e-Journal Institut Injil Indonesia
Not a member yet
    188 research outputs found

    PENDAMPINGAN PASTORAL KONSELING BAGI ORANG SAKIT TERMINAL Di KLASIS KUPANG TENGAH – GEREJA MASEHI INJILI DI TIMOR

    Get PDF
    Orang sakit terminal adalah tahap akhir dari suatu kondisi tubuh atau pikiran yang tidak sehat. Orang sakit terminal adalah orang yang hampir mati atau disebut dengan keadaan yang tidak dapat diubah, yaitu ketika tidak ada alat-alat medis yang diketahui ada untuk memperbaiki orang yang terluka atau proses penyakit yang membawa kepada kematian. Pastoral konseling merupakan salah satu pelayanan pemulihan untuk melayani manusia seutuhnya. Orang sakit bukan hanya membutuhkan obat bagi tubuh, melainkan membutuhkan pelayanan kasih yang menghadirkan Tuhan Yesus di tengah-tengah penderitaan. Pelayanan kepada orang sakit terminal dengan bentuk pendampingan pastoral konseling merupakan upaya untuk menjawab dan mengatasi pergumulan terakhir, yaitu orang sakit terminal dapat meninggal dunia dengan kekayaan rohani sebagai anak Allah dan dapat menerima panggilan Allah yaitu kematiannya dalam syalom. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan kontribusi pendampingan pastoral konseling bagi orang sakit terminal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian studi kasus dan analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif lebih menekankan pada diri peneliti sebagai alat. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pertama Gereja Masehi Injili di Timor – Klasis Kupang Tengah masih sangat kurang dalam melakukan pendampingan pastoral konseling bagi orang sakit terminal. Kedua, pendampingan pastoral konseling bagi orang sakit terminal belum dipahami benar sehingga pendeta/gembala tidak melaksanakan tahap-tahap dalam pastoral konseling dan ketiga, orang sakit terminal di Klasis Kupang Tengah – Gereja Masehi Injili di Timor belum mendapat perhatian khusus melalui pendampingan pastoral konseling yang dapat menolong orang sakit terminal mengatasi masalah hidup dan memperteguh iman mereka ketika berada dalam saat-saat menjelang kematian

    MODEL BUSINESS FOR KINGDOM BERDASARKAN KISAH PARA RASUL 18:1-4 DALAM MENGEMBANGKAN SINODE GEREJA KRISTEN PAROUSIA

    Get PDF
    Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami secara obyektif mengenai hamba-hamba Tuhan yang mengabdi  dan melayani Tuhan melalui pelayanan gerejawi, namun juga melakukan bisnis berdasarkan Kisah 18: 1-4 di Sinode Gereja Kristen Parousia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif naturalistik dengan menggunakan studi pustaka-eksplanatori. Dari penelitian literatur tentang Business for Kingdom Model, peneliti membaca dan menginterpretasikan buku tekstual tentang topik ini untuk mendapatkan makna dari teks Kisah Para Rasul 18:1-4. Dan analisis data penelitian lapangan Model "Business for Kingdom" di Sinode Gereja Kristen Parousia dengan menggunakan paradigma kualitatif naturalistik, ditemukan bahwa semua informan memiliki komitmen yang kuat untuk mengabdi kepada Tuhan dan menjalankan bisnis untuk menunjang kebutuhan finansial dan memberdayakan dan melestarikan jemaat yang dilayani tetapi kurang memahami tentang manajemen bisnis sambil tetap mengabdi kepada Tuhan. Namun, ada juga kendala dan hal negatif yang muncul seperti; tidak memiliki pengalaman bisnis, kesulitan membagi waktu, fokus pada prioritas pelayanan yang berubah dan sebagainya. Peneliti menyarankan kepada Sinode Gereja Kristen Parousia untuk memberikan pendidikan, pelatihan dan pendampingan yang memadai bagi para hamba Tuhan yang akan dikirim ke lokasi-lokasi perintis agar dapat menjalankan usaha kecil dengan baik dan sukses sebagai strategi penanaman dan pengembangan gereja. Hal ini penting untuk visitasi, komunikasi dan pendampingan agar terlaksana dengan baik dan memberikan bantuan pelayanan agar hamba-hamba Tuhan tidak bergumul sendiri

