e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
    2083 research outputs found

    THE IMPLEMENTATION OF THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL TO IMPROVE CRITICAL THINKING SKILLS IN SOCIAL STUDIES LEARNING (A CLASSROOM ACTION RESEARCH IN CLASS VII-I OF SMPN 2 SAMARANG): Classroom Action Research in Class VII-I SMPN 2 Samarang

    No full text
    The critical thinking ability of seventh-grade students in class VII-I at SMPN 2 Samarang is still relatively low, especially in social studies learning. This is evident from the pre-cycle critical thinking ability test results, which were 43%. This may be due to the use of the lecture model in teaching, which does not actively involve students in the learning process. The Purpose of this research is to improve students\u27 critical thinking skills in social studies learning by implementing the Problem-Based Learning model for class VII-I students at SMPN 2 Samarang. The research method used is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles with four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The data analysis technique involves comparing students\u27 critical thinking abilities between the first and second cycles, illustrated by test results conducted at the end of each learning session.. The results of the Classroom Action Research (CAR) indicate that in the first cycle, students\u27 critical thinking skills improved to 57% with an average score of 69,6. Furthermore, in the second cycle, the percentage of critical thinking ability increased to 86% with an average score of 80,4. Thus, it can be concluded that the application of the Problem-Based Learning model can enhance students\u27 critical thinking skills in social studies learning for class VII-I at SMPN 2 Samarang

    Electronic Module Using Problem-Based Learning for Set Theory: Practicality Assessment and Initial Effects on Mathematics

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kegunaan modul digital pada pokok bahasan himpunan yang dirancang berlandaskan pembelajaran berbasis masalah (PBL) guna menunjang kecakapan representasi matematis para mahasiswa. Penelitian ini tergolong dalam jenis penyelidikan dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan menerapkan pola pengembangan ADDIE yang mencakup lima fase, yakni Analisis, Perancangan, Pengembangan, Penerapan, dan Penilaian. Subjek penelitian ini adalah 30 mahasiswa tingkat satu pada semester ganjil, yang secara langsung berperan sebagai pengguna modul dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data mengenai kepraktisan dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa angket kepraktisan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bahan ajar digital yang mengadopsi pendekatan pembelajaran berbasis masalah pada topik himpunan tergolong dalam klasifikasi amat praktis. Hasil N-Gain menunjukkan bahwa kemampuan representasi kelas berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa modul yang dikembangkan tidak hanya mudah digunakan dan dipahami oleh mahasiswa, tetapi juga mampu mendukung keterlibatan aktif mahasiswa dalam pembelajaran matematika berbasis masalah. Abstract This investigation endeavors to scrutinize the functional applicability of an electronically crafted module concerning set theory, meticulously architected upon the tenets of problem-oriented pedagogy (POP), with the principal objective of augmenting learners\u27 proficiency in mathematical articulation. The inquiry is methodologically situated within the paradigm of investigative elaboration (I&E), employing the ADDIE architectural framework encompassing five sequential phases: analytical scrutiny, schematic formulation, constructive assembly, practical deployment, and evaluative assessment. The participants encompassed thirty neophyte scholars during the inaugural academic term, who served as direct beneficiaries of the instructional implementation throughout the pedagogical process. An evaluative questionnaire was deployed. Analytical scrutiny of the accumulated metrics reveals that the problem-oriented electronic module about set theory achieved within the classification of superlative practicality. The normalized gain indices demonstrate that the representational competencies reside within the intermediate stratum. This empirical evidence substantiates that the formulated module is not merely facile in utilization and cognition for scholars but also efficacious in fostering dynamic engagement within problem-centric mathematical tutelage

    Epistemic Agency in Dialogic Mathematics Teaching: An Explanatory Sequential Design of Online and Offline Contexts

