e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
2083 research outputs found
Sort by
Pengembangan media video pembelajaran interaktif berbasis macromedia flash untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa
Abstract
This research aims to develop interactive learning video media based on Macromedia Flash to enhance students\u27 mathematical reasoning abilities in a valid, practical, and effective manner. This research uses a development method called the ADDIE model. This interactive learning video media based on Macromedia Flash is expected to make students interested in mathematics so that their mathematical reasoning abilities improve. This research was conducted with a field trial involving 24 seventh-grade students. The assessment results obtained from media expert validators received a percentage of 82.7%, and from material expert validators, 82.4%. The percentage of the practicality of the learning video media based on the teacher response questionnaire results is 95%, and based on the student response questionnaire results, it is 87.5%. And the effectiveness obtained from the student test results is 79%.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa yang valid, praktis dan efektif. Peneltian ini menggunakan metode pengembangan dengan model ADDIE. Media video pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash ini diharapkan dapat membuat siswa tertarik dalam mata pelajaran Matematika sehingga kemampuan penalaran matematis siswa meningkat. Penelitian ini dilakukan dengan uji coba lapangan yang terdiri dari 24 siswa kelas VII. Hasil penilaian yang diperoleh dari validator ahli media mendapatkan persentase sebesar 82,7% dan validator ahli materi sebesar 82,4%. Persentase kepraktisan media video pembelajaran berdasarkan hasil angket respon guru sebesar 95% dan berdasarkan hasil angket respon siswa sebesar 87,5% Dan keefektifan diperoleh dari hasil tes siswa yaitu sebesar 79%
Implikasi Pelatihan TikTok Bermuatan Materi Undak – Usuk Bahasa Sunda
Along with the times that have entered the industrial era 4.0, introduction or learning should be integrated with the sophistication of digital technology. One of the things that can be used is the social media application tiktok. This service has the aim of directing the use of the TikTok application for more useful educational content, especially with Sundanese language. From the training provided, the results obtained are an increase in children\u27s enjoyment and ability to communicate using Sundanese accompanied by Sundanese language. The feedback from the participants was that this training had a significant positive impact on the use of Sundanese manners in everyday life, because the training was packaged in an interesting way, and the delivery of material was clear and systematic. Efforts to instil character values in children are important as a guide, guideline and reference for children in acting, speaking and behaving in accordance with the values and cultural norms of the Indonesian nation.
Learning Trajectory of Rate Material Using the Context of Plowing Rice Fields
Banyak siswa kesulitan memahami konsep laju karena pembelajaran masih bersifat teoritis dan kurang relevan dengan pengalaman mereka. Sehingga penelitian ini ditujukan untuk menghasilkan learning trajectory materi laju menggunakan konteks membajak sawah. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VII di salah satu SMP negeri di Belitang. Pengumpulan data melalui lembar aktivitas siswa dan lembar observasi. Penelitian menggunakan design research tipe validation studies yang terdiri dari tiga tahap penelitian yakni preparation experiment, design experiment dan retrospective analysis. Penelitian memberikan hasil bahwa learning trajectory materi laju terdiri dari tiga tahapan yakni mengeksplorasi kegiatan membajak sawah dengan mencari perbandingan antara luas sawah dengan waktu membajak sawah; menentukan satuan dari luas sawah dengan waktu membajak sawah, dan mendiskusikan definisi laju serta melakukan penyelesaian masalah tentang laju. Konteks membajak sawah memudahkan siswa untuk memahami konsep laju secara lebih konkret dan aplikatif. Melalui hasil penelitian ini memberikan masukan bahwa dalam mengajarkan materi laju, perlu mengintegrasikan dengan konteks realistic yang berada disekitar siswa.
