e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
    2083 research outputs found

    Exploring Mathematical Concepts in Traditional Javanese Cakes

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terkandung dalam proses pembuatan dan karakteristik kue tradisional suku Jawa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam kepada pembuat kue tradisional, dan analisis dokumentasi. Sampel penelitian meliputi sepuluh jenis kue tradisional Jawa yaitu klepon, cenil, wajik, onde- onde, getuk, lupis, kue lapis, putu Bambu, nagasari, dan serabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai konsep matematika yang terintegrasi dalam kue tradisional Jawa meliputi geometri (bentuk lingkaran, bola, prisma segitiga, balok, belah ketupat, tabung, persegi panjang, silinder kecil), konsep pecahan dan rasio dalam komposisi bahan, pola simetri pada hiasan kue, konsep volume dan kapasitas dalam takaran, transformasi geometri pada teknik pembentukan, serta konsep bilangan dan operasi hitung dalam resep. Temuan ini mengindikasikan bahwa kue tradisional Jawa dapat dijadikan media pembelajaran matematika kontekstual yang bermakna. Matematika seringkali dipersepsikan sebagai mata pelajaran abstrak dan sulit dipahami oleh peserta didik. Pengintegrasian konteks budaya lokal, khususnya kue tradisional, dapat menjembatani kesenjangan antara konsep abstrak dengan pengalaman nyata siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan etnomatematika dan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal, sekaligus upaya pelestarian warisan kuliner tradisional. This study aims to explore the mathematical concepts contained in the process of making and the characteristics of traditional Javanese cakes. The research method uses a descriptive qualitative approach with observation techniques, in-depth interviews with traditional cake makers, and documentation analysis. The research sample includes ten types of traditional Javanese cakes, namely klepon, cenil, wajik, onde-onde, getuk, lupis, kue lapis, putu Bambu, nagasari, and serabi. The results show that there are various mathematical concepts integrated in traditional Javanese cakes including geometry (circle, sphere, triangular prism, cuboid, rhombus, tube, rectangle, small cylinder), the concept of fractions and ratios in ingredient composition, symmetry patterns in cake decorations, the concept of volume and capacity in measurements, geometric transformations in forming techniques, and the concept of numbers and arithmetic operations in recipes. These findings indicate that traditional Javanese cakes can be used as a meaningful contextual mathematics learning medium. Mathematics is often perceived as an abstract subject and difficult for students to understand. Integrating local cultural contexts, especially traditional cakes, can bridge the gap between abstract concepts and students\u27 real experiences. This research contributes to the development of ethnomathematics and local culture-based mathematics learning, as well as efforts to preserve traditional culinary heritage

    Pengaruh Media Pembelajaran Pop Up Book terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 1 Cikalong Tasikmalaya

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Pop Up Book terhadap kemampuan pemahaman konsep bangun ruang siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas V SDN 1 Cikalong, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata nilai posttest kedua kelompok (sig. 0,002 < 0,05). Siswa yang belajar dengan media Pop Up Book menunjukkan peningkatan hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa media Pop Up Book efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap materi bangun ruang. Visualisasi konkret dan interaktif dari media ini membantu siswa membangun hubungan antar representasi matematis secara lebih bermakna

    Analisis Strategi Pembelajaran Efektif untuk Menumbuhkan Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Penanaman pendidikan karakter, khususnya disiplin, sangat penting dalam membentuk sikap, tanggung jawab, dan moral siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam menanamkan karakter disiplin melalui Systematic Literature Review (SLR) terhadap 12 artikel jurnal nasional terakreditasi yang relevan, yang diterbitkan pada periode 2019–2024. Hasil kajian menunjukkan tiga pendekatan utama yang efektif dalam meningkatkan karakter disiplin, yaitu: (1) Blended Learning, yang dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa; (2) Pembiasaan melalui aktivitas rutin, seperti apel pagi, piket, dan makan bersama, yang menanamkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari; dan (3) Keteladanan yang diberikan oleh guru dan lingkungan sekolah yang menjadi contoh nyata bagi siswa. Ketiga pendekatan ini, apabila diterapkan secara simultan dan berkelanjutan, dapat memperkuat karakter disiplin siswa secara holistik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan strategi pendidikan karakter di sekolah dasar, yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter siswa

