e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
    2083 research outputs found

    Adaptasi Morfologi Akar Tumbuhan Mangrove Sejati Berdasarkan Zonasi Pantai

    Get PDF
    Tumbuhan mangrove memiliki akar yang muncul ke permukaan tanah sebagai respon adaptasi dalam mengatasi kondisi tanah yang miskin oksigen atau anaerob, karena secara periodik selalu tergenang air ketika kondisi pasang surut. Akar-akar ini berperan sebagai komponen aerasi yaitu mendukung proses pertukaran gas atau oksigen yang dibutuhkan untuk proses respirasi tumbuhan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pola zonasi tumbuhan mangrove di Pantai Cipalawah Cagar Alam Laut Sancang Garut Jawa Barat, 2) Morfologi akar tumbuhan mangrove, 3) Jenis-jenis substrat di lingkungan tumbuhan mangrove. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan metode transect line plot dan observasi dengan penempatan titik pengamatan (stasiun) secara purposive sampling (bertujuan) berdasarkan keberadaan objek penelitian dan situasi serta kondisi lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan pola zonasi tumbuhan mangrove dari arah laut ke arah daratan adalah Sonneratia alba, Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Aegiceras corniculatum, Bruguiera gymnorrhiza, dan Xylocarpus granatum. Berdasarkan pola zonasi,  diketahui bahwa tumbuhan mangrove di zona depan sebagian besar memiliki morfologi akar berbentuk akar napas (pneumatophore), akar tunjang, dan akar menjalar, sedangkan zona tengah dan belakang sebagian besar memiliki morfologi akar berbentuk akar lutut dan akar papan atau banir. Substrat yang dominan di lingkungan pantai ini adalah lumpur berpasir berkarang

    BATIK MOTIF CLASSIFICATION USING CNN WITH RESNET-50 ARCHITECTURE

    Get PDF
    Batik merupakan kerajinan tradisional Indonesia yang memiliki nilai seni tinggi dan telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009. Namun, pengetahuan tentang identifikasi motif batik umumnya hanya dimiliki oleh mereka yang memiliki keahlian khusus, seperti pengrajin batik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Streamlit yang mampu mengklasifikasikan motif batik menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur ResNet-50 untuk dapat menjadi solusi dalam mengenalkan batik secara lebih luas kepada masyarakat, baik sebagai media edukasi maupun sebagai alat bantu bagi industri kreatif. Penelitian ini menggunakan metodologi CRISP-DM (Cross-Industry Standard Process for Data Mining) yang mencakup tahapan Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modeling, Evaluation, dan Deployment. Model dilatih selama 21 epoch, dengan hasil akurasi pelatihan sebesar 99,31%, akurasi validasi 94,37%, loss pelatihan 2,4%, dan loss validasi 22,25%. Dalam evaluasi menggunakan 140 sampel citra batik, model mencapai akurasi 89,285%. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan berhasil dalam mengklasifikasikan motif batik menggunakan CNN

    SECURITY AUDIT FOR DETECTION AND MITIGATION OF AMP INJECTION FROM ONLINE GAMBLING SITES ON THE WORDPRESS PLATFORM WITH A CODE ANALYSIS AND WORDFENCE SCANNING APPROACH

    Get PDF
    This study discusses issues with AMP injection that are not present on WordPress-based websites, which affect serious issues like navigating to a website in another language and exploiting user data. In this study, we examine the main causes of AMP infiltration, such as improperly modified WordPress core files, and offer suggestions for improvement and correction. The research methods that are used include analyzing the WordPress code sumber, keeping track of files using keamanan tools, and implementing mitigation solutions to ensure the integrity of the core files. The results of the study highlight the importance of careful attention to WordPress files and the use of strong security tools in order to prevent more extensive exploitation. This research provides useful information for WordPress site owners to monitor security and identify non-detectable security risks

    Pengaruh penggunaan media konkret dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar

    Get PDF
    Pembelajaran matematika sering kali dipandang sulit oleh peserta didik, oleh karena itu diperlukan metode yang inovatif untuk mendorong minat belajar mereka. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah pemakaian media benda konkret saat kegiatan pembelajaran. Artikel ini bermaksud untuk meninjau efektivitas benda konkret untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Dengan menerapkan metode literature review, penelitian ini mengkaji berbagai studi yang telah dilakukan terkait pemakaian alat konkret dalam pembelajaran matematika. Hasil tinjauan membuktikan bahwasanya media konkret dapat meningkatkan keterlibatan siswa, membantu mereka memahami konsep abstrak dengan lebih mudah, serta mendorong motivasi belajar yang lebih tinggi. Berbagai alat peraga, seperti manik-manik, sedotan, dan objek nyata lainnya, telah digunakan dalam pembelajaran matematika dengan hasil yang positif. Oleh karena itu, diperlukan eksplorasi lebih lanjut mengenai inovasi media konkret yang lebih variatif serta pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik saat mengenal konsep-konsep matematika yang lebih kompleks. Mathematics learning is often considered difficult by students, therefore innovative methods are needed to encourage their interest in learning. One approach that has proven effective is the use of concrete objects during learning activities. This article intends to review the effectiveness of concrete objects to improve the interest and learning outcomes of elementary school students. By applying the literature review method, this study examines various studies that have been conducted related to the use of concrete tools in mathematics learning. The results of the review prove that concrete media can increase student engagement, help them understand abstract concepts more easily, and encourage higher learning motivation. Various teaching aids, such as beads, straws, and other real objects, have been used in mathematics learning with positive results. Therefore, further exploration is needed regarding more varied concrete media innovations and their impact on students\u27 critical thinking skills when learning more complex mathematical concepts

