Journals Politeknik Negeri Sambas (Journal Poltesa)
Not a member yet
387 research outputs found
Sort by
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Tambak Ikan Bandeng (Chanos chanos) di Dusun Sungai Mas Desa Sebatuan Kecamatan Pemangkat
This research aims to find out how much the business revenue Pond milkfish in a single production and know the factors that affect the income of farmers Pond milkfish in hamlet Sungai Mas village Sebatuan Pemangkat District. This research uses quantitative descriptive research methods because the implementation includes data, analysis, and interachievements about the meaning of data obtained, data used primary and secondary data. There were 45 samples in this study than in the use of SPSS 25 and in analysis using multiple linear regression analysis techniques. The results of this research show the largest income of farmers in the Hamlet Sungai Mas, Sebatuan village in one production is Rp. 46.781.493, and the smallest is Rp. 4.553.160. and based on the results of SPSS showed that the variable labor, land area and capital is positive and significant to the income of farmers Pond milkfish in Hamlet Sungai Mas, Sebatuan village, District Pemangkat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan usaha tambak Ikan Bandeng dalam sekali produksi dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan petani tambak Ikan Bandeng di Dusun Sungai Mas Desa Sebatuan Kecamatan Pemangkat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif karena dalam pelaksanaanya meliputi data, analisis, dan interprestasi tentang arti data yang diperoleh, data yang digunakan data primer dan sekunder. Terdapat 45 sampel dalam penelitian ini kemudian di olah dengan menggunakan SPSS 25 dan di analisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan pendapatan terbesar petani tambak yang ada di Dusun Sungai Mas, Desa Sebatuan dalam sekali produksi adalah Rp.46.781.493 dan yang terkecil adalah Rp. 4.553.160 dan berdasarkan hasil SPSS menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja, luas lahan dan modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani tambak Ikan Bandeng di Dusun Sungai Mas Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat
VISUALISASI DATA SPASIAL DAERAH SEBARAN PERKEBUNAN KOPI BESERTA VARIETASNYA DI KABUPATEN SAMBAS DALAM BENTUK PETA ATRAKTIF BERBASIS VIDEOGRAFIS
Sambas adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Barat yang termasuk wilayah pedesaan dengan kegiatan dan perekonomian utamanya adalah pertanian. Salah satu subsektor pertanian dengan basis sumberdaya alam adalah subsektor perkebunan yang mengalami pertumbuhan paling konsisten, baik ditinjau dari luas areal maupun produksi. Salah satu komoditas unggulan dalam subsektor perkebunan adalah kopi. Data statistik perkebunan kopi di Kabupaten Sambas pada tahun 2021 menunjukkan bahwa produksi kopi dalam 3 tahun terakhir mengalami penurunan. Luas tanaman kopi mengalami peningkatan sekitar 2,1%. Sedangkan produksinya menurun sekitar 14,7%. Hal tersebut dirasa cukup kontradiktif dibanding tren konsumsi kopi di Kabupaten Sambas yaitu sebesar 70% sesuai infografis potensi kopi tahun 2019. Guna memperjelas kajian informasi dan membantu proses pemetaan data spasial dari kondisi perkebunan kopi yang ada di Kabupaten Sambas, maka perlu pemanfaatan teknologi lain seperti GIS untuk menghimpun data spasial, penginderaan jauh dengan drone sebagai gambaran realita perkebunan kopi melalui citra jarak jauh, dan videografis sebagai visualisasi peta atraktif. Beberapa informasi yang dapat ditampilkan dalam videografis tersebut meliputi peta lokasi daerah sentra kopi, varietas kopi yang ditanam, dan luas wilayah perkebunan serta hasil penginderaan jauh menggunakan drone. Area penelitian juga diperluas ke tiga kecamatan dengan perkebunan kopi seperti di daerah Sambas, Galing, dan Sejangkung. Berdasarkan observasi lapangan, perkebunan kopi di kabupaten Sambas memiliki tiga pola pengembangan perkebunan meliputi perkebunan lokal dengan area terbatas, perkebunan kopi swadaya sebagai sentra kopi, dan kebun kopi tradisional yang kurang terawat. Videografis disusun berdasarkan observasi lapangan serta pembuatan storyline dan storyboard dengan hasil akhir berupa sebuah peta atraktif dengan informasi perkebunan kopi di Kabupaten Sambas. Pengujian untuk videografis peta atraktif perkebunan kopi dilakukan kepada responden menggunakan Skala Guttman dengan hasil 96,75% dan Skala Likert untuk ahli dengan hasil media 100% sehingga dapat dinyatakan bahwa videografis telah atraktif serta informatif
PEMBUATAN LABEL KEMASAN UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK MAKANAN UMKM DI DESA DALAM KAUM
Perkembangan kehidupan dan zaman memberikan dampak perubahan pada olahan pangan dan kemasannya. Pada zaman awal , fungsi pokok kemasan makanan yang awalnya hanya bertujuan untuk melindungi dan menjaga kebersihan, saat ini sudah beralih ke fungsi turunan lainnya seperti estetika , iklan, branding produk.
