UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang Periode Tahun 2017-2021
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah kota Kupang pada Tahun anggaran 2017-2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah periode tahun 2017-2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah studi pustaka dan studi lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan menghitung rasio derajat desentralisasi, rasio ketergantungan, rasio kemandirian, rasio efektifitas, rasio efesiensi, rasio pertumbuhan dan belanja dari laporan keuangan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Pemerintah kota kupang dengan membuat tabel mengukur peringkat kinerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum kinerja keuangan pemerintah kota Kupang kurang baik dalam mengelola Anggaran pendapatan dan belanja daerahnya. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perhitungan rasio derajat desentralisasi di kategorikan kurangdikarenakan rata-rata desentralisasinya sebesar 17 persen, rasio ketergantungan keuangan daerah dikategorikan sangat tinggi dikarenakan rata-rata ketergantungan sebesar 76 persen, rasio kemandirian keuangan daerah dikategorikan rendah sekali dikarenakan rata-rata kemandiriannya sebesar 23 persen, rasio efektivitas dikategorikan sangat efektif dikarenakan rata-rata efektivitasnya diatas 90 persen yaitu sebesar 97 persen, rasio efesiensi dikategorikan kurang efesien dikarenakan rata-rata efesiensinya sebesar 36 persen, dan rasio pertumbuhan pendapatan dan belanja dikategorikan bergerak secara negatif dikarenakan rata-rata pertumbuhan pendapatan dan belanjanya sebesar -3 dan -
Pengaruh Kinerja Supir Truk Sampah Dalam Mengurangi Penumpukan Sampah Di Kota Kupang: (Studi Kasus Pada Wilayah IV Kecamatan Alak Kota Kupang)
Masalah kebersihan kota menjadi salah satu hal yang sangat serius untuk diperhatikan, karena kebersihan suatu kota menunjukan identitas dan sikap perilaku pemerintah serta warga masyarakat. Kebersihan menunjukan cerminan etos kerja dan budaya masyarakat dalam menjaga kebersihan baik dilingkungan sekitar tempat tinggal, tempat umum maupun lingkungan disekitarnya. Sampah merupakan persoalan yang sangat rumit dan menakutkan, karena salah mengelola akan menimbulkan bencana, baik berupa penyebaran virus yang berakibat pada menjangkitnya berbagai penyakit menular, bau tidak sedap, termasuk limbah dari kotoran serta berimplikasi pada bencana banjir akibat tersumbatnya aliran sungai, selokan, got, drainase. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kinerja supir truk sampah di wilayah IV Kecamatan Alak Kota Kupang dapat disimpulkan bahwa ukuran keberhasilan kinerja truk sampah selama ini sebenarnya cukup berhasil, namun seiring dengan jumlah populasi penduduk semakin tinggi akibat urbanisasi dan penyebaran penduduk dan luas tata ruang kota menyebabkan masalah sampah menjadi masalah yang krusial, karena antar tenaga kebersihan termasuk supir truk sampah tidak seimbang dengan luas wilayah dan lokasi penumpukan sampah. Mekanisme pengangkutan sampah dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti pengelolaan sampah mulai dengan cara pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, pendaurulangan, atau pembuangan dari material sampah. Pendekatan ini biasanya mengacu pada material sampah yang dihasilkan dari kegiatan manusia, dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan, atau keindahan. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam. Pengelolaan sampah bisa melibatkan zat padat, cair, gas, atau radioaktif dengan metode dan keahlian khusus untuk masing-masing jenis zat, hal ini harus menjadi prioritas dan perhatian pemerintah Kota Kupan
Edukasi Pembuatan Media Pembelajaran IPA Berbasis Lingkungan Dan Hand Sanitizer Alami Masa Pandemi Covid-19
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk mengedukasi pembuatan media pembelajaran IPA sederahana berbasis lingkungan dan hand sanitizer alami di Desa Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat. Metode pengabdian ini melalui penyampaian materi dalam bentuk power point, tanya jawab, dan simulasi pembuatan media pembelajaran IPA berbasis lingkungan. Kegiatan diawali dengan pembukaan, edukasi dalam dua waktu materi yaitu pertama edukasi hand sanitizer berbahan alami berupa buah jeruk nipis, daging tanaman lidah buaya, dan daun sirih yang dapat digunakan untuk mencegah penyebaran Covid 19, kedua edukasi dan simulasi pembuatan media pembelajaran IPA berbasis lingkungan berupa media metamorphosis serangga dapat menggunakan streaform atau bekas kardus, tripleks sebagai wadah dasar, daun, ranting, batang dan gambar hewan kupu-kupu dan larvanya. Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat sangat senang dengan adanya kegiatan ini, karena memperoleh ilmu yang bermanfaat yang sebelumnya belum diketahuinya dan dapat mengaplikasikan hand sanitizer alami dan media pembelajaran IPA berbasis lingkungan dalam proses pemelajaran oleh guru terutama belajar dari rumah sehingga dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar di masa pandemi covid 19
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QURAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE UMMI PADA MAHASISWI MUSLIM DI RUSUNAWA PUTRI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUPANG
Metode ummi dapat mengantarkan mahasiswa/I asrama untuk bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar dan benar sesuai tajwid. Permasalahan yang melatar belakangi yaitu keaktifan yang rendah dalam pembelajaran Al-Qur’an, minimnya motivasi belajar, metode dan model pembelajaran yang tidak bervariatif, serta kualitas membaca Al-Qur’an yang masih kurang.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa cara yakni ceramah, diskusi, Tanya jawab, demontrasi dan praktik. Teknik ini digunakan untuk mempermudah peserta untuk memahami materi yang akan disampaikan sehingga pada akhir pertemuan semua peserta dapat mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Metode ummi adalah salah satu metode pembelajaran Al-Qur’an. Ummi sendiri bermakna ibu yang mana identik dengan sabar, tabah, dan lembut. Metode ummi dapat mengantarkan mahasiswi asrama Universitas Muhamamdiyah Kupang untuk bisa membaca Al-Qur’an dengan mudah, lancar, dan sesuai tajwid. Perbedaan antara metode ummi dengan yang lainnya adalah metode pembelajaran ummi yang mudah, menyenangkan dan menyentuh hati. Setelah diadakan pelatihan metode ummi banyak mahasisiwa yang mulai motivasi untuk mempelajari Al-Qur’an karena metode ini sangat mudah untuk ditiru atau dipelajari oleh mahasiswi di asrama Universitas Muhamamdiyah Kupang
ANALISIS KINERJA KOMPONEN PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LEMBATA (Studi Kasus Pada PT. PELINDO III KUPANG)
Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja Pajak Daerah , retribusi daerah, bagian laba BUMD dan Lain – Lain Pendapatan Asli daerah yang sah Terhadap Rata – Rata Pendapatan Asli daerah ( PADrata-rata ) pada Pemerintah Daerah Kota Kupang, bagaimana kinerja pertumbuhan Pajak Daerah , retribusi daerah, bagian laba BUMD dan Lain – Lain Pendapatan Asli daerah yang sah Terhadap Total Pendapatan Asli daerah ( PADTotal ) pada Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kuantitatif yakni penulis mengolah data keuangan dengan rumus selanjutnya dilakukan penjelasan dalam bentuk narasi berdasarkan hasil perhitungan
Kinerjan komponen Pendapatan Asli Daerah untuk tahun 2013 yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan dan lain – lain pendapatan Asli daerah yang sah memiliki kinerja paling buruk, kinerjan komponen Pendapatan Asli Daerah untuk tahun 2014 yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan memiliki kinerja cukup. Sedangkan lain – lain pendapatan Asli daerah yang sah memiliki kinerja paling buruk, kinerjan komponen Pendapatan Asli Daerah untuk tahun 2015 yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan dan lain – lain pendapatan Asli daerah yang sah memiliki kinerja cuku
PENGEMBANGAN MEDIA PUZZLE BERBASIS MAKE A MATCH MATERI MENENTUKAN IDE POKOK PARAGRAF KELAS 3
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kualitas media Puzzle Berbasis Make a Match Materi Menentukan Ide Pokok Paragraf Kelas 3. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan mengadopsi metode 4-D, tetapi penelitian hanya melakukan 3 tahapan, yakni: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan pengembangan (develop). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunnjukkan bahwa media Puzzle Berbasis Make a Match Materi Menentukan Ide Pokok Paragraf Kelas 3 memenuhi indikator kevalidan, yaitu a) hasil validasi dari validator ahli media memperoleh presentase sebesar 93,75% termasuk dalam kriteria sangat valid. b) hasil validasi ahli materi presentase sebesar 95,85% termasuk dalam kriteria sangat valid. c) respon dari peserta didik mendapat nilai rata-rata presentasi sebesar 93,1% termasuk dalam kriteria sangat baik. dan d) hasil belajar peserta didik mendapat nilai rata-rata presentase sebesar 100% termasuk dalam kriteria tuntas. Berdasarkan uraian tersebut, maka media pembelajaran dan materi yang termuat dalam media yang dikembangkan oleh peneliti dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Abstract: This study aims to develop and determine the quality of the Make a Match Puzzle-Based Media Material Determining the Main Idea of Paragraph Class 3. This type of research is research and development by adopting the 4-D method, but the research only does 3 stages, namely: the defining stage. , stages of design (design), and development (develop). The results of the research that have been carried out show that the puzzle media based on Make a Match Material Determining the Main Idea of Paragraph Class 3 meets the validity indicators, namely a) the validation results from the media expert validator get a percentage of 93.75% including very valid criteria. b) the results of expert validation of the material, the percentage of 95.85% is included in the very valid criteria. c) the response from the students got an average presentation score of 93.1% which was included in the very good criteria. and d) student learning outcomes get an average percentage value of 100% including the complete criteria. Based on this description, the learning media and materials contained in the media developed by researchers can be used in the learning process
PENGARUH PERSEDIAAN BAHAN BAKU TERHADAP PROSES PRODUKSI DENGAN VOLUME PENJUALAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Royal Bakery Alif TDM Kupang)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persediaan bahan baku terhadap berlangsungnya proses produksi dan untuk mengetahuivolume penjualan dalam moderasi interaksi persediaan bahan baku terhadap proses produksi.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis data menggunakan statistic deskriptif menggunakan analisis regresi dan analisis regresi moderasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data statistic berupa laporan bulanan yang diterbitkan oleh perusahaan yang menyangkut tentang persediaan bahan baku, proses produksi dan volume penjualan, kemudian diolah dengan menggunakan software SPSS 25.