    Pengaruh Reward and Punishment terhadap Peningkatan Motivasi Membaca Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Rendahnya motivasi membaca peserta didik sekolah dasar menjadi salah satu kendala dalam membangun budaya literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi reward and punishment terhadap peningkatan motivasi membaca peserta didik kelas 2 SDN 2 Ciherang. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 37 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert dan wawancara terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor tertinggi motivasi membaca peserta didik adalah 35 dan skor terendah 26, dengan rata-rata 30,00 atau 4,29 per butir, tergolong kategori “tinggi”. Hasil wawancara mendukung temuan kuantitatif, menunjukkan bahwa peserta didik merasa lebih semangat membaca setelah mendapat reward dan lebih disiplin dengan adanya punishment edukatif. Simpulan dari penelitian ini adalah strategi reward and punishment efektif dalam meningkatkan motivasi membaca peserta didik jika diterapkan secara proporsional

    Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Media Audio Visual terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media audio-visual terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas III sekolah dasar pada materi perkalian. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest pada dua kelompok: kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan model CTL dan media audio-visual, serta kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CTL berbantuan media audio-visual dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa secara signifikan. Rata-rata N-gain di kelas eksperimen adalah 0,62 (kategori sedang), sedangkan di kelas kontrol hanya 0,09. Uji t-Welch menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p-value = 0,000). Model CTL terbukti efektif dalam meningkatkan penalaran matematis siswa dan dapat diterapkan untuk pembelajaran matematika di sekolah dasar

    Pengaruh Inquiry-Based Learning (IBL) Berbantuan Media Genially terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran Inquiry-Based Learning (IBL) berbantuan media Genially terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN 02 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain matching-only pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SDN 02 Kota Bengkulu, dan sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling yang terdiri dari kelas VB (Kelompok Eksperimen=24) dan kelas VA (Kelompok Kontrol=24). Instrumen yang digunakan berbentuk soal pilihan ganda berjumlah 10 butir. Teknik analisis data menggunakan Independent Sample T-test dengan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan, di mana rata-rata nilai posttest Kelompok Eksperimen (72,50) lebih tinggi dari Kelompok Kontrol (58,33). Hal ini didukung oleh nilai thitung (3,093) > ttabel (2,013) dan Sig. (2-tailed) 0,0003 < 0,05, yang berarti Ha di terima. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pembelajaran IBL berbantuan media Genially terhadap hasil belajar IPAS

    Analisis Evaluasi Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan evaluasi pembelajaran berbasis digital di SD Temasek dan SD Binekas Bandung. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa SD Temasek menggunakan sistem manajemen penilaian digital melalui Pearson Edexcel iPrimary Progress Tracking dan Google Classroom, meskipun siswa tidak menggunakan perangkat digital langsung dalam kelas. Sebaliknya, SD Binekas menggunakan smartboard untuk mendukung evaluasi visual dan memberikan umpan balik real-time, sementara penilaian akhir tetap dilakukan secara manual. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua sekolah menerapkan teknologi sesuai dengan konteks masing-masing, dan digitalisasi evaluasi dapat diadaptasi berdasarkan kebutuhan, fasilitas, dan karakteristik siswa. Rekomendasi penelitian ini adalah mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam evaluasi di sekolah dasar dengan memperhatikan faktor-faktor seperti pengawasan, literasi digital, dan kualitas konten

    Project-Based Learning sebagai Strategi Inovatif Pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi: Perspektif Mahasiswa Ekonomi