Tujuan dan target yang ingin dicapai dalam PKM ini adalah melakukan pendampingan perbaikan kemasan yang menarik pada industri rumah tangga Produk Makanan olahan.
Desain kemasan adalah visual perwajahan, bentuk, bahan, dan pencitraan yang ingin ditampilkan pada sebuah kemasan untuk meningkatkan performa produk. Bagi produk, kemasan bukan sekedar sebagai pembungkus semata, tetapi berperan juga sebagai alat bantu pemasaran, pencitraan produk, menampilkan identitas, legalitas, dan sebagai sumber informasi produk kepada konsumen.
Pengabdian ini dilakukan selama 8 bulan di Desa Dalam Kaum Kecamatan Sambas. Program ini menghasilkan produk olahan Makanan dengan kemasan dan label yang memiliki nilai ekonomi
TRAINING APLIKASI ADMINISTRASI GEREJA KATOLIK
Gereja Katolik bukan hanya tempat ibadah, gereja menjadi sarana untuk mengabdi kepada Tuhan yang diwujudkan dalam kegiatan pelayanan gereja. Sasaran kegiatan PKM tahun 2020 adalah Gereja katolik Kristus Raja Paroki Sambas yang berdiri sejak tahun 1900. Jemaat akan dicatat dalam buku induk sewaktu seorang dibaptis di Gereja Kristus Raja. Data buku induk akan diperbarui ketika jemaat menikah dan meninggal (dan beberapa kegiatan gereja lainnya). Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu dengan jumlah jemaat yang banyak dan jumlah petugas administrasi yang terbatas, maka cukup sulit untuk menemukan data jemaat yang telah kehilangan surat baptisnya. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan aplikasi komputer khusus untuk pengelolaan data jemaat kepada mitra gereja. Pada Program ini Tim pelaksana akan membenahi administrasi data jemaat di gereja. Tim akan memberikan pemahaman tentang manfaat yang bisa didapatkan melalui sistem informasi jemaat. Hasil dari kegiatan PKM ini yaitu Gereja Katolik Sambas mempunyai Sistem Informasi Jemaat dimana dengan adanya aplikasi ini, maka didapatkanlah kemudahan dalam pengelolaan data jemaat gereja sekaligus meningkatkan pelayanan terhadap jemaat dengan menggunakan sistem informasi jemaat berbasis komputer. Aplikasi administrasi Gereja adalah sistem yang dapat menyimpan data jemaat melebihi buku induk gereja. Dengan menggunakan aplikasi maka pihak gereja dapat mencari data secara lebih cepat karena seluruh data dikumpulkan pada database.
