UNISMA Repository (Universitas Islam Malang)
Not a member yet
11579 research outputs found
Sort by
Analisis Proyeksi Produksi Padi dan Konsumsi Pangan Beras di Kabupaten Malang
Padi merupakan tanaman pangan yang memiliki peran penting bagi masyarakat Indonesia dan memainkan peran penting dalam ketahanan pangan nasional maupun global. Produksi padi sangat berhubungan erat dengan kebutuhan dan ketersediaan beras. Padi sebagai tanaman utama dalam produksi beras menjadikannya sangat penting dalam memenuhi kebutuhan beras penduduk, produksi padi yang mencukupi juga dapat memastikan ketersediaan beras yang memadai bagi masyarakat. Kabupaten Malang merupakan penghasil padi, dengan luas panen mencapai 63.035 hektar dan rata-rata produktivitas sekitar 7,081 ton/ha. Penduduk di Kabupaten Malang meningkat setiap tahunnya. Jumlah penduduk semakin bertambah menyebabkan kebutuhan masyarakat akan bahan pangan terutama beras juga mengalami peningkatan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah: 1) menganalisis proyeksi produksi padi pada tahun 2024-2045. 2) Menganalisis proyeksi konsumsi beras pada tahun 2024-2045. 3) Menganalisis kecukupan ketersediaan beras tahun 2024-2045.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive yaitu di Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan data sekunder, data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang. Metode analisis menggunakan analisis Box-Jenskins ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) untuk menganalisis proyeksi produksi padi dan konsumsi beras. Analisis ketersediaan beras menggunakan perhitungan pengurangan dari produksi beras dengan konsumsi beras. Selain itu, untuk menghitung nilai error pada proyeksi menggunakan MAPE (Mean Absolute Percentage Errror).
Hasil analisis dari proyeksi produksi padi menunjukkan Kabupaten Malang pada tahun 2024 – 2045 akan mengalami peningkatan produksi padi dengan rata-rata persentase kenaikan sebesar 1,14% per tahun. Hal ini disebabkan karena luas panen meningkat setiap tahunnya dengan rata-rata 4,26% setiap tahunnya dan produktivitas diproyeksikan akan meningkat dengan rata-rata 1,03% setiap tahunnya. Proyeksi konsumsi beras di Kabupaten Malang pada tahun 2024 – 2045 akan mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase kenaikan sebesar 1,46% per tahun, konsumsi beras tertinggi yaitu pada tahun 2045 sebesar 277.577 ton. Hal ini dikarenakan proyeksi jumlah penduduk yang semakin bertambah setiap tahunnya dengan rata-rata 0,52% dan proyeksi komsumsi beras perkapita meningkat dengan rata-rata peningkatan 0,17%. Kecukupan ketersediaan beras di Kabupaten Malang tahun 2024 – 2045 diperkirakan Kabupaten Malang tidak akan mengalami kekurangan beras. Hal tersebut ditunjukkan oleh rata-rata produksi beras sebesar 361.894 ton, rata-rata konsumsi beras sebesar 257.880 ton/tahun, dan rata-rata surplus beras sebesar 104.013 ton.
Saran dari penelitian ini adalah Kepada pemerintah dan lembaga yang terkait diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan produksi padi untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri terutama Kabupaten Malang dan Kabupaten Malang dapat mendistribusikan beras ke daerah yang non-produksi beras
Analisis Kelayakan Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Melon (Cucumis melo L) Dengan Sistem Hidroponik di Kebun Hortila Lawang
Buah-buahan yang cukup potensial untuk dikembangkan dengan
pertimbangan permintaannya terus meningkat serta mempunyai prospek untuk
dikembangkan adalah melon. Saat ini pengembangan budidaya melon di Indonesia
semakin banyak diminati oleh para petani. Kebun Hortila merupakan produsen
sekaligus sebagai distributor buah dan sayur hidroponik. Kebun Hortila
menjalankan kegiatannya dari hulu sampai ke hilir yang bergerak dari bidang
budidaya hingga pemasaran. Budidaya melon hidroponik di kebun Hortila sedah
berjalan mulai dari tahun 2021 hingga sekarang. Pada panen pertama kebun Hortila
mengalami penurunan tingkat produksi penjualan mencapai 75% yang disebabkan
oleh timbulnya serangan hama penyakit dan juga kekurangan tenaga pekerja,
sehingga mengakibatkan produktivitas buah melon hidroponik menurun. Dalam
usahatani melon tentu harus mengetahui apakah usahatani tersebut layak dijalankan
apa tidak dan juga penggunaan faktor-faktor apakah yang dapat meningkatkan
produksi usahatani melon hidroponik agar dapat menguntungkan dan dijalankan
terus menerus. Sehingga tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelayakan
usahatani melon dan menganalisis apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi
produksi usahatani melon hidroponik di kebun Hortila Lawang.
