e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
    2083 research outputs found

    REVITALISASI SASTRA LISAN: POTENSI CERITA EYANG BATU WANGI SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Cerita rakyat sebagai bagian dari sastra lisan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai budaya dan karakter sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi cerita “Eyang Batu Wangi” sebagai sumber pembelajaran di Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dan guru belum mengenal cerita ini, meskipun mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang kuat. Cerita ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran tematik untuk menumbuhkan literasi budaya dan kecintaan terhadap kearifan lokal. Diperlukan pengembangan media ajar berbasis cerita rakyat agar siswa lebih tertarik dan memahami konteks budaya sekitarnya

    IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN LITERASI DASAR BACA TULIS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    kurikulum mandiri yang diperkenalkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan bahwa diperlukan beberapa persiapan sebelum pembelajaran, kemudian dilaksanakan pembelajaran kurikulum mandiri dengan diferensiasi dan penilaian pembelajaran. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah: ``Bagaimana penerapan kurikulum belajar mandiri pada pembelajaran keterampilan literasi dasar di kelas IV?\u27\u27 Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan rincian lebih lanjut mengenai penerapan kurikulum Merdeka dalam pembelajaran keterampilan literasi dasar di kelas IV. Penelitian dilakukan di SD Muhammadiyah 5 Kota Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif. Data penelitian ini digunakan melalui observasi, wawancara kepada informan yang dapat memberikan informasi terkait pelaksanaan (GLS) yaitu kepala sekolah, guru, siswa, dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Metodologi yang diperoleh melalui melakukan studi dokumenter. Hasil temuan tersebut yaitu penerapan seluruh kegiatan literasi, termasuk pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, pengembangan buku-buku bacaan, dan integrasi literasi ke dalam kurikulum merdeka, telah dilaksanakan dengan baik. Evaluasi literasi juga dilakukan setiap minggu selama upacara melalui amanat pembina upacara

    ANALISIS NILAI MORAL DALAM FILM ANIMASI RIKO THE SERIES SERTA RELEVANSINYA TERHADAP NILAI RELIGIUS ANAK SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penanaman nilai moral dan religius pada anak usia sekolah dasar sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Di era digital saat ini, media animasi menjadi salah satu sarana edukatif yang berperan besar dalam menyampaikan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai moral dalam film tersebut, terutama dalam kaitannya dengan nilai religius yang relevan bagi anak sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa film animasi “Riko The Series” mengandung nilai-nilai moral yaitu kejujuran, tolong-menolong, tanggung jawab, dan rasa hormat yang relevan dengan nilai religius anak usia sekolah dasar

    ESP32 MICROCONTROLLER IMPLEMENTATION FOR MONITORING WATER QUALITY AND LEVEL IN A HYDROPONIC SYSTEM: A CASE STUDY AT AZIZ HYDROPONIC GARDEN, CIAMIS

    Get PDF
    Hydroponic farming is a method of cultivation that uses water enriched with nutrients essential for plant growth. This method produces high-quality crops as it eliminates the need for chemical fertilizers, pesticides, and other plant treatment substances. Moreover, the risk of pest and disease attacks is significantly reduced since soil is not used. Hydroponic systems have become a practical alternative for urban farming in areas with limited land. At the research site, the current issue is that plant monitoring is still conducted manually. Garden managers must regularly check each plant block, which results in inefficient time usage. Therefore, to address this issue, a prototype of a monitoring system for water quality and water level in hydroponic plants is needed. This system utilizes Internet of Things (IoT) technology integrated with the ThingSpeak server to enable efficient plant monitoring. A pH sensor module is used to measure the nutrient content of the water, and a water level sensor is used to detect the water height in the reservoir. The control commands are then processed by an ESP32 microcontroller on an Arduino board. The sensor data is automatically recorded on the ThingSpeak server every 15 seconds in the form of graphs and numerical sensor values, allowing garden managers to monitor the system using a computer device

    Development of a problem-based learning test to measure grade xii students’ mathematical creativity and adversity quotient

