UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Pengaruh Faktor Budaya, Faktor Sosial dan Faktor Pribadi Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Pembelian Rumah di Perumahan Gemstone Regency Alak Kota Kupang)
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui Pengaruh secara Parsial Faktor Budaya Terhadap Keputusan Pembelian Rumah Di Perumahan Gemstone Regency Alak Kota Kupang; 2) untuk mengetahui Pengaruh secara Parsial Faktor Sosial Terhadap Keputusan Pembelian Rumah Di Perumahan Gemstone Regency Alak Kota Kupang; 3) untuk mengetahui Pengaruh secara Parsial Faktor Pribadi Terhadap Keputusan Pembelian Rumah Di Perumahan Gemstone Regency Alak Kota Kupang; 4) untuk mengetahui pengaruh secara Simultan Faktor Budaya, Faktor Sosial dan Faktor Pribadi Terhadap Keputusan Pembelian Rumah Di Perumahan Gemstone Regency Alak Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner serta jumlah sampel 72 rumah. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan program SPSS FOR Windows Versi 26. Hasil penelitian ini menunjukan 1) Hasil analisis uji t variabel faktor budaya memiliki t hitung sebesar 2.542 > t tabel sebesar 1.995 dengan nilai signifikan 0,013 < 0,05, secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada pembelian rumah di Perumahan Gemstone Regency Alak; 2) Hasil uji t variabel faktor Sosial memiliki t hitung sebesar 2.844 > t tabel 1.995 dengan nilai signifikan 0,006 < 0,05, secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada pembelian rumah di Perumahan Gemstone Regency Alak; 3) Hasil uji t variabel faktor Pribadi memiliki t hitung sebesar 3.581 > t tabel 1.995 dengan nilai signifikan 0,001 < 0,05, secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada pembelian rumah di Perumahan Gemstone Regency Alak; 4) Uji Simultan (uji F) diperoleh f hitung 12.151 > f tabel sebesar 2.740 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Oleh karena itu faktor budaya, faktor sosial dan faktor pribadi secara simultan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA PADA PEMBELAJARAN IPS BAGI SISWA SDN CIRACAS 11 PAGI
The background of the research is that there are still many students who do not understand the material conveyed by the teacher, this is because the teacher does not use the media as a support in the learning process in social studies subject to the cultural diversity of my nation. The aim of the study was to analyze the due diligence and student responses to audio-visual-based learning media using the Canva application on the cultural diversity of my people. The research was conducted at SDN Ciracas 11 AM class IV as many as 33 students. The method used is research and development (Research and Development) with a 4D model. The data collection method using a questionnaire was validated by media experts and material experts and in the form of questions directed to students as subjects in this study. The results of the feasibility test were validated by two validators, namely the media validator obtained a percentage value of 96% getting very feasible criteria then the material validator obtained a percentage value of 86% getting very feasible criteria, while in student responses obtained a percentage of 92% very feasible criteria . Based on the results of the assessment, it can be concluded that audio-visual learning media using the Canva application which is packaged into learning videos on the cultural diversity of my people for class IV at SDN Ciracas 11 is very feasible to use
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBASIS SAINTIFIK UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan prosedur pengembangan Alessi & Trollip (Planning, Design, and Development). Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah angket, tes hasil belajar siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dilakukan menggunakan alpha test untuk memvalidasi media yang melibatkan validator diperoleh skor rata-rata validator ahli 91% dengan kriteria “sangat valid”. Beta test dilakukan dengan memberikan angket respon peserta didik untuk memperoleh kepraktisan dengan skor 98% dengan kriteria “sangat praktis”. Field test dilakukan untuk melihat keefektifan produk pada kelas IV memperoleh skor 93% dengan kriteria “sangat efektif”. Jadi media pembelajaran video animasi berbasis saintifik pada materi indahnya keragaman di negeriku kelas IV SD sangat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran peserta didik kelas IV SD Negeri 222 Palembang