Penelitian ini dilakukan di kebun Hortila yang berlokasi di Jalan Terusan
Polaman, RT 06, RW 08, Dusun Krajan, Desa Bedali, Kecamatan Lawang,
Kabupaten Malang, Jawa Timur yang dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2024,
pemilihan lokasi penelitian ini dilakukan dengan cara sengaja (Purposive). Dalam
penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
case study research (studi kasus). Metode pengumpulan data dengan wawancara
dan observasi serta memperoleh informasi dari perusahaan. Metode analisis yang
digunakan yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net
Benefit Cost Ratio (Net B/C Ratio), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C Ratio)
Payback Period (PP) dan regresi linier berganda menggunakan aplikasi SPSS.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa usahatani melon hidroponik layak untuk
terus dijalankan dengan nilai-nilai kelayakan Net Present Value (NPV) sebesar Rp
39.683.826 hal ini menunjukkan bahwa nilai NPV lebih dari 0 yang artinya nilai
NPV usahatani melon hidroponik di kebun Hortila layak untuk dijalankan. Internal
Rate of Return (IRR) mendapatkan tingkat suku bunga sebesar 15,64%, hal ini
menunjukkan bahwa nilai IRR lebih besar dari tingkat suku bunga Bank Indonesia
tahun 2024 yaitu 6%, maka usahatani melon hidroponik menguntungkan. Net B/C
Ratio sebesar 1,57, hal ini menunjukkan bahwa nilai Net B/C Ratio lebih besar dari
1 yang menunjukkan bahwa manfaat bersih lebih besar daripada biaya bersih,
artinya nilai Net B/C Ratio usahatani melon hidroponik layak untuk dijalankan.
Gross B/C Ratio sebesar 0,26 hal ini menunjukkan bahwa nilai Gross B/C Ratio
kurang dari 1 yang artinya nilai Gross B/C Ratio usahatani melon hidroponik tidak
layak untuk dijalankan, karena setiap Rp 1 biaya yang dikeluarkan menghasilkan
penerimaan sebesar 0,26%, yang menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh belum mampu menutupi seluruh biaya yang dikeluarkan, hal ini disebabkan karena
biaya investasi awal besar dan perbandingannya sedikit dengan benefit oleh karena
itu nilai Gross B/C yang dihasilkan sedikit. Payback Periode selama dalam kurun
waktu 0,83 tahun, dikarenakan pada kebun Hortila panen pada 3 bulan sekali maka
0,83 tahun dibagi dengan 12 bulan menjadi 9,98 bulan atau sama dengan 3 kali
panen. Hal ini menunjukkan bahwa masa pengembalian Payback Period lebih
pendek dari umur ekonomis usahatani melon hidroponik, maka usahatani melon
hidroponik layak untuk dijalankan, karena umur ekonomis usahatani melon
hidroponik yaitu 10 kali musim panen atau 4 tahun. Faktor-faktor yang berpengaruh
positif terhadap produksi usahatani melon hidroponik di kebun Hortila Lawang
adalah luas areal tanam, bibit dan nutrisi, sedangkan faktor yang berpengaruh
negatif adalah pestisida dan tenaga kerja. Adapun faktor yang tidak mempengaruhi
produksi usahatani melon hidroponik yaitu jumlah lubang tanam.