    Analisis kesalahan siswa pada soal garis dan sudut berdasarkan tahapan polya

    Get PDF
    This study aims to identify and examine various types of errors made by students in solving mathematics problems on the topic of lines and angles, based on Polya’s problem-solving stages: understanding the problem, devising a plan, carrying out the plan, and looking back. The research employed a descriptive qualitative approach with seventh-grade students as the subjects. Data were collected through diagnostic tests and interviews to gain deeper insight into students’ thought processes. The findings revealed that student errors occurred across all four stages of Polya\u27s framework, with 65% of students making mistakes in understanding the problem, 16% in devising a strategy, 16% in carrying out the plan, and 100% in reviewing their answers. The types of errors identified include the omission of known and asked information, incorrect strategy formulation, misconceptions of basic concepts, computational errors, and failure to recheck their answers. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji berbagai bentuk kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi garis dan sudut, dengan mengacu pada tahapan pemecahan masalah menurut Polya: memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan siswa kelas VII sebagai subjek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes diagnostik dan wawancara untuk menggali lebih dalam proses berpikir siswa. Hasil temuan menunjukkan bahwa kesalahan siswa tersebar di keempat tahapan pemecahan masalah, dengan rincian: kesalahan pada tahap memahami masalah sebesar 65%, merencanakan strategi 16%, melaksanakan rencana 16%, dan memeriksa kembali sebesar 100%. Adapun jenis-jenis kesalahan yang teridentifikasi mencakup: tidak mencantumkan informasi yang diketahui dan ditanyakan dalam soal, ketidaktepatan dalam menyusun strategi penyelesaian, miskonsepsi terhadap konsep dasar, kesalahan dalam proses perhitungan, serta kelalaian dalam memeriksa ulang jawaban

    Pengaruh Penerapan Model Learning Cycle 5e (Enggage, Explore, Explain, Elaborate, Dan Evaluate) Berbantuan Alat Peraga terhadap Hasil Belajar Siswa pada Konsep Tumbuhan Paku

    No full text
    Biologi adalah mata pelajaran yang memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, Pemilihan stretegi pembelajaran yang akan digunakan dalam proses pembelajaran harus berorientasi pada tujuan yang akan dicapai. Salah satu model pembelajaran yang dianggap dapat menyelesaikan masalah-masalah pembelajaran yang ditemui adalah Learning Cycle. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hasil belajar siswa pada konsep tumbuhan paku setelah diberikan perlakuan mennggunakan model Learning Cycle 5e berbantuan alat peraga. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Garut pada bulan April 2024. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi eksperimen dan menggunakan desain penelitian Nonrandomized Control Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini diambil secara acak kelas sehingga diperoleh X MIPA 6 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model Learning Cycle 5e berbantuan alat peraga dan kelas X MIPA 5 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen pada hasil penelitian yaitu menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 25 soal. Hasil belajar siswa kelas eksperimen yang menggunakan model learning cycle 5e berbantuan alat peraga memperoleh nilai rata-rata sebesar 84,77 sedangkan hasil belajar kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional memperoleh nilai rata-rata sebesar 77.03. Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney didapat nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) α = 0,000 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga keputusan dari uji Mann-Whitney adalah terdapat pengaruh penerapan model Learning Cycle 5e berbantuan alat peraga terhadap hasil belajar siswa kelas X MIPA pada konsep tumbuhan paku yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar daripada rata-rata kelas kontrol

    EFL Learning Style Preferences of Junior High School Students

    No full text
    This study explored the preferred language learning styles (Visual, Auditory, Kinesthetic - VAK) among ninth-grade students in English class and examined gender-based differences in these preferences, as well as the preferred classroom activities aligned with each learning style. Using a mixed-method approach, quantitative data were collected through the 24-item Barsch Learning Styles Inventory (BLSI) from 189 students and analyzed using SPSS. Qualitative data were gathered from semi-structured interviews with 10 students and analyzed through thematic analysis. The findings revealed that visual learning was the most preferred style overall gender, chosen by 68% of participants, followed by auditory learning (17%) and kinesthetic learning (15%). Gender differences were observed, with female students favoring auditory styles, male students preferring kinesthetic methods, and both genders equally preferred visual learning. This study also found that students expressed a strong preference for activities that align with visual learning, including the use of visual materials, highlighting or color-coding text, and incorporating symbols and animations. Additionally, activities involving such as independent reading, note-taking, and using videos or films were highlighted for their effectiveness in fostering comprehension, retention, and engagement. The dominance of visual learning styles emphasizes the need for educators to prioritize visual materials in their teaching strategies. However, the presence of auditory and kinesthetic learners highlights the importance of a multimodal teaching approach

