e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
2083 research outputs found
Sort by
Sosialisasi Digital Parenting: Upaya Pengentasan Risiko Digital dan Penguatan Literasi Digital Anak dan Keluarga
In the increasingly advanced digital age, technology has become an integral part of human life. Children of the ‘digital natives’ generation have a natural ability to use digital devices such as smartphones, tablets and computers from an early age. However, this exposure brings not only benefits, but also significant digital risks. These risks include exposure to negative content, cyberbullying, technology addiction and privacy violations. Therefore, digital parenting emerges as a strategic approach that needs to be socialised to parents to guide children in using technology safely, responsibly and productively. Digital parenting is a responsibility that not only involves supervision, but also includes education on digital literacy and ethical use of technology. This approach demands collaboration between parents, educators and the community to ensure children get the most out of technology while being protected from threats. This article will discuss the contents of digital parenting counselling including the urgency, objectives, strategies, benefits, and challenges in implementing digital parenting.
Improving Students\u27 Numeracy Skills Through the Development of Diagnostic and Evaluation Instruments for Numeracy Proficiency
Numerasi adalah kemampuan penting bagi siswa dan merupakan dasar untuk kesuksesan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen dan mengevaluasi keterampilan numerasi siswa di 10 sekolah di Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R & D dan Survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa sekolah menengah pertama di Pekanbaru. Sampel penelitian terdiri dari 430 siswa yang dipilih dengan metode multiple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan survei, dengan instrumen utama berupa tes pilihan ganda. Tujuh analisis data digunakan dalam penelitian ini: validitas konten, reliabilitas Cronbach Alpha, Analisis Faktor Konfirmatori (CFA), reliabilitas konstruk, dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis validitas konten terdapat empat item yang perlu direvisi karena kalimat yang ambigu. Reliabilitas Cronbach Alpha diperoleh sebesar 0,872 dengan kategori yang diterima. Analisis CFA menunjukkan bahwa 19 indikator sebagai konstruk merupakan kategori yang valid. Secara keseluruhan, keterampilan numerasi siswa dari dua belas kabupaten/kota di Provinsi Riau masih berada pada kategori yang kurang baik.
Numeracy is a crucial skill for students and serves as a foundation for future success. This study aims to develop instruments and evaluate students\u27 numeracy skills in 10 schools in Pekanbaru. The research employed a combination of Research and Development (R&D) and survey methods. The population consisted of all junior high school students in Pekanbaru. A total of 430 students were selected as samples using multiple random sampling techniques. Data were collected through a survey approach, with the main instrument being a multiple-choice test. Seven types of data analysis were employed: content validity, Cronbach\u27s Alpha reliability, Confirmatory Factor Analysis (CFA), construct reliability, and descriptive statistics. The results indicated that four items required revision due to ambiguous wording based on the content validity analysis. The Cronbach’s Alpha reliability was 0.872, which is considered acceptable. CFA analysis confirmed that 19 indicators were valid as constructs. Overall, the students’ numeracy skills from twelve regencies/cities in Riau Province are still in the low category
Development of Contextual-Based Mathematics and IPAS Textbooks for Elementary School Phase A in Support of Independent Learning
Guru sering mengalami kesulitan menciptakan aktivitas belajar yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pembelajaran menjadi kurang bermakna. Penggunaan buku ajar sangat mempengaruhi cara guru mengajar dan pemahaman siswa, terutama di tingkat rendah Sekolah Dasar (kelas 1 dan 2) sesuai dengan Fase A Kurikulum Merdeka. Mata pelajaran seperti matematika dan IPAS banyak materi yang bisa dieksplorasi dengan aktivitas menarik agar siswa lebih menikmati dan memahami pembelajaran. Saat ini, Indonesia menggunakan Kurikulum Merdeka yang menuntut guru memberikan pembelajaran berbasis proyek dan sesuai konteks. Oleh karena itu, pada penelitian ini tertarik mengembangkan buku ajar yang bisa digunakan guru SD sebagai pedoman mengajar. Buku ajar ini diharapkan dapat membantu mahasiswa calon guru dalam mempersiapkan diri saat program pengalaman lapangan atau pembelajaran mikro pada mata kuliah PSAP. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4-D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku yang disusun layak digunakan dengan hasil validasi 88,19 % dengan beberapa revisi agar lebih mudah dibaca dan membantu guru dalam mengajar secara integratif. Buku ajar yang disusun juga memiliki keunikan, diantaranya terdapat integrasi antara matematika dengan IPAS. Harapannya buku yang telah disusun dapat memberikan manfaat bagi pembaca khususnya dalam mengajar materi matematika dan IPA pada sekolah dasar.