 
Persepsi Nelayan pada Daerah Penangkapan Ikan Terhadap Dampak Pembangunan Makassar Newport di Kota Makassar (Ditinjau dalam Aspek Sosial Ekonomi)
Makassar Newport Port is one of the National Strategic Projects to facilitate the flow of goods logistics. This project is called fishermen disrupt fishing routes and traditional boat income <3 GT. This study aims to analyze public perceptions of the social and economic impacts of Newport's development. held from January to April 2021 in Tallo Makassar District. using qualitative methods through in-depth interviews and observations. respondents in this study as many as 60 people who make a living as fishermen. The determination of informants is done by a snowball method. Measurement of the degree of perception is measured by the Likert scale method. The results of the study indicate that the positive value of social impact provides security from crime, while the negative value of community interaction is less harmonious and clean from the polluted environment. The positive economic impact is that the community gets a side job as an additional livelihood. the negative value is that the income from fishermen's catches decreases and the operational costs that must be spent are greater to carry out fishing activities.Pelabuhan Makassar Newport salah satu proyek strategis Nasional untuk memperlancar arus logistik barang Proyek ini disebut nelayan menganggu jalur penangkapan dan pendapatan perahu tradisional <3 Gt. Penelitian ini bertujuan menganalisis presepsi masyarakat terhadap dampak sosial dan ekonomi pembangungan Newport. dilaksanakan pada bulan januari sampai bulan april 2021 di Kecamatan Tallo Makassar. menggunakan metode Kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi. Responden dalam penelitian ini sebanyak 60 orang yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Penentuan informan dilakukan dengan snowball. Pengukuran derajat persepsi di ukur dengan metode skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dampak sosial nilai positif memberikan keamanan dari tindak kejahatan sedangkan nilai negatif Interaksi masyarakat kurang terjalin harmonis dan Kebersihan dari lingkungan tercemar. Dampak ekonomi hal positif yaitu Masyarakat memperoleh lahan pekerjaan sampingan sebagai mata pencaharian tambahan. nilai negatif yaitu pendapatan hasil tangkapan nelayan menurun dan biaya operasional yang harus di keluarkan lebih besar untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan
BRANDING DESA SEMPADIAN SEBAGAI PENGHASIL KOPI UNTUK MENDUKUNG DIVERSIFIKASI PRODUK UNGGULAN DESA
Kopi merupakan komoditas ekspor penting bagi Indonesia yang mampu menyumbang devisayang cukup besar. Dari beberapa daerah penghasil kopi di Kalimantan Barat, KabupatenSambas merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat yang memiliki areaperkebunan kopi terluas ke-2 dengan jenis Kopi liberika (coffea liberica). Saat ini kopiliberika Sambas belum terkenal seperti beberapa penghasil kopi yang saat ini beredar dipasaran, sehingga perlu dirumuskan beberapa strategi upaya pengenalan desa (villagebranding) dengan mengangkat berbagai keunggulan desa yang memiliki areal dan tanamankopi, sehingga desa berusaha untuk membangun “branding” desa sebagai adopsi dari modelcity branding, atau country branding. Dengan adanya village branding membuat suatu desamenjadi lebih memiliki keunggulan yang berbeda, memiliki kekhasan dan keunikan denganidentitas yang kuat. Desa yang menjadi target kegiatan pengabdian untuk branding sebagaipenghasil kopi adalah Desa Sempadian, karena beberapa petani yang telah mengelola kebunkopi dengan baik, dan telah membentuk kelompok tani kopi liberika serta memiliki kelompokmasyarakat/UKM yang mengolah kopi. Tahun 2019 kopi sempadian ikut berpartisipasi dalamkegiatan festival kopi Nusantara yang dilakukan oleh Kementrian Desa di Kepulauan NiasSumatera. Metode kegiatan dalam kegiatan ini adalah penentuan model branding, pemilihanchannel branding berupa sosial media, youtube dan media massa, serta pembuatan kaosbranding kopi Sambas. Selain itu untuk mendukung program juga dilakukan pelatihan danpembinaan petani dan pemberian bibit kopi liberika kepada masyarakat yang belummenanam. Kegiatan pengabdian ini dapat membantu branding kopi lokal Sambas sehinggakopi liberika Sambas bisa dikenal, meningkatkan harga dan permintaan pasar yang besarsehingga kopi liberika Sambas bisa menjadi salah satu produk unggulan kopi Nasional
Identifikasi Potensi Perikanan Air Tawar Di Desa Perigi Landu Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas
Identifying the potential of a region can act as a catalyst for growth and encourage others to develop fisheries on public waters or expand other sectors that could impact the creation of employment. The goal of this study is to find out how much potential the production of captured fisheries is done by the Perigi Landu of Sejangkung district Sambas regency. The method in this study is a quantitative descriptive study because it covers data and data analysis. There are 25 samples in the study than in the analysis using the location quotient analysis technique (LQ). According to the result of this study, the sector in the Perigi Landu Sejangkung district Sambas regency fisheries sector capture water is generally potentially due to having a quality sector > 1 or getting a 3.05.Identifikasi potensi suatu wilayah dapat menjadi pemacu pertumbuhan dan dapat mendorong wilayah lain untuk mengembangkan perikanan tangkap perairan umum atau berkembangnya sektor lain yang dapat berdampak pada terciptanya lapangan pekerjaan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar potensi hasil produksi perikanan tangkap yang dilakukan oleh nelayan perairan umum daratan yang ada di Desa Perigi Landu Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas. Motode dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif karena dalam pelaksaannya meliputi data dan analisis data. Terdapat 25 sampel dalam penelitian ini kemudian di analisis menggunakan teknik analisis Location Quotient (LQ). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa sektor di Desa Perigi Landu Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas sektor perikanan tangkap perairan umumnya berpotensi karena memiliki sektor unggulan yang mendapatkan nilai LQ > 1 atau mendapatkan hasil analisis sebesar 3,05.
