e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
2083 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS BUKU PANDUAN STEAM “MAGNET CAR” TERHADAP PENINGKATAN SELF-EFFICACY SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Buku Panduan STEAM Magnet Car dalam meningkatkan self-efficacy siswa sekolah dasar. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest dengan subjek sebanyak 35 siswa kelas V di salah satu SD di Pekanbaru. Instrumen yang digunakan berupa angket self-efficacy yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 29,29 (pretest) menjadi 31,09 (posttest). Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,005 (p < 0,05), yang menandakan peningkatan signifikan secara statistik. Uji N-Gain menghasilkan skor rata-rata 0,106 yang berada pada kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan buku panduan STEAM Magnet Car memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan self-efficacy siswa dalam pembelajaran berbasis proyek. Temuan ini merekomendasikan integrasi buku panduan serupa dalam kegiatan pembelajaran STEAM guna mendorong motivasi, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa sejak dini
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing Dipadu Reading Questioning And Answering (RQA) terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI pada Materi Sistem Pernapasan
Kurangnya minat membaca menjadi salah satu masalah dalam penelitian ini dikarenakan dari kurangnya minat membaca mengakibatkan hasil belajar peserta didik kurang. Untuk mengatasi masalah tersebu pendidik harus membudidayakan kembali membaca pada peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran Inquiry terbimbing dipadu reading questioning and answering. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan dengan desain penelitian Non Equivalen Control grup Desain. Penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan sampel dari masing-masing kelas sebanyak 24 peserta didik. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan cara random class. Waktu dan tempat penelitian dilaksanakan pada bulan juni 2024 di SMA Al-Musaddadiyah Garut. Teknik pengumpulan data utama menggunakan instrumen tes berupa pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data berdistribusi normal dan homogen karena pada uji normalitas pretest eksperimen mendapatkan nilai sig. 0,442 dan kelas kontrol 0,484. Untuk uji Homogenitas pretest didapatkan nilai sig. Based on mean 0,442 dan untuk posstest 0,073. Lalu dilakukan Uji Independent Sample Test memperoleh nilai sig.(2-tailed) untuk pretest 0,84 dan untuk posstest 0,0000. Karena nilai posttest lebih kecil dari 0,05 maka Hi diterima. Maka dapat disimpulkan adanya Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing dipadu Reading Questioning And Answering terhadap Hasil Belajar Peserta didik Kelas XI pada materi sistem Pernapasan
Penerapan model problem-based learning untuk meningkatkan hasil belajar matematika dalam materi bentuk aljabar
Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang kompeten dan berdaya saing. Namun, lemahnya proses pembelajaran sering kali menghambat pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Matematika, sebagai mata pelajaran fundamental, juga sering dianggap sulit, terutama pada materi bentuk aljabar. Problem-based learning (PBL) adalah model pembelajaran berbasis masalah nyata yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP IT Lekor dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IX yang mengikuti pembelajaran bentuk aljabar menggunakan model PBL dengan bantuan LKPD. Model PBL diterapkan melalui lima tahap: orientasi pada masalah, pengorganisasian siswa, penyelidikan kelompok, pengembangan hasil, dan evaluasi. Hasil dari 2penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa mencapai 77, dengan nilai tertinggi 85 dan terendah 70, yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Aktivitas kelompok juga menunjukkan peningkatan kerja sama, berpikir kritis, dan keaktifan. Penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bentuk aljabar. PBL menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan, sehingga layak direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran matematika.
