UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Pengelolaan Pembelajaran Tematik Berbasis Singing Method pada Madrasah Ibtidaiyah Negeri Lima Puluh Kota
The thematic learning process at the elementary school level has not yet achieved maximum results and still experiences various problems in its implementation. Thematic learning at the Lima Puluh Kota State Elementary School in the lower grades used the singing method, but the results did not show the maximum category. This paper describes the management of thematic learning based on the singing method at the Lima Puluh Kota State Elementary School, West Sumatra. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. Primary data sources are in the form of lower-grade teachers, and secondary data sources are in the form of books, scientific magazines, archives, personal documents and related official documents. Data collection through direct observation of the learning process, interviews with related parties, and the results of documents from teachers and the school. Data analysis uses data reduction techniques, data presentation, and conclusions. The results of this study describe that there are three variables in the management of thematic learning based on the singing method. First; planning variables that include preparation, planning, organizing, implementing, supervising, evaluating, and following up contained in the learning implementation plan by considering the syllabus, materials, student conditions, and learning methods. Second; implementation variables include the interaction process between teachers and students in the thematic learning process. Third; outcome variables that produce enjoyable, enthusiastic, happy and active learning, as well as materials that are easy to remember and memorize by students so that student achievement increases above the minimum completion criteria
WALK & TALK: EMERGING QUALITATIVE RESEARCH METHODS IN SOCIOLOGY
This study examines the Walk & Talk method as an innovative approach to qualitative research, emphasizing its ability to capture rich, contextually grounded data through mobility and embodied experiences. By integrating walking interviews into fieldwork in Nepal, the method enhances data collection via seeding, feeding, and bridging processes. These processes facilitate reflective dialogue (seeding), provide deeper insights through physical engagement (feeding), and connect individual narratives to broader social and cultural contexts (bridging). The study illustrates how the Walk & Talk method shifts from inductive to abductive reasoning, uncovering new insights and theoretical connections in real-time. Fieldwork on spiritual practices, social relations, tourism management, and climate change adaptation demonstrates the method's effectiveness in exploring the intersections of place, identity, and social dynamics. The study highlights the method's potential for interdisciplinary applications in social anthropology, cultural sociology, and environmental studies, expanding qualitative research methodologies to explore intersectional identities and community resilience across diverse contexts
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar Aksara Jawa Kelas V SDN 1 Guyangan
Kajian bermaksud untuk mengetahui apakah anak-anak dengan media puzzle bbisa meningkat kan kemampuan membaca dan menulis. Adapun tujuan studi ini untuk menguji pengaruh Think Pair Share (TPS) terhadap prestasi akademik. Desain eksperimen yang dikenal sebagai One Group Pretest-Posttest digunakan. Informasi dikumpulkan melalui kuesioner. Sebanyak 28 siswa kelas lima dari SD N 1 Guyangan menjadi sampel penelitian. Kami menggunakan perangkat lunak statistik seperti SPSS versi 25 untuk menganalisis data kuantitatif. Di antara banyak tes yang disertakan dalam paket perangkat lunak ini adalah tes validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, uji-t, dan anova. Berdasarkan temuan ini, nilai posttest siswa adalah 70,7, naik dari 55,6 pada pretest. Lebih lanjut, kita dapat menolak H0 dan menerima Ha berdasarkan hasil uji-t, yang mendukung temuan penelitian (tingkat signifikansi = 0,000 < 0,05). Jika tabel F menampilkan bahwa nominal F berdistribusi normal dan > 0,05 (atau 90,410 > 0,05), maka kedua variabel model pembelajaran TPS berhubungan dengan hasil belajar. Temuan ini memberikan lebih banyak bukti bahwa model (TPS) dapat ditingkatkan dengan menambahkan media puzzle dalam proses pengajaran aksara Jawa
PRESTIGE IN THE BUGIS COMMUNITY: WHY CAN'T GOLD JEWELLERY IN BUGIS WOMEN SHIFT SOCIAL STATUS?
The Bugis people have a social stratification system that is inherited from generation to generation, where a person's social status is determined more by genealogical factors compared to the accumulation of material wealth. This study aims to analyse the relationship between descent and social status in the Bugis community and explore how gold jewellery functions as a symbol of prestige for women. This study uses a qualitative approach with data collection techniques including in-depth interviews, observations, and documentation in Wajo Regency, South Sulawesi. This study applies triangulation techniques by combining in-depth interviews, observations, and documentation, as well as time triangulation, to avoid temporal bias. Data analysis uses the Miles and Huberman approach through three main stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The results of the study show that in the Bugis community, the social stratification system is still based on lineage, while gold functions more as a status symbol for those who already have a certain social position, rather than as a tool of social mobility. The symbolism of gold jewellery is subject to established social structures, so the prestige gained through gold is not strong enough to shift the social stratification that has been inherited
STUDI KETERAMPILAN MEMBILANG PADA ANAK DOWN SYNDROME MENGGUNAKAN MEDIA NUMICON
