Journals Politeknik Negeri Sambas (Journal Poltesa)
Not a member yet
    387 research outputs found

    Reef fish community structure in the waters of small islands Central Bangka Regency

    Full text link
    This study aimed to analyze the community structure of reef fish in the small island waters of Central Bangka. The research was conducted in March 2022 in the waters of Bebuar Island, Ketugar Island, Ketawai Island, and Gusung Asam Central Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province. The coral reef survey method uses purposive sampling and the coral reef fish visual census with data analysis of abundance, diversity index, uniformity, and dominance. In-site water quality measurements included six parameters: temperature, salinity, current, brightness, depth, and pH. The results showed that coral reef cover from 44.60 - 87.00% with the medium to very good category. The abundance of reef fish from 1 to 3 individuals/m2 was dominated by 18 species of the Pomacentridae family. The reef fish diversity index ranged from 2.47 to 2.90, including the medium category. The uniformity index value ranged from 0.79 - 0.94, including the high category, indicating that the species found were evenly distributed across all stations. The dominance index value ranges from 0.07 to 0.15, including low, where no species dominates significantly and the fish are evenly distributed. Temperature, brightness, pH, and salinity are factors that support the growth of coral and reef fish. A water current speed of 0.05 – 0.20 m/s is quite helpful in cleaning coral reefs from mud and can supply oxygen. Water conditions were categorized as good and fulfilled the seawater quality standards

    STUDI PERBANDINGAN KUALITAS ORGANOLEPTIK TELUR PUYUH YANG DIASINKAN DENGAN PASTA DAN DIREBUS DENGAN LARUTAN GARAM

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengasinan dengan metode pasta yang dilanjutkan dengan perebusan pada larutan garam terhadap karakteristik hedonik telur puyuh asin. Proses pengasinan dilakukan dengan merendam dalam pasta penggaraman yang terdiri dari campuran bata merah, abu, garan dan air selama 48 jam, diikuti dengan perebusan menggunakan dua metode, yaitu air bersih (TPA 1) dan larutan garam 10% (TPA 2) selama 1 jam masing-masing. Parameter organoleptik dievaluasi oleh 36 panelis yang tidak terlatih. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan independent samples t-test untuk membandingkan kedua sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah telur puyuh diasinkan dengan metode pasta penggaraman dan direbus dengan larutan garam 10% (TPA 2) memberikan dampak yang nyata (P<0,05) terhadap rasa putih telur, rasa kuning telur, kemasiran, tekstur putih telur, dan aroma. Perlakuan TPA 2 belum mencapai standar organoleptik telur asin. 19 panelis lebih menyukai telur puyuh perlakuan TPA 2 dan 17 panelis lebih menyukai TPA 1

    UJI KANDUNGAN KARBOHIDRAT PADA MIE SAGU BASAH

    Full text link
    Carbohydrates are one of the ingredients found in food. Carbohydrates are one of the main groups of nutrients consisting of sugar, fiber, and starch. Carbohydrates play an important role as the main source of energy for the body, apart from being a source of energy carbohydrates have an important role in maintaining a healthy digestive system. The purpose of this carbohydrate test is to determine the carbohydrate content contained in wet sago noodles. This test method uses a quantitative method to determine the content contained in wet sago noodles. During the testing process using the Luff Schoorl method, which is a chemical technique used to determine the sugar content in samples, especially the carbohydrate content. The results obtained from 2 test samples, namely sample 1 as much as 28.595% and sample 2 obtained as much as 27.503%. The conclusion of the results of this test is to determine the carbohydrate content contained in wet sago noodles before being marketed to consumers. With the results of this carbohydrate test, it provides information about the high carbohydrate content in wet sago noodles

    Kolaborasi Pentahelix Bagi Penguatan Peranan Perempuan Dalam Pengembangan Wisata Budaya Yang Berkelanjutan di Desa Taro

    Full text link
    Penelitian ini melakukan kajian penguatan peranan perempuan dalam pengembangan wisata budaya berkelanjutan di desa Taro. Metode penelitian menggunakan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Responden penelitian sebanyak 25 orang yang mencakup masyarakat desa, pemerintah desa, akademisi, pengelola pondok wisata dan tokoh masyarakat. Melalui pendekatan kolaboratif berbasis pentahelix, penelitian ini mengungkap bahwa pemberdayaan perempuan di Desa Taro dapat memperkuat pembangunan hijau yang berkelanjutan. Program pelatihan dan pengabdian masyarakat yang melibatkan perempuan menunjukkan peningkatan signifikan dalam penerapan praktik pertanian organik, pembentukan kelompok usaha berbasis budaya lokal, dan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Media lokal memainkan peran penting dalam edukasi dan kampanye lingkungan, yang berdampak pada peningkatan keterlibatan masyarakat dan kunjungan wisatawan. Temuan ini memberikan model pembangunan desa wisata yang inklusif, berorientasi pada pelestarian budaya, dan mendukung ekosistem ekowisata yang berkelanjutan