Berdasarkan hasil penelitian perlu menyesuaikan faktor-faktor usahatani
yang tepat, seperti penggunaan pestisida diharapkan petani melon hidroponik
mampu mengurangi penggunaannya dan menyesuaikan dengan dosis yang
dianjurkan dan pengurangan untuk tenaga kerja yang masih kurang memiliki
keahlian yang memadai. Memperhatikan variabel yang tidak mempengaruhinya
dengan menambahkan luas areal tanam, jumlah bibit dan juga nutrisi. Dengan
memperhatikan hal-hal tersebut maka hasilnya dapat meningkatkan keuntungan
produksi usahatani melon hidroponik di Kebun Hortila Lawang
Pengaruh Promosi Kesehatan Phbs dan Higiene Diri Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Pencegahan Penyakit Konjungtivitis pada Santri Pesantren Bahrul Maghfiroh
Maghfirotul Azizah Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Malang, jan 2025. Efektivitas Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pencegahan Penyakit Konjungtivitis. Pembimbing 1: dr. Hj. Rizki Annisa, M.Med.Ed., Pembimbing 2: Sri Herlina, SKM., MPH.
Pendahuluan: Promosi kesehatan merupakan salah satu upaya pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan penyakit konjungtivitis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas edukasi PHBS terhadap Pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan penyakit konjungtivitis menggunakan media powerpoint, x-banner dan simulasi.
Metode: Penelitian menggunakan metode studi quasi-experiment one-group pretest- posttest design. Analisa data menggunakan uj wilcoxon dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eklusi sebanyak 150 santri SMP di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh. Pemberian intervensi edukasi PHBS pencegahan penyakit konjungtivitis menggunakan media powerpoint, x-banner dan simulasi.
Hasil: Didapatkan peningkatan nilai posttest terhadap variabel pengetahuan sebanyak 138 santri, variabel sikap sebnayak149 santri dan variabel perilaku sebanyak 122 santri. Maka promosi kesehatan memiliki efektivitas pada peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan penyakit Konjungtivitis.
Kesimpulan: Pemberian edukasi menggunakan media ppt x-banner dan simulasi dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku santri dalam menvegah peyakit konjungtivitis.
Kata kunci: Konjungtivitis, PHBS, X-banner, Santr
Pengaruh Customer Experience dan Customer Expectations Terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Konsumen Toyota Kota Malang)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Pengaruh Customer Experience dan Customer Expectations Terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Konsumen Toyota Kota Malang). Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu konsumen Toyota Kota Malang. Sampel pada penelitian ini menggunakan rumus hair yang diperoleh 140 orang. Penelitian ini menganalisis data menggunakan teknik Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS versi 4.1.0.9. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah loyalitas pelanggan sebagai variabel terikat, kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi, customer experience, customer expectations sebagai variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Customer Experience berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan tetapi tidak signifikan 2) Customer Expectations berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan 3) Customer Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan 4) Customer Expectations berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan 5) Kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan 6) Customer experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan melalui Kepuasan Pelanggan sebagai variabel intervening 7) Customer Expectations berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan melalui Kepuasan Pelanggan sebagai variabel intervening.
Kata Kunci : Loyalitas Pelanggan, Kepuasan Pelanggan, Customer Experience, Customer Expectations
Pengaruh Pemberian Daun Benalu Teh (Scurrula Atropurpurea (Bl.) Dans) Dan Benalu Mangga (Dendrophthoe Petandra) 3:1 Terhadap Jumlah Serta Morfologi Trombosit Dan Leukosit Pada Individu Sehat Di Malang
Pendahuluan: Penggunaan tanaman obat herbal sebagai terapi komplementer semakin mendapatkan perhatian karena potensinya dalam meningkatkan kesehatan dan menjadi terapi pendamping dari resep obat dokter. Kombinasi herbal daun benalu teh (Scurrula atropurpurea) dan benalu mangga (Dendrophthoe petandra) dengan rasio 3:1 (BTBM 3:1) dipilih karena efek sinergis yang terjadi pada kedua tanaman parasit tersebut. Herbal daun BTBM dalam beberapa penelitian, seperti in-silico, in-vitro, dan in-vivo telah terbukti memiliki beragam manfaat, terutama dalam menurunkan tekanan darah. Namun, keamanan konsumsi BTBM tersebut pada manusia belum pernah diteliti, sehingga penelitian uji klinik fase 1 perlu dilakukan yang direpresentasikan oleh profil trombosit dan leukosit.