Many students have difficulty understanding the concept of rate because learning is still theoretical and less relevant to their experience. So, this research is aimed at producing a learning trajectory for rate material using the context of plowing rice fields. This research involved class VII students at one of the state junior high schools in Belitang. Data collection through student activity sheets and observation sheets. The research uses validation studies type design research which consists of three research stages, namely preparation experiment, design experiment and retrospective analysis. The research shows that the learning path for rate material consists of three stages, namely exploring the activity of plowing rice fields by finding a comparison between the area of the rice field and the time for plowing the field, determining the unit of area of the rice field with the time for plowing the field, and discussing the definition of rate and solving problems regarding rate. The context of plowing rice fields makes it easier for students to understand the concept of rate in a more concrete and applicable way. The results of this research provide input that in teaching rate material, it is necessary to integrate it with realistic contexts that surround students
Development of Interactive Mathematics E-Module Designed by Canva and Fliphtml5
Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul interaktif pada materi Transformasi Geometri di kelas IX SMP. E-modul ini dirancang menggunakan platform Canva untuk menciptakan konten visual yang menarik dan FlipHTML5 untuk menyediakan fitur interaktif. Pengembangan e-modul mengikuti model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validitas e-modul dinilai oleh dua validator yang menilai aspek media, isi/materi, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan rata-rata skor mencapai 86.5% dengan kriteria sangat valid. Evaluasi terhadap kepraktisan atau kemudahan penggunaan e-modul menunjukkan rata-rata sebesar 86% dengan kriteria sangat praktis. Hasil validasi dan kepraktisan ini menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan sudah baik dan bisa digunakan dalam pembelajaran. Tantangan yang dihadapi mencakup ketergantungan pada koneksi internet dan perluasan motivasi siswa dalam pembelajaran mandiri.
This study aims to develop an interactive mathematics e-module on the Geometry Transformation topic at the 9th grade junior high school. This e-module is designed using the Canva platform to create attractive visual content and FlipHTML5 to provide interactive features. The development of the e-module follows the ADDIE model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validity of the e-module was assessed by two validators who assessed the media, content/material, and language aspects. The validation results showed an average score of 86.5% with very valid criteria. Evaluation of the practicality or ease of use of the e-module showed an average of 86% with very practical criteria. The results of this validation and practicality indicate that the developed e-module is good and can be used in learning. The challenges faced include dependence on internet connections and expanding student motivation in independent learning
MARGINALIZATION OF FEMALE CHARACTERS IN THE NOVEL "HATI SUHITA" BY KHILMA ANIS
This study is entitled "Marginalization of Women in the Novel \u27Hati Suhita\u27 by Khilma Anis". The formulation of the problem in this study is how is the form of marginalization of women in the novel "Hati Suhita" by Khilma Anis? This study aims to describe the form of marginalization of women in the novel "Hati Suhita" by Khilma Anis.
This research is a qualitative descriptive study. The research methods that are relevant to this study are the description method and literature study. Data were collected through written documentation techniques. The research instrument used was a data card. The data were analyzed using descriptive analysis techniques. Descriptive analysis techniques are techniques that reveal characteristics by describing the form of marginalization of women in the novel being studied.
The results of the study indicate that in the novel "Hati Suhita" there is a form of marginalization of women. Alina Suhita, the female character analyzed in this study, experienced marginalization. The marginalization action received by Alina Suhita began when she was asked to become the daughter-in-law of Kyai and Bu Nyai Hannan since MTs. The matchmaking was intended so that Alina would become the school leader in the Al-Anwar Islamic boarding school environment. Alina never had full power over herself, because since school everything had been prepared by Kyai and Bu Nyai Hannan. Likewise when Alina got married, she was marginalized because Gus Biru\u27s feelings were still owned by his past, namely Ratna Rengganis
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PEDATI (PETA BUDAYA JAWA TIMUR) DALAM PEMBELAJARAN KERAGAMAN BUDAYA PADA SISWA KELAS IV SDN PAGUNG 1
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kevalidan dan efektivitas multimedia interaktif PEDATI (Peta Budaya Jawa Timur) dalam pembelajaran materi keragaman budaya untuk siswa kelas IV SDN Pagung 1. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemanfaatan media pembelajaran serta hasil belajar siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, masing-masing menghasilkan skor kevalidan 95% dan 89%, dengan rata-rata 92% yang masuk dalam kategori "sangat valid". Efektivitas diuji melalui evaluasi terbatas dan luas, yang menunjukkan ketuntasan belajar siswa mencapai 94,4%, termasuk dalam kategori "sangat efektif". Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif PEDATI sangat tepat digunakan dalam mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi budaya lokal
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KENAKALAN SISWA KELAS III DI SDN 3 SUKASARI KOTA TASIKMALAYA