    No full text
    This article discusses the perceptions of students from the Faculty of Economics at Garut University regarding the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) method in the Indonesian Language course. This quantitative study aims to measure the impact of the PjBL method on improving various aspects of students’ language skills, including critical thinking, oral and written communication, collaboration, relevance, and motivation. Data were collected through the distribution of questionnaires. The research population consisted of students from the Faculty of Economics at Garut University, with a sample of 41 students. The results indicate that students generally welcomed PjBL, considering it to make learning more relevant, interactive, and motivating. They reported significant improvements in their ability to organize ideas, analyze problems, and work collaboratively in teams. However, challenges such as time management and project complexity were also identified. These findings highlight the potential of PjBL as an innovative strategy to enrich the Indonesian Language learning experience in higher education, particularly for students from non-language backgrounds

    Studi Komparatif Kualitas Linguistik, Estetika, dan Kreativitas Puisi Siswa SMK dengan Puisi Generatif ChatGPT dalam Analisis Akademik

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang memengaruhi pembelajaran sastra, khususnya dalam penulisan puisi. Permasalahan yang diangkat adalah perbedaan kualitas antara puisi karya siswa yang ditulis secara manual dengan puisi hasil bantuan ChatGPT, baik dari segi teknis maupun kedalaman makna. Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas kedua jenis puisi tersebut serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya untuk pembelajaran sastra. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain paired sample t-test. Subjek penelitian adalah siswa SMK TPI Al-Ghoniyyah Selaawi Garut yang menulis dua puisi: satu secara manual dan satu menggunakan ChatGPT tanpa prompt khusus selain judul puisi sebelumnya. Penilaian dilakukan oleh dua penilai independen berdasarkan delapan indikator: diksi, rima, gaya bahasa, imaji, tipografi, unsur ideologis, nilai didaktis, dan kelayakan ide. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT unggul pada aspek teknis seperti diksi, rima, gaya bahasa, imaji, dan tipografi, sedangkan puisi siswa lebih unggul pada unsur ideologis, nilai didaktis, dan kelayakan ide. Meskipun skor rata-rata puisi ChatGPT sedikit lebih tinggi, perbedaan keduanya tidak signifikan secara statistik. Temuan ini mengimplikasikan bahwa ChatGPT dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk memperkuat keterampilan teknis menulis puisi, sementara penulisan manual tetap penting untuk mempertahankan kedalaman makna, nilai budaya, dan orisinalitas karya. Integrasi kedua pendekatan berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran sastra secara menyeluruh

    CORRUPTION PRACTICES IN INDONESIA: ANALYSIS OF CAUSES AND ITS IMPACT ON SOCIETY

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama korupsi serta dampaknya terhadap masyarakat yang berfokus pada analisis mendalam terhadap praktik korupsi di Indonesia, dengan menyoroti penyebab utama dan dampaknya terhadap masyarakat. Masalah inti yang diangkat adalah tingginya prevalansi korupsi yang merusak berbagai sector kehidupan, mulai dari ekonomi, social hingga pemerintahan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk mengkaji berbagai sumber relevan seperti jurnal, buku, dan laporan resmi. Hasil penelitian kualitatif ini membahas praktik korupsi di Indonesia dengan fokus pada analisis penyebab dan dampaknya terhadap masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah untuk mengatasi korupsi di Indonesia. Dalam upaya memberantas korupsi, Indonesia telah melakukan berbagai langkah sejak Orde Lama, termasuk pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, tantangan besar masih ada, termasuk praktik "korupsi yang dilegalkan" yang memanfaatkan celah hukum. Metode kualitatif fenomenologi digunakan dalam penelitian ini untuk memahami penyebab, pola, dan dampak korupsi melalui wawancara mendalam, studi dokumen, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor utama, termasuk lemahnya penegakan hukum, rendahnya tingkat transparansi dan akuntabilitas, serta kurangnya pendidikan anti korupsi. Pemberantasan korupsi juga membutuhkan komitmen politik yang kuat, perbaikan sistem hukum, serta peran aktif masyarakat. Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang memerlukan pendekatan holistik untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

    643

    full texts

    2,083

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