Study Of Numbering Skills In Children With Down Syndrome Using Numicon Media. Muhammadiyah Kupang Universitas Mathematics Education Study Program. Supervisior I Mr. Ryan Nizar Zulfikar, S.Pd, M.Pd And Advisior II Mrs. Maria Martini Aba, S.Pd, M.Pd. This research was conducted to determine the numeracy skills of children with Down syndrome using the numicon media. Counting is to say the numbers based on the order. Numeral skill is the ability used to express sequential numbers by starting from "one" and connecting each number to one and only one in such a way that counting is something that is exact or real. Numicons are an arrangement of flat plastic shapes with holes inside representing the numbers 1-10 and each shape has its own color. This research is a descriptive research with a qualitative approach. The research subjects in this study were grade 1 students at SLB Asuhan Kasih Kupang, totaling six students. Data collection was carried out through an oral basic number skills test and interviews with grade 1 teachers at SLB Asuhan Kasih Kupang. The results of this study show an overview of basic number skills in children with Down syndrome using numicon media at the Kasih Kupang SLB, including; (a) Six students were able to say numbers 1-10, (b) Four students were able to recognize the symbols for numbers 1-10, and (c) Four students were able to match numbers with number symbols
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Tema 7 Indahnya Keberagaman Di Negeriku Di Sekolah Dasar Negeri Siuf Kabupaten Kupang Tahun Ajaran 2023/2024
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV pada materi tema 7 indahnya keberagaman di negeriku pada Sekolah Dasar Negeri Siuf Kabupaten Kupang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis IPA pada materi Indahnya Keberagaman Di Negeriku di kelas IV SD Negeri Siuf kabupaten Kupang. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 10 orang pada SD Negeri Siuf kabupaten Kupang. Terknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan teknik observasi. Berdasarkan hasil metode pengumpulan data pada penelitian tindakan kelas tentang penerapan model problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada tema 7 Indahnya Keragaman Dinegriku disimpulkan bahwa diperoleh dalam penelitian sebagai berikut: pembelajran dengan penerapan model problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada tema 7 Indahnya Keragaman Dinegriku peserta didk kelas IV SDN Siuf dengan materi Indahnya Keragaman Dinegriku hal ini ditunjukan pada hasil evaluasi yang telah dilaksanakan terhadap peningkatan hasil belajar yakni pada siklus I ketuntasan yang diperoleh 40% peserta didik yang mencapai nilai kriteria ketuntasan minimum, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik, hal ditunjukan dengan meningkatnya nilai ketuntasan yang diperoleh peserta didik menjadi 100%. Pembelajaran dengan menerapkan model problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dapat meningkatkan minat, semangat, kemampuan, prestasi dan juga keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran
Bina Desa untuk Pendidikan Dasar: Magang Berdampak Mahasiswa PGSD Dalam KKN Tematik di Kecamatan Lamaknen Nusa Tenggara Timur
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dengan tajuk BINA DESA untuk Pendidikan Dasar: Magang Berdampak Mahasiswa PGSD bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa terhadap pengembangan produktivitas berbasis kearifan lokal, penguatan usaha kecil menengah (UKM), serta mendampingi lembaga pendidikan dasar dalam mewujudkan ekonomi kreatif desa. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang tahun 2024 di Desa Leowalu, Kecamatan Lamaknen, Nusa Tenggara Timur, selama 65 hari. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan edukatif yang melibatkan masyarakat secara aktif. Adapun kegiatan utama meliputi: (a) pembersihan saluran air bersih, (b) membantu masyarakat menanam bawang, (c) penanaman bumbu dapur di lingkungan kantor desa, (d) pelaksanaan bakti lingkungan, dan (e) pembangunan pagar di sekitar kantor desa, posyandu, dan bak penampung air. Hasil dari program menunjukkan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan dan kebersihan lingkungan. Meski demikian, terdapat kendala dalam mobilisasi masyarakat akibat padatnya aktivitas pertanian, sehingga keterlibatan dalam beberapa kegiatan bersifat fluktuatif. Secara umum, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat dan penguatan nilai-nilai edukatif di desa
Kolaborasi Mahasiswa PGSD dan Masyarakat Dalam KKN Tematik di Kelurahan Leuntolu Kecamatan Raimanuk Nusa Tenggara Timur
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Kupang Tahun 2024 yang dilaksanakan di Kelurahan Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Nusa Tenggara Timur, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan wawasan tentang produktivitas kekayaan bersih, pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM), serta penguatan peran sekolah dalam pengembangan ekonomi kreatif desa. Kegiatan ini mengedepankan kolaborasi aktif antara mahasiswa PGSD dan masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan desa.Selama 72 hari pelaksanaan, berbagai program inti telah direalisasikan, antara lain: (a) kegiatan kebersihan lingkungan kantor kelurahan, (b) pemberian makanan tambahan bagi anak-anak bersama kepala kelurahan dan kader posyandu sebagai upaya pencegahan stunting, (c) pemasangan papan nama wilayah di sekitar kantor kelurahan, dan (d) penanaman bunga di lingkungan sekolah sekitar. Partisipasi masyarakat tergolong tinggi dan menjadi indikator keberhasilan program, meskipun terdapat kendala dalam mobilisasi warga akibat kesibukan pekerjaan, khususnya di kalangan petani.Kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa PGSD dalam program pemberdayaan masyarakat memberikan dampak positif dalam mengembangkan potensi lokal dan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Temuan ini dapat menjadi landasan dalam pelaksanaan program serupa di masa mendatang dengan strategi pelibatan masyarakat yang lebih adaptif
Pengembangan Game Ular Tangga Berbasis Genially Untuk Materi Gaya Di Sekitar Kita
The lack of creativity in the learning media used by teachers to convey the concept of "forces around us" was the driving force for this research, specifically in the fourth grade of SD Negeri 23 Mendo Barat. The creation of reliable and practical learning media based on the snakes and ladders game Genially was the main driving force of this research. The research and development (R&D) approach using the 4D model was used. A total of 25 fourth grade students became the subjects of this research. Validation of the questionnaire was administered by material experts, media experts, and the students themselves as a means of data collection. Based on the research results, this media achieved a validity level of 88% among media experts and 92% among material experts. A perfect score of 100 was obtained in the practicality test for small groups, and 98 for large groups. Therefore, it can be said that the snakes and ladders game media based on Genially is a practical and valid tool for teaching the material "forces around us"