Metode: Penelitian uji klinik fase 1 dilakukan pada 28 individu sehat di Malang yang memenuhi kriteria inklusi, lalu dibagi menjadi dua kelompok: kelompok placebo (n=13) dan kelompok BTBM 3:1 (n=15) dengan dosis harian 560 mg BT serta 187 mg BM selama 15 hari. Konsumsi oral BTBM 3:1, vital sign, dan keluhan saat periode perlakuan dimonitor setiap pagi hari di masing-masing rumah responden. Pengambilan data yang berupa sampel darah dilakukan pada saat sebelum (pre-test) dan setelah penelitian (post-test). Data dianalisa dengan Wilcoxon signed-rank test dan dianggap signifikan jika p<0,05.
Hasil: Tidak ada perubahan yang signifikan pasca pemberian BTBM 3:1 pada parameter jumlah trombosit dan leukosit, PDW, serta hitung jenis leukosit (p>0,05). Hal ini menjadi bukti bahwa pemberian kombinasi herbal tersebut aman dan dapat ditoleransi dengan baik pada individu sehat, dengan potensi minimal untuk efek fisiologis yang merugikan. Meskipun perubahan tiap parameter tidak terlalu mencolok, terdapat penurunan jumlah trombosit pada wanita sehat sebesar 14,5 x 103/µL (p 0,624), leukosit pada pria maupun wanita sehat sebesar 0,59 x 103/µL (p 0,31) dan 0,58 x 103/µL (p 0,208), serta hitung jenis leukosit (p>0,05). Peningkatan nilai PDW terlihat pada pria dan wanita sehat sebesar 0,25 x 103/μL (p 0,93) dan 0,89 x 103/μL (p 0,482).
Simpulan: Pemberian BTBM 3:1 aman dilakukan karena tidak menunjukkan perubahan yang berarti pada responden sehat terhadap parameter jumlah trombosit dan leukosit, PDW, serta hitung jenis leukosit
Peran Baitul Mal Wat Tamwil (Bmt) Dalam Peningkatan Kinerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Umkm) Di Desa Suciharjo Kabupaten Tuban
Baitul Maal wat Tamwil (BMT) berperan penting dalam meningkatkan kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Suciharjo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi BMT dalam aspek permodalan, pendampingan, dan pengembangan usaha UMKM di desa tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT mampu menyediakan akses pembiayaan syariah yang mudah, memberikan pelatihan kewirausahaan, serta mendukung pemasaran produk UMKM. Peran ini berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, efisiensi operasional, dan keberlanjutan usaha UMKM di Desa Suciharjo. Kesimpulannya, BMT merupakan mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan UMKM di pedesaan.
Kata Kunci: BMT, Peningkatan Kinerja, UMKM, Desa Suciharjo
Pengaruh Tax Avoidance Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Transparansi Informasi Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penghindaran pajak dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan, dengan transparansi informasi sebagai variabel moderasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan korelasional, penelitian ini berfokus pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2019 hingga 2023. Penghindaran pajak, strategi keuangan yang digunakan oleh perusahaan untuk meminimalkan beban pajak melalui celah hukum, dan profitabilitas, indikator penting kesehatan keuangan perusahaan, diperiksa untuk menentukan dampaknya terhadap nilai perusahaan. Transparansi informasi, yang mencerminkan aksesibilitas dan kejelasan pengungkapan perusahaan kepada pemangku kepentingan, dimasukkan sebagai faktor moderasi untuk mengeksplorasi perannya dalam memengaruhi hubungan ini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penghindaran pajak memiliki dampak positif pada nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa perencanaan pajak strategis dapat meningkatkan persepsi investor dan valuasi pasar. Profitabilitas juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan, menyoroti perannya sebagai pendorong penting nilai perusahaan. Namun, temuan tersebut