan oleh dua orang. Sepuluh siswa mengikuti uji efektivitas, dan ahli memperoleh skor akhir 0,90 dengan kriteria tinggi, dari kemungkinan 0,84 dengan kriteria tinggi. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Akidah Akhlak, Kodular, android.   Abstract The problem at MAN 4 Agam which still uses traditional teaching methods and relies heavily on printed books and Student Worksheets (LKS) was the trigger for this research. Learning is less interesting and not in line with the implementation of Aqidah Akhlak in schools, making it difficult for students to understand the material presented by the teacher. Education. The aim of this research project is to create an interesting module for Android-based learning media that will assist in the process of teaching moral principles. The Research and Development (R&D) development method was applied in this research. The development model used is the model proposed by Hannafin and Peck. It is divided into three stages: needs analysis (also called needs assessment), design (also called design), and development and implementation (also called development/implementation). These phases are associated with evaluation and revision. There are three tests used by researchers to test products: the first is a validity test carried out by three experts who evaluate three factors, namely media design, content and language, with a value of 0.86 using valid criteria; The second test is a practicality test carried out by two people. Ten students took part in the effectiveness test, and the expert obtained a final score of 0.90 with the high criterion, out of a possible 0.84 with the high criterion. Keyword: Learning Media, Moral Creeds, Modular, Android   &nbsp

    PENGARUH MEDIA SMART BOOK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA

    No full text
    This study aims to determine the effect of smart book media on elementary school’s mathematics problem solving abilities, with the subject of plane shapes which focusing on the cognitive abilities. This study method uses is an experimental (pre-experimental) from a quantitative approach with a design one group pretest-posttest design.  The sampling technique in this research is non-probability sampling, which is saturated sampling with a sample used 21 students. The research was carried out at SDN Sindanghurip located in Salawu. The instrument used is a written test in the form of an essay questions test.. Furthermore, the results of the t-test calculation obtained t_count = 11.51 and t_table = 2.08596, because the value of t_count = 11.51 outside the acceptance area of ​​​​ H₀, so H₀ is rejected and H₁ is accepted. Therefore, it can be concluded that the use of smart book media of can affect the mathematical problem solving abilities of elementary on subject of plane shapes that focus on student’s cognitive abilities, precisely on fifth grade students at SDN Sindanghurip. &nbsp

    TERAPI PERILAKU SEBAGAI METODE UNTUK MENANGANI ANAK AUTISME

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang terapi perilaku untuk menangani anak autisme yang dilakukan di Sekolah Luar Biasa B Garut yang berguna untuk sekolah-sekolah umum lainnya. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan hasil penelitian dalam bentuk naratif tentang setiap objek penelitian secara individu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaan terapi perilaku yang dilakukan pada autisme asperger yaitu anak diberikan intruksi satu kata hingga dua kata lalu anak diberikan prompt jika membutuhkan dan selalu diberikan imbalan jika anak berhasil melakukannya. Tentunya ketika pelaksanaan terapi perilaku ada hambatan yang dialami yaitu ketika anak kurang fokus untuk menjalankan instruksi dari guru maka guru perlu memberikan stimulus. Setelah pelaksanaan terapi perilaku pada anak autisme asperger, anak mengalami perubahan terhadap peningkatan perilaku dan kemampuan individu lainnya seperti komunikasi, kemandirian, interaksi sosial dan perilaku positif lainnya pada anak autisme

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE DEMONSTRASI PADA PEMBELAJARAN IPA SD ISLAM TERPADU QURROTA A’YUN TINGGEDE

    No full text
    Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VC SD Islam Terpadu Qurrota A’yun Tinggede semester genap Tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan model siklus secara berulang. Pada penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus, dimana setiap siklus meliputi proses perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di  SD Islam Terpadu  Qurrota A’yun Tinggede dengan objek penelitian adalah siswa kelas VC Semester Genap Tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri dari 27 orang siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi aktivitas belajar, lembar diskusi dan soal tes evaluasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data secara kuantitatif untuk mengukur kemajuan  hasil belajar siswa yang didapatkan dari hasil  tes formatif selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan penelitian ini diperoleh adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan metode demonstrasi dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran IPA materi zat tunggal dan campuran mengalami peningkatan dari   siklus I ke siklus II. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata hasil tes formatif 67,78 meningkat menjadi 92,22 pada siklus II atau persentasi ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I hanya mencapai 33,33 % dan pada siklus II meningkat menjadi 100 %

    Analisis Miskonsepsi Siswa Pada Sub Konsep Sistem Sirkulasi Dengan Menggunakan Instrumen Four-Tier Diagnostic Test

    No full text
    Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan profil miskonsepsi siswa pada sub konsep sistem sirkulasi denganmenggunakan instrumen four-tier diagnostic test. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa yang dipilih secara purposive sampling dari siswakelas XI MIPA SMA Negeri 26 Garut tahun ajaran 2019/2020. Metode pengambilan data berupa tes dannon tes, tes dalam penelitian ini yaitu tes tulis four-tier diagnostic test yang dikembangkan oleh QisthiFariyani, dk., sedangkan teknik non tes berupa dokumentasi, wawancara, dan angket. Four-tier diagnostictest adalah tes yang terdiri atas 4 tingkatan, yaitu soal dengan pilihan jawaban, pilihan tingkat keyakinanjawaban, pilihan alasan dan pilihan tingkat keyakinan alasan. Hasil interpretasi four-tier diagnostic testmenunjukkan terdapat 25 profil miskonsepsi siswa ditemukan pada materi Sistem Sirkulasi, persentasesiswa yang mengalami miskonsepsi pada konsep sistem sirkulasi sebesar 68,06% dengan kategori tinggi.Sub materi apa yang persentase miskonsepsinya terbesar pada materi sistem sirkulasi dengan menggunakaninstrumen four-tier diagnostic test ditemukan pada sub konsep sistem limfa sebesar 75%. Faktor-faktoryang menyebabkan miskonsepsi yaitu pemikiran asosiatif, instuisi siswa yang salah, buku teks, pemahamansiswa dari guru, dan internet. &nbsp

    PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS LABORATORIUM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP PENCEMARAN AIR

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran inkuiri berbasis laboratorium terhadap hasil belajar siswa pada konsep pencemaran air di kelas x SMA Negeri 2 Garut. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-4 sebagai kelas kontrol yang diambil secara acak kelas.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei 2017 di SMA Negeri 2 Garut. Instrument yang digunakan sebagai alat pengumpul data berupa tes, dengan bentuk tes pilihan ganda sebanyak 20 soal dengan 5 option. Berdasakan hasil analisis data menujukkan bahwa : tidak terdapat perbedaan kemampuan penguasaan konsep yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen yang menggunakan metode inkuiri berbasis laboratorium rata-rata post-test nya (x = 88,37). Adapun hasil belajar kelas kontrol dengan rata-rata post-testnya (x =48,38). Berdasarkan hasil analisis data akhir menggunakan Mann whitney maka dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh peningkatan rata-rata penguasaan konsep antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen terjadi peningkatan rata-rata sebesar 45,5, sedangkan kelompok kontrol terjadi peningkatan sebesar 12,2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode pembelajaran inkuiri berbasis laboratorium terhadap hasil belajar siswa pada konsep pencemaran air kelas x di SMA Negeri 2 Garut

    THE INFLUENCE OF SCIENCE, TECHNOLOGY, AND SOCIETY (STS) ON STUDENT LEARNING OUTCOMES IN THE SUBCONCEPT OF GLOBAL WARMING

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modelpembelajaran science, technology, and society (STS) terhadap hasil belajar pesertadidik pada sub konsep Pemanasan Global di kelas VII SMP Negeri 5 KotaTasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2017 sampai denganbulan Juni 2018 di SMP Negeri 5 Tasikmalaya. Metode penelitian yangdigunakan adalah metode true eksperiment dengan populasi seluruh kelas VIISMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya, sebanyak 11 kelas dengan jumlah siswa 368orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random samplingsebanyak 2 kelas, yaitu kelas VII G sebagai kelas eksperimen dan VII F sebagaikelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah teknik tes hasil belajar siswa padasub konsep Pemanasan Global. Tes tertulis ini berupa pilihan ganda dengan empatoption. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan α 0.05.Berdasarkan hasil penelitian dan mengujian hipotesis denganmenggunakan uji t independen diperoleh harga thitung = 7,73 sedangkan harga ttabel= 1,99 atau -1,99. Karena harga thitung berada di daerah penolakan Ho makakesimpulan analisis dari penelitian ini adalah tolak Ho, artinya terdapat pengaruhmodel pembelajaran science, technology, and society (STS) terhadap hasil belajarpeserta didik pada konsep Pemanasan Global

    STUDENTS\u27 PERSPECTIVES ON THE INTEGRATION OF DIGITAL TECHNOLOGY IN LANGUAGE LEARNING POST-COVID-19

    No full text
    This study aimed to explore students\u27 perspectives on integrating digital technology into language learning after the Covid-19 pandemic. The study used a qualitative research method and collected data through questionnaires and semi-structured interviews conducted on April 29, 2024, at Ulumul Quran Senior High School. Twenty students participated in the study. The closed-ended questionnaire was analyzed using a Likert scale, while the semi-structured interviews were analyzed using thematic analysis following Braun and Clarke\u27s (2006) approach. The findings indicated that students positively viewed integrating digital technology in English learning. They found digital technology enjoyable, engaging, attractive, easy to use, and helpful in their learning process

    UNLOCKING FLUENT SPEECH: ENHANCING STUDENTS\u27 SPEAKING SKILLS (A CASE STUDY AT JEUMALA AMAL ISLAMIC BOARDING SCHOOL)

    Get PDF
    Speaking skills are essential for students, especially in Islamic boarding schools where daily conversations are prevalent. Students become more engaged in speaking English by emphasizing daily vocabulary memorization, particularly when influenced by equally motivated friends. This research aims to identify the factors that impact students\u27 speaking performance in Islamic boarding school using a qualitative descriptive method. The data was collected through interviews, revealing that motivational factors and the language used in communication significantly influence students\u27 speaking abilities. This study found that requiring students to speak English at Islamic boarding schools helps them become more proficient in speaking. Hence, students\u27 daily activities at Jeumala Amal Islamic boarding school can be utilized to enhance their speaking skills

    NAVIGATING THE MERDEKA CURRICULUM: ENGLISH TRANSFORMATIONAL TEACHERS\u27 CHALLENGES WITH PROJECT-BASED LEARNING

    Get PDF
    Implementing project-based learning in the classroom remains a significant challenge for educators. In response, numerous studies have been conducted on the challenges of implementing this method. This study focuses on English transformational teachers\u27 challenges in implementing project-based learning within the Merdeka Curriculum. This study aims to identify the challenges English transformational teachers face in implementing project-based learning at the middle and upper education levels in Garut, West Java, Indonesia. A descriptive qualitative approach with a case study design was used in this research. Data collection was conducted through interviews. The data were analysed using Marx et al.\u27s theory and the Miles formula, which included data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results showed that of the six challenges proposed by Marx et al., three significant challenges faced by English transformational teachers in implementing project-based learning were time management, controlling and supporting student learning, and school facilitation. Despite being English transformational teachers, the findings indicate that integrating project-based learning into the Merdeka Curriculum remains challenging

    643

    full texts

    2,083

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