    Get PDF
    This study aims to overcome the low ability of mathematical creative thinking and the adversity quotient of students in solving number problems and series. One of the alternative efforts to overcome this problem was the need for a comprehensive and integrated approach, including RPP, LKPD, and Evaluation Tools. This research was part of this integrated effort to produce a valid and practical test instrument to measure students\u27 mathematical creative thinking skills. The development of a test instrument using the design-based research (DBR) method refers to the Plomp model, which consists of three stages of preliminary research, a developing or prototyping phase, and an assessment phase. The research approach employed a combination of quantitative and qualitative methods, utilizing a one-group pretest-posttest design. The research subjects were 36 students of class XI MIPA, one of the public schools in Bandung District in 2019/2020. The results showed the mathematical creative thinking test instrument was valid and practical; the learning design using the PBL model which was modified by the ZPD theory as a whole can significantly improve students \u27mathematical creative thinking skills, so that the developed test instrument effectively measures students\u27 mathematical creative thinking skills; and adversity quotient criteria including Camper’s criteria, namely those who camp. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis dan adversity quotient peserta didik dalam menyelesaikan soal barisan dan deret. Salah satu upaya alternatif untuk mengatasi masalah tersebut adalah diperlukan penanganan yang komprehensif dan terpadu serta terintegrasi, meliputi RPP, LKPD dan Alat Evaluasi. Penelitian ini merupakan bagian dari upaya terpadu tersebut untuk menghasilkan instrumen tes yang valid dan praktis untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Pengembangan instrumen tes menggunakan metode design-based research (DBR) yang mengacu pada model Plomp, yang terdiri dari tiga tahap yaitu tahap penelitian pendahuluan, tahap pengembangan atau pembuatan prototipe, dan tahap penilaian. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas XI MIPA salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bandung tahun ajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan instrumen tes kemampuan berpikir kreatif matematis valid dan praktis; desain pembelajaran dengan menggunakan model PBL yang dimodifikasi dengan teori ZPD secara keseluruhan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa secara signifikan, sehingga instrumen tes yang dikembangkan efektif mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis siswa; dan kriteria adversity quotient termasuk dalam kriteria Campers, yaitu yang berkemah

    Sosialisasi Etis Bermedia Sosial untuk Masyarakat Cakap Digital

    No full text
    Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terhadap penggunaan media social yang baik dan benar di dunia digital atau yang dikenal dengan etis bermedia sosial. Peserta pada kegiatan ini adalah masyakarat Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dengan memberikan penyuluhan atau seminar mengenai kesadaran dalam penggunaan media sosial. Hasil dan pembahasan dititik beratkan pada upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam etika bermedia social, pentingnya mengetahui aturan dalam bermedia sosial, etika berinternet hingga mengetahui pengguna internet, jenis-jenis media social yang banyak digunakan oleh masyarakat dari berbagai umur, serta permasalahan-permasalahan dalam bermedia social. Pada bagian akhir tulisan, penulis memaparkan dampak dari pengunaan media social baik negative maupun positif dan cara untuk menghindari masalah-masalah dalam bermedia social

    Augmented Reality for Mathematics Learning: Could We Implement It in Elementary School?

    No full text
    Teknologi berkembang pesat dan diantaranya diterapkan di bidang pendidikan. Namun, faktanya masih banyak guru yang belum mampu mengimplementasikan teknologi dan media pembelajaran digital dalam pembelajaran di kelas. Augmented reality menjadi salah satu alternatif media pembelajaran untuk diimplementasikan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan augmented reality dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Analisis dilakukan dengan pendekatan penelitian scoping review dengan batasan pada hasil artikel yang dipublikasikan selama 3 tahun terakhir. Tahap scoping review menggunakan kerangka Aksey dan O\u27Malley. Artikel diambil dari hasil publikasi artikel pada Jurnal Terindeks SINTA dengan kata kunci “Augmented Reality” ATAU “Pembelajaran Matematika” ATAU “Sekolah Dasar”. Hasil eksplorasi dianalisis menggunakan kerangka Preferred for Reporting of Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA). Hasil penelitian menyatakan bahwa augmented reality dapat diimplementasikan untuk pembelajaran matematika di sekolah dasar mengacu pada karakteristik augmented reality yang diadaptasi pada gaya belajar siswa sekolah dasar, tantangan penerapan augmented reality, dan dampak belajar siswa. Technology is developing rapidly and some of it is being applied in the field of education. However, the fact is that there are still many teachers who are not able to implement digital learning technology and media in classroom learning. Augmented reality is then an alternative learning media that can be implemented in learning mathematics in elementary schools. This study aims to analyze the use of augmented reality in learning mathematics in elementary schools. The analysis was carried out using a scoping review research approach with limitations on the results of published articles for the last 3 years. The scoping review stage used Aksey and O\u27Malley\u27s framework. The articles were taken from the results of article publication in the National Science and Technology Index Indexed Journal (SINTA) using the keywords "Augmented Reality" OR "Mathematics Learning" OR "Elementary School". The outcomes of this exploration were then analyzed using the Preferred for Reporting of Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA) framework. The result of this study stated that augmented reality can be implemented for mathematics learning in elementary schools referring to the characteristics of adapted augmented reality on the learning styles of elementary school students, the challenges of implementing augmented reality, and the students\u27 learning impacts