menunjukkan bahwa transparansi informasi melemahkan pengaruh penghindaran pajak dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan transparansi dapat mengurangi keuntungan yang diperoleh dari strategi penghindaran pajak dan menekankan pendekatan yang lebih etis terhadap tata kelola perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap bidang akuntansi keuangan dan tata kelola perusahaan dengan memberikan bukti empiris tentang interaksi antara strategi pajak, profitabilitas, transparansi, dan nilai perusahaan. Temuan tersebut menggarisbawahi pentingnya pengungkapan informasi yang transparan untuk menyeimbangkan strategi keuangan perusahaan dengan kepercayaan pemangku kepentingan dan kepatuhan terhadap peraturan. Penelitian di masa mendatang disarankan untuk memperluas cakupan dengan memasukkan sektor lain, memperpanjang periode penelitian, dan mengeksplorasi variabel moderasi tambahan, seperti praktik tata kelola perusahaan dan risiko politik, untuk memberikan pemahaman yang lebih luas tentang dinamika ini di berbagai konteks
Pengaruh Mindfulness dan Stres Terhadap Prestasi Akademik Pada Mahasiswa Pre-Klinik Fk Unisma
Pendahuluan: Istilah mindfulness atau kesadaran merupakan kondisi seseorang dengan keadaan fokus dalam suatu keadaan tertentu. Saat ini di Indonesia memasuki fase darurat kesehatan mental yang ditandai banyaknya berita kasus di media sosial yang dihubungkan dengan adanya gangguan mental. Beberapa trigger munculnya gangguan mental dikarenakan adanya stresor yang berlebihan, seperti faktor internal yaitu jenis kelamin, usia, kondisi fisik, tingkat pendidikan dan faktor eksternal yaitu keluarga, keuangan, stresor akademik. Mahasiswa kedokteran memiliki kecenderungan mengalami stres berat Ini disebabkan sekolah kedokteran dikenal mempunyai tuntutan pendidikan yang berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur mindfulness dan stres terhadap nilai indeks prestasi akademik mahasiswa FK UNISMA.
Metode: Desain penelitian ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian adalah mahasiswa prodi pendidikan dokter tahun pertama yang mengikuti Blok Keterampilan Belajar dan Bioetika dan tahun kedua yang mengikuti Blok Fisiologi Sistem Digestive. Berdasarkan kriteria inklusi total responden sebanyak 177 mahasiswa, mahasiswa tahun pertama yang jenis kelamin laki - laki sebanyak 29 mahasiswa, perempuan 63 mahasiswa, dan mahasiswa tahun kedua jenis kelamin laki - laki sebanyak 19 mahasiswa, perempuan 66 mahasiswa. Variabel bebas penelitian ini yaitu mindfulness dan stres, sedangkan variabel terikat yaitu nilai indeks prestasi akademik mahasiswa tahun pertama dan kedua fakultas kedokteran Universitas Islam Malang. Pengukuran mindfulness dengan kuesioner Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) sedangkan stres diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS). Analisis data penelitian dengan uji Chi-square (p <0,05) yang berfungsi untuk mengetahui pengaruh mindfulness terhadap prestasi akademik serta pengaruh stres terhadap nilai indeks prestasi akademik pada mahasiswa tahun pertama dan tahun kedua.
Hasil: Responden berdasarkan kriteria inklusi tahun pertama sebanyak 29 laki-laki, 63 perempuan, dan tahun kedua sebanyak 19 laki-laki dan 66 perempuan. Mindfulness berpengaruh signifikan terhadap nilai indeks prestasi akademik mahasiswa tahun pertama dan tahun kedua (p = 0.000), stres berpengaruh signifikan terhadap nilai indeks prestasi akademik mahasiswa tahun pertama dan kedua (p = 0.000). Mindfulness tahun kedua lebih tinggi dari pada mahasiswa tahun pertama (p = 0.000), dan stres tahun pertama lebih tinggi dibandingkan tahun kedua (p = 0.005), serta nilai indeks prestasi akademik mahasiswa tahun pertama lebih tinggi dari pada tahun kedua (p = 0.007).