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan agar peserta didik dapat belajar memahami dari berbagai sudut pandang yang berbeda, dapat mendidik keterampilan berkolaborasi, berpikir lebih kompleks, dan menciptakan keterampilan menyelesaikan permasalahan. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang terdiri dari empat kelas, dengan total keseluruhan 112 peserta didik. Pengumpulan sampel menggunakan Cluster Random Sampling, sehingga didapatkan sampel eksperimen yaitu 28 peserta didik. Instrumen yang digunakan yaitu pretest dan posttest berupa soal-soal objektif. Hasil perolehan data dianalisis menggunakan statistika inferensial Uji-T. Hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis signifikansi menggunakan uji T didapatkan data 0,05 dari nilai thitung > ttabel yaitu 37,089 > 2,052 artinya H0 ditolak sehingga diperoleh kesimpulan bahwa implementasi model PBL dapat meningkatkan kemampuan HOTS siswa sekolah dasar
PENGARUH MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR PPKN SISWA KELAS III DI SDN KESAMBI
This study aims to determine the effect of Pop-Up Book Media on PPKn Learning Outcomes of Class III Students at SDN Kesambi, in terms of the learning outcomes of class III students in PPKN subjects, namely there are problems with low student learning outcomes in learning. The research population is 37 students. This research method uses a quantitative experiment, the type of Pre-Experiment research, assisted by SPSS 26 software. The results show that to test the hypothesis and answer the problem formulation, the data analysis technique uses a paired t-test. This can be seen from the average value when given the Pop-Up Book Media treatment on the PPKn Learning Outcomes of Class III Students at SDN Kesambi. After testing the hypothesis using the Paired T-Test t test, the average pretest data is smaller than the average posttest data. Sig value is obtained. (2-tailed) is less than 0.05 and the eta value is more than 0.14, meaning that using Pop-Up Book Media affects the PPKn Learning Outcomes of Class III Students at SDN Kesambi. This means that there is an increase in student learning outcomes after applying the use of Pop-Up Book Media to the PPKn Learning Outcomes of Class III Students at SDN Kesambi
MODUL PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA KURIKULUM MERDEKA
Lingkungan fisik (alam) maupun lingkungan sosial budaya yang dimiliki oleh masyarakat Bojonegoro dapat digali dan dikembangkan menjadi pendukung dalam pembelajaran di sekolah, agar siswa mampu menghargai dan melestarikan kearifan lokal di daerah sekitarnya. Apa lagi beberapa penelitian menyebutkan bahwa pengetahuan dan ketertarikan siswa terkait budaya rendah. Alat pendukung pembelajaran, seperti buku ajar, modul, dan LKS dalam materi lingkungan fisik, sosial, dan budaya didominasi oleh kekayaan fisik maupun budaya di lingkungan Nasional, bukan daerah lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Penelitian dan Pengembangan ini menggunakan model ADDIE dengan 5 tahapan dan pengumpulan data dilakukan dengan 4 hal, yakni observasi, wawancara, angket, dan tes. Adapun kemampuan literasi budaya diukur melalui indikator. Komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, akomodatif, dan inklusif . Setelah melakukan pengembangan modul dengan menganalisis hasil validasi dari beberapa ahli media yakni ahli materi, media, dan bahasa, modul dinyatakan layak setelah melakukan beberapa kali revisi, kemudian modul ini diimplementasikan ke sekolah dan didapatkan hasil perbedaan Literasi sosial budaya siswa yang menggunakan modul IPAS ini dengan modul dari sekolah sebesar 75% dan 93%. Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa modul yang dibuat dan disesuaikan dengan siswa, materi, dan kebutuhan lebih mampu mencapai tujuan pembelajaran
THE INFLUENCE OF GADGETS ON THE SOCIAL BEHAVIOR OF STUDENTS AT MTS TARBIYATUL ISLAMIYAH SOKOPULUHAN PUCAKWANGI PATI
This research aims to investigate the intensity of gadget usage, the social behavior of students, and the influence of gadgets on the social behavior of students at MTs Tarbiyatul Islamiyah. The method employed is quantitative, with a non-experimental approach and the use of simple random sampling technique. The sample size consists of 75 respondents, and data collection is conducted through questionnaires. The results of this indicate that the data on gadget usage intensity yield percentages of 42% for respondents answering "always & often," 31% answering "sometimes," and 27% answering "never." Meanwhile, their social behavior obtains percentages of 55% for respondents answering "never," 26% answering "sometimes," and 19% answering "always & often." The obtained data testing result shows that the t-value is greater than the t-table (5.370 > 0.1914), where Ha is accepted and Ho is rejected. The coefficient of determination is 28.3%. Therefore, it can be concluded that the intensity of gadget usage at MTs Tarbiyatul Islamiyah is categorized as moderate, indicating that students can use these devices without difficulty. Regarding their social behavior at school, it depicts that they are not overly dependent on gadgets due to various factors preventing reliance on these devices. The influence of gadgets on the social behavior of students at MTs Tarbiyatul Islamiyah obtains a significance value of 28.3%, indicating a positive impact