    Pengembangan LKS Model PjBL untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS model PjBL dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Model penelitian ini menggunakan ADDIE. Subjek penelitian berjumlah 29 siswa SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Instrumen penelitian meliputi angket penilaian kepraktisan guru dan siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis PjBL yang dikembangkan memenuhi aspek valid dengan kriteria “baik”, memenuhi aspek praktis dengan kriteria “Sangat Baik”, dan memenuhi aspek efektif dimana diperoleh nilai rata-rata siswa lebih dari 73. Dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis PjBL efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dan memenuhi aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. This research aims to develop PjBL model worksheets to improve students\u27 mathematical problem-solving abilities. This research model uses ADDIE. The research subjects were 29 students of SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Research instruments include teacher and student practicality assessment questionnaires, learning implementation observation sheets, and problem-solving ability tests. The results of the research show that the PjBL-based LKS that were developed meet the valid aspects with the "good" criteria, fulfill the practical aspects with the "Very Good" criteria, and fulfill the effective aspects where the average student score is more than 73. It can be concluded that the PjBL-based LKS are effective in improving students\u27 problem-solving abilities and fulfilling aspects of validity, practicality, and effectiveness

    Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Geometi Analitik Berdasarkan Newman’s Error Analysis

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah geometri analitik berdasarkan Newman’s Error Analysis. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam mneyelesaikan soal geometri analitik perlu dianalisis untuk mengetahui beragam kesalahan yang dilakukan. Kesalahan tersebut perlu diidentifikasi untuk melihat letak kesalahan serta penyebab kesalahan tersebut. Dengan demikian informasi tersebut dapat menjadi umpan balik untuk peningkatan mutu pendidikan yang lebih baik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta. Partisipan penelitian adalah 81 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Geometri Analitik pada. Data yang dikumpulkan merupakan data kuantitatif dan data kualitatif yang diperoleh dengan menggunakan teknik tes dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis, mahasiswa masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan masalah geometri analitik di antaranya merupakan kategori kesalahan reading (decoding), comprehension, transformation, process skill, dan encoding. This study aims to analyze students\u27 errors in solving analytic geometry problems based on Newman’s Error Analysis. The mistakes made by students in solving analytic geometry problems need to be analyzed to identify the various types of errors. These errors need to be identified to determine their locations and causes. Thus, this information can serve as feedback for improving the quality of education. This research is descriptive, using a qualitative approach. The study was conducted in the Mathematics Education Study Program at FMIPA, Jakarta State University. The participants were 81 students enrolled in the Analytic Geometry course. The data collected includes both quantitative and qualitative data obtained through testing and interviews. Based on the analysis, students still make errors in solving analytic geometry problems, including errors in reading (decoding), comprehension, transformation, process skills, and encoding. Keywords: Error analysis, analytic geometry, Newman’s Error Analysis

    EFFECTIVENESS VALUE OF THE USE OF SNAKES AND LADDERS LEARNING MEDIA ON STUDENT LEARNING OUTCOMES

    No full text
    The study\u27s objective was to determine the value of the effectiveness of the use of snakes and ladders learning media on the learning outcomes of class VIII students at SMP IT Al-Ikhwan Karawang. This research uses a survey method. The purposive sampling methodology was utilized in the research, which employed a Non-probability sampling method. The sample used was 40 students from a total population of 100 students. The SPSS 27 application assisted in conducting the data analysis, consisting of validity and reliability tests, prerequisite analysis tests. In accordance with the outcomes of the research, the hypothesis test shows that there is an effectiveness of 67.2% between the use of snakes and ladders learning media on the learning outcomes of class VIII students at Al-Ikhwan Karawang IT Junior High School

    643

    full texts

    2,083

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