Teachers often face difficulties in creating enjoyable and relevant learning activities that connect to students\u27 daily lives, making the learning experience less meaningful. Textbooks significantly impact how teachers teach and students learn, especially at the lower elementary level (grades 1 and 2), as per Phase A of the Merdeka Curriculum. Subjects like mathematics and IPAS have a wealth of material that can be explored through engaging activities, helping students enjoy and understand the learning process. Indonesia uses the Merdeka Curriculum, which requires teachers to provide project-based and contextually appropriate learning. Therefore, this research aims to develop a textbook that elementary school teachers can use as a teaching guide. This textbook is also expected to assist prospective teacher students in preparing field experience programs or microteaching in the PSAP course. The research method used is Research and Development (R&D) with a 4-D model. The research results indicate that the developed textbook is suitable for use, with some revisions to make it easier to read, and to help teachers provide integrative teaching, achieving 88.19% validity. The textbooks that are prepared also have uniqueness, including the integration between mathematics and IPAS. It is hoped that the developed textbook will benefit readers, particularly in teaching mathematics and science in elementary schools
THE IMPACT OF VIOLENT SOCIAL MEDIA CONTENT ON STUDENTS\u27 SOCIAL ANXIETY
The increasing use of social media and the ease of access to information have made social anxiety among university students an issue that requires special attention. This study aims to reveal the impact of violent content on social media on the level of social anxiety among students of the Social Studies Education Program at IPI Garut. The research employed a survey method with a correlational quantitative approach, allowing the measurement of the strength of the relationships between the studied variables. Data were collected through an online questionnaire distributed via the Google Forms platform. A total of 108 active students participated as respondents in this study. The respondents were selected using a proportional stratified random sampling technique. The main instrument for data collection was a questionnaire distributed online to the students. The analysis results showed a significant relationship between the consumption of violent content on social media and students\u27 social anxiety. It was found that there was a strong correlation for the indicator of hate speech and toxic text content at 0.635, a strong correlation for exposure to violent images/graphics at 0.760, a strong correlation for algorithmic reinforcement of violent content at 0.699, and a moderate correlation for real-world violent content at 0.593
Keywords: Social media, violent content, social anxiety
IMPLEMENTATION OF THE SIX-PERIOD PROMOTION POLICY IN SIDOARJO REGENCY
Peraturan BKN Nomor 4 Tahun 2023 berisi tentang perubahan kenaikan pangkat menjadi enam periodesasi bagi PNS. Perubahan kebijakan ini disambut baik oleh PNS namun dalam pelaksanaannya ditemukan beberapa kendala. Seperti yang terjadi di Kab. Sidoarjo, jumlah pegawai yang menangani kenaikan pangkat tidak sebanding dengan jumlah usulan kenaikan pangkat serta aplikasi Sistem Kenaikan Pangkat (SIPEKAT) belum terintegrasi dengan Aplikasi BKN sehingga proses ususalan dan verifikasi berkas tidak efisien. Timeline kenaikan pangkat yang dipersingkat juga menjadi tantangan bagi proses kenaikan pangkat di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan kenaikan pangkat enam periodesasi di Kabupaten Sidoarjo. Data dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahap interpretasi terdapat pembuatan ketentuan teknis serta mekomunikasi kepada seluruh PNS dan OPDnya terkait perubahan kenaikan pangkat; lalu pada tahap pengorganisasian pelaksana kebijakan yaitu seluruh OPD, SOP dibuat sebagai pedoman BKD dalam verifikasi berkas, anggaran ditetapkan melalui Renstra, terdapat beberapa aplikasi untuk proses kenaikan pangkat di Kab. Sidoarjo, terdapat koordinasi antar bidang, serta jadwal setiap periode diumumkan secara resmi; lalu pada tahap aplikasi pelaksanaan kenaikan pangkat berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan namun masih terdapat beberapa kendala. Implementasi kebijakan ini menghadapi beberapa kendala seperti belum terintegrasinya aplikasi SIPEKAT dengan SIASN, jaringan internet, dan keterbatasan sumber daya manusia. Agar pelaksanaannya lebih maksimal Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat meningkatkan penguatan terhadap aplikasi pendukung dan meningkatkan kapasistas SDM melalui pelatihan dan penambahan SDM di bidang Karier dan Kinerja
THE INFLUENCE OF SERVICE QUALITY, PRICE, AND FACILITIES ON CUSTOMER SATISFACTION AT COFFEE CAFES IN TANGERANG CITY: Kualitas Pelayanan, Harga, Fasilitas dan Kepuasan konsumen
