UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
    1135 research outputs found

    Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script Berbantuan Media Pembelajaran Pop Up Book Untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa SD

    Full text link
    Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui penggunaan metode pembelajaran cooperative script berbantuan media pembelajaran pop up  dalam meningkatkan keterampilan menyimak Peserta didik kelas IV SDN Naikoten 1 kupang Tahun Pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, Kuantitatif dengan melalui tahap yakni observasi dan instrument pengumpulan data adalah cara yang digunakan peneliti untuk memperoleh data . penelitian ini di laksanakan di SDN Naikoten 1 pada kelas IV C dengan jumlah siswa 31 orang. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan presentase ketuntasan hasil keterampilan menyimak pada setiap siklus. Dilihat dari presentase dari tahap siklus I presentase ketuntasan 26% dengan rata-rata 60%. Pada siklus II presentase ketuntasan hasil keterampilan menyimak mencapai 87% dengan rata-rata 89%. Sedangkan untuk aktivitas guru dan peserta didik juga mengalami peningkatan dilihat dari hasil aktivitas guru siklus I yaitu 68% dan aktivitas peserta didik siklus I yaitu 70% kemudian pada siklus II aktivitas guru mencapai 87% dan aktivitas peserta didik siklus II mencapai 92%. Berdasarkan hasil peneliti ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran cooperative script berbantua media pembelajaran pop up dapat meningkatkan hasil keterampilan menyimak peserta didik pada materi asal ususl nenek moyang kita di kelas IV SDN Naikoten I

    Penerapan Model Contextual Teaching And Learning Berbantuan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Pada Topik 5 Cerita Tentang Daerahku

    Full text link
    Masalah pokok dalam penelitian ini adalah sejauh mana penerapan model pembelajaran contextual teachng and learning berbantuan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa dikelas iv sd inpres oepoi. Adapun tujuan dalam pembelajaran ini adalah untuk mengetahui hail belajar siswa setelah menerapkan model contextual teachng and learning berbantuan media gambar topik 5 cerita tentang daerahku. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang di laksanakan melalui dua siklus.teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan angket.teknik analisis data menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Dalam siklus i hasil tes peserta didik mencapai 30% sedangkan, pada siklus ii hasil tes peserta didik mencapai ketuntasan 92% dengan kategori sangat baik. Model pembelajaran contextual teachng and learning (CTL) lebih efektif digunakan daripada model konvensional untuk melatih siswa untuk aktif berdiskusi, melatih siswa agar berani menyampaikan pendapat atau pengetahuannya didepan kelas, dan melatih siswa untuk belajar menghargai orang lain yang sedang menyampaikan pendapatnya. Keberhasilan ini ditandai dengan keaktifan peserta didik dan lebih fokus pada saat proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran contextual teachng and learning (CTL) dengan berbantuan media gambar. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan tindakan pembelajaran siklus ii telah mencapai standar ketuntasan keberhasilan yang ditetapkan. Maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian yang dilaksanakan di sd inpres oepoi kota kupang dengan menerapkan model pembelajaran contextual teacing and learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada siklus i memiliki perolehan nilai 50% dan pada siklus ii memperoleh nilai 86,15%. Dengan kriteria ketuntasan yang sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran contextual teacing and learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa

    Analisis Media Sosial Tiktok Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Kelas V Di SDN Oesapa Kecil 2, Kota Kupang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk 1). Untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial Tiktok terhadap pembentukan karakter siswa SDN Oesapa Kecil 2, 2) Untuk mengetahui dampak penggunaan media sosial tiktok dalam pendidikan siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dampak media sosial tiktok terhadap perilaku siswa lebih banyak terlihat tampak negatifnya seperti siswa kurang belajar, lebih banyak bermain handphone daripada baca buku. Hal ini tentunya menjadi hal yang sangat menghawatirkan bagi masa depan anak Karena dapat merusak moral dan perilaku anak. Maka dari itu diperlukan pengawasan bagi orang tua terhadap anaknya dalam menggunakan media sosial agar karakter dalam diri anak terjaga dalam bermoral, beretika, serta berakhlak mulia

    Penerapan Model Kooperatif Index Card Match Berbantuan Media Papan Pintar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Bab 5 Topik B Kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten Kupang Tahun Ajaran 2023/2024

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui model pembelajaran Index Card Mard berbantuan papan pintar pada kelas IV SD Negeri Bertingkat Naikoten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan,  pelaksanaan,  observasi, dan refleksi.  Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 28 siswa dengan teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model kooperatif  Index Card Match berbantuan media papan pintar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari masing-masing siklus. Pada siklus I terdapat 18 siswa yang tidak tuntas dengan presentasi 64,28% dan terdapat 10 peserta didik yang tuntas dengan presentasi 35,71% , pada siklus ll mengalami peningkatan menjadi 25 siswa yang tuntas dengan presentasi 89,28% dan 3 siswa yang tidak tuntas dengan presentasi 10,71%. Peningkatan juga terjadi pada observasi aktivitas guru, pada siklus l memiliki presentasi 73,3% meningkat menjadi 92% pada siklus ll. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif Index Card Match berbantuan media papan pintar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan model pembelajaran  index card match yang mempunyai konsep mencari pasangan melalui kartu soal dan jawaban membuat siswa bersemangat dalam mengikuti pelajaran ditambah dengan media papan pintar yang memuat informasi-informasi penting terkait materi dapat memudahkan siswa dalam memahami materi