    Isolasi Selulosa dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Deep Eutectic Solvent (DES) Berbasis Kolin Klorida dan Asam Laktat

    Full text link
    Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan limbah padat yang dihasilkan dari proses pengolahan minyak kelapa sawit. Berdasarkan penelitian Sudiyani et al. (2013), TKKS mengandung lignoselulosa dengan komposisi tinggi, yakni 37,26% selulosa, 14,62% hemiselulosa, 31,68% lignin, 6,69% abu dan 1,34% zat ekstraktif. Kandungan selulosa pada TKKS memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomis, namun perlu dilakukan treatment untuk mengisolasi selulosa dari senyawa lainnya. Salah satu metode yang digunakan untuk isolasi selulosa adalah ekstraksi padat-cair atau delignifikasi menggunakan pelarut ramah lingkungan yaitu deep eutectic solvent (DES). Dalam penelitian ini, DES dibuat dengan mencampurkan Hydrogen Bond Acceptor (HBA) berupa kolin klorida dan Hydrogen Bond Donor (HBD) berupa asam laktat. Variabel penelitian meliputi rasio molar HBA:HBD yang bervariasi, yaitu 1:1, 1:5, dan 1:10 serta suhu ekstraksi 70, 90, dan 110oC. Hasil ekstraksi dianalisis menggunakan metode Chesson untuk menentukan variasi terbaik berdasarkan persentase selulosa dan lignin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi operasi dengan rasio molar HBA:HBD 1:10 pada suhu 110oC mampu menghasilkan selulosa tertinggi dan lignin terendah, masing-masing sebesar 59,45% dan 6,64%. Berdasarkan hasil ini, ekstraksi menggunakan deep eutectic solvent berbasis kolin klorida-asam laktat berpotensi digunakan sebagai salah satu metode ramah lingkungan dalam isolasi selulosa TKKS

    Peningkatan Kapasitas Usaha Abon Ikan Konnya melalui Pemberdayaan Wanita Nelayan di Dusun Ujunge Kabupaten Barru

    Full text link
    Pemberdayaan wanita nelayan untuk meningkatkan kapasitas usaha abon Ikan Konnya (Ikan Kakatua) di Dusun Ujunge merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka serta keberlanjutan usaha pengolahan ikan secara keseluruhan. Permasalahan utama mitra adalah mitra belum memiliki pengetahuan tentang CPPOB, minimnya pengetahuan mitra mengenai inovasi produk, mitra belum memiliki pencatatan usaha yang baik, serta mitra masih minim pengetahuan terkait pemasaran produk. Solusi yang di tawarkan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan inovasi produk, pelatihan dan pendampingan produksi (CCPOB dan penerapan alat tepat guna), serta pelatihan dan pendampingan manajemen usaha (manajemen keuangan dan manajemen pemasaran). Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan meliputi tahap pengamatan dan sosialisasi, tahap pemilihan dan penyusunan metode kegiatan, tahap pelaksanaan yang terdiri dari monitoring dan evaluasi serta tahap pelaporan luaran kegiatan. Dari kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara garis besar diidentifikasi permasalahan utama dari mitra saat ini, yaitu: pengetahuan mitra mengenai inovasi produk masih minim, pengetahuan mitra mengenai Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) masih minim, mitra masih sangat minim pengetahuan terkait pemasaran produk, serta mitra belum memiliki pencatatan usaha. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah peningkatan pengetahuan mitra mengenai CPPOB, peningkatan keterampilan mitra dalam mengolah abon ikan konya aneka rasa (original dan pedas), peningkatan pengetahuan mitra mengenai pencatatan usaha dan pembukuan, peningkatan pemberdayaan wanita nelayan, serta meningkatnya pengetahuan mitra mengenai pemasaran produk dan kemampuan mitra mengelola akun Shopee.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat akan terus di lanjutkan oleh tim, dengan harapan mitra mampu meningkat usahanya dari segi kuantitas dan pendapatan

    Motivasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Usaha Aren Di Desa Rumah Sumbul, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang

    Full text link
    Community empowerment is very important in developing businesses to increase their income. In empowering the community, it needs to be motivated by conducting motivational training. The purpose of the Community Service activities carried out is to motivate the community, especially in increasing palm sap water processing business activities and increasing knowledge and business skills independently by utilizing natural resources in the village. The method of this activity is education and motivation in the form of material delivery and training in assisting the community to develop business. The results of the activity based on questionnaires, the participants were motivated and would participate in the development of the palm business according to their capacity, especially in processing palm sugar sap water into palm sugar processing business. It is expected that the implementation of this activity can improve the creative economy of the community.Pemberdayaan masyarakat sangat penting dalam mengembangkan usaha demi peningkatan pendapatannya. Usaha berbasis aren merupakan usaha utama masyarakat di Desa Rumah Sumbul, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Dalam memberdayakan masyarakat menekuni dan mengembangkan usahanya perlu dimotivasi dengan melakukan training motivasi. Tujuan kegiatan PPM yang dilakukan adalah memotivasi masyarakat khususnya dalam meningkatkan aktivitas usaha pengolahan air nira aren, dan peningkatan pengetahuan serta keterampilan usaha secara mandiri dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa. Metode kegiatan ini adalah edukasi dan motivasi dalam bentuk penyampaian materi dan training dalam mendampingi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis aren. Hasil kegiatan berdasarkan kuisioner peserta termotivasi dan akan turut serta dalam pengembangan usaha aren sesuai kapasitas yang dimiliki, khususnya dalam mengolah air nira menjadi gula aren yang memiliki nilai jual lebih mahal yaitu menjadi usaha pengolahan gula semut aren. Selain itu masyarakat juga dimotivasi untuk membuat diversifikasi produk lain dari gula aren. Diharapkan melalui pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat

    DESAIN DAN PEMASANGAN RUMPON BERBAHAN BAN BEKAS SEBAGAI ALTERNATIF MENINGKATKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS

    Full text link
    Perkembangan alat tangkap pancing ulur dari tahun ke tahun berdampak pada peningkatan pemanfaatan rumah ikan (rumpon) sebagai alat bantu penangkapan. Keberadaan rumah ikan dimanfaatkan oleh nelayan untuk mencari gerombolan ikan dan target tangkapan. Kondisi kepemilikan rumah ikan di perairan Pemangkat dikelola secara mandiri oleh masing-masing kelompok nelayan, dimana dalam satu kelompok nelayan terdiri dari 10-20 orang. Peningkatan jumlah nelayan pancing ulur, menyebabkan jumlah unit rumah ikan tersebut cenderung tidak sebanding dengan jumlah nelayan yang memanfaatkannya. Kelompok Nelayan NELTRI merupakan bagian dari kelompok nelayan baru yang berharap adanya bantuan sebagai sarana pengumpul ikan sehingga nantinya mampu meningkatkan hasil tangkapan yang mereka peroleh. Rumpon yang umumnya dioperasikan di perairan tersebut berbahan organik. Rumpon berbahan dasar organik yang digunakan oleh Kelompok nelayan NELTRI tidak bisa bertahan lama. Disamping itu jika ditinjau dari segi teknis, berdasarkan wawancara dari nelayan setempat, bahan Rumpon organik yang mereka gunakan  pada rumah ikan hanya memiliki umur teknis yang cukup singkat kurang lebih bertahan selama enam bulan.Perkembangan alat tangkap pancing ulur dari tahun ke tahun berdampak pada peningkatan pemanfaatan rumah ikan (rumpon) sebagai alat bantu penangkapan. Keberadaan rumah ikan dimanfaatkan oleh nelayan untuk mencari gerombolan ikan dan target tangkapan. Kondisi kepemilikan rumah ikan di perairan Pemangkat dikelola secara mandiri oleh masing-masing kelompok nelayan, dimana dalam satu kelompok nelayan terdiri dari 10-20 orang. Peningkatan jumlah nelayan pancing ulur, menyebabkan jumlah unit rumah ikan tersebut cenderung tidak sebanding dengan jumlah nelayan yang memanfaatkannya. Kelompok Nelayan NELTRI merupakan bagian dari kelompok nelayan baru yang berharap adanya bantuan sebagai sarana pengumpul ikan sehingga nantinya mampu meningkatkan hasil tangkapan yang mereka peroleh. Rumpon yang umumnya dioperasikan di perairan tersebut berbahan organik. Rumpon berbahan dasar organik yang digunakan oleh Kelompok nelayan NELTRI tidak bisa bertahan lama. Disamping itu jika ditinjau dari segi teknis, berdasarkan wawancara dari nelayan setempat, bahan Rumpon organik yang mereka gunakan  pada rumah ikan hanya memiliki umur teknis yang cukup singkat kurang lebih bertahan selama enam bulan