 
Program Aplikasi Data Terpadu Unit Pelaksana Teknis Perawatan dan Perbaikan di Politeknik Negeri Sriwijaya Berbasis WEB
Unit Pelaksana Teknis Perawatan dan Perbaikan (UPT-PP) adalah Unit Kerja yang ada dalam Organisasi Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI), bertugas dan bertanggung jawab dalam perawatan dan perbaikan alat. Unit kerja ini, yang dalam perkembangannya memerlukan media dalam memberikan data dan informasi pelayanannya kepada unit lainya, serta laporan kinerjanya pada atasan. Untuk mendorong layanan unit kerja ini lebih maju, maka akan dibuatkan Program aplikasi menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan Basis Datanya akan didukung oleh MySQL. Perancangan Aplikasi ini akan mengunakan sistem Modeling. Aplikasi ini selanjutnya akan diungah ke Sistem berupa Website. Aplikasi akan memungkinkan unit organisasi yang ada dilingkungan Politeknik Negeri Sriwijaya mendapatkan melaporkan perbaikan alat dan dapat dimonitor perkemangannya setiap saat, sampai peralatan tersebut selesai diperbaiki untuk diambil dan digunakan kembali. Pada Tingkat Pengawas, dapat melihat laporan Perawatan dan Perbaikan, serta kenerja oganisasasinya
Pengaruh Konsentrasi Sukrosa Dan Gliserin Terhadap Sabun Transparan Daun Ketepeng (Cassia Alata)
Ketepeng cina dimanfaatkan secara tradisional dengan cara digosokkan atau ditempelkan pada kulit yang sakit untuk mengobati kurap dan penyebab gatal. Pembuatan sabun transparan dengan penambahan ekstrak daun ketepeng merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan daun ketepeng dalam pemanfaatannya sebagai obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi terbaik dari sabun yang dihasilkan. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap. Tahap pertama yaitu pembuatan sabun transparan berbahan baku minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil) dengan berbagai formulasi sukrosa (7,5 gr, 9,5 gr dan 11,5 gr) dan gliserin (6,5 gr, 8,5 gr, dan 10,5 gr). Analisa yang dilakukan meliputi kadar air, pH, angka penyabunan, stabilitas busa, alkali bebas, dan zona hambat. Perlakuan terbaik ditentukan dengan menggunakan metode DeGarmo. Tahap kedua, perlakuan terbaik berdasarkan uji DeGarmo ditambahkan berbagai variasi parfum dengan konsentrasi 3,5% antara lain lemon, daun jambu, kenanga, dan melati dengan parameter organoleptik yang diamati aroma, busa, penampakan secara keseluruhan, dan uji iritasi. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa perlakuan terbaik berdasarkan uji DeGarmo adalah sabun transparan dengan konsentrasi sukrosa 7,5 gram dan gliserin 6,5 gram, sedangkan variasi parfum yang disukai yaitu sabun transparan penambahan parfum daun jambu
PERSEPSI HARGA, KUALITAS PRODUK DAN KETERSEDIAAN KERUPUK AMPLANG TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN DI KABUPATEN SAMBAS
Ketika konsumen membeli kerupuk amplang, hal awal yang sering diperhatikan calon konsumen adalah harga, kemudian produk yang akan dibeli, kualitas serta ketersediaannya. Kepuasan pasca pembelian akan mendorong konsumen membeli dan mengkonsumsi ulang produk tersebut atau loyal. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi harga, kualitas dan ketersediaan produk kerupuk amplang terhadap loyalitas konsumen di Kabupaten Sambas. Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan beberapa pertimbangan, dimana amplang di kabupaten Sambas termasuk produk yang baru dipasarkan sehingga perlu dilakukan studi mengenai persepsi harga, kualitas produk dan ketersediaan kerupuk amplang terhadap kepuasan konsumen. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode accidental sampling Dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Teknik Analisis data menggunakan menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas dan analisis Regrasi berganda. Dari hasil penelitian ini diketahui Secara keseluruhan atribut meliputi harga, kualitas dan ketersediaan kerupuk amplang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas konsumen