UMK Electronic Journal (Universitas Muhammadiyah Kupang)
Not a member yet
1135 research outputs found
Sort by
Pendidikan Multikultural Dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi Antara Siswa Berbeda Agama
This study aims to determine the process of implementing multicultural education and to determine supporting and inhibiting factors in realizing inter-religious harmony in SMA Negeri 1 Raijua. The subjects of this study are principals, Christian teachers, and students. The data are collected through observation, interviews, and documentation. The study shows that multicultural education in SMA Negeri 1 Raijua has been implemented well. The students have understood, applied, and been tolerant of differences, especially in religion, ethnicity, tribe, culture, race, and school environment. These can provide a good example, instil a humanitarian attitude in the school environment and surroundings through community service, and foster a spirit of togetherness that creates social sensitivity in every student. The process of multicultural education is also carried out through the example of teachers and students through the subject contained in the curriculum. Supporting factors for the multicultural education process are the school environment, school curriculum, and infrastructure. The inhibiting factors of the multicultural education process are the lack of supporting media, the lack of posters that contain multicultural values, and the lack of multicultural education practices outside the school
EFEKTIVITAS POSTER MAJALAH DINDING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR GAYA DAN GERAK
This research aims to implement the wall magazine poster-based method on science learning interest on the theme of force and motion in class IV SD Negeri 060866 Medan Krakatau. The research method used was qualitative with a descriptive approach. Data were collected through observations, interviews and student evaluations. The results showed that students' understanding had a positive effect on science learning outcomes, where 90% of students showed interest in the poster media used. In addition, students' positive learning interest contributed to good learning outcomes. This study concludes that the use of poster media can increase students' interest and understanding in learning science, so it is expected to be applied more widely in the learning process
PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI, PENGENDALIAN INTERNAL DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA KEPOLISIAN DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR: indonesia
Tujuan penelitian ini adalah menemukan bukti empiris (1) untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan pada Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, (2) untuk mengetahui pengaruh pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pada Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, (3) dan untuk mengetahui pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan pada Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur. Populasi penelitian ini adalah Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, sehingga diperoleh 10 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriprif kuantitatif. Data yang diperoleh dari data primer dan sekunder yaitu melalui penyebaran kuesioner. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian adalah analisis regresi linear berganda. Responden dalam penelitian ini adalah Kaur Keuangan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur. Data penelitian diolah menggunakan aplikasi SPSS ver 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penerapan SIA berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan sebesar 0,018 < 0,05. (2) Pengendalian Internal berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan sebesar 2,624 > 1,943. (3) Kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan sebesar 2,403 > 1,943. (4) Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (X1), Pengendalian Internal (X2)dan Kompetensi Sumber Daya Manusia (X3) Berpengaruh Positif Signifikan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Nilai f hitung 34,181 > dari 5,192 (nilai f tabel)
ANALISIS NILAI-NILAI KEWIRAUSAHAAN DALAM FILM UPIN IPIN UNTUK PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR
This research was motivated by the importance of entrepreneurial values among elementary school children through the film Upin Ipin, which can be applied in daily life by making habits from both the family and school environment. The purpose of this study was to determine the value of entrepreneurship in the film Upin Ipin. This study used descriptive qualitative as an approach. The subject of this research was the film Upin Ipin. Data collection techniques in this study used observation. Meanwhile, the data analysis technique used the Miles and Huberman model with 3 stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The findings show that the entrepreneurial values found in the film of Upin Ipin which derived from the episodes of "Bila Besar Nanti, Taman Mesra, Pokok Seribu Guna, and Rajin Menyimpan Bijak Belanja are 16 out of 17 entrepreneurial values, namely independence, discipline, creativity, cooperation, hard work, honest, action-oriented, never give up, innovative, strong motivation to succeed, commitment, communicative, responsibility, curiosity, leadership and realistic
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS DIGITAL PADA KAJIAN MATEMATIKA SUBSTANSI BANGUN DATAR UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR
Pembelajaran matematika bangun datar harus dikuasai oleh peserta didik karena bentuk bangun datar seringkali ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun pada nyatanya dilapangan menunjukan kemampuan belajar matematis peserta didik pada substansi bangun datar masih tergolong rendah dikarenakan keterbatasan bahan ajar yang mendukung proses pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini yakni untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar berbasis digital pada kajian matematika substansi bangun datar untuk peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D) dengan model pengembangan ADDIE. Model ADDIE terdiri dari lima langkah yaitu Adapun langkah-langkah tipe ADDIE ini yaitu langkah analisis, langkah desain, langkah pengembangan, langkah evaluasi dan langkah implementasi. Akan tetapi penelitian ini dilakukan sekadar pada langkah implentasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan, menggunakan wawancara, observasi, studi dokumentasi, angket validasi dari ahli media dan materi serta hasil praktikalitas dari angket respon peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 01 Cihaurbeuri dan SDN 03 Cihaurbeuti. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar berbasis digital menunnjukan bahwa rata-rata hasil analisis ahli materi dan media yaitu 87,44% termasuk kedalam kategori “sangat valid”. Dan hasil tes percobaan produk sangat praktis. Pada tes percobaan yang dilakukan pada skala kecil, produk yang dikembangkan mendapatkan rerata persentase 85,44% memperoleh kriteria “sangat praktis” Dan hasil tes percobaan yang dilakukan dalam skala yang lebih luas, produk yang dikembangkan mendapatkan rerata persentase 88% memperoleh kriteria “sangat praktis”. Dengan demikian produk bahan ajar yang dikembangkan dapat digunakan oleh guru dan siswa pada proses pembelajaran matematika
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Probem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelas V SD Negeri Wangkanapi Kota Bau-Bau. Penelitian yang digunakan ex post facto. Sampel penelitian ini adalah kelas VA sebanyak 26 orang dengan 10 laki-laki dan 16 orang perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket model PBL dan tes soal IPA kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model Problem Based Learning dapat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan > dimana 3,585 > 2,064 dengan ini ditolak dan diterima, dengan besaran pengaruh 34,9% dan indikator kemampuan berpikir kritis siswa yang paling dominan adalah Elementary Clarification (memberikan penjelasan sederhana) dengan besar pengaruh 16%
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING MATERI SEGI BANYAK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV MI MIFTAHUL HUDA GEMPOL KURUNG
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi guru, lembar observasi siswa, tes hasilbelajar, dan lembar angket respon siswa. Berdasarkan penelitian yang dilakukan (1) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model Project Based Learning pada materi segi banyak memperoleh rata-rata keseluruhan pada pertemuan pertamadan kedua yang cukup tinggi yaitu 95,2%. (2) Respon siswa terhadap pembelajaran setelahmelakukan pembelajaran menggunakan model Project based learning pada materi segi banyakmemperoleh rata-rata keseluruhan 88,43%
ANALISIS PENGETAHUAN KATA BAKU SISWA KELAS VI SDN RANCALUTUNG PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
Sebagai warga negara Indoensia sangatlah penting mempunyai pengetahuan tentang bahasa baku Indonesia. Menggunakan kata baku memiliki fungsi pemersatu, pemberi kekhasan, pembawa kewibawaan, dan kerangka acuan menurut (Fitri, 2017). Untuk itu pengetahuan tentang kata baku diberikan semenjak pendidikan dasar agar mengetahui dan terbiasa dalam menggunakan kata baku. Penelitian ini bertujuan mecari tahu bagaimana pengetahuan kata baku siswa kelas VI SDN Rancalutung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara analisis dokumen berupa hasil uji rumpang, yang mana siswa diberikan sebuah cerita rumpang yang mesti di isi dengan opsi kata baku yang telah disiapkan, jumlah pertanyaan kata rumpang berjumlah 10, Hasil dari tes tesebut mendapatkan kesimpulan siswa kelas VI di SDN Rancalutung memiliki pengetahuan tentang kata baku cukup baik dari 10 pertanyaan yang isian rumpang yang disajikan 7 pertanyaan diantaranya di isi dengan dominasi jawaban benar. Adapun masih ada kesalahan dalam jawaban siswa merupakan faktor pembiasaan siswa dalam berkomunikasi sehari-hari mengunakan bahasa Jawa
PERAN GURU DALAM MENGOPTIMALKAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN BERORIENTASI PADA KETERAMPILAN ABAD 21
Pekerjaan guru di abad 21 sangat kompleks dan berubah cepat karena kemajuan ilmu dan teknologi, perubahan demografi, globalisasi, dan lingkungan. Pendidikan abad 21 menekankan keterampilan 4C: kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi. Guru harus menjadi pembelajar dan agen perubahan sekolah, serta mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Berkaitan dengan yang dilakukan oleh SDIT Irysadul Ibad Pandeglang dengan menghadirkan pembelajaran tersebut melalui penggunaan model-model pembelajaran yang sesuai, seperti cooperative learning, problem-based learning, project-based learning, dan discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran dengan menggunakan model-model yang berorientasi pada keterampilan abad 21, proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model-model yang berorientasi pada keterampilan abad 21, hasil dari pelaksanaan model-model pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif dimana pengumpulan datanya menggunakan data yang berupa kata-kata, dan gambar. Narasumber pada penelitian ini berjumlah 55. Terdiri dari 1 Orang Kepala Sekolah, 2 Orang Guru, dan 26 Peserta Didik Kelas Abu Ubaidillah dan 26 Peserta didik kelas Jafar. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model cooperative learning, problem based learning, project based learning, dan discovery learning berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan yang disusun para modul ajar dan melaksanakan sintak model-model yang digunakan, hal tersebut dilakukan sebagai sarana pengembangan keterampilan 4C (kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi) peserta didik