The coffee shop industry has experienced rapid growth in recent years, creating intense competition among business operators. Customer satisfaction has become a key factor in maintaining loyalty and the sustainability of coffee shop businesses. This study aims to analyze the influence of service quality, price, and facilities on customer satisfaction at coffee cafes in Tangerang City. This research uses a quantitative method with a survey approach. The research sample consists of 103 respondents who are customers of coffee cafes, selected using purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires with a 1-5 Likert scale and analyzed using multiple linear regression analysis with the help of SmartPLS 4 software. The research results show that service quality, price, and facilities simultaneously have a significant impact on customer satisfaction at coffee cafes in Tangerang City. These findings imply that coffee shop management needs to prioritize improving service quality through employee training, service responsiveness, and empathy towards customers. In addition, the provision of adequate facilities such as WiFi, comfortable seating, and a conducive atmosphere, as well as competitive pricing that aligns with the value provided, are also important for enhancing customer satisfaction. Further research is recommended to explore other factors such as the café atmosphere, menu variety, and strategic location that can influence customer satisfaction
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS 3 SDN BANJARAN 4 MELALUI MEDIA POWER POINT INTERAKTIF
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik melalui penggunaan media PowerPoint Interaktif pada mata pelajaran Matematika materi “Menyajikan Data dalam Tabel” di kelas IIIA SDN Banjaran 4. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya capaian hasil belajar, di mana 5 dari 24 peserta didik belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 78. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik pada setiap siklus, serta peningkatan jumlah peserta didik yang mencapai KKTP. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media PowerPoint Interaktif efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik, khususnya pada materi penyajian data dalam bentuk tabel
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FLASH CARD TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA KELAS I SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya penguasaan kokata siswa. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh media flashcard terhadap penguasaan kosakata siswa kelas 1 sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-experimental dengan one group pretest-posttest design, sample yang diambil yaitu kelas 1A yang berjumlah 15 siswa dengan menggunakan teknik sampling purposive. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan penguasaan kosakata siswa yang dilihat dari perolehan nilai rata-rata pretest yakni 65,667, mengalami peningkatan pada postest yakni 84,667. Selain itu hasil uji t menunjukkan ttabel 2,145 lebih kecil dari thitung 5,729. Maka dapat dismpulkan bahwa media flashcard berpengaruh terhadap penguasaan kosakata siswa kelas 1 sekolah dasar
STUDI ETNOPEDAGOGI: NILAI DALAM JURUS “TENDANG BESOT PAKSI MUIH” DI PERGURUAN GAJAH PUTIH MEGA PAKSI
Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya dan filosofis yang terkandung dalam jurus “Tendang Besot Paksi Muih”, Di Perguruan Pencak Silat Gajah Putih Mega Paksi Pusaka Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Melalui studi literatur dan wawancara mendalam terhadap praktisi dan pelatih perguruan, ditemukan bahwa jurus ini sarat dengan nilai-nilai budaya dan filosofis seperti kontrol diri, adaptasi terhadap lingkungan, serta penghormatan terhadap alam yang tercermin dari inspirasi gerakannya yang meniru burung elang. Jurus ini diajarkan kepada murid tingkat menengah ke atas dan merupakan bagian dari warisan budaya tak benda yang perlu dilestarikan. Dalam konteks kekinian, jurus ini menjadi simbol penting dalam menjaga identitas budaya lokal, sekaligus sebagai media pendidikan karakter bagi generasi muda khususnya untuk siswa Sekolah Dasar di tengah arus globalisasi. Kajian ini merekomendasikan pentingnya proses transmisi nilai-nilai budaya pencak silat secara berkelanjutan, agar warisan luhur ini tetap hidup dan relevan dalam kehidupan masyarakat modern
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Laboratorium Riil dan Laboratorium Berbasis Video pada Materi Sistem Ekskresi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi antara kelas yang menggunakan laboratorium riil dan kelas yang menggunakan laboratorium berbasis video di SMPN 1 Cisompet. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe The Static Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas VIII A dan VIII C yang dipilih secara purposive, masing-masing terdiri dari 30 siswa. Instrumen yang digunakan berupa soal pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji beda menggunakan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik laboratorium riil maupun berbasis video dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Namun, peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada kelompok yang belajar menggunakan laboratorium berbasis video. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05), dengan rata-rata nilai posttest kelompok video lebih tinggi. Hasil ini mengindikasikan bahwa media laboratorium berbasis video dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menunjang pembelajaran biologi, khususnya pada materi yang bersifat abstrak