    No full text
    Pedagogi dialogis memfasilitasi proses berpikir bersama dalam pembelajaran matematika, namun dinamika agensi epistemik pada moda daring dan luring masih jarang dipahami secara mendalam. Penelitian ini menelusuri bagaimana agensi epistemik memengaruhi komunikasi matematis pada dua kelas dialogis yang melibatkan 55 mahasiswa Pendidikan Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Melalui desain mixed methods eksplanatori, tahap kuantitatif menilai perbedaan capaian komunikasi, sementara tahap kualitatif menggambarkan pengalaman mahasiswa melalui wawancara dan observasi kelas. Hasil menunjukkan bahwa kelas luring mencapai kinerja komunikasi lebih tinggi, sementara pola capaian komunikasi berbeda secara deskriptif di sepanjang tingkat agensi epistemik. Data kualitatif memperlihatkan bahwa interaksi tatap muka memberi ruang bagi inisiatif spontan, penilaian sejawat yang lebih kaya, serta alur diskusi yang lebih fleksibel. Sebaliknya, interaksi daring cenderung membatasi partisipasi. Temuan ini menunjukkan bahwa agensi epistemik tidak hanya hadir dalam proses dialogis, tetapi juga berkelindan dengan capaian komunikasi, dengan implikasi bagi rancangan pembelajaran dialogis yang lebih adil. Dialogic pedagogy provides a foundation for cultivating reasoning and communication in mathematics; however, the emergence of epistemic agency across learning modalities remains underexplored. This study investigated how epistemic agency relates to mathematical communication in online and offline dialogic settings, employing an explanatory sequential mixed-methods design with 55 mathematics education students at UIN Syekh Nurjati Cirebon. The quantitative phase employed a quasi-experimental approach supported by validated instruments, while the qualitative phase drew on interviews and classroom observations. The results indicate that offline learning produced higher communication performance, with descriptive differences in communication patterns observed across levels of epistemic agency. Qualitative evidence illustrated how offline interaction encouraged initiative, appraisal, framing, and shared involvement, whereas online environments tended to constrain these expressions. The study highlights distinct enactments of epistemic agency across modalities and their implications for dialogic mathematics instruction

    Effects of the Picture and Picture Learning Model on Students’ Conceptual Understanding and Mathematics Achievement

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Picture and Picture terhadap pemahaman konseptual dan prestasi belajar matematika peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen post-test only control group. Subjek penelitian terdiri atas 58 peserta didik kelas VIII yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes uraian untuk mengukur pemahaman konseptual dan prestasi belajar matematika. Data dianalisis menggunakan one-way Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan multivariat yang signifikan antara kedua kelompok, dengan peserta didik pada kelompok eksperimen memperoleh skor pemahaman konseptual dan prestasi belajar matematika yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan gambar berurutan secara terstruktur dalam model pembelajaran Picture and Picture mampu meningkatkan pemahaman konseptual sekaligus mendukung peningkatan prestasi belajar matematika peserta didik pada jenjang Sekolah Menengah Pertama. This study aimed to examine the effect of the Picture and Picture learning model on students’ conceptual understanding and mathematics achievement. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental post-test only control group design. The participants consisted of 58 eighth-grade students divided into an experimental group and a control group. Data were collected through open-ended test items designed to assess conceptual understanding and mathematics achievement. The data were analyzed using one-way Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). The results revealed a significant multivariate difference between the two groups, with students in the experimental group achieving higher scores in both conceptual understanding and mathematics achievement than those in the control group. These findings indicate that the structured use of sequential images in the Picture and Picture learning model supports students in organizing mathematical ideas and contributes to improved mathematics achievement at the junior high school level

    Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SDN 1 Depok

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui keterampilan berbicara sebelum dan setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw serta pengaruh model tersebut terhadap keterampilan berbicara pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 1 Depok, terkait rendahnya keterampilan dan keaktifan siswa, serta takut berpendapat pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 1 Depok. Ini merupakan penelitian kuantitatif quasi experimental design, bentuk noneequivalen control group design, sampel nonprobability sampling serta teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian tes lisan, pengolahan data uji-t (independent samples t-test), memakai microsoft excel 2019 dan IBM SPSS 22.0. Hasil pre-test menunjukan rata-rata keterampilan berbicara belum optimal: kelas eksperimen 35,833, kelas kontrol 38,000. Kemudian hasil post-test kelas eksperimen sudah optimal dengan rata-rata 79,333, kelas kontrol 53,667. Berdasarkan hasil post-test diperoleh asymp sig. (2-tailed) 0,000 < sig. 0,05 disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap keterampilan berbicara pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 1 Depok