Kesimpulan: Mindfulness berpengaruh baik pada nilai indeks prestasi akademik mahasiswa kedokteran tahun pertama dan kedua. Sebaliknya stres beresiko memperburuk nilai indeks prestasi akademik mahasiswa kedokteran tahun pertama dan kedua
REKAYASA KUALITAS RESIDU TANAMAN: EMAS HIJAU (NITROGEN) TANAH ANTARA KEKURANGAN DAN KELIMPAHAN
Rekayasa kualitas bahan organik dengan campuran kualitas tinggi dan rendah memberikan dampak yang positif terhadap dinamika ketersedian hara terutama hara N. Kandungan N mineral kumulatif meningkat dengan meningkatnya residu kualitas tinggi pada campuran. Aplikasi campuran residu kacang tanah dan jerami padi meningkatkan laju mineralisasi N sebesar 37,27% sampai 59,48% ,meningkatkan serapan N sebesar 49,19% sampai 62,95%, meningkatkan efesiensi penggunaan N sebesar 15,04 % sampai 51,48% .
Rekayasa kualitas residu tanaman dengan pemberian berbagai konsentrasi 15N menghasilkan residu dengan kualitas yang berbeda, makin tinggi konsentrasi 15N Pidato Pengukuhan Prof. Dr. Ir. Anis Sholihah, M.P. | 23 yang diberikan makin tinggi pula kualitas residu tanaman. Pemberian residu tanaman berlabel 15N dalam tanah meningkatkan serapan N tanaman jagung, 50,50% lebih tinggi dibanding kontrol. Besarnya serapan N total yang diserap tanaman jagung dengan pemberian residu kualitas rendah dan tinggi berturut turut 28,15% dan 35,42% dari total yang ada dalam tanah. Makin tinggi kualitas residu tanaman makin sedikit sisa N yang masih tertinggal dalam tanah, hal ini berarti semakin efisien penggunaan N bagi tanaman.
Persentase sisa kandungan N tanah setelah musim tanam 1 dan 2 menunjukkan rekayasa kualitas dengan mencampur kualitas rendah dan tinggi menyisakan cadangan N paling tinggi sebesar 66,14 % dibanding tanpa campuran
Penerapan Strategi Kognitif Dalam Pembelajaran Sains Creativity Anak Usia Dini di Singhanakhon Wittaya Nusorn School Thailand
Peneliti melakukan terkait penerapan strategi kognitif dalam pembelajaran
sains creativity. Tujuan dari melakukan penelitian meliputi: 1) Mendeskripsikan
perencanaan strategi kognitif guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar sains
creativity pada anak usia dini di Singhanakhon Wittaya Nusorn School Thailand. 2)
Mendeskripsikan pelaksanaan strategi kognitif guru dalam kegiatan belajar sains
creativity pada anak usia dini di Singhanakhon Wittaya Nusorn School Thailand. 3)
Mendeskripsikan evaluasi strategi kognitif guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar
sains creativity pada anak usia dini di Singhanakhon Wittaya Nusorn School
Thailand.
Penelitian ini berlookasi di Singhanakon Wittaya Nusorn School Thailand.
Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini
dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang
melitputi kondensasi data, reduksi data, dan penyajian data. Sedangkan untuk
keabsahan data meliputi perpanjangan pengamatan dan triangulasi.
Hasil dari penelitian ini bahwa pembelajaran di Singhanakhon Wittaya
Nusorn School menggunakan strategi kognitif dan dikolaborasi dengan
pembelajaran sains creativity. Guru menggunakan media dalam proses
pembelajaraan dan juga tugas akhir berupa problem based learning (PBL). Selain
itu, dari sisi guru juga melakukan diskusi untuk merencanakan kegiatan
pembelajaran setiap 2 minggu untuk merencanakan literasi awal pembelajaran,
menyiapkan kegiatan inti, dan menyiapkan evaluasi pembelajaran berupa kuis
tanya jawab. Terdapat tiga tahapan implementasi berupa kegiatan pendahuluan, inti
dan penutup (refleksi). Evaluasi dalam penerapan strategi kognitif dalam
pembelajaran sains creativity terdapat dua tahapan yaitu evaluasi saat pembelajaran
dan di akhir pembelajaran.
Kata Kunci: cognitive strategies, creativity science, Singhanakhon Wittaya Nusorn
School Thailan