    PELAYANAN KONSELING KRISTEN KEPADA PASANGAN SUAMI ISTERI DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK KELUARGA

    Get PDF
    Pelayanan konseling Kristen kepada pasangan suami-isteri dalam menyelesaikan konflik keluarga adalah langkah penting yang harus segera dilakukan oleh setiap pelaku gereja (hamba Tuhan) yang berperan sebagai konselor. Sebab ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan bahwa pelayanan konseling Kristen kepada pasangan suami-isteri dalam menyelesaikan konflik adalah penting dan maka dapat ditarik simpulan sebagai berikut: (1) Pelayanan konseling Kristen sebagai representatif Tuhan Yesus Kristus, Sang Konselor Agung, seharusnya pelayanan konseling Kristen dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab sebagai bentuk meneladani figure Tuhan Yesus dalam melakukan konseling kepada umat manusia. Sehingga peran pelayanan konseling Kristen kepada jemaat khususnya kepada pasangan suami-isteri dalam menyelesaikan konflik keluarga memberikan dampak yang besar secara rohani, dimana setiap jemaat dan keluarga Kristen tetap kokoh di dalam iman dan mampu menyelesaikan konflik keluarga dengan baik sesuai prinsip-prinsip Alkitabiah; (2) Pelayanan konseling Kristen kepada pasangan suami-isteri dalam menyelesaikan konflik keluarga perlu mendapat perhatian khusus bagi gembala jemaat, gembala bertanggungjawab untuk memperhatikan langsung kegiatan pelayanan konseling Kristen tersebut karena seluruh pembinaan kerohanian jemaat, termasuk pelayanan konseling Kristen menjadi tanggung jawab seorang gembala jemaat. Jika gembala jemaat tidak aktif ada di tempat, maka pendelegasian kepada para pengerja gereja yang telah ditunjuk oleh gembala jemaat untuk melayani konseling Kristen kepada jemaat bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab; (3) Pelayanan konseling Kristen kepada pasangan suami-isteri dalam menyelesaikan konflik keluarga menjadisolusi yang tepat di tengah-tengah perubahan dan perkembangan jaman yang semakin kompleks. Sekaligus persoalan dan permasalahan yang dihadapi oleh setiap keluarga juga semakin kompleks sehingga dengan adanya pelayanan konseling Kristen mampu membantu memberikan jawaban dan jalan keluar bagi keluarga yang menghadapi konflik keluarga; (4) Bentuk keseriusan pelayanan konseling Kristen terhadap keluarga dalam menyelesaikan konflik perlu diwujudkan dengan proaktif. Sehingga gereja sebagai pelaku/konselor dari pelayanan konseling Kristen dapat berkontribusi dan berdampak terhadap keluarga yang sedang dalam menghadapi konflik sehingga keutuhan dan keharmonisan keluarga bisa tetap terjaga dengan baik; dan (5) Diperlukan kerjasama yang baik antara pihak gereja (gembala dan para pengerja) dengan seluruh jemaat, khususnya kepada pasangan suami-isteri dalam menyelesaikan konflik keluarga untuk aktif melakukan konseling Kristen jika memerlukan konseling dalam menyelesaikan permasalahan maupun konflik keluarga yang tidak dapat terselesaikan secara pribadi. Maka pasangan suami-isteri perlu melibatkan pihak gereja untuk melakukan konseling Kristen dalam menyelesaikan permasalahan atau konflik keluarga