    Analisis Minat Baca Siswa Sekolah Dasar di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Paguyuban Tegalawi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat baca siswa sekolah dasar di Taman Bacaan Masyarakat Paguyuban Tegalawi, faktor-faktor yang mempengaruhi minat baca, dan upaya yang dilakukan taman bacaan untuk meningkatkannya. Masalah ini diangkat karena minat baca siswa di sekolah dasar cenderung rendah. Berdasarkan data BPS tahun 2020, hanya 10% penduduk Indonesia yang rajin membaca buku, dan siswa lebih memilih bermain gadget untuk hiburan seperti menonton kartun dan video YouTube. Data BPS tahun 2023 menunjukkan 33,44% anak usia dini di Indonesia menggunakan gadget. Taman Bacaan Masyarakat berperan penting dalam meningkatkan minat baca melalui berbagai inovasi kegiatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca siswa di taman bacaan cukup tinggi, dipengaruhi oleh faktor keluarga, teman, dan upaya taman bacaan dalam menciptakan suasana yang menyenangkan

    Fun Learning sebagai Strategi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analitis Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam mengaitkan informasi dengan kehidupan sehari-hari dan rendahnya kemampuan menganalisis secara mendalam karena jarang dilatih berpikir kritis. Penelitian bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan berpikir analitis siswa yang belajar dengan strategi Fun Learning dan Think Pair Share. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen pada siswa kelas IV SD Islam di Bandung. Teknik probability sampling digunakan untuk menentukan kelas IV A (22 siswa) sebagai kontrol dan IV B (20 siswa) sebagai eksperimen. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Uji prasyarat menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga digunakan uji Mann-Whitney. Hasil uji memperoleh signifikansi 0,754 yang menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan, meski rata-rata N-gain kelas eksperimen 0,30 (sedang) lebih tinggi daripada kelas kontrol 0,22 (rendah), sehingga kedua strategi sama-sama efektif kemampuan berpikir analitis siswa SD

    Pengaruh Media Audio Visual Berbasis RADEC terhadap Keterampilan Menulis Pantun Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis pantun siswa sekolah dasar, yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh media audio visual berbasis model RADEC terhadap keterampilan menulis pantun siswa kelas V. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di salah satu SD negeri di Kabupaten Purwakarta yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes kinerja menulis pantun, dan analisis data dilakukan melalui uji-t dua sampel independen. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan pada nilai posttest antara kedua kelompok (p < 0,05), menandakan bahwa media audio visual berbasis RADEC berpengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan menulis pantun. Media ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran sastra yang efektif di sekolah dasar

    Penerapan Model Teams Games Tournament (TGT) dalam Peningkatan Hasil Belajar IPAS Siswa di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang tercermin dari nilai rata-rata di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, dengan tingkat ketuntasan belajar meningkat dari 73% pada siklus I menjadi 94% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa TGT efektif dalam meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran IPAS

    Motivation in learning English: A Case Study of Second-Year Students at Saigon university

    No full text
    This study investigated motivation in language learning through a questionnaire distributed to 108 second-year students at the Faculty of Foreign Languages, Saigon University. The findings reveal that the students demonstrate a relatively positive attitude toward learning English. In the relationship between academic performance and learning motivation, the motivation to learn English for better job opportunities ranks highest (accounting for 73.1%), as students believe it is essential for achieving material success after graduation. The motivation to gain promotion opportunities in the future also holds a relatively high percentage (67.6%), followed by the motivation to learn English for entertainment purposes (66.7%), the belief that English is a global language (64.8%), and the desire to communicate with foreigners (61.1%). In addition, the motivation to learn English for travel purposes also shows a fairly high proportion (58.3%). These factors all have an impact on students’ academic performance. The findings of the study offer useful suggestions for both students and lecturers in overcoming challenges in teaching and learning, helping students develop a more active and positive learning motivation

    643

    full texts

    2,083

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