Kenakalan siswa sekolah dasar dapat mengganggu proses pembelajaran dan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam menangani kenakalan siswa kelas III di SDN 3 Sukasari Kota Tasikmalaya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi satu guru kelas III dan lima siswa. Hasil menunjukkan bahwa kenakalan seperti berkata kasar, mengejek, mencontek, dan membolos dipengaruhi oleh faktor internal (kontrol diri, motivasi) dan eksternal (pola asuh, lingkungan). Guru menerapkan strategi preventif seperti penanaman nilai karakter, serta pendekatan represif berupa pembinaan pribadi dan komunikasi dengan orang tua. Peran guru terbukti penting dalam membentuk perilaku positif siswa. Studi ini merekomendasikan kolaborasi intensif antara guru dan orang tua sebagai langkah efektif dalam pencegahan kenakalan sejak dini
KONTRIBUSI MAHASISWA PGSD DALAM PENGUATAN KESADARAN MULTIKULTURAL DI MASYARAKAT MELALUI PRAKTIK EDUKATIF
Penelitian ini mengkaji peran mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam membentuk kesadaran multikultural di masyarakat melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek mahasiswa PGSD semester akhir yang mengikuti program Kampus Mengajar dan Praktik Kerja Mengajar (PKM) di lingkungan multikultural. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa berkontribusi dalam menanamkan nilai toleransi, gotong royong, dan keberagaman melalui interaksi sosial, pengembangan materi ajar multikultural, serta penciptaan lingkungan belajar inklusif. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi lingkungan, mahasiswa menunjukkan adaptabilitas dan inisiatif tinggi. Temuan ini menegaskan peran strategis mahasiswa PGSD sebagai agen perubahan sosial yang mendukung penguatan nilai-nilai multikultural di masyarakat
Guided discovery-based lkpd to enhance conceptual understanding and self-confidence in quadrilateral topics
The background of this research was the low level of students’ conceptual understanding and self-confidence in mathematical learning. Guided discovery-based student worksheets were used as an alternative to improve both aspects. This study aimed to examine the improvement in students’ conceptual understanding and self-confidence after the use of the worksheets. Classroom Action Research was employed as the research method, conducted in two cycles with a design consisting of planning, implementation, action, observation, and reflection. The subjects of this research were seventh-grade students at a junior high school in Bandung. The data collection instruments consisted of observation sheets, tests, questionnaires, and journals. The results of the tests, questionnaires, and observations were analyzed using percentage-based methods. Based on the analysis, it was concluded that both students’ conceptual understanding and self-confidence improved after participating in instruction using guided discovery-based student worksheets.
Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya tingkat pemahaman konseptual dan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran matematika. Lembar kerja siswa berbasis penemuan terpandu digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kedua aspek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan pemahaman konseptual dan kepercayaan diri siswa setelah penggunaan lembar kerja. Penelitian Tindakan Kelas digunakan sebagai metode penelitian, dilakukan dalam dua siklus dengan desain yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas tujuh di sebuah SMP di Bandung. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar observasi, tes, kuesioner, dan jurnal. Hasil tes, kuesioner, dan observasi dianalisis dengan menggunakan metode berbasis persentase. Berdasarkan analisis tersebut, disimpulkan bahwa pemahaman konseptual dan kepercayaan diri siswa meningkat setelah mengikuti pengajaran menggunakan lembar kerja peserta didik
Eksplorasi etnomatematika pada corak batik tradisional solo dan kaitannya dengan pembelajaran matematika
Ethnomathematics is one of the applications of mathematics learning related to culture. This research explores the concept of ethnomathematics in traditional Solo batik patterns in the form of circles, such as Kawung, Parang, and Truntum batik and relates them to mathematics learning on the material of circle equations. The type of research used is explorative with an ethnographic approach, while the data collection methods include observation, documentation, and literature review. The results showed that learning mathematics with the object of batik patterns can be associated with the material of the circle equation. Ethnomathematics-based learning has a positive impact and makes learning more meaningful, because students\u27 learning resources come from the environment they have known before. The results of this study contribute to the mathematics learning process at school and are expected to be used as mathematics teaching materials at the secondary school level.
Etnomatematika merupakan salah satu penerapan pembelajaran matematika yang berhubungan dengan budaya. Penelitian ini mengeksplorasi konsep etnomatematika dalam corak batik tradisional Solo yang berbentuk lingkaran, seperti batik Kawung, Parang, dan Truntum serta mengaitkannya dengan pembelajaran matematika pada materi persamaan lingkaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksploratif dengan pendekatan etnografi, sementara metode pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan study literature review.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan objek corak batik dapat dikaitkan dengan materi persamaan lingkaran. Pembelajaran berbasis etnomatematika memberikan dampak positif dan membuat pembelajaran lebih bermakna, karena sumber belajar siswa berasal dari lingkungan yang telah mereka kenal sebelumnya. Hasil penelitian ini berkontribusi pada proses pembelajaran matematika di sekolah dan diharapkan dapat dijadikan bahan ajar matematika pada jenjang sekolah menengah