Education has an important role in shaping a competent and competitive generation. However, the weak learning process often hinders the development of students\u27 critical and creative thinking skills. Mathematics, as a fundamental subject, is also often considered difficult, especially in algebraic form material. Problem-based learning (PBL) is a real problem-based learning model designed to improve students\u27 critical, creative, and problem-solving skills. This research was conducted at SMP IT Lekor with a quantitative descriptive approach. The subject of the study was 32 grade IX students who participated in learning algebraic forms using the PBL model with the help of LKPD. The PBL model is applied through five stages: problem-oriented, student organization, group investigation, outcome development, and evaluation. The results showed that the average student score reached 77, with the highest score of 85 and the lowest score of 70, which met the minimum completeness criteria (KKM). Group activities also showed increased cooperation, critical thinking, and activeness. The application of the PBL model can improve student learning outcomes in algebraic form material. PBL creates more active, interactive, and fun learning, so it deserves to be recommended as a math learning strategy
Batik math puzzle: media pembelajaran pola bilangan berbasis scratch dalam batik rujak senthe yogyakarta
This study aims to create and develop Scratch-based learning media for Number Pattern material by integrating Batik Rujak Senthe Yogyakarta and named Batik Math Puzzle. In developing learning media, researchers use the R&D method using the ADDIE development model. The data collection technique uses a questionnaire that is analyzed descriptively. The subjects of the study were 10 students of grade VIII of junior high school to find out students\u27 responses to the learning media that has been developed. The results of the study are Scratch-based Batik Math Puzzle learning media for Number Pattern material on Batik Rujak Senthe typical of Yogyakarta with a percentage of assessment eligibility from the validator reaching 88% with a very feasible category. And getting a positive response from students reaching 90.4% with a very good response category. Thus, the Scratch-based Batik Math Puzzle learning media for Number Pattern material on Batik Rujak Senthe is very feasible to use in the learning process. And shows that the Scratch-based Batik Math Puzzle can be an innovation in mathematics learning, especially in Number Pattern material by integrating local culture in the form of Batik Rujak Senthe.
Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengembangkan media pembelajaran berbasis Scratch untuk materi Pola Bilangan dengan mengintegrasikan Batik Rujak Senthe Yogyakarta dan diberi nama Batik Math Puzzle. Dalam mengembangkan media pembelajaran, peneliti menggunakan metode R&D dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang dianalisis secara deskriptif. Subjek penelitian adalah 10 siswa kelas VIII SMP untuk mengetahui respon siswa mengenai media pembelajaran yang telah dikembangkan. Hasil penelitian adalah media pembelajaran Batik Math Puzzle berbasis Scratch untuk materi Pola Bilangan pada Batik Rujak Senthe khas Yogyakarta dengan persentase kelayakan penilaian dari validator mencapai 88% dengan kategori sangat layak. Serta mendapatkan respon positif dari siswa mencapai 90,4% dengan kategori respon sangat baik. Dengan demikian, media pembelajaran Batik Math Puzzle berbasis Scratch untuk materi Pola Bilangan pada Batik Rujak Senthe sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Serta menunjukkan bahwa Batik Math Puzzle berbasis Scratch dapat menjadi inovasi baru dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam materi Pola Bilangan dengan mengintegrasikan budaya lokal berupa Batik Rujak Senthe
Analisis bibliometrik kemampuan pemecahan masalah matematis siswa smp ditinjau dari gaya kognitif: tren, tema, dan arah penelitian
Students\u27 mathematical problem-solving ability (KPMM) has become an important focus in mathematics education. Cognitive styles, such as field-independent (FI) and field-dependent (FD), are known to influence the thinking process in solving problems. This study aims to map trends, topics, and gaps in the literature on the relationship between cognitive styles and MCA of junior high school students through a bibliometric approach to 65 articles published in the period 2010-2023. Data were collected through Google Scholar using Publish or Perish software and then analyzed using VOSviewer. The results show an increasing trend in research since 2017, with a peak in 2020. The main clusters include cognitive style, problem-solving, and secondary mathematics education. Some topics such as technomathematical fluency and realistic mathematical education (RME), are still under-researched. This study provides new directions for future research and policy implications in developing teaching strategies based on cognitive styles.
Kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) siswa telah menjadi fokus penting dalam pendidikan matematika. Gaya kognitif, seperti Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD), diketahui mempengaruhi proses berpikir dalam menyelesaikan masalah. Studi ini bertujuan untuk memetakan tren, topik, dan kesenjangan dalam literatur tentang hubungan gaya kognitif dan KPMM siswa SMP melalui pendekatan bibliometrik terhadap 65 artikel yang dipublikasikan dalam rentang 2010-2023. Data dikumpulkan melalui Google Scholar menggunakan software Publish or Perish, kemudian dianalisis menggunakan VOSviewer. Hasil menunjukkan peningkatan tren penelitian sejak 2017, dengan puncak pada 2020. Klaster utama mencakup cognitive style, problem-solving, dan secondary mathematics education. Beberapa topik seperti technomathematical fluency dan realistic mathematical education (RME) masih kurang diteliti. Studi ini memberikan arah baru bagi penelitian masa depan dan implikasi kebijakan dalam pengembangan strategi pengajaran berbasis gaya kognitif
Pengaruh model project-based learning berbantuan geogebra terhadap kemampuan spasial dan kecemasan matematika
This study aims to determine the effect of the Geogebra-assisted Project-Based Learning model on spatial ability and mathematical anxiety. The approach used is quantitative descriptive; this study uses a true experimental design with a posttest-only control group design. The population of the study was all students of class VIII SMP Negeri 7 Tasikmalaya. With a sample of class VIII D (experimental) of 21 students and VIII C (control) of 23 students. The research instruments used were descriptive tests and questionnaires. Data analysis techniques were descriptive statistics and inferential statistics using the independent sample t-test to test spatial ability and the Mann-Whitney test to test mathematical anxiety. Based on the results of data analysis using SPSS, it can be concluded that there is an effect of the Geogebra-assisted Project Based Learning model on spatial ability, this can be seen from the average spatial ability of the experimental class is better than the average control class; there is an effect of the Geogebra-assisted Project Based Learning model on mathematical anxiety, this can be seen from the average mathematical anxiety in the experimental class is lower than the average mathematical anxiety in the control class.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbantuan geogebra terhadap kemampuan spasial dan kecemasan matematika. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan true experimental design dengan desain penelitian posttest-only control group design. Populasi penelitian seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Tasikmalaya. Dengan sampel penelitian kelas VIII D (eksperimen) sebanyak 21 siswa dan VIII C (kontrol) sebanyak 23 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan tes uraian dan angket. Teknik analisis data berupa statistika deskriptif dan statistika inferensial dengan menggunakan uji t sampel independent untuk menguji kemampuan spasial dan uji Mann Whitney untuk menguji kecemasan matematika. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan SPSS, dapat disimpukan bahwa terdapat pengaruh model Project Based Learning berbantuan geogebra terhadap kemampuan spasial, hal ini terlihat dari rata-rata kemampuan spasial kelas ekperimen lebih baik daripada rata-rata kelas control; terdapat pengaruh model Project Based Learning berbantuan geogebra terhadap kecemasan matematika, hal ini terlihat dari rata-rata kecemasan matematika di kelas ekperimen lebih rendah daripada rata-rata kecemasan matematika di kelas kontrol
IMPLEMENTATION OF PANCASILA IN THE STRATEGY TO ERADICATE CORRUPTION IN INDONESIA
ABSTRACT
The application of Pancasila values has a strategic role in efforts to eradicate corruption in Indonesia. Pancasila, as the basis of the state and the nation\u27s way of life, contains noble values such as justice, honesty, responsibility and concern for common interests, which are the moral and ethical foundations in national and state life. In the context of eradicating corruption, the application of Pancasila values can be realized through strengthening individual integrity, fair law enforcement, increasing public awareness, and developing an anti-corruption culture in various sectors. This article examines the relationship between Pancasila values and strategies for eradicating corruption, including the obstacles faced and the solutions offered. By integrating Pancasila values in anti-corruption policies and education, it is hoped that a cleaner, more transparent and more responsible society will be created. This research emphasizes the important role of all parties, from the government, educational institutions, to society, in realizing an Indonesia free from corruption through consistent and continuous implementation of Pancasila.
Keywords: Pancasila, eradicating corruption, integrity.