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DASAR
Pembelajaran multikultural di sekolah dasar dapat meningkatkan apresiasi positif pada diri siswa terhadap perbedaan secara kultur, sebagai landasan meningkatkan kualitas pembelajaran yang memberikan rasa aman, nyaman, dan suasana kondusif bagi siswa selama belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan implementasi pendidikan multikultural. Tinjauan pustaka dilakukan dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel berbahasa Indonesia dalam rentang tahun 2018 - 2023 yang bersumber dari google scholar. Proses pemilihan sumber data menggunakan metode PRISMA (Preffered Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses). Data diperoleh melalui pencarian dan pengambilan data pada 15 Desember 2023. Pengumpulan data studi literatur dilakukan menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP) dengan menggunakan kata kunci “implementasi pendidikan multikultural di sekolah dasar” pada rentang 5 tahun terakhir. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural dapat diimplementasikan pada kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler sebagai penanaman nilai etika, moral dan karakter peserta didik. Adapun jalan baru yang dapat dilakukan yaitu pengimplementasian pendidikan multikultural di sekolah dasar memerlukan dedikasi dari berbagai aspek, termasuk penyempurnaan kurikulum pendidikan, peran aktif kepala sekolah, keterlibatan guru dalam merancang dan mengimplementasikan model, metode, serta partisipasi aktif orang tua, agar terwujud pendidikan yang adil tanpa memandang latar belakang siswa
MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS TPACK PADA MUATAN IPAS KELAS IV SDN 171/1 BAJUBANG LAUT
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan peserta didik kelas IV SDN 171/I Bajubang Laut. Aktivitas peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran belum terlihat, pembelajaran hanya mengacu pada buku siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keaktifan peserta didik melalui penerapan model Project Based Learning berbasis TPACK pada muatan IPAS di kelas IV SDN 171/I Bajubang Laut. Penelitian ini dilakukan di SDN 171/I Bajubang Laut pada Januari-Februari 2024. Data penelitian diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data pada penelitian ini dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model Project Based Learning berbasis TPACK pada proses pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dilihat pada analisis data setiap siklus pertemuan. Siklus I pertemuan I sebesar 47,36% dan pada pertemuan II sebesar 52,94% yang mengalami peningkatan sebanyak 5,58%. Siklus II pertemuan I 76,47%, pada pertemuan II 83,33% yang mengalami peningkatan sebanyak 6,86%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan keaktifan peserta didik menggunakan model Project Based Learning berbasis TPACK pada muatan IPAS kelas IV SDN 171/I Bajubang Laut. Terbukti dengan keberhasilan penelitian ini. Keaktifan peserta didik dapat meningkat dengan model Project Based Learning berbasis TPACK
ANALISIS STATISTIKA PERKEMBANGAN TAHFIDZ MAHASISWA PRODI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UMT BERDASARKAN LAPORAN AIK PEKAN 84-88
Abstract
This paper tells about analysis statistics of tahfidz program for students of Indonesian Language and Literature Study Program (PBSI) Universitas Muhammadiyah Tangerang. This research use data prepared by AIK Board UMT which is responsibilitiy of tahfidz program UMT. Based on the data, we intepretating that data into graphic so that we can see the progress of tahfidz program. Using the same data we did statistics analysis as percentage tahfidz progress from 84th untik 88th weeks for every single week. Background why we took this research is because we need something that we can see the progress of tahfidz program. The reason why we took our object research are students from PBSI because thay are disciplines and consistance to this program. The result of this research can be used by AIK as a report to make decision to better forward. Method that we use is quantative statistics which give a result that the progress of tahfidz program likely 0%, 14,28%, 28,57%,42,85%, 57,14%, 71,42%, 85,71% and 100% . Percentage 0 % meaning that students did not use even one day in a week to record they tahfidz remembering. Pecentage 100% meaning that students fully 7 days in a week to record they tahfizd. More over each percentage 14,28%, 28,57%,42,85%, 57,14%, 71,42%, 85,71% meaning that students used 1,2,3,4,5 and 6 days to record they tahfidz. For furthur information about the name of the students with they own tahfidz percentage progres or for the complete result can be seen in this paper chapter discussion and result bellow.
Keywords: Analysisi, Statistics, Tahfidz, Students, PBSI