Hasil pengujian hipotesis penelitian ini menunjukan bahwa ;(a) Persediaan bahan baku mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap proses produksi dimana nilai thitunglebih besar dari nilai t tabel yaitu sebesar 1.924>1,703 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai 0,05. Nilai koefesien regresi sebesar 0.018 yang memiliki arah positif menunjukan semakin baik persediaan bahan baku maka kelangsungan proses produksi juga akan semakin baik. (b) Volume penjualan dapat memoderasi (memperkuat) pengaruh persediaan bahan baku terhadap proses produksi. Hal ini dapat dilihat dari f hitung lebih besar dari f tabel dengan nilai F hitung sebesar 4,439>f tabel 3,369 dengan nilai signifikan sebesar 0.000 lebih kecil dari 0.05
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH DAN KOMPETENSI SUMBERDAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KUPANG
Daerah yang baik memerlukan adanya pedoman dalam proses penyusunannya. Kabupaten Kupang sebagai salah satu kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Timur selama ini telah menerapkan penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah sesuai dengan standar akuntansi berbasis akrual, namun berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang masih diberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dengan beberapa catatan pengecualian, termasuk dalam aspek kebijakan akuntansi dan sistem Pengendalian Intern. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh Sistem Pengendalian Intern dan Kompetensi SDM secara parsial maupun silmutan terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang.
Jenis penelitian adalah Deskriptif kuantitatif. populasi dalam penelitian ini adalah pejabat penata usaha keuangan Organisasi Perangkat Daerah yang berjumlah 36 orang dan 1 orang Kasubid Akuntansi dan Pelaporan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kupang. Metode sampel yang digunakan adalah metode sensus. Dengan demikian, total sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 37 orang. Metode analisis yang dilakukan adalah analisis regresi berganda
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Internal dan Kompetensi SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan Kabupaten Kupang baik secara parsial maupun simultan. Dimana nilai signifikansi dari olahan data menunjukan masih di bawah dari standar yang sudah ditentukan yakni dibawah 5%. Kontribusi variabel sistem pengendalian internal dan kompetensi SDM terhadap kualitas laporan keuangan Kabupaten Kupang, sebesar 71,6 %
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MATERI PEMBELAJARAN STRUKTUR DAN FUNGSI ORGAN PERNAPASAN PADA MANUSIA DAN HEWAN DI KELAS XI SMA KRISTEN 1 KALABAHI
Penelitian ini berangkat dari latar belakang pembelajaran yang dilakukan oleh guru pada umumnya adalah dengan menceramahkan konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan hukum-hukum dalam bentuk yang sudah jadi kepada siswa. Pembelajaran dengan cara ini terbukti kurang berhasil sebab ditemukan pemahaman siswa yang belum komprehensif terhadap materi yang diajarkan, sehingga siswa kurang cakap dalam memformulasikan pemahamannya untuk dapat menyelesaikan atau memecahkan masalah yang masih berkisar pada materi yang diberikan sebelumnya. Hal ini menyebabkan siswa mengalami kejenuhan yang berakibat kurangnya motivasi belajar dan imbasnya adalah rendahnya hasil belajar siswa. Melalui penelitian ini diharapkan keterlibatan aktif antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Untuk melihat efektivitas tindakan digunakan lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasi kegiatan guru, dan hasil evaluasi yang dilaksanakan dalam dua tahapan siklus penelitian tindakan kelas.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Introduction dapat meningkatkan hasil belajar Biologi materi pembelajaran struktur dan organ pernapasan pada manusia dan hewan di kelas XI SMA Kristen 1Kalabahi hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa pada sisetiap siklus yakni pada siklus I 77,09% meningkat menjadi 81,90% pada siklus II
PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DALAM MENGELOLA SAMPAH RUMAHTANGGA YANG BAIK DAN BENAR
Hasil community diagnosis di Dususn Kalipentung menunjukkan sebagian besar rumahtangga tidak memiliki tempat sampah basah tertutup (33 responden) dan pembuangan sampah masih sembarangan dan dibakar (30 responden). Tujuan dilakukannya kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah rumahtangga yang baik dan benar. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan solusi pengelolaan sampah berbasis pada masyarakat. Metode yang digunakan yaitu melalui penyuluhan dengan menggunakan media bantu leaflet. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Juni 2022 di rumah Kepala Dusun Kalipentung. Hasil penyuluhan memperlihatkan peningkatan pengetahuan peserta dari 44% menjadi 56%. Pada sesi tanya jawab muncul sejumlah pendapat dan aspirasi masyarakat untuk menanggulangi permasalahan sampah di dususn tersebut. Masyarakat dusun setuju untuk mengelola sampah mengingat dampak yang diakibatkan seperti kerusakan estetika lingkungan serta perasaan risih