Abstrak
Penerapan nilai-nilai Pancasila memiliki peran strategis dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Pancasila, sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, mengandung nilai-nilai luhur seperti keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama, yang menjadi landasan moral dan etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks pemberantasan korupsi, penerapan nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui penguatan integritas individu, penegakan hukum yang adil, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pengembangan budaya antikorupsi di berbagai sektor. Artikel ini mengkaji keterkaitan antara nilai-nilai Pancasila dengan strategi pemberantasan korupsi, termasuk hambatan-hambatan yang dihadapi dan solusi yang ditawarkan. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam kebijakan dan pendidikan antikorupsi, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih bersih, transparan, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menekankan pentingnya peran semua pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat, dalam mewujudkan Indonesia bebas dari korupsi melalui pengamalan Pancasila secara konsisten dan berkesinambungan.
Kata Kunci : Pancasila, pemberantasan korupsi, integritas
Pengaruh Pemberian POC Gabungan Limbah Cair Tahu dengan Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Varietas Labana F1
Limbah cair tahu dan air cucian beras merupakan salah satu limbah yang jarang dimanfaatkan oleh masyarakat. Kandungan pada limbah cair tahu dan air cucian beras dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair (POC). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair gabungan limbah cair tahu dengan air cucian beras terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) varietas labana F1 dan pada konsentrasi berpakah yang paling optimum untuk pertumbuhan tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilaksanakan di Kp. Cicadas RT. 001/RW. 009, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut pada bulan Mei sampai Juli 2024. Metode yang digunakan pada penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu konsentrasi POC dengan 5 perlakuan (konsentrasi 0%, 10%, 30%, 40% dan 50%) dan 5 ulangan. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat buah dan jumlah buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC gabungan limbah cair tahu dengan air cucian beras memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Dari parameter yang diteliti menggunakan uji ANOVA, tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah buah menunjukkan pengaruh yang signifikan, sedangkan berat buah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Konsentrasi 50% merupakan yang paling optimal untuk pertumbuhan tanaman mentimun, dibandingkan dengan perlakuan lain dan kontrol
Transformasi Pembelajaran dengan Deep Learning: Studi Literatur Terhadap Inovasi Pembelajaran Masa Kini
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi deep learning dalam transformasi pembelajaran di era pendidikan modern. Dengan menggunakan metode studi literatur, artikel ini melakukan tinjauan terhadap berbagai penelitian yang mengkaji penerapan deep learning dalam konteks pendidikan di Indonesia. Fokus utamanya mencakup aspek-aspek seperti personalisasi pembelajaran, prediksi kinerja siswa, serta inovasi pembelajaran bagi siswa dari tingkat sekolah dasar hingga menengah. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa teknologi deep learning memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penerapan model pembelajaran adaptif, yang memungkinkan proses belajar menjadi lebih efisien dan relevan dengan kebutuhan siswa. Selain itu, teknologi ini juga berperan penting dalam membantu guru untuk mengembangkan pola pikir inovatif dan adaptif seiring dengan perubahan zaman. Namun, meskipun potensi yang dimiliki oleh deep learning sangat besar, implementasinya di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan kesiapan infrastruktur di sekolah-sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan penerapan deep learning dalam pendidikan di Indonesia, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengembangan kapasitas guru dan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai
Physics teachers’ perspectives of roles of mathematics in physics learning in senior high schools
This study explores senior high school physics teachers’ perspectives on the role of mathematics in physics education. Through qualitative interviews with five experienced teachers, this research investigates how mathematics supports students’ understanding of physics concepts, as well as the challenges teachers face in integrating it effectively. Findings reveal that teachers view mathematics as essential for deepening comprehension, enabling students to analyze, predict, and quantify physical phenomena. However, they also acknowledge the difficulties that students, especially those with weaker math skills, encounter, which can lead to disengagement. To address this, teachers employ adaptive strategies, such as starting with conceptual explanations and using visual aids and real-world examples to make mathematics more accessible. These insights underscore the need for a balanced approach that integrates mathematics in ways that align with students’ cognitive readiness, thereby enhancing engagement and comprehension. This study contributes to understanding effective instructional practices in physics education, supporting more accessible and meaningful learning