    KOMPOSISI JENIS IKAN DEMERSAL PADA FISH APARTMENT BERBAHAN DASAR BAN BEKAS DI PERAIRAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS

    Full text link
    Keberadaan rumah ikan dimanfaatkan nelayan untuk mencari gerombolan ikan target tangkapan. Dengan adanya rumah ikan, maka ikan akan terkonsentrasi sehingga lokasinya telah diketahui sebelumnya. Hal ini akan meminimalkan biaya operasional sekaligus meningkatkan hasil tangkapan.  Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis ikan demersal yang berasosiasi pada fish apartment di Perairan Laut Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas.  Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi.  Data yang diperoleh berupa hasil tangkapan dengan menggunakan pancing ulur dengan spesifikasi terdiri dari tali utama, pemberat, swivel, tali pancing, dan mata pancing.  Umpan pancing menggunakan sotong dan atau ikan. Pengumpulan data dilakukan selama 6 bulan atau 15 trip.  Fish apartment  dibuat dengan cara merangkai ban sepeda motor bekas sebanyak 180 buah dengan ukuran yang seragam berbentuk kubus atau balok yang diikat menggunakan tali tambang berdiameter 6 mm.  Pemberat yang digunakan terbuat dari cor semen dilengkapi dengan tali pengikat berdiameter 10 mm.  Parameter yang diamati untuk data ikan adalah komposisi jenis (KJ). Hasil penelitian diperoleh komposisi jenis ikan tertinggi adalah jenaha (Lutjanus synagris) sebesar 41%, diikuti ikan kakap merah (Lutjanus campechanus) sebesar 39%, kerapu (Epinephelus suillus) sebesar 9%, kakap ekor kuning (Lutjanus vitta) sebesar 8%, seminyak (Diagramma pictum) sebesar 3%, dan kapas (Pentaprion longimanus) sebesar 1%.&nbsp

    IDENTIFIKASI RISIKO BERKURANGNYA JAMINAN KEHALALAN PRODUK MINUMAN SALAK DI INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) SALAKMAS

    Full text link
    The growth of innovations in the culinary industry also requires business owner to pay attention to the quality assurance of the products they produce. One of the things that needs to be considered as part of product quality assurance is the halal status of the product itself. The importance of the halal aspect of products requires Salakmas Small and Medium Industries (IKM) to pay attention to the snake fruit drinks they produce so that they are safe from the risk of reducing product halal guarantees. Through this research, the results were obtained that in terms of the raw materials in the recipe and the production process of snake fruit drinks, it can be categorized as halal raw materials. However, through analysis carried out using the Failure Mode and Effect Analysis method, the results were obtained that the industrial management managed by IKM Salakmas has 7 risks that have the potential to disrupt the halal guarantee of the products it produces. From these seven risks, 1 risk was obtained which has the greatest influence on the halalness of the product, so it needs to be paid attention to by IKM Salakmas, where the industry manager must always carry out quality management on the salak raw materials that he uses as raw material for the snake fruit drinks he produces.Inovasi yang terus berkembang di industri kuliner menuntut juga para pelaku usaha tersebut untuk memperhatikan kualitas produk yang dihasilkannya. Salah satu hal yang perlu diperhatikan sebagai bagian dari jaminan kualitas produk adalah kehalalan dari produk itu sendiri. Pentingnya aspek halal produk menuntut Industri Kecil Menengah (IKM) Salakmas untuk memperhatikan minuman sari salak yang diproduksi agar aman dari risiko berkurangnya jaminan kehalalan produk. Melalui penelitian ini, diperolehlah hasil bahwa ditinjau dari bahan baku pada resep dan proses produksi minuman sari salak telah dapat dikategori dalam bahan baku yang halal. Akan tetapi, melalui analisis yang dilakukan dengan metode Failure Mode and Effect Analysis diperoleh hasil bahwa dalam manajemen industri yang dikelola IKM Salakmas memiliki 7 risiko yang berpotensi menganggu jaminan kehalalan produk yang dihasilkannya. Dari ketujuh risiko tersebut diperolehlah 1 risiko yang paling berpengaruh besar pada kehalalan produk sehingga perlu diperhatikan oleh IKM Salakmas dimana pengelola industri tersebut harus selalu melakukan manajemen kualitas pada bahan baku salak yang ia gunakan sebagai bahan baku minuman sari salak yang diproduksinya

    362

    full texts

    387

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals Politeknik Negeri Sambas (Journal Poltesa)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