    KRISTOLOGI BAHARI

    Get PDF
    Kristologi merupakan doktrin yang paling mendasar dalam iman Kristen karena Kristologi semacam engsel yang menggerakkan pintu. Jika pemahaman Kristologinya salah maka hal ini akan memberi dampak kepada pengajaran yang lain dalam iman Kristen. Karena Kristologi yang sehat akan menghasilkan pengajaran yang sehat. Dan Kristologi yang “sehat” adalah Kristologi yang dibangun atas dasar Alkitab. Dalam perkembangan sejarah gereja Kristologi telah menjadi pembicaraan hangat selama berabad-abad bahkan perdebatan itu pun masih terjadi di era Post Modern ini dengan mengikuti alur berpikir post modern. Kristologi mendapat tantangan khusus.Semua hal ini terjadi bukan hanya dalam lingkup gereja tetapi juga diluar gereja. Kristologi dipandang sebagai kekayaan gereja tetapi dalam implementasinya Kristologi mengalami banyak kesulitan karena Kristologi hanya dianggap doktrin bahkan dipersempit “milik” sekelompok orang dalam denominasi gereja tertentu. Kristologi “dipersulit” dengan rumusan-rumusan doktrinal yang membuatnya menjadi sangat sulit untuk diterima dan dipahami. Dalam konteks kehidupan beragama yang Majemuk di Indonesia, Kristologi harus di implementasikan dengan berbagai macam pendekatan tetapi bukan dalam pengertian kompromi. Sebagaimana kristologi dengan pendekatan empati yaitu suatu upaya penjelasan kristologi lebih personal.Jadi Kristologi tidak hanya menjadi sebuah “pajangan” indah dalam Gereja tetapi menjadi nyata dalam kehidupan sosial masyarakat.Kristologi Bahari yang dikaji dalam tulisan singkat ini menjadi pertimbangan khusus bagi masyarakat SATAS demi membangun pemahaman yang mendasar tentang siapakah Yesus Kristus yang pada akhirnya pemahaman ini menjadi dasar dan kemudian memberi pengaruh bagi kehidupan religius dan juga dalam kehidupan sosial masyarkat.Karena sangat tidak mungkin memisahkan kedua bentuk kehidupan ini. Pemahaman yang benar tentang siapa Yesus Kristus dan apa karyaNya bagi kehidupan manusia akan memberi warna tersendiri dalam kehidupan sosial mayarakat. Jadi seorang yang religius pasti akan memberukan pengaruh yang positif dalam kehidupan sosial masyarakat. Kristologi mampu memberikan jawaban bagi kehidupan sosial masyarakat. Kristologi bukan hanya sekedar sebuah rumusan tetapi Kristologi adalah kehidupan itu sendiri

    PELAYANAN PASTORAL BAGI ISTRI YANG BERDUKA DAN SIGNIFIKANSINYA TERHADAP PROSES PENEMUAN MAKNA HIDUP JEMAAT GEREJA KRISTEN JAWA KISMOREJO KARANGANYAR

    Get PDF
    Pelayanan pastoral merupakan pelayanan penggembalaan dan pendampingan kepada jemaat yang didalamnya ada kegiatan kemitraan, bahu-membahu, menemani, dan berbagi dengan tujuan saling menumbuhkan, menguatkan dan mendukung. Demikian halnya pelayanan pastoral kepada orang yang berduka seharusnya berisikan kegiatan-kegiatan di atas. Melalui kegiatan bahu-membahu, menemani atau berbagi tersebut, diharapkan jemaat yang berduka dapat bertumbuh secara rohani. Dengan pertumbuhan rohani yang baik, jemaat yang berduka diharapkan bisa menemukan arti hidup melalui penderitaan atau krisis yang sedang dihadapinya. Hal itu bisa dicapai bukan hanya melalui kunjungan pada saat ibadah penghiburan saja, tetapi bisa melalui percakapan pastoral dan kunjungan yang rutin. Percakapan pastoral meski singkat atau biasa namun bila dikerjakan dalam kesungguhan dan ketulusan, akan membantu jemaat yang berduka untuk mengungkapkan persoalan-persoalan yang muncul akibat kehilangan yang dideritanya. Para pelayan Tuhan dapat melihat fakta-fakta yang dialami dan dihadapi jemaatnya yang berduka sehingga bisa memberikan pertolongan yang tepat sasaran. Kunjungan rutin dapat menguatkan dan menghibur jemaat sehingga tidak merasa sendiri. Selain itu dalam kunjungan rutin juga bisa dilakukan percakapan pastoral yang mendalam. Pola pelayanan pastoral dengan cara memberikan bantuan praktis berkaitan dengan persiapan penguburan, pelayanan doa dan pemberitaan Firman di kebaktian penghiburan dan pemakaman tidaklah salah hanya saja kurang efektif. Pola pelayanan seperti ini kurang bisa menyentuh dan menyelesaikan perasaan-perasaan problematis akibat kedukaan. Berdasarkan penelitian Penulis, adanya ketidakefektifan pelayanan pastoral dapat terjadi karena kurangnya pemahaman tentang hakekat pelayanan pastoral di antara pelayan Tuhan. Berhubung kurangnya pemahaman tersebut maka mereka tidak memprioritaskan waktu untuk melakukan bentuk pelayanan pastoral yang lain (seperti kunjungan, telepon dan percakapan pastoral), ditambah lagi dengan banyaknya kegiatan gerejawi yang menyita banyak waktu. Bila kendala ini tidak dicarikan jalan keluarnya atau diselesaikan, maka pelayanan pastoral akan sulit untuk menyentuh kehidupan pribadi jemaat