    PENGARUH MODIFIKASI ALAT PERMAINAN KARTU KATA TERHADAP KETERAMPILAN PRA MENULIS DAN MENULIS PERMULAAN SISWA KELAS 1 SDN 01 SIRNAGALIH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi alat permainan kartu kata terhadap keterampilan pra menulis dan menulis permulaan siswa kelas 1 di SDN 01 Sirnagalih. Target behavior dalam penelitian ini adalah 3 orang siswa kelas 1 yang memiliki kekurangan dalam keterampilan menulis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen Single Subject Research (SSR) penelitian desain subjek tunggal dengan desain A-B-A. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah keterampilan pramenulis dan menulis permulaan siswa. Dan variabel independen dalam penelitian ini adalah permainan kartu kata. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, observasi dan dokumnetasi. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling nonprobability sampling yaitu sampling purposive. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa modifikasi alat permainan kartu kata berpengaruh terhadap keterampilan menulis siswa. Dapat dilihat dari persentase overlap bahwa semakin kecil presentase overlap maka semakin menunjukan bahwa terdapat perubahan pada target behavio

    Physics teaching, climate change issues, and generative artificial intelligence

    No full text
    Physics education has traditionally focused on conceptual understanding and real-world applications. However, integrating climate change issues into physics teaching is crucial for fostering environmental awareness. Climate change significantly impacts global sustainability, yet it remains inadequately addressed in formal education due to the absence of dedicated courses and interdisciplinary challenges. Many fundamental physics concepts, such as thermodynamics and measurement, are directly applicable to understanding climate change. By embedding climate-related discussions into physics instruction, educators can enhance students\u27 scientific literacy and moral responsibility toward environmental issues. Meanwhile, the rapid development of Generative Artificial Intelligence (GenAI) presents new opportunities for education, including physics instruction. GenAI can serve as a personalized learning assistant, helping students engage with complex topics such as climate change while improving their critical thinking skills. Thus, leveraging GenAI to address climate change within physics education offers a promising pathway to enhance students’ learning experiences and environmental consciousness

    Aktivitas pembelajaran matematika melalui penerapan metode penemuan terbimbing dalam materi menyajikan suatu fungsi

    No full text
    Abstract The main problem in this research was whether learning by implementing the guided discovery method is effective in the learning process of class VIII students of SMP N 4 Ngabang. This study aims to determine the effect of implementing the guided discovery method on the learning outcomes of class VIII students at SMP N 4 Ngabang. This type of research is experimental research which was carried out in four meetings. The research procedure includes the preparation stage, implementation stage and report. The sample in this research was students in class VIII of SMP N 4 Ngabang as many as 25 students. Data collection instruments include student worksheets (LKS), learning outcome tests, student activity observation sheets, and student response questionnaires. The results of the study showed that in the individual and classical pretests, 100% of students had scores above the minimum completion criteria (KKM) or did not complete.  classically, in the posttest of 25 students, 20 students or 80% met the Minimum Completion Criteria (KKM) while others 5 students or 20% did not meet the Minimum Completion Criteria (KKM). Based on the normality test using the SPSS 20 program. The sig. value was obtained. (2-tailed) = 0.001 < ∝ = 0.05, where H0 is rejected and H1 is accepted, which means that a conclusion can be drawn that there is an influence of the application of the guided discovery method on mathematics learning in class VIII students of SMP N 4 Ngabang. Based on the results of the study, it can be concluded that the learning process using the guided discovery method for class VIII students of SMP N 4 Ngabang has an influence on student learning outcomes. Abstrak Masalah utama dalam penelitian ini yaitu apakah pembelajaran dengan menerapkan metode penemuan terbimbing efektif dalam proses belajar siswa kelas VIII SMP N 4 Ngabang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode penemuan terbimbing terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP N 4 Ngabang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilaksanakan empat kali pertemuan. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan laporan. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa di kelas VIII SMP N 4 Ngabang sebanyak 25 orang. Instrumen pengumpul data berupa lembar kerja siswa (LKS), tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa (Chalsum, Arsyad, & Abdullah, 2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pretest secara individu maupun klasikal 100% tidak ada siswa yang memiliki nilai diatas KKM atau tidak tuntas. Sedangkan secara klasikal pada posttest dari 25 siswa, 20 siswa atau 80% yang memenuhi kriteria Ketuntasan Moinimal (KKM) dan 5 siswa atau 20% yang tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan uji normalitas menggunakan program SPSS versi 20. Diperoleh nilai sig. (2-tailed) = 0,001 < ∝ = 0,05, dimana H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa ada pengaruh penerapan metode penemuan terbimbing terhadap pembelajaran matematika pada siswa kelas VIII SMP N 4 Ngabang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan metode penemuan terbimbing siswa kelas VIII SMP N 4 Ngabang memiliki pengaruh hasil belajar siswa

    643

    full texts

    2,083

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