    Tantangan dan Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Mengakomodasi Keberagaman Gaya Belajar Siswa di SD Inpres Taman Jaya

    No full text
    Praktik pembelajaran yang masih didominasi oleh pendekatan klasikal berpotensi menciptakan hambatan bagi siswa yang gaya belajarnya tidak sesuai dengan metode pengajaran yang digunakan oleh guru. Pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan masih mengalami banyak tantangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hambatan-hambatan yang perlu diatasi dan mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran berdiferensiasi yang telah diterapkan dan dianggap berhasil dalam mengakomodasi keberagaman gaya belajar siswa di SD Inpres Taman Jaya. Metode penelitian yang digunakan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pendekatan kualitatif dipilih karena bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan secara mendalam pengalaman dan perspektif guru terkait tantangan dan strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam mengakomodasi keberagaman gaya belajar siswa. Data yang di ambil meliputi wawancara dan data angket yang di isi oleh guru dan siswa. Hasil penelitian di analisis mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang banyak dialami oleh guru yaitu tentang variasi kebutuhan belajar siswa seperti kemampuan, minat dan gaya belajar siswa sangat beragam dengan poin 39 dengan skor interval 97,5%. Artinya banyak guru yang telah melakukan tes diagnostik untuk mengetahui gaya belajar dan kebutuhan belajar siswa. Sedangkan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan oleh semua guru yaitu penggunaan media pembelajaran seperti gambar dan alat peraga yang beragam dengan poin sebesar 36 dengan skor interval 90%. Artinya guru telah menggunakan berbagai strategi pembelajaran di dalam kelas untuk mengekomodasi keberagaman gaya belajar siswa

    Mengadopsi Sistem Belajar Masyarakat Baduy untuk Pembelajaran Baca-Tulis Siswa Kelas Awal Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami cara masyarakat Baduy, khususnya Baduy Luar, memperoleh keterampilan membaca dan menulis tanpa keterlibatan penuh dalam sistem pendidikan formal. Masyarakat Baduy yang mengasingkan diri dari modernitas, terutama Baduy Dalam, menunjukkan dinamika unik dalam proses pembelajaran baca-tulis yang didorong oleh kebutuhan praktis, seperti berdagang dan berkomunikasi. Melalui wawancara dengan empat informan, ditemukan bahwa kemampuan literasi mereka berkembang sesuai dengan interaksi dengan wisatawan dan lingkungan sekitar. Masyarakat Baduy Luar, yang lebih terbuka terhadap perubahan sosial dan ekonomi, kini memanfaatkan literasi untuk mendukung perdagangan dan eksistensi di media sosial. Penelitian ini juga menyoroti penerapan teori motivasi Abraham Maslow serta teori belajar kognitif dan behavioristik yang relevan dalam konteks pembelajaran di lingkungan formal, seperti sekolah dasar. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi untuk mengembangkan model pembelajaran literasi kontekstual yang berbasis pada kebutuhan nyata dan pengalaman kehidupan sehari-hari

    Pengembangan Media Flashcard Bertekstur Berbasis Multisensorik untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan

    No full text
    Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa kartu flash bertekstur yang dapat meningkatkan keterampilan membaca awal siswa kelas dua di Kecamatan Kemalang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil survei internasional yang menunjukkan tingkat literasi membaca yang rendah di kalangan siswa sekolah dasar di Indonesia, sehingga memerlukan solusi efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca sejak usia dini. Pengembangan media dilakukan menggunakan model ADDIE, pada tahap analisis, kebutuhan siswa dan kondisi belajar awal diidentifikasi, diikuti dengan desain media berdasarkan hasil analisis. Selanjutnya, pembuatan produk dan validasi dilakukan oleh ahli materi pelajaran (rerata 40) dan ahli media (rerata 39), diikuti dengan uji coba terbatas  pada 30 siswa yang dipilih melalui sampling purposif menunjukkan peningkatan dari 60 menjadi 80. Melalui uji coba secara luas (147 siswa) menunjukkan bahwa fashcard bertekstur yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan, menarik menurut validasi ahli, dan efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterampilan membaca siswa dari 62 menjadi 85. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa penggunaan kartu flash bertekstur melalui pendekatan multisensori dapat memaksimalkan hasil belajar membaca pada usia dini. Rekomendasi pengembangan lebih lanjut meliputi penerapan media pada tingkat kelas yang lebih luas dan pengujiannya dalam berbagai konteks pembelajaran untuk memperkuat temuan dan efektivitas produk

    Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Membaca Peserta Didik Kelas V SD

    No full text
    Literasi membaca merupakan kemampuan yang penting dalam menunjang keberhasilan akademik peserta didik karena menjadi dasar untuk menguasai berbagai pengetahuan.  Berdasarkan data nasional seperti hasil PISA maupun data lokal dari Rapor Pendidikan dan wawancara guru di Kecamatan Selo menyatakan bahwa kemampuan literasi membaca peserta didik masih rendah, baik. Data tersebut menggambarkan bahwa banyak peserta didik yang mampu membaca namun belum memahami isi bacaan dengan baik, sehingga aspek pemahaman membaca menjadi titik lemah utama dalam literasi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kemampuan literasi membaca peserta didik, 2) mengetahui implementasi model Project Based Learning dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca, 3) mengetahui pengaruh model Project Based Learning terhadap kemampuan literasi membaca peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian ini dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran PjBL dengan jumlah peserta didik 40 sedangkan kelompok kontrol menggunakan model pembelajaran CIRC dengan jumlah perserta didik 40.  Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan tes soal kemampuan literasi membaca. Teknik analisis data terdiri dari uji pra-syarat dan uji hipotesis. Uji pra-syarat menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji hipotesis menggunakan uji-t dengan bantuan program IBM SPSS Statistic 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model PjBL dapat meningkatkan kemampuan literasi membac, yang ditunjukkan dari nilai rata rata kelas eksperiment sebelum diberikan pembelajaran dengan model PjBL (pretest) 60.75 setelah penerapan pembelajaran dengan PjBL menjadi (posttest) 79.88. Pada kelas kontrol mendapatkan rata rata skor pretest 61.00 dan untuk skor posttest 72.38.  Terdapat pengaruh penerapan model Project Based Learning terhadap kemampuan literasi membaca dengan nilai p value 0,000<0.05.  Simpulan penelitian ini model Project Based Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi membaca peserta didik kelas V SD

    FENOMENA PERKAWINAN USIA DINI DAN DAMPAK TERHADAP PERCERAIAN DI KUA KECAMATAN ADONARA TIMUR KABUPATEN FLORES TIMUR

    No full text
    This study explores the phenomenon of early marriage and its impact on divorce rates at the Office of Religious Affairs (KUA) in East Adonara District, East Flores Regency. The aim is to examine the practice of early marriage and identify the factors contributing to divorce among young couples. A descriptive qualitative approach was employed, utilizing observation, interviews, and documentation for data collection. Findings reveal that early marriage is often driven by economic hardship, cultural practices, low educational attainment, parental pressure, and limited religious understanding. Emotional immaturity and unpreparedness for domestic responsibilities are the leading causes of divorce. Data from KUA East Adonara shows a rising trend in divorces linked to early marriages from 2021 to 2024. This research is expected to deepen understanding of the early marriage issue and serve as a basis for education and policy to prevent early-age divorces

    Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Bagi Guru di Sekolah Dasar Negeri 2 Kecamatan Adonara Timur

    No full text
    Salah satu kesulitan penulisan karya ilmiah yang dialami oleh guru adalah pengembangan ide atau pemikiran menjadi sebuah tulisan karya ilmiah. Untuk itu, perlu dilakukan pelatihan penulisan artikel ilmiah dalam bentuk laporan penelitian maupun penulisan artikel dalam jurnal ilmiah. Kegiatan ini dilakukan dengan membuat pemaparan materi dan pelatihan karya ilmiah pada guru-guru SDN 2. Subjek pengabdian ini adalah guru Sekolah dasar Negeri 2 Kecamatan Adonara Timur. Pelaksanaan kegiatan melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan, observasi, penentuan teknis pelaksanaan, pelaksanaan program dan evaluasi. Permasalahan yang terjadi bagi para guru di Sekolah Dasar Negeri 2 yaitu mengalami kesulitan dalam rendahnya motivasi menulis, pemahaman tentang teknik penulisan, kesulitan mengumpulkan dan mengelola data, kurang menguasai teknologi, tidak tersedianya buku referensi, kurang berfungsinya kegiatan kelompok kerja guru. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan ini menunjukkan bahwa apa yang menjadi masalah yang dialami oleh para guru dapat diberikan solusi dengan baik. Dari hasil kegiatan pengabdian pelaksanaan mendapatkan suatu jawaban bahwa minat para guru pelatihan untuk mengetahui tentang penulisan karya tulis ilmiah sangat besar dan para guru sangat antusias dalam mengikuti pelatihan berlangsung dengan adanya beberapa pertanyaan dan pemahaman tentang penulisan karya tulis ilmiah. Guru dan kepala sekolah dalam pelatihan telah mampu dan memahami metode penulisan karya tulis ilmiah dan buku yang diberikan oleh pemateri dengan baik penerapan pada saat tugas pembuatan karya tulis ilmiah

    968

    full texts

    1,135

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