    PERSONAL EVANGELISATION METHOD (PEM) SEBAGAI POLA PENDEKATAN PEKABARAN INJIL DALAM KONTEKS PLURALISME

    Get PDF
    Pemahaman akan agama yang pluralis seringkali menjadi penghalang dalam penyajian Injil, karena pemahaman pluralisme berpikir bahwa semua agama sama saja, cuma caranya yang berbeda-beda. Para hamba Tuhan atau orang yang sedang menyajikan Injil dalam konteks pluralisme tersebut sering sekali kehabisan kata atau akal untuk memberikan penjelasan. Padahal peberitaan Injil tersebut harus tuntas dan clear. Pekabaran Injil merupakan tugas dan kewajiban orang-orang yang sudah mengaku menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Namun faktanya, sekarang tidak sedikit orang Kristen atau yang “mengaku” Kristen dan Gereja menghindar dari pelayanan Pemberitaan Injil dengan berbagai alasan, seperti: Pemberitaan Injil itu tugas hamba-hamba Tuhan, cara memberitakan Injil jarang diajarkan, bahkan takut jika terjadi penolakan dari orang yang sedang dilayani. Karena itulah, Personal Evangelisation Methode diharapkan dapat menolong orang percaya, baik hamba Tuhan, jemaat awam untuk memberitakan Injil sehingga tidak mengalami benturan ataupun penolakan dari orang yang sedang dilayani. Personal Evangelisation Methode dapat menolong dalam perkenalan, bahkan dalam penyajian Injil

    IMPLIKASIPRAKTIS-RELASIONAL DOKTRIN TRITUNGGAL: REFLEKSI INJILI

    Get PDF
    Orang Kristen ada dan hadir di tengah-tengah dunia yang plural. Sebab, pluralitas itu niscaya dalam hidup manusia. Realitas kemajemukan tidak bisa dihindari dan ditolak, sehingga berbeda itulah hidup, menerima perbedaan itulah indahnya hidup. Hidup bersama, meskipun berbeda dalam banyak hal, saling menerima satu dengan yang lain, demikianlah semestinya hidup dijalani. Akan menjadi Ironis, jika gaya hidup yang eksklusif, tertutup, dan isolatif, bahkan separatis yang ditampilkan. Namun faktanya, fenomena hidup yang eksklusif, tertutup dan cenderung hanya mau berbaur dengan yang sefaham, segolongan, dan sekeyakinan saja menjadi ciri khas sekelompok orang yang ekstrem atau singkatnya yang biasa disebut dengan gerakan radikalisme dan fundamentalisme

    SIGNIFIKANSI PERNIKAHAN KRISTEN BAGI PASANGAN YANG BELUM DIBERKATI DI GEREJA

    Get PDF
    Pernikahan adalah persekutuan ekslusif seumur hidup antara seorang pria dan seorang wanita. Konsep dasar pernikahan pertama kali dimulai di taman Eden, yakni Ketika Allah membawa Hawa kepada Adam. Pernikhan merupaka suatu tahap dimana seorang laki-laki dan perempuan dipersatukan oleh Allah dan diikat secara sah oleh ikatan kasih, hukum, perlindungan untuk menikmati hubungan seksual secara sah dan hubungan sebagai suami isteri yang berlaku sampai seumur hidup. Namun dalam kehidupan Kristen masa kini banyak pasangan yang tidak memenuhi konsep pernikahan yang alkitabiah sebagaimana dikehendaki Allah. Beberapa pasangan telah hidup bersama namun belum diberkati di gereja. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan mencari dan mengidentifikasi masalah yang diteliti serta pengevaluasiannya. Melalui data yang dianalisa dan diinterpretasi maka ditemukan bahwa: pertama, pernikahan Kristen berdasarkan Alkitab adalah hakikat pernikahan bagi keluarga yang belum diberkati. Kedua, pemahaman yang benar mengenai pernikahan Kristen bagi keluarga yang belum diberkati sehingga dapat mengerti pernikahan Kristen. Ketiga, dalam penelitian terhadap pernikahan Kristen, banyak keluarga yang belum memahami pernikahan menurut Alkitab, oleh sebab itu penting bagi keluarga untuk memahami dan melakukan dengan benar pernikahan menurut Alkitab sesuai dengan kehendak Allah

    SIKAP ETIS KRISTEN TERHADAP PERCERAIAN MENURUT MARKUS 10:9

    Get PDF
    Semua orang percaya harus memahami dan meyakini bahwa Allah sumber kasih (Roma 5:8). Adalah penting untuk setiap manusia memahami, dan mengalami kasih Allah dalam pengalaman nyata sehari-hari (Ibr. 2:9). Allah sebagai desainer pernikahan, telah mendesain pernikahan sebagai satu lembaga ciptaan Allah yang tertua dalam dunia ini. Sebelum ada satu bangsa, kerajaan, bahkan gereja, Allah terlebih dahulu menciptakan satu unit keluarga. Kasih dalam hubungan Adam dan Hawa begitu harmonis meniktmati kasih Tuhan di dalam Taman Eden. Pernikahan adalah suatu hal yang unik, juga indah dan kudus.Alkitab memberikan gambaran hubungan suami istri seperti hubungan Kristus sebagai mempelai laki-laki dengan orang-orang percaya sebagai mempelai perempuan (Efesus 5:22-23). Kegagalan hubungan suami-istri yang diikuti perceraian adalah salah satu dari sekian banyak realitas yang terjadi dalam kehidupan manusia. Yang penting membedakan antara kedua fenomena itu: Keinginan seorang istri atau seorang suami untuk bercerai adalah akibat dari kegagalan hubungan kasih. Kasih berperan penting dalam kelangsungan hidup pernikahan karena kasih menutupi banyak sekali dosa (1 Pet.4:8). Karena kasih juga membuat seseorang rela berkorban (Ams.17:17), bahkan memberikan nyawanya. Perceraian bukanlah jalan akhir untuk penyelesaian masalah dalam pernikahan. Masih ada mujizat bagi orang yang percaya kepadaNya. Seungguhnya tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan dan pendengaranNya tidak kurang tajam untuk mendengar (Yes. 59:1). Hubungan suami-istri yang harmonis sangat bergantung kepada pengertian kedudukan suami dan istri menurut Alkitab, dan bagaimana baik suami maupun istri menempatkan diri sesuai dengan pengertian itu. &nbsp

    SIKAP ETIS KRISTEN TERHADAP PENDERITAAN MENURUT 1PETRUS 4:12-16 DAN RELEVANSINYA BAGI ORANG PERCAYA

    Get PDF
    Semua orang percaya harus memahami dan meyakini bahwa Allah adalah sumber kasih. Adalah penting memiliki pemahaman yang benar tentang Allah dan kasih-Nya supaya orang percaya tidak salah mengerti bahwa kasih Allah tidak selalu diartikan dengan sesuatu yang menyenangkan atau membahagiakan sebagaimana konsep manusia pada umumnya. Pemahaman yang benar akan Allah harus diwujudkan dengan sikap hidup yang benar. Sehingga dalam segala keadaan, baik bahagia maupun menderita, tetap memuji Tuhan. Kemampuan dan kekuatan orang percaya dalam menghadapi penderitaan dan api siksaan akan membuat kasih Allah semakin tampak nyata. Hal yang tidak kalah penting adalah sikap rendah hati dan ketetapan hati. Sikap rendah hati akanmemampukan orang percaya mengambil bagian dalam penderitaan Kristus, tidak bersungut-sungut, mengeluh, dan menyalahkan Tuhan saat penderitaan melanda tetapi disanggupkan untuk bersukacita. Dan ketika orang percaya menghadapi kebencian dunia yang membenci kebenaran, perlu memiliki ketetapan hati untuk memuliakan Allah dengan menyatakan kebenaran maka kita tidak akan merasa malu, justru akan mendorong kita untuk terus taat kepada panggilan-Nya yang unik itu

    184

    full texts

    188